Compartir

Pria Berbahaya

Autor: Risca Amelia
last update Fecha de publicación: 2026-01-06 21:09:01

Sembari menggandeng Kayden, Moza melangkah di atas ubin marmer yang akrab di bawah alas kakinya. Ribuan kenangan langsung membanjiri benak Moza. Namun, sebelum ia sempat menggali lebih dalam, sosok pria berseragam pelayan muncul dari balik pintu.

"Non Moza...." panggil suara itu bergetar.

Dia adalah Pak Galih, pelayan kepercayaan sang ayah yang sudah mengabdi sejak Moza masih belajar berjalan.

Pria yang rambutnya telah memutih itu berdiri di depan Moza dengan mata berkaca-kaca. “Saya sangat leg
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado
Comentarios (4)
goodnovel comment avatar
Han913
jangan mlm malam update nya ya thor...
goodnovel comment avatar
Egi
ya elah dikit amat, baru juga baca udah bersambung aja mana lama lagi kalo up nya ...
goodnovel comment avatar
wondertrash_
Lanjutannya pls masa digantung gini kyk jemuran
VER TODOS LOS COMENTARIOS

Último capítulo

  • Pelayan Lima Tuan Muda Perkasa   Kekuatan Cinta (THE END)

    Resepsi pernikahan adik-adik Dastan digelar di sebuah restoran taman yang mewah. Usai rangkaian acara dan ramah tamah dengan tamu undangan, musik beralih ke irama yang lebih romantis. Dua pasang pengantin segera maju ke tengah untuk melakukan first dance. Kageo dan Aya berdansa dalam gaya waltz.Meskipun gerakan mereka selaras, Kageo berkali-kali melirik ke arah pintu keluar. Keinginan untuk meninggalkan keramaian sudah berada di ubun-ubun.Kageo mendekatkan wajahnya ke telinga Aya, membisikkan kata-kata dengan suara lirih yang hanya bisa didengar oleh gadis itu. "Aku ingin segera berduaan denganmu, Sayang. Keramaian ini membuatku sesak."Aya hanya bisa tersenyum malu, wajahnya merona merah di balik veil yang sudah disingkap. Detik selanjutnya, Kageo membimbing Aya menuju kursi utama, di mana Tuan Markus dan Dastan sedang duduk mengawasi."Opa, Kak Dastan," Kageo membungkuk hormat, sengaja menunjukkan ekspresi lelah yang dibuat-buat. "Aku dan Aya harus undur diri lebih awal. Tiba-

  • Pelayan Lima Tuan Muda Perkasa   Lebih Banyak Tuan Muda

    Hari-hari berikutnya berlalu dengan kesibukan yang luar biasa bagi Dastan. Sebagai kepala keluarga, ia memikul tanggung jawab besar untuk memastikan kebahagiaan seluruh adiknya. Pertama, ia menemani Rezon melamar Izora secara resmi di hadapan ibunya. Sebuah pertemuan penuh haru yang menandai awal perjalanan baru bagi sang dokter bedah.Tak berhenti di situ, Dastan secara khusus mendatangi Tuan Baskoro, ayah kandung Reva. Petinggi partai politik yang berpengaruh itu menerima sang CEO dengan tangan terbuka.Mengingat integritas keluarga Limantara, Tuan Baskoro dengan penuh keyakinan merestui rencana pernikahan Reva dengan Elbara.Di akhir pekan, Dastan mendampingi Elzen menemui Tuan Edward Wangsa, ayah dari Brielle.Dalam perkenalan keluarga tersebut, Dastan memutuskan untuk menanamkan investasi besar pada perusahaan keluarga Wangsa sebagai pengikat hubungan. Melihat nama besar dan kemantapan finansial keluarga Limantara, Tuan Edward tak kuasa untuk menolak calon menantu seperti Elzen

  • Pelayan Lima Tuan Muda Perkasa   Merindukan si Kembar

    Suasana di ruang tengah Mansion Limantara masih dilingkupi kesunyian.Moza duduk di sofa dengan jemari yang saling bertautan erat, matanya tak lepas dari arah koridor menuju ruang kerja.Kegelisahan terpancar jelas dari raut wajahnya. Moza tahu betapa dalamnya luka dan dendam yang selama ini membentengi hubungan Dastan dan Kageo.Reva, yang duduk di sampingnya, mengulurkan tangan dan menyentuh bahu Moza dengan lembut. Ia bisa memahami keresahan yang tengah melanda hati sahabatnya."Tenanglah, Moza," bisik Reva memberi dukungan. "Aku yakin suamimu bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik. Dastan adalah pria yang bijaksana, dan kehadiran Dokter Cahaya pasti membawa pengaruh positif bagi mereka semua."Moza mengangguk perlahan, meski napasnya masih terasa pendek. "Aku hanya berharap tidak ada lagi dendam, Reva. Keluarga ini harus bersatu."Tak lama kemudian, kesunyian itu pecah oleh derap langkah kaki yang berirama dari arah koridor. Suaranya terdengar kompak, tidak ada kesan terburu-bu

  • Pelayan Lima Tuan Muda Perkasa   Dendam Telah Berakhir

    Tuan Markus memandang Kageo dan Cahaya dengan sorot hangat, lalu meminta mereka duduk di meja makan. "Thalia, tolong siapkan hidangan lagi untuk Kageo dan istrinya. Mereka pasti lelah setelah menempuh perjalanan jauh," perintah Tuan Markus.Sambil menatap Kageo, sang kepala keluarga itu menambahkan, "Kageo, kau dan istrimu beristirahatlah setelah makan. Besok pagi, kita bicara lagi. Ada banyak hal yang ingin Opa dengar darimu.""Baik, Opa," jawab Kageo patuh.Tuan Markus memberikan isyarat kepada perawatnya untuk mendorong kursi rodanya kembali ke kamar. Begitu pria tua itu berlalu dari ruang makan, ketegangan kembali merayap di antara para pria Limantara. Rezon adalah yang pertama bersuara. "Kageo, apa kau sudah melakukan transfusi darah selama menghilang?""Sudah, Kak. Cahaya yang membantuku dan memastikan aku mendapatkan penanganan yang tepat," jawab Kageo sambil melirik istrinya.“Selama ini, aku bersembunyi di rumah kakekku, di Desa Sentana. Aku juga menikah dengan Cahaya di s

  • Pelayan Lima Tuan Muda Perkasa   Aku Sudah Menikah

    Kegembiraan yang nyata memancar dari wajah renta Tuan Markus. Matanya yang semula sayu karena kantuk, mendadak berbinar terang mendengar nama cucu bungsunya.Pria tua itu lantas menepuk sandaran kursi rodanya dengan penuh semangat."Kageo? Kenapa anak itu harus minta izin segala? Bukankah ini adalah rumahnya sendir?” tanya Tuan Markus dengan suara yang lebih bertenaga. “Thalia, cepat suruh Kageo masuk dan bergabung dengan kakak-kakaknya di sini. Jangan biarkan dia menunggu di udara malam!"Mendengar ucapan sang kakek, ekspresi Dastan berubah seketika. Ada ketegangan yang terlihat jelas dari cara ia mengepalkan tangannya di samping tubuh. Baginya, pertemuan ini adalah bom waktu yang bisa meledak kapan saja bila tidak ditangani dengan kepala dingin."Opa, biar aku yang menemui Kageo di depan," ujar Dastan.Moza segera bangkit berdiri untuk mengikuti suaminya. Rezon, Elbara, dan Elzen serentak hendak menemani sang kakak. Akan tetapi, Dastan mengangkat tangannya, memberi isyarat agar m

  • Pelayan Lima Tuan Muda Perkasa   Kedatangan si Bungsu

    Suara serak milik Tuan Markus memecah keheningan di ruang tengah mansion. Pria tua itu menatap cucu-cucunya dengan binar mata yang lembut."Aku senang melihat kalian semua berkumpul di sini, apalagi dengan membawa pasangan masing-masing," ucap Tuan Markus sambil mengedarkan pandangan. "Sekarang, mari kita makan. Aku tidak mau dua calon cicitku di perut Moza lapar, karena terlalu lama menunggu."Moza tersenyum haru mendengar perhatian sang kakek. "Terima kasih, Opa," jawabnya lembut.Rombongan keluarga besar itu pun beranjak menuju ruang makan yang megah. Di sana, Thalia bersama beberapa pelayan sudah berdiri siaga di samping meja panjang yang dipenuhi hidangan istimewa. Aroma lezat dari berbagai masakan menggoda selera, menciptakan suasana hangat di Mansion Limantara.Mereka mulai menempati kursi masing-masing. Reva, yang masih merasa sedikit asing dengan kemegahan ini, memilih duduk di samping Moza untuk mencari ketenangan. Setelah semua duduk, Tuan Markus memberikan isyarat."Sil

  • Pelayan Lima Tuan Muda Perkasa   Pertolongan Tanpa Syarat

    Setelah Elbara mengucapkan kalimat yang memberikan harapan besar, rasa lega yang luar biasa membanjiri hati Reva. Tanpa sadar, ia mencondongkan tubuh dan meremas tangan Elbara yang masih berdiri di sampingnya."Benarkah, Pak? Anda sungguh-sungguh bersedia menjadi kuasa hukum saya?" mata Reva berbin

    last updateÚltima actualización : 2026-03-31
  • Pelayan Lima Tuan Muda Perkasa   Apa Kau Mencintai Dastan

    Suasana di dalam kamar seketika menjadi hening.Perawat pribadi Tuan Markus dan Thalia hendak bergerak untuk menolong sang majikan. Namun, dengan wibawa yang masih menyala di matanya yang sayu, Tuan Markus mengangkat tangan kanan. Pria tua itu memberi isyarat mutlak supaya mereka tidak mendekat.Tu

    last updateÚltima actualización : 2026-03-31
  • Pelayan Lima Tuan Muda Perkasa   Dua Misteri Besar

    Reva tertegun di tempatnya berdiri. Pikirannya berkecamuk antara rasa syukur dan rasa tidak enak hati yang mendalam. Bagaimana mungkin pria ini bisa begitu baik? Sudah memberikan diskon biaya hukum yang tidak masuk akal, kini Elbara bahkan menawarkan apartemen sebagai tempat perlindungan.Mereka ba

    last updateÚltima actualización : 2026-03-31
  • Pelayan Lima Tuan Muda Perkasa   Makan Malam Berdua

    Reva sadar posisi mereka sangat intim. Kaki Reva berada di antara kedua kaki Elbara, dan tangannya kini terkunci di dalam genggaman pria itu."P-Pak Elbara?" bisik Reva dengan suara bergetar, menyadari kekonyolan tindakannya.Elbara tidak langsung melepaskan genggamannya. Ia menatap Reva sejenak, m

    last updateÚltima actualización : 2026-03-31
Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status