Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 1836 - Rencana Besar Ryan

Share

Bab 1836 - Rencana Besar Ryan

Author: Rianoir
last update publish date: 2025-07-31 20:32:14
"Liontin giok Senior Yulaw Hodge ada padamu. Apakah Senior Yulaw Hodge sudah pulih dari penyakitnya?" tanya Master Alkimia Ling Yi dengan nada penuh harap.

"Senior Yulaw Hodge tidak pernah sakit," jawab Ryan dengan nada tenang namun penuh makna.

"Adapun cincin ketua sekte, itu diberikan kepadaku oleh Ketua Sekte Rin!"

"Sebenarnya, aku sudah membicarakan rencana itu dengan mereka. Kali ini, kita harus melawan Klan Spirit Blood!"

Ryan berhenti sejenak, matanya menyapu setiap wajah di ruangan i
Rianoir

Malam Semua (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠) Terima Kasih Kak Chen Thomson, Kak Eny Rahayu, Kak Pengunjung5804, Kak Alberth Abraham Parinussa, Kak Hari, dan Kak Recky Roger atas hadiah Koinnya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Terima Kasih juga Kak Lola Ayu atas hadiah 690 Koinnya (⁠≧⁠▽⁠≦⁠) Terima Kasih kepada para pembaca yang telah mendukung novel ini dengan Gem (⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠) Karena jumlah koin telah mencapai target, maka akan ada bab bonus hadiah malam ini (⁠≧⁠▽⁠≦⁠) Ditunggu (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 73
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3259 - Pemahaman Yang Meningkat

    BOOM! BOOM! BOOM!Sinar pedang terus bertukar tanpa jeda di dalam aula yang sudah tidak lagi memiliki sudut yang tidak tersentuh Esensi Pedang Abadi dari keduanya. Setiap bilah batu di lantai dan dinding sudah tergores dalam pola yang tidak bisa disebut kerusakan biasa, melainkan ukiran yang ditinggalkan oleh dua pemahaman yang saling mendorong ke batas masing-masing sampai batas itu bergerak.Ryan sudah tidak bisa lagi menghitung berapa luka yang ada di tubuhnya. Yang ia tahu adalah tangannya masih menggenggam Pedang Iblis Darah, dan selama itu masih terjadi, pertarungan belum selesai.Heavenly Sword Saint tidak dalam kondisi yang lebih baik. Bagi sosok ilusi dari seorang manusia yang pernah menekan satu era penuh, pemandangan seorang pemuda seperti Ryan yang masih berdiri dan bertarung pada titik seperti ini adalah sesuatu yang bahkan tidak pernah masuk ke dalam imajinasi siapa pun yang mengenalnya di masa hidupnya.

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3258 - Permainan Catur Sang Lelaki Tua

    Heavenly Sword Saint menatap lengannya sebentar, darah yang mengalir di sana diabaikan begitu saja, lalu menatap Ryan."Esensi Pedang Abadi-mu sudah setingkat denganku di usia yang sama."Di luar, Raja Roh Perang sudah tidak bisa berdiri diam. Kakinya mengambil satu langkah ke arah cermin sebelum berhenti. "Tuan Nove, apakah kau melihat ini?"Tuan Nove tidak menjawab. Matanya tidak bergerak dari cermin.Ryan menggeleng pelan. "Belum cukup. Esensi Pedangku masih di bawahmu sekarang. Serangan itu belum mengalahkanmu."Kata-kata itu keluar dari seseorang yang baru saja memuntahkan darah, berdiri dengan luka yang tidak sedikit di seluruh tubuhnya, dengan nada yang sama seperti seseorang yang sedang mengevaluasi latihan pagi biasa.Heavenly Sword Saint menatapnya beberapa detik lagi tanpa berkedip. Bukan menilai ulang apakah jawaban itu jujur. Lebih seperti mengonfirmasi sesuatu yang sudah ia putuskan sebelum detik

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3257 - Tidak Menyerah

    Mata Ryan yang sudah kemerahan dari darah menatap Heavenly Sword Saint tanpa berkedip. Tubuhnya tidak dalam kondisi yang bisa disebut baik dari standar apa pun. Setiap tarikan napas terasa seperti menarik udara melalui sesuatu yang sudah tidak utuh dari dalam. Seperti menyedot melalui celah yang tidak bisa ditutup dengan menghendakinya saja. Esensi Pedang Abadi dari serangan tadi masih bekerja dari dalam, merusak perlahan tapi tidak berhenti, seperti racun yang sudah masuk dan tidak peduli berapa lama prosesnya butuh waktu untuk selesai. Tapi kakinya tidak bergerak ke belakang. 'Aku belum kalah.' Pedang Iblis Darah di tangannya bergetar kecil, gemetar yang tidak terlihat dari jarak jauh tapi terasa jelas di telapak tangannya. Bukan dari kelemahan. Dari sesuatu yang mengalir masuk ke dalamnya dari telapak tangan Ryan, dari pemahaman yang baru saja menemukan bentuknya dipaksa oleh serangan yang tadi ia tidak punya cara lain selain menerimanya sepenuhnya. Di luar ruangan, Tua

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3256 - Sang Penekan Era

    Seorang pemuda. Mungkin seusia Ryan secara penampilan, meski waktu yang ada di balik mata itu tidak bisa disebut muda dari parameter mana pun yang manusia biasa gunakan untuk mengukur usia. Rambutnya tidak rapi tapi bukan berantakan, lebih seperti seseorang yang tidak pernah menjadikan penampilannya sebagai prioritas karena ada hal lain yang lebih penting. Jubah yang tidak istimewa, tapi pada tubuh itu terasa seperti pilihan yang disengaja bukan karena tidak punya yang lebih baik. Dan di tangannya, sebuah pedang yang masih di dalam sarungnya, dipegang dengan jari yang melingkar longgar di gagangnya, cara seseorang yang tidak perlu mengeluarkannya untuk membuat siapa pun mengerti bahwa ia tahu cara menggunakannya. Tapi yang paling tidak bisa diabaikan dari semua itu adalah matanya. Dingin bukan karena membenci seseorang atau sesuatu secara spesifik. Dingin karena sudah terlalu lama berdiri di tempat yang tidak ada orang lain yang bisa mencapainya, dan sudah lama tidak menemuk

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3255 - Keadaan Di Luar Kuil

    Saint King Lyra Crimson pernah menjadi kultivator yang namanya dikenal luas di masanya, nama yang tidak perlu dijelaskan kepada siapa pun yang hidup di zaman yang sama dengannya. Di masa mudanya, ia bukan hanya cantik, tapi seorang jenius yang tidak mudah ditemukan sekali dalam beberapa generasi. Tapi dibandingkan dengan apa yang baru saja ia saksikan dari seorang pemuda di depannya, ada jarak yang tidak bisa ditutup hanya dengan kata-kata apa pun.Sosoknya memudar perlahan, dimulai dari ujung jarinya dan bergerak ke tengah, sampai tidak ada lagi.Ryan tidak merasa perlu merayakan apa pun, dan tidak ada bagian dari dirinya yang mencari alasan untuk melakukannya.Siapa pun yang berhasil mengalahkan seseorang setingkat Heavenly Saint mungkin akan menceritakannya berulang kali sampai akhir hidupnya, kepada siapa pun yang mau mendengar. Tapi yang ada di dalam dada Ryan bukan kebanggaan atas sesuatu yang sudah dilakukan. Lebih deka

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3254 - Di Atas Dao Surgawi

    Kekuatan jiwanya bergerak lagi, kali ini tidak ke dalam satu titik tapi ke atas.Di dalam lanskap pikirannya, ada sesuatu yang selama ini sudah ada di sana, mengambang di tempat yang tidak ia sadari keberadaannya, tidak pernah ia sentuh karena tidak ada yang pernah mengajarinya cara mendekatinya dan ia sendiri tidak pernah terpikir bahwa itu bisa didekati.Dao Surgawi.Konsep yang di dunia nyata bukan sesuatu yang bisa disentuh oleh siapa pun. Kekuatan yang menopang seluruh aturan kultivasi, seluruh sistem alam semesta yang ada. Bahkan Heavenly Saint pun tidak pernah mendekatinya dengan cara seperti yang sedang Ryan pikirkan sekarang, tidak dari referensi apa pun yang pernah ia dengar atau baca.'Aku tidak akan menyebutnya sebagai Dao Surgawi. Ini hanya konsep yang aku buat dari pemahamanku tentangnya.'Ryan mengumpulkan seluruh sisa kekuatan jiwanya dan membentuknya bukan menjadi pedang, bukan menjadi teratai, tapi me

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1601 - Konfrontasi

    Saat Ryan hendak mencabut Tombak Iblis Rhongomyniad dari Kuburan Pedang, tangan kurus lelaki tua itu telah menusuk ke arahnya bagai sebilah pisau yang tajam! "Kau masih ingin melawan? Dasar bodoh!" ejek lelaki tua itu. Tepat saat tangan lelaki tua itu hendak menusuk tubuh Ryan, naga darah mendadak

    last updateLast Updated : 2026-03-28
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1707 - Kekuatan Baru

    Ryan mengerutkan kening, masih berusaha memahami situasi yang rumit ini. Dia tidak bisa mengerti sepenuhnya apa yang dikatakan atau disiratkan oleh sosok bayangan itu, tetapi dia memikirkan sesuatu dan dengan cepat bertanya, "Apakah kamu seorang Kultivator hebat dari Kuburan Pedang yang terperangk

    last updateLast Updated : 2026-03-28
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1613 - Jatuh

    Snowdon menatap Pedang Surgawi EX-Caliburn, dan menyadari bahwa pedang itu bersinar redup dengan cahaya yang tidak pernah dilihatnya sebelumnya. "Apakah itu Cahaya Reinkarnasi?" Ryan menghela napas lega saat melihat Pedang Surgawi EX-Caliburn terbang keluar. Namun kegembiraan itu bercampur dengan

    last updateLast Updated : 2026-03-28
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1610 - Melawan Snowdon (II)

    Ryan tidak berani lengah dan bahkan langsung menggunakan teknik tombak Tertinggi Tiga Langit milik Lin Qingxun. Tombak Iblis Rhongomyniad menari-nari di tangan Ryan seperti ular berbisa, meliuk indah namun mematikan. "Rasakan ini, ular tua!" Ryan berteriak lantang, ekspresinya tenang namun tatapa

    last updateLast Updated : 2026-03-28
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status