ホーム / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 1046 - Konfrontasi Dengan Iblis Wendy (II)

共有

Bab 1046 - Konfrontasi Dengan Iblis Wendy (II)

作者: Rianoir
last update 公開日: 2025-03-23 19:48:52
Wanita muda itu menjulurkan lehernya dengan gerakan tidak alami, seolah tengah mempertimbangkan kata-kata Ryan.

"Kau seharusnya lebih tahu aturan dunia ini daripada aku," jawabnya dengan nada mencemooh. "Gadis itu adalah seorang dosen universitas. Menurutku, ini sungguh memalukan. Aku bisa membuatnya cukup kuat untuk berdiri di atas Gunung Langit Biru! Dia akan menikmati apa pun yang diinginkan hatinya!"

Sosok itu mengangkat tangannya, dan kristal-kristal es kecil mulai berputar-putar di sekel
Rianoir

Malam Semua (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠) Terima Kasih Kak Eny Rahayu, Kak Pengunjung5804, Kak Sendy Zen, Kak Alberth Abraham Parinussa, Kak Patricia Inge, dan Kak Cak Bud atas hadiah koinnya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Terima kasih juga kepada semua pembaca yang telah mendukung novel ini dengan Gem (⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠) Ini bab terakhir hari ini. Perjalanan menuju bab bonus hadiah masih jauh, masih kurang 720 Koin lagi, jadi mungkin baru terpenuhi selasa atau rabu atu bahkan kamis. Selamat beristirahat (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆ Bab Bonus: 6/6 Bab Reguler: 1/1

| 96
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (3)
goodnovel comment avatar
τιαηα Dreamer
kak supri dan kak Paidi jangan lupa ajak kak Bejo dan Kak Bambang membaca yaa....
goodnovel comment avatar
Bubun Burhanudin
ini ryan sudah bisa mengatasinya kita tunggu bab1047 ok
goodnovel comment avatar
badrus sholihin
semoga setelah bertarung dengan iblis es ini tingkat kultivasi Ryan meningkat ke ranah Saint King atau Origin...
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4147: Dewa Kematian Telah Datang

    Kilatan pedang pria berjubah emas melintas di hadapan Silva Clint. Sesaat kemudian, salah satu tangan Silva terputus tepat di pergelangan dan jatuh ke lantai batu dengan bunyi tumpul. Belenggu yang semula menahan tangannya kini bergoyang tanpa beban, sementara darah terus mengalir dari luka yang baru terbuka.Namun Silva tidak menjerit ataupun memohon ampun. Kepalanya masih terangkat, dan pandangannya tetap tenang ketika menatap orang yang telah menyiksanya selama berbulan-bulan.Pria berjubah emas justru bernapas memburu. Ia mencengkeram gagang pedang begitu kuat hingga buku-buku jarinya memutih. Kemarahannya belum reda, tetapi ia tahu tidak boleh membunuh tawanan itu.Batu dan warisan yang disembunyikan Silva belum ditemukan. Dibandingkan lokasi warisan tersebut, batu legendaris itulah yang paling diinginkan Keluarga Harrow.Menurut kabar yang mereka peroleh, batu itu menyimpan kekuatan reinkarnasi. Bahkan keluarga-keluarga besar di Kerajaan Ilahi mungkin akan berebut memilikinya

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4146: Tawanan Keluarga Harrow

    Kepastian mengenai jejak Silva Clint membuat Ryan sulit menahan kegembiraannya. Teknik Telapak True Martial Pembalik Langit yang disebutkan Kai Warrick bukan sesuatu yang mudah tertukar dengan jurus milik orang lain. Pemuda bertopeng yang pernah mempermalukan Kai hampir pasti adalah sahabatnya.Dari cerita itu, Ryan juga mengetahui bahwa kekuatan Silva telah meningkat pesat sejak mereka berpisah. Satu jurus saja cukup untuk melukai Kai, sampai Keluarga Warrick berusaha mencari keberadaannya demi membalas dendam.'Perkembanganmu ternyata tidak kalah cepat, Silva.'Ryan sendiri telah mendapatkan berbagai kesempatan luar biasa selama berada di Benua Valorisia. Ia pun bertanya-tanya apakah Silva juga menemukan warisan atau peluang yang membuat kultivasinya melesat.Namun ada persoalan yang jauh lebih penting. Mengapa Silva datang ke Wilayah Selatan, tempat yang begitu jauh dari Kota Immortal Ascension?Silva merupakan sahabat pertama yang diperoleh Ryan di Benua Valorisia. Keduanya b

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4145: Jejak Telapak True Martial

    Ketika sinar pedang Ryan menyapu aula, Mordecai Hargrove merasakan sesuatu yang sudah lama tidak menghampirinya. Ketakutan. Justru karena telah hidup selama ribuan tahun, Mordecai memahami betapa berbahayanya tebasan tersebut. Esensi pedang yang memenuhi pandangannya bukan sekadar serangan kuat, melainkan kekuatan yang sudah mencapai tingkatan yang belum pernah disaksikannya. Namun ia segera menekan rasa takut itu. Jika membiarkan nyalinya runtuh, ia pasti kalah sebelum benar-benar mengerahkan seluruh kemampuan. Harga dirinya tidak mengizinkan hal tersebut. 'Kalaupun harus kalah, aku akan kalah setelah menggunakan seluruh kekuatanku!' Sepersekian detik kemudian, cahaya pedang bertabrakan dengan naga-naga energi yang tersisa. Boom! Ledakan besar mengguncang Rumah Makan Heavenly Wind. Gelombang kejut menyapu jalanan di sekitarnya, menerbangkan genteng dari atap bangunan dan merobek panji-panji yang tergantung di sepanjang jalan. Para penduduk yang berada jauh dari lokasi

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4144: Dimensi Dao Pedang

    Mordecai Hargrove berusaha mengikuti kilatan petir yang melintas di antara puing-puing Rumah Makan Heavenly Wind. Namun bahkan dengan indra spiritualnya, ia hanya sanggup menangkap bayangan yang muncul sesaat sebelum menghilang kembali. Ryan rupanya tidak terkena serangan naga tadi. Pemuda itu menghindar menggunakan teknik gerak dengan kecepatan yang melampaui pengamatan hampir semua orang di aula. Hanya Mordecai yang mampu merasakan jejak pergerakannya, itu pun tidak cukup jelas untuk menentukan posisinya. Wajah pria tua itu berubah. Mordecai semula mengira Ryan menggunakan semacam cara untuk menyembunyikan diri. Namun jejak petir yang berkali-kali melintas membuktikan bahwa pemuda tersebut memang sedang bergerak, bukan menghilang melalui ruang. Perbedaan itu justru membuatnya semakin terkejut. 'Bagaimana mungkin seorang Kultivator Ranah Creation bergerak secepat ini? Bahkan banyak ahli Ranah Star Sealed tahap awal tidak mampu melakukannya!' Kecepatan seperti itu biasanya

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4143: Kecepatan Kilatan Guntur

    Ryan sama sekali tidak melirik naga energi yang sedang menerjang ke arahnya. Bahkan raungan makhluk itu tidak mengalihkan perhatiannya sedikit pun. Perhatiannya tetap tertuju kepada Kai Warrick yang berusaha melarikan diri. Saat pemuda itu baru mengambil beberapa langkah, tangan Ryan sudah bergerak. Gerakannya sekilas tampak biasa, tetapi kecepatannya jauh melampaui kemampuan Kai untuk bereaksi. Sebelum naga bentukan Mordecai Hargrove mencapai sasaran, telapak Ryan lebih dahulu menyambar wajah Kai. Plak! Jeritan memilukan menggema begitu keras hingga terdengar ke penjuru Kota Heavenly Capital. Tubuh Kai terangkat dari lantai, lalu dibanting keras hingga terdengar dentuman yang membuat para pelanggan tersentak. Wajahnya berlumuran darah. Hidung Kai patah dan miring ke samping, sementara tulang pipinya amblas akibat hantaman tersebut. Beberapa giginya yang masih tersisa ikut terlepas. Ia tergeletak di lantai, hanya mampu mengeluarkan erangan lemah dari mulut yang dipenuhi

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4142: Naga Murka Mordecai

    Mordecai Hargrove bukan orang yang gemar mencampuri urusan kekuasaan. Meskipun sudah lama tinggal bersama Keluarga Warrick, ia tidak pernah membantu mereka memperluas wilayah atau menyingkirkan keluarga pesaing. Janjinya kepada kepala keluarga itu hanya satu: melindungi keturunan langsung Keluarga Warrick selama seratus tahun. Karena itulah Mordecai jarang terlihat turun tangan. Selama anggota keluarga tersebut tidak menghadapi bahaya yang mengancam nyawa, ia lebih memilih berdiam diri. Namun keberadaannya saja sudah cukup membuat kekuatan lain berpikir dua kali sebelum mencari masalah dengan Keluarga Warrick. Selama beberapa dekade, keluarga tersebut mampu mempertahankan kedudukannya sebagai salah satu kekuatan yang disegani di Kota Heavenly Capital. Tidak banyak orang berani mengusik keluarga yang memiliki pelindung seorang ahli Ranah Star Sealed. Mordecai sebenarnya tidak menyukai perangai Kai Warrick. Pemuda itu terlalu sombong, gemar bertindak sewenang-wenang, dan serin

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status