Share

Bab 1291 - Voting

Author: Rianoir
last update publish date: 2025-05-03 13:00:00

Hati Ryan menghangat mendengar pembelaan Shirly. Gadis itu masih sama seperti dulu—selalu berdiri di pihaknya ketika semua orang berbalik menyerangnya.

Setelah empat atau lima tahun, kepribadian Shirly Jirk menjadi semakin dingin, tetapi perasaannya terhadapnya tidak pernah berubah.

Meskipun dia tidak tahu mengapa dia selalu membantunya, hal itu tidak lagi penting.

Ryan menatap punggung Shirly yang berdiri tegak di hadapannya, melindunginya dari para juri dan tetua
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3150 - Pintu Kematian

    "Teknik Pedang Es!"WUNGGG!Hawa dingin meledak keluar dari tubuh Ryan bagai musim dingin yang memaksakan dirinya turun ke dalam ruang yang tidak pernah mengenalnya. Suhu di dalam aula tingkat keenam berjuang melawan dirinya sendiri. Di satu sisi, api Vermillion Bird yang membakar dari segala sudut. Di sisi lain, hawa beku yang lahir dari teknik warisan yang lebih tua dari ingatan siapa pun.Dua hukum alam beradu dalam satu ruang sempit.Ryan tidak diam menunggu hasilnya.SYUUTT!Kakinya menolak lantai dan tubuhnya meluncur ke udara, Pedang Darah terangkat di atas kepalanya sebelum bergerak turun dalam satu sapuan bersih yang melahirkan garis bulan sabit dari dingin yang mematikan, meluncur bagai cahaya bulan yang jatuh dari langit kedelapan!Dari belakang pria tua itu, Bayangan Vermillion Bird mengembangkan sayapnya dan melesat ke depan menyambut serangan itu dengan auranya yang bisa membakar seluruh istana menjadi abu jika dibiarkan meledak tanpa kendali!WUSHHH!Kedua kekuatan i

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3149 - Vermillion Bird

    Mata kultivator Mad Demon Palace itu berubah. Bukan sekadar terkejut. Melainkan sesuatu yang lebih dalam dari itu, sesuatu yang lebih dekat dengan ngeri.Pedang Darah belum menyentuhnya. Namun aura yang memancar dari tebasan Teknik Pedang Ruang-Waktu itu sudah menghunjam kulitnya seperti ribuan jarum tak kasat mata yang menembus dari luar ke dalam sekaligus. Darah merembes keluar perlahan di beberapa titik di permukaannya tanpa ada luka yang terlihat jelas.'Serangan ini... cukup untuk membunuhku.''Bagaimana ini bisa terjadi?''Ia hanya Primordial Chaos tingkat pertama!'Pikiran-pikiran itu melintas dan lenyap dalam waktu yang lebih singkat dari kedipan mata, karena setelahnya tidak ada waktu lagi untuk berpikir.BOOM!Ledakan bergema di seluruh aula tingkat keenam, disusul jeritan yang tidak sempat membentuk kata-kata."ARGH!"Kultivator Mad Demon Palace itu terbanting ke dinding dengan cara seseorang yang tidak pernah membayangkan dirinya akan berakhir seperti ini. Tangannya men

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3148 - Sapu Bersih

    BOOM! BOOM! BOOM!Ledakan demi ledakan mengguncang seluruh area di luar Crimson Flame Palace, setiap benturan melahirkan gelombang yang memaksa para kultivator yang menonton mundur lebih jauh dari yang mereka rencanakan.Ketika debu akhirnya mengendap, tidak ada pihak yang berdiri tanpa menanggung luka.Kedua Kultivator Ranah Creation itu terhuyung dengan tubuh yang penuh bekas serangan yang tidak bisa disembunyikan. Aura mereka, yang tadi meledak melampaui batas normal dengan teknik rahasia, kini mengendur dengan cara seseorang yang sudah membayar harga dari keputusan tergesa-gesa yang tidak bisa ditarik kembali.Namun Unicorn Api Berkaki Naga juga tidak berdiri utuh. Auranya yang tadi memenuhi langit seperti matahari yang turun ke bumi kini memancar dengan intensitas yang semakin berkurang, setiap napasnya mengandung getaran yang tidak ada sebelum pertempuran itu dimulai.'Bahkan penguasa alam rahasia pun memiliki batasnya. Dan dua lawan sekaligus adalah beban yang berbeda dari sa

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3147 - Tujuh Tingkat Crimson Flame Palace

    Di luar, seluruh wilayah musim panas bergejolak. Para kultivator yang tadinya berpencar kini bergerak bagai satu arus besar yang menemukan muaranya, semua menuju satu titik yang sama dengan kecepatan seseorang yang tidak mau menjadi yang terakhir tiba.Namun di dalam Crimson Flame Palace, tidak ada suara. Tidak ada tergesa-gesa.Ryan sudah lebih dulu melangkah melewati pintu berat istana itu sebelum arus besar itu terbentuk, langkahnya tenang seperti seseorang yang berjalan memasuki ruang yang sudah lama menunggunya.Istana itu terbagi menjadi tujuh tingkat yang berdiri satu di atas yang lain seperti menara langit yang dibangun bukan untuk dipandang melainkan untuk diuji.Ryan mencapai tingkat pertama dan berhenti.Aula yang luas. Dinding batu yang berpendar dengan cahaya merah redup. Dan tidak ada apa pun di dalamnya selain kekosongan yang terasa lebih seperti disengaja daripada terabaikan.'Tidak a

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3146 - Crimson Flame Palace (II()

    "Kalau kau mau bertarung, aku di sini!"Ekspresi Ryan mengeras menjadi batu, matanya menyala dengan tekad yang tidak mengenal kata mundur. Pedang Darah melesat keluar dari cincinnya dan jatuh tepat ke dalam genggamannya, bilahnya berpendar merah seperti jantung yang baru dicabut dari makhluk purba.'Orang lain yang menghadapi ini mungkin sudah kehilangan seluruh keinginan untuk melawan bahkan sebelum pertarungan dimulai.''Tapi aku sudah berdiri di hadapan terlalu banyak kekuatan yang seharusnya tidak bisa kutandingi. Satu lagi tidak akan mengubah caraku berdiri.'Unicorn Api Berkaki Naga menatap Ryan dari ketinggian dengan tatapan penguasa yang memandang seekor semut yang memilih untuk tidak menghindar.Di belakang Ryan, Fernando Chester dan Kay Wellman bergerak maju dengan langkah yang tidak lagi teratur namun tidak berhenti, niat mereka terbaca jelas tanpa perlu satu kata pun."Jangan!" Suara Ryan keluar tajam sepert

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3145 - Crimson Flame Palace

    Ryan menemukan sebuah gua yang cukup tersembunyi dan duduk bersila di dalamnya, membiarkan sirkulasi energinya bekerja memulihkan apa yang terkuras dalam pengejaran tadi. Satu jam kemudian, Fernando Chester dan Kay Wellman kembali dengan napas yang sudah lebih teratur. Tidak ada tanda-tanda bahaya di sekitar jangkauan indera spiritual mereka. Ryan mengangguk dengan ekspresi sedikit lega. 'Tidak ada bahaya yang terdeteksi. Tapi ada sesuatu yang tidak bisa aku abaikan di dalam dadaku.' 'Sesuatu yang mengganggu, seperti bayangan yang datang dari arah yang tidak bisa aku tentukan.' 'Aku tidak bisa memaksakan kepastian dari sesuatu yang belum terlihat. Yang bisa kulakukan adalah bersiap untuk menghadapinya ketika akhirnya muncul.' "Duduk dan pulihkan luka kalian," katanya dengan nada yang lebih lembut dari biasanya. Keduanya hendak menolak. Namun tatapan Ryan tidak memberi ruang untuk itu, dan mereka pun duduk bersila tanpa kata-kata lebih lanjut. ** Satu jam berlalu. Ketiganya

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 37 - Ryan Si Sampah

    Tujuh tahun yang lalu, saat keluarga Pendragon masih ada, dia pernah jatuh cinta pada seorang gadis. Gadis itu bernama Selly Hilton, putri bungsu dari keluarga Hilton yang tersohor. Dengan rambut pirang berkilau dan mata biru cemerlang, Selly adalah definisi dari kecantikan yang mampu membuat seti

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 128 - Melawan Murid Zeref (II)

    Seni bela diri Nexopolis terbagi menjadi beberapa ranah, yaitu ranah Master, ranah Greatmaster, dan ranah Grandmaster. Setiap Ranah tersebut juga dibagi lagi menjadi tiga tingkat, tingkat awal, tingkat tengah, dan tingkat puncak. Secara kebetulan, sebagai Greatmaster yang setengah langkah lagi m

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 43 - Tamparan

    Hanna melangkah maju dan meludah dengan nada menuduh, "Jangan kira kau bisa lolos dengan kartu debit palsu! Jika transaksi ini gagal, kau akan masuk penjara karena penipuan!"Matanya berkilat penuh kebencian, seolah-olah dia berharap Ryan akan langsung hancur di tempat. Adel, yang berdiri di sampin

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 142 - Bertemu Selly Lagi (III)

    Selly merasakan sakit di sekujur tubuhnya. Dia menarik napas dalam-dalam, untuk sesaat yakin bahwa dia akan segera mati. Dia berdiri dengan susah payah dan menatap tajam ke arah Ryan yang tidak jauh darinya. Matanya dipenuhi dengan kebencian dan kemarahan. Dia ingin sekali melontarkan kata-kata k

    last updateLast Updated : 2026-03-17
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status