홈 / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 1106 - Melawan Yordan (III)

공유

Bab 1106 - Melawan Yordan (III)

작가: Rianoir
last update 게시일: 2025-04-02 13:00:35

Ryan tetap tenang, meski darah masih menetes dari lengannya.

Pada saat kritis itu, dia mengangkat pandangannya dengan tatapan tajam dan melambaikan tangannya ke arah pedang yang tertancap di dinding.

"Pedang Surgawi EX-Caliburn, kemari!"

Kilatan dingin terpancar saat Pedang Surgawi EX-Caliburn muncul di tangannya, seolah teleportasi dari dinding.

Berbeda dengan Pedang Claiomh Solais, pedang ini memiliki aura kuno yang jauh lebih pekat.

"Aku dan
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (1)
goodnovel comment avatar
Jemi Chandra
Perasaan yg Masih nempel di dinding pedang Solamish deh. ex caliburn belum di keluarin lawan yordan... ketukar2 nih othor.........
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3990: Alam Rahasia Terlarang

    Kedua Kultivator Ranah Star Sealed itu juga tidak menyangka pemuda di hadapan mereka adalah Dewa Pembantaian Pendragon.Mereka memperhatikan pakaian Ryan dari atas sampai bawah, lalu saling melirik dan mengangguk paham.Pakaian seperti itu memang bisa ditiru siapa saja. Namun kekuatan yang baru saja ditunjukkan Ryan jelas bukan sesuatu yang mudah dipalsukan.“Mulai hari ini, kau ikut denganku ke halaman dalam untuk menjaga keselamatan seorang nona dari garis utama Keluarga Celestedragon.”Begitu salah satu pengawas selesai bicara, lima ratus peserta yang masih berdiri di sana langsung memandang Ryan dengan iri.Bisa bersentuhan langsung dengan garis utama Keluarga Celestedragon sama saja dengan naik ke langit dalam satu langkah. Selama tidak melakukan kesalahan besar, masa depannya hampir pasti jauh lebih baik daripada Kultivator Bebas biasa.“Terima kasih, Tuan.”Ryan berhenti sebentar lalu menambahkan, “Tapi

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3989: Dewa Pembantaian Pendragon

    Setelah semua Kultivator Bebas masuk ke arena, dua pengawas Keluarga Celestedragon kembali menjelaskan aturan pertandingan. Sebagian besar peserta sebenarnya sudah mengetahuinya. Begitu penjelasan selesai, salah seorang kultivator tiba-tiba menyerang. Boom! Serangan itu langsung memicu kekacauan. Berbagai kemampuan ilahi dan teknik beterbangan ke segala arah. Dari luar, Ryan hanya terlihat sebagai Kultivator Ranah Creation. Karena itu, banyak orang menganggapnya sasaran empuk dan segera menyerbu. Ryan mengerutkan dahi lalu mengeluarkan sebilah pedang biasa. Esensi Pedang Abadi menyapu keluar ketika ia mengayunkannya dengan santai. Sret! Dua puluh orang langsung tumbang. Sebagian terbelah di pinggang, sedangkan beberapa lainnya kehilangan kepala sebelum sempat mengangkat senjata. Orang-orang di sekitarnya segera menjauh. Dalam pertarungan bebas seperti ini, terlalu mencolok hanya akan mengundang pengepungan. Karena itu, untuk sementara tidak ada yang mau mencari masalah dengan

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3988: Ujian Celestedragon

    Di sebuah kedai arak di Kota Celestedragon, Ryan masuk lalu memilih duduk di sudut yang agak sepi. Belakangan ini kota tersebut jauh lebih ramai daripada biasanya. Banyak Kultivator Bebas datang dari berbagai penjuru hanya untuk menunggu ujian Keluarga Celestedragon. Ryan sengaja mendengarkan percakapan di sekitarnya. Hampir semua orang membicarakan hal yang sama. Bagi Kultivator Bebas, menjadi tamu inti Keluarga Celestedragon sama saja dengan naik ke langit dalam satu langkah. Ujian kali ini dikabarkan berbentuk pertandingan bela diri dengan syarat paling rendah Ranah Creation. Bahkan ada rumor bahwa beberapa Kultivator Bebas yang hampir menembus Ranah Star Sealed juga akan ikut serta. Ryan mendengar kabar itu dari beberapa meja, tetapi belum tahu kebenarannya. Setelah merasa cukup, ia meninggalkan kedai dan masuk ke sebuah toko di dekat jalan utama. Di sana, Ryan membeli topeng kulit berbentuk wajah manusia. Rencananya sudah jelas. Ia akan menyusup ke Keluarga Celestedrag

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3987: Dewa Iblis

    “Demon Emperor, beri aku sebagian energi iblis!” Ryan meraung ke langit. Aura hitam di sekeliling tubuhnya langsung semakin pekat. Langit di atas Kota Blue Sea ikut menggelap, seolah malam turun lebih cepat. Energi iblis membanjir keluar dari Pedang Feralrot. Pada saat yang sama, Mata Iblis dan esensi pedang dari senjata itu mulai menyatu. Gabungan keduanya tidak sekadar menambah kekuatan Ryan. Daya yang lahir justru melonjak jauh melampaui jumlah keduanya jika berdiri sendiri. “Gawat! Semuanya, serang bersama! Hentikan Ryan Pendragon!” Seseorang berteriak dari dalam formasi. Namun tidak ada satu pun yang langsung maju. Mereka saling menatap, dan keraguan singkat itu justru menghabisi kesempatan terakhir mereka. Siapa pun bisa melihat Ryan sedang memanggil kartu as yang sangat mengerikan. Perubahan itu juga membuat para penonton di luar formasi terpaku. Mungkinkah Ryan benar-benar akan membalikkan keadaan? “Aku punya pedang abadi yang sanggup membelah langit!” Raungan R

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3986: Serangan Penentu

    Para kultivator yang masih hidup langsung berubah ekspresi. Pedang air yang lahir dari Teknik Pedang Pemenggal Langit itu masih melesat di dalam formasi. Kalau sampai terkena, hampir tidak ada seorang pun yang yakin bisa selamat. Boom! Pedang air turun seperti petir penghancur dunia yang dipadatkan dari kekuatan Dao Surgawi. Semua orang mengerahkan seluruh kemampuan untuk bertahan. Ada yang mencoba kabur, ada yang memasang artefak pelindung, dan ada pula yang menahannya dengan teknik terkuat. Hasilnya tetap mengerikan. Satu kultivator terbelah bersama tabir pelindungnya. Orang lain terhempas ke dalam danau dan tidak pernah muncul lagi ke permukaan. Beberapa orang selamat dalam keadaan terluka parah. Ketika serangan mereda, jumlah mereka yang semula empat puluh lima kini hanya tersisa dua puluh. “Semuanya, jangan beri Ryan Pendragon kesempatan menarik napas!” Salah seorang dari mereka berteriak, “Serang bersama-sama! Kalau kita menunda, justru kita yang akan mati!” Tidak ada

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3985: Pedang Air

    Para kultivator di Kota Blue Sea segera merasakan gelombang aura dahsyat dari luar kota.Satu demi satu sosok terbang menuju sumbernya. Begitu tiba, mereka berhenti di kejauhan karena susunan yang terbentang di depan mata terlalu mengerikan untuk didekati sembarangan.Empat puluh lima kultivator mengepung satu orang.Di tengah formasi itu berdiri Ryan Pendragon.Wajah Ryan tetap tenang meski dikelilingi para pembunuh terkuat yang dikirim berbagai kekuatan besar Wilayah Barat. Para penonton dari Kota Blue Sea segera memahami situasinya. Orang-orang ini jelas datang khusus untuk membunuh Ryan.Ryan menyapu pandangan ke sekeliling lalu tersenyum tipis.“Ternyata semua faksi besar benar-benar mengerahkan segalanya untuk membunuhku.”Tidak ada yang menjawab.Siapa pun yang masih menganggap Ryan hanya Kultivator Ranah Creation biasa jelas sudah terlambat memahami keadaan.Ryan menggenggam Pedang Fer

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status