Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 1350 - Melawan Sheldon

Share

Bab 1350 - Melawan Sheldon

Author: Rianoir
last update publish date: 2025-05-12 12:53:18
Sheldon mendekat satu langkah, matanya memancarkan keserakahan. "Aku tahu kau pasti punya beberapa rahasia yang tak terungkapkan. Jika kau memberitahuku rahasia-rahasia ini, aku akan mempertimbangkan untuk memberimu kematian yang cepat!"

"Enyahlah!" tatapan Ryan berubah dingin seperti es.

Tanpa ragu, ia segera mengeluarkan jarum perak pemberian Lin Qingxun—kartu As terbesar yang bisa diandalkannya saat ini.

Tatapannya beralih sejenak ke arah naga darah dan Sphinx yang masih sibuk bertarung.
Rianoir

Ini Bab kedua siang ini. selamat berlibur dan selamat Hari Raya Waisak bagi yang merayakan (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 83
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (7)
goodnovel comment avatar
rayhan
bab y lebihin dong
goodnovel comment avatar
Dewa Taufik Gen
knapa..ko ga ada bab lagi
goodnovel comment avatar
cumix cumix
mana nih thor bab lanjutannya
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3322: Kolam Langit

    Divine God Beast Tamer jarang memuji siapa pun.Itu yang membuat kata-katanya kali ini terasa beda."Perolehanmu kali ini memang tidak kecil." Suaranya naik dari kedalaman Kuburan Pedang dengan nada yang tidak biasa, ada sesuatu di dalamnya yang bukan sekadar penilaian teknis. "Kau sudah menyentuh hukum. Energi Gao-mu dan Immortal Divine Body-mu keduanya melompat secara signifikan." Jeda. "Bakat semacam ini... memang mengkhawatirkan."Dari seseorang yang jauh lebih sering berkomentar dingin daripada memberi pengakuan, kalimat itu sudah cukup. Ryan mengerti maksudnya.Dia melangkah keluar dari pintu asrama sambil tersenyum tipis. Tidak perlu dijawab lebih jauh.Tapi di dalam Kuburan Pedang, Divine God Beast Tamer berdiri diam setelah Ryan pergi. Tidak bergerak. Tidak bersuara.Pikirannya berputar ke Myriad Sword Palace. Ke pemandangan yang tidak mudah dilupakannya, seorang pemuda Ranah Primordial Chaos yang mem

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3321: Satu Hari Satu Malam

    Suara itu naik dari kedalaman Kuburan Pedang, berat dan tidak terburu-buru."Logam Gao dulu. Esensi Kristal Ungu Surgawi bukan sesuatu yang bisa kau sentuh dengan kondisi tubuhmu sekarang.""Kalau dipaksakan, kau tidak akan sempat merasakan manfaatnya dan pergi ke akhirat."Ryan menatap Esensi Kristal Ungu Surgawi itu. "Seseram itu?""Lebih dari itu." Jeda. "Logam Gao dulu. Perkuat fondasi. Baru setelah itu kita bicara soal yang satu ini."Ryan menyimpan kembali Esensi Kristal ke dalam tas simpanannya. Lalu ia duduk bersila di tengah kamar, mengatur napas, dan membiarkan energi spiritual dari kabut di sekelilingnya mulai mengalir masuk. Perlahan, satu demi satu, setiap helaan napas menarik lebih banyak dari kabut itu ke dalam tubuhnya.Logam Gao melayang ke udara di depannya, berputar pelan, memancarkan dingin yang tidak pernah mencair.**Satu hari satu malam berlalu.Cahaya keemasa

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3320: Urat Nadi Surgawi

    Sergio Moras berhenti di depan sebuah bangunan yang berdiri di antara pepohonan tua.Kabut tujuh warna mengambang di sekelilingnya, padat dan diam, tidak terusik angin sedikit pun. Bukan kabut biasa yang akan tersapu saat seseorang berjalan melewatinya. Kabut ini seolah sudah memilih tempatnya dan tidak akan bergeser ke mana-mana."Ini tempatmu." Sergio membuka pintu pagar dengan gerakan santai. "Silakan masuk."Ryan melangkah masuk dan berhenti begitu tangannya menyentuh lapisan kabut itu.Energi spiritual yang meresap ke dalam pori-pori kulitnya bukan energi yang biasa dia rasakan. Lebih bersih, lebih padat, dan ada sesuatu di dalamnya yang terasa seperti hidup, seperti bukan sekadar energi yang mengalir masuk dari luar.Dia mengangkat tangannya dan mengusir kabut itu pelan. Lapisan demi lapisan bergerak mengikuti gerakan tangannya, merekah seperti tirai yang disingkap.'Energi spiritual ini sudah mengkristal di udara.' Penilaian itu jatuh pelan di benaknya. 'Bukan energi yang ma

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3319: Logam Gao

    Ryan belum sempat menjawab ketika suara lain memotong duluan."Tentu saja mau, Guru!" Jessica Neuro melangkah ke depan dengan wajah bersinar, nyaris tanpa ragu. "Ambil saja dia."Ryan menatap Jessica dengan ekspresi datar.'Kau memutuskan ini untuk siapa?'Jessica menangkap tatapannya. Ia memiringkan kepala sedikit ke arah Ryan, lalu berbisik dengan volume yang secara teknis seharusnya tidak terdengar siapapun, tapi anehnya tetap sampai ke telinga semua yang berdiri di sekitar mereka."Guruku baru keluar dari pertapaan. Ini kesempatan yang tidak akan datang dua kali." Jeda sedetik. "Dan soal benda itu... jangan sebut di sini."Benda itu.Ryan mengerti seketika. Tablet Reinkarnasi.Dia melirik sekali lagi ke arah Tetua Agung kurus itu, lalu mengangguk.Tetua Agung itu tidak terlihat senang. Juga tidak terlihat tidak senang. Wajahnya datar seperti batu, tidak berubah sama sekali."Baik."Tangannya bergerak dari belakang punggung ke depan, dan sebuah benda kecil melayang pelan ke arah R

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3318: Dua Tetua Agung

    Pandangan Xavier Dragvine menyapu ketiga tetua di hadapannya, pelan dan penuh perhitungan.Tetua Quincy berdiri tenang dengan rambut putih dan wajah yang tidak mengungkapkan apa-apa.Elgar Stroud menatap balik dengan mata biru yang tidak lazim itu, tanpa berkedip.Dan Tetua Jorvath, yang berdiri setengah langkah lebih maju dari dua rekannya, tubuhnya seperti tembok batu memancarkan aura yang paling dekat dengan sesuatu yang mengalir dalam darah Xavier sendiri.Xavier tidak perlu lama.Matanya berhenti di Jorvath.Perubahan di wajah tetua itu langsung terlihat. Kerutan dalam di sekitar mata emasnya mengendur. Garis rahang yang biasanya keras itu melembut.Sudah bertahun-tahun dia mencari murid dengan garis darah yang cukup serasi dengannya. Dan sekarang, akhirnya ada yang berdiri di depannya.'Anak ini.' Tekadnya sudah bulat sebelum langkah pertamanya selesai. 'Aku akan mewariskan semuanya padanya.'Dia

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3317: Tiga Tetua

    Eren Carster mengembuskan napas panjang. Dia berdiri dan menghadap ke aula. "Ryan Pendragon dan Xavier Dragvine resmi menjadi murid sejati Sekte Moon Flower!"Sesaat kemudian, siluet dari mural itu berubah menjadi kepulan asap hijau yang mengalir turun, melingkari Ryan dan Xavier sebelum kembali ke mural. Sesuatu yang sangat ringan hinggap di pikiran Ryan, seperti sentuhan jari yang bahkan tidak meninggalkan bekas tapi tetap terasa, dan sedetik kemudian sudah hampir hilang.Divine God Beast Tamer yang berdiri di sisi aula miring ke arah Ryan. Suaranya rendah. "Berhenti mencarinya. Dengan kultivasimu sekarang, kau tidak akan bisa merasakannya."Ryan menoleh."Leluhur Elgin Brance sudah lama melampaui batas dunia ini." Divine God Beast Tamer menyipitkan matanya. "Yang tadi itu bukan tubuhnya. Hanya sisa jejaknya. Tapi bahkan sisa jejak itu cukup untuk menitipkan sepotong berkah Dao kepada kalian berdua.""Berka

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 575 - Gempa

    Di sebuah sel kecil jauh di dalam penjara, Eleanor Jorge mondar-mandir dengan gelisah. Getaran tanah yang terus berlangsung membuat jantungnya berdebar kencang. Semua perabot di sel telah jatuh berantakan.William Pendragon segera menghampiri dan memeluk istrinya. "Sayang, tena

    last updateLast Updated : 2026-03-20
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 509 - Mengejar Pria Misterius

    Nada suara Ryan lebih terdengar seperti perintah daripada pertanyaan, membuat wanita di hadapannya semakin waspada. Wanita dengan rambut kuncir dua itu mengerutkan kening, ekspresinya campuran antara bingung dan kesal. "Jika kau bertanya padaku, siapa yang harus kutanyai?" balasnya sengit. "Kau ada

    last updateLast Updated : 2026-03-20
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 569 - Melawan Elodie Blanc

    Begitu Elodie Blanc selesai memberi perintah, selusin sosok berpakaian hitam bergegas keluar sambil menghunus senjata mereka. Kilatan dingin dari berbagai jenis pedang dan golok memantulkan cahaya bulan yang redup. Ryan berdiri tenang di tempatnya, bahkan tanpa mengangkat tangan. Ekspresinya teta

    last updateLast Updated : 2026-03-20
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 577 - Berhasil Menjebol

    Peter Carter terdiam sejenak. Dia lalu melanjutkan, "Jangan tunda lebih lama. Aku merasakan kehadiran kuat yang sedang mendekat kemari." Ryan merasakan kekuatan baru mengalir deras dalam tubuhnya. Seringai dingin tersungging di bibirnya. "Aku ingin lihat siapa yang berani menghentikanku!" serunya

    last updateLast Updated : 2026-03-20
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status