Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 1535 - Enggan Memberi Tahu

Share

Bab 1535 - Enggan Memberi Tahu

Author: Rianoir
last update publish date: 2025-06-12 13:13:52
Warren Mouren jelas akan menangani masalah Lina Jirk.

Dia tidak ingin mengecewakan Ryan, terutama setelah melihat kesungguhan di mata pemuda itu. Teman Ryan pastilah sangat penting baginya.

Sebelum Ryan bisa menutup pintu, pintu itu didorong terbuka lagi dengan cepat. Kayu berderit protes saat pintu tersebut menghantam dinding.

Dia mendongak dan melihat sepasang wajah yang telah familiar baginya—Richard dan Monica Mouren.

"Ada apa?" Ryan bertanya dengan rasa ingin tahu, mengangkat sebelah a
Rianoir

Ini bab kedua siang ini. Selamat beraktivitas (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 95
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (3)
goodnovel comment avatar
Didi Waelah
jaannnnn...gak konsisten blaaassssss
goodnovel comment avatar
Terry Gindi
hanya 2 bab saja..penulis terlalu lmbat
goodnovel comment avatar
Rahmat Kurniawan
mna lgi sambungan nya,sya udah beli koin banyak ni
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3771: Menang Mudah

    "Kael, aku malas membuang saripati darahku untuk orang-orang seperti ini. Habisi saja..."Ucapan Lina Jirk belum selesai ketika sudut matanya menangkap sosok Ryan.Seketika ia melompat berdiri. Wajahnya yang tadi penuh rasa kesal langsung berbinar."Ryan, dasar pembohong! Katamu hanya pergi sebentar. Sekarang lihat sendiri, sudah berapa lama aku menunggu?" "Kalau kau tidak kembali juga, aku bisa keburu tua di sini."Ia mengerucutkan bibir, lalu menunjuk para perampok di depan gua."Lagi pula, bedebah-bedebah kecil ini datang terus tanpa henti. Menyebalkan sekali."Mendengar diri mereka dihina begitu terang-terangan, wajah para Kultivator Ranah Star Seed itu langsung menggelap.Ryan hanya tersenyum tipis.Ia berjalan menghampiri Lina, lalu menoleh ke arah Kaelen."Kaelen, kuserahkan mereka padamu. Anggap saja ini kesempatan untuk unjuk gigi."Ryan sendiri tidak berniat turun tangan.

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3770: Tanda Guru

    Saripati darah berputar cepat di sekitar tubuh Eliot Lane.Darah itu berpilin, lalu memadat menjadi seberkas cahaya raksasa. Pada saat yang sama, energi di dalam tubuh Eliot terus mengalir keluar, tersalurkan tanpa henti ke dalam darah tersebut.Cahaya itu melesat lurus ke langit.Pilar merah terang menjulang tinggi, seolah hendak menopang cakrawala. Di dalam pilar cahaya itu, sebilah pedang es perlahan naik dan berputar pelan. Ujung pedang menunjuk ke satu arah tertentu.Itulah tanda.Pedang itu akan menjadi penuntun bagi Ryan Pendragon.Setelah semua selesai, Eliot memejamkan mata dan menunggu. Napasnya berat. Wajahnya pucat karena hampir seluruh tenaganya telah dicurahkan untuk menciptakan mercusuar darah tersebut.Namun ia tidak menyesal.'Semoga kau melihatnya, Ryan.'Eliot menarik napas perlahan.'Semoga kau bisa menangkap tanda ini di Death Domain Universe.'

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3769: Sepuluh Tetes Darah

    Di sebuah tempat yang diselimuti awan dan kabut di Benua Valorisia, pria berjubah emas yang duduk di atas naga ilahi tampak menahan amarah.Dadanya naik turun. Ia hampir saja menemukan orang yang dicari, tetapi pada saat paling penting, seseorang kembali menghalanginya.Bagaimana mungkin ia tidak murka?Matanya menyipit tajam, lalu ia mendengus dingin.“Aura barusan... sepertinya milik orang itu.”Suaranya rendah, tetapi penuh tekanan. “Jadi bedebah itu masih berada di Benua Valorisia.”Ia terdiam sesaat, kemudian tatapannya semakin dingin.“Jangan-jangan, ia masih berniat menyiapkan jebakan bagi Keluarga Pendragon dari Kerajaan Ilahi?”“Sudah bertahun-tahun berlalu, dan kau masih juga belum menyerah?”“Saint Immortal King, Saint Immortal King, apa kau benar-benar percaya legenda-legenda itu nyata?”Senyum mengejek muncul di bibirnya. “Bodoh. Menggelikan.”Setelah itu, pria berjubah emas menoleh ke arah pintu masuk aula. “Di mana Draven Krell?”Tak lama kemudian, seorang pria muncul d

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3768: Dao Pengelakan

    Saint Immortal King kembali meneguk araknya, lalu berdiri dengan susah payah.“Sudahlah, Eliot Lane. Kali ini biar aku yang turun tangan.”Ia menatap ke arah kedalaman Death Domain Universe, wajah mabuknya perlahan berubah serius.“Sekat penghalang ini telah mengisolasi segalanya. Akan sangat sulit bagimu untuk membendung kekuatan orang itu dari sini.”Saint Immortal King menghela napas.“Urusan bocah itu di Death Domain Universe benar-benar memancing amarah sosok tersebut. Ia mungkin masih mampu menghadapi kemarahan faksi biasa, tetapi Dao Surgawi bukan lawan yang bisa ia tanggung sekarang.”Ia menoleh sekilas kepada Eliot.“Aku mengikutinya sampai ke tempat ini sejak Nexopolis. Aku tahu betapa besar beban yang ia bawa. Aku tak bisa membiarkan harapan kita mati begitu saja di saat semuanya baru dimulai.”Eliot Lane masih menatap jauh ke dalam Death Domain Universe. Setelah beberapa saat, ia akhirnya mengangguk pelan.“Identitasnya tak boleh diketahui Dao Surgawi. Jika aku memakai kek

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3767: Ranah Creation

    Sosok Ryan melesat maju seperti bayangan.Esensi Pedang Abadi menyembur dari tubuhnya dan mengalir ke Pedang Iblis Darah. Bilah merah itu bergetar keras, lalu memancarkan sinar cemerlang yang menebas lurus ke arah bayangan petir.Boom!Tebasan itu merobek ruang.Tanah di bawah ikut bergetar hebat. Sinar pedang yang tajam seolah menyapu seluruh cakrawala, membawa tekad Ryan yang menolak tunduk pada Dao Surgawi.Dalam sekejap, tebasan itu sudah tiba di depan bayangan petir.Boom!Tepat saat Pedang Iblis Darah menebas turun, Mata Iblis di langit akhirnya terbuka sepenuhnya.Wusss!Aura mengerikan menyebar dari mata hitam itu.Energi iblis membanjir keluar seperti lautan gelap yang runtuh dari langit. Ledakan demi ledakan mengguncang sekeliling. Ruang hancur berlapis-lapis, sementara arus energi iblis menerjang ke arah bayangan petir tanpa bisa dibendung.Bayangan petir itu berusaha bertahan.Namun kekuatan penghancur dari Mata Iblis terus menghantam tubuhnya. Petir yang menyelimuti d

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3766: Mata Terbuka

    Boom!Seluruh artefak ruang-waktu meledak pada saat yang sama.Suara ledakannya mengguncang seluruh medan perang kuno. Gelombang kehancuran menyapu langit, membuat para kultivator di tanah merasa gendang telinga mereka hampir pecah. Banyak dari mereka buru-buru menutup telinga sambil mundur, takut terseret sisa ledakan.Di tengah ledakan itu, wajah bayangan petir akhirnya berubah muram.Serangan Ryan barusan memang tidak menghancurkannya, tetapi berhasil meninggalkan luka ringan pada tubuh petirnya. Bagi bayangan yang membawa kehendak Dao Surgawi, hal itu adalah penghinaan besar.Seekor semut ternyata sanggup melukainya.Itu tidak bisa dimaafkan.Bayangan petir mengangkat kedua tangannya.Dalam sekejap, petir yang tak terhitung jumlahnya membanjir turun dari langit. Semua kilat itu berkumpul dan memadat menjadi pilar cahaya raksasa, lalu menghunjam ke arah Ryan dengan kecepatan mengerikan. Tekanan yang dibawanya membuat ruang di sepanjang jalurnya bergetar, seolah hendak pecah ka

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status