MasukDi malam pertama, Moza menyerahkan diri pada pria yang ia kira suaminya. Namun, sebuah bisikan parau membuat hatinya hancur seketika. “Aku sangat puas. Kamu sudah menyembuhkan aku.” Hidupnya pun berubah dalam sekejap. Ia diceraikan, dibuang, lalu mengandung anak dari pria yang bahkan tak dikenalnya. Empat tahun kemudian, Moza kembali. Bukan sebagai istri, bukan sebagai wanita lemah, melainkan pelayan di mansion keluarga Limantara. Di sana, ia harus berhadapan dengan lima tuan muda yang sama-sama berbahaya, tampan, dan memikat. Dan di antara mereka, tersembunyi lelaki yang telah menodainya sekaligus ayah dari putranya. Apakah Moza sanggup menuntut balas, atau justru jatuh cinta pada salah satu dari mereka?
Lihat lebih banyakResepsi pernikahan adik-adik Dastan digelar di sebuah restoran taman yang mewah. Usai rangkaian acara dan ramah tamah dengan tamu undangan, musik beralih ke irama yang lebih romantis. Dua pasang pengantin segera maju ke tengah untuk melakukan first dance. Kageo dan Aya berdansa dalam gaya waltz.Meskipun gerakan mereka selaras, Kageo berkali-kali melirik ke arah pintu keluar. Keinginan untuk meninggalkan keramaian sudah berada di ubun-ubun.Kageo mendekatkan wajahnya ke telinga Aya, membisikkan kata-kata dengan suara lirih yang hanya bisa didengar oleh gadis itu. "Aku ingin segera berduaan denganmu, Sayang. Keramaian ini membuatku sesak."Aya hanya bisa tersenyum malu, wajahnya merona merah di balik veil yang sudah disingkap. Detik selanjutnya, Kageo membimbing Aya menuju kursi utama, di mana Tuan Markus dan Dastan sedang duduk mengawasi."Opa, Kak Dastan," Kageo membungkuk hormat, sengaja menunjukkan ekspresi lelah yang dibuat-buat. "Aku dan Aya harus undur diri lebih awal. Tiba-
Hari-hari berikutnya berlalu dengan kesibukan yang luar biasa bagi Dastan. Sebagai kepala keluarga, ia memikul tanggung jawab besar untuk memastikan kebahagiaan seluruh adiknya. Pertama, ia menemani Rezon melamar Izora secara resmi di hadapan ibunya. Sebuah pertemuan penuh haru yang menandai awal perjalanan baru bagi sang dokter bedah.Tak berhenti di situ, Dastan secara khusus mendatangi Tuan Baskoro, ayah kandung Reva. Petinggi partai politik yang berpengaruh itu menerima sang CEO dengan tangan terbuka.Mengingat integritas keluarga Limantara, Tuan Baskoro dengan penuh keyakinan merestui rencana pernikahan Reva dengan Elbara.Di akhir pekan, Dastan mendampingi Elzen menemui Tuan Edward Wangsa, ayah dari Brielle.Dalam perkenalan keluarga tersebut, Dastan memutuskan untuk menanamkan investasi besar pada perusahaan keluarga Wangsa sebagai pengikat hubungan. Melihat nama besar dan kemantapan finansial keluarga Limantara, Tuan Edward tak kuasa untuk menolak calon menantu seperti Elzen
Suasana di ruang tengah Mansion Limantara masih dilingkupi kesunyian.Moza duduk di sofa dengan jemari yang saling bertautan erat, matanya tak lepas dari arah koridor menuju ruang kerja.Kegelisahan terpancar jelas dari raut wajahnya. Moza tahu betapa dalamnya luka dan dendam yang selama ini membentengi hubungan Dastan dan Kageo.Reva, yang duduk di sampingnya, mengulurkan tangan dan menyentuh bahu Moza dengan lembut. Ia bisa memahami keresahan yang tengah melanda hati sahabatnya."Tenanglah, Moza," bisik Reva memberi dukungan. "Aku yakin suamimu bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik. Dastan adalah pria yang bijaksana, dan kehadiran Dokter Cahaya pasti membawa pengaruh positif bagi mereka semua."Moza mengangguk perlahan, meski napasnya masih terasa pendek. "Aku hanya berharap tidak ada lagi dendam, Reva. Keluarga ini harus bersatu."Tak lama kemudian, kesunyian itu pecah oleh derap langkah kaki yang berirama dari arah koridor. Suaranya terdengar kompak, tidak ada kesan terburu-bu
Tuan Markus memandang Kageo dan Cahaya dengan sorot hangat, lalu meminta mereka duduk di meja makan. "Thalia, tolong siapkan hidangan lagi untuk Kageo dan istrinya. Mereka pasti lelah setelah menempuh perjalanan jauh," perintah Tuan Markus.Sambil menatap Kageo, sang kepala keluarga itu menambahkan, "Kageo, kau dan istrimu beristirahatlah setelah makan. Besok pagi, kita bicara lagi. Ada banyak hal yang ingin Opa dengar darimu.""Baik, Opa," jawab Kageo patuh.Tuan Markus memberikan isyarat kepada perawatnya untuk mendorong kursi rodanya kembali ke kamar. Begitu pria tua itu berlalu dari ruang makan, ketegangan kembali merayap di antara para pria Limantara. Rezon adalah yang pertama bersuara. "Kageo, apa kau sudah melakukan transfusi darah selama menghilang?""Sudah, Kak. Cahaya yang membantuku dan memastikan aku mendapatkan penanganan yang tepat," jawab Kageo sambil melirik istrinya.“Selama ini, aku bersembunyi di rumah kakekku, di Desa Sentana. Aku juga menikah dengan Cahaya di s
Seiring waktu yang berlalu, ketegangan di kamar rawat semakin meningkat. Moza duduk kaku di kursi samping tempat tidur, sementara Kayden semakin tidak sabar."Paman Zeron, kapan Papa menelepon?" tanya Kayden untuk ketiga kalinya dalam sepuluh menit terakhir."Sebentar lagi," jawab Zeron dari sofa,
Selesai mengurus prosedur tes DNA, Moza berjalan cepat meninggalkan laboratorium, ditemani Henry. Detak jantungnya berpacu.Ia harus lekas sampai di lantai tiga untuk menemani Kayden, yang akan dipindahkan ke kamar rawat. Dan, yang lebih penting, ia harus kembali agar Zeron tidak sempat menaruh curi
Mendengar ucapan Dastan, Kayden bagaikan mendapat hadiah istimewa yang turun dari langit. Wajahnya yang pucat tiba-tiba bersinar, seolah cahaya kehidupan baru mengalir dalam tubuh kecilnya."Aku akan bersama Papa setiap hari?" tanya Kayden, suaranya dipenuhi rasa tak percaya sekaligus gembira yang
Mendengar getaran berulang dari ponsel Moza, Dastan menaikkan sebelah alisnya. Getaran itu terasa mendesak dan mengganggu ketenangan makan siang mereka."Kenapa tidak diangkat?" tanya Dastan, nadanya datar tetapi mengandung kecurigaan.Moza buru-buru meraih ponselnya. "Saya permisi dulu ke toilet.”






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Peringkat
Ulasan-ulasanLebih banyak