Beranda / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 2867 - Kemarahan yang Membara (II)

Share

Bab 2867 - Kemarahan yang Membara (II)

Penulis: Rianoir
last update Tanggal publikasi: 2026-01-24 20:35:48
Meski mengkultivasi Dao Pembantaian, Ryan hanya membunuh mereka yang benar-benar pantas dibunuh. Hatinya lembut terhadap orang baik dan orang-orang di sekitarnya.

Dari sudut pandangnya, inilah karakter seseorang yang seharusnya dimiliki.

Bukan binatang buas tanpa hati nurani!

Pada saat kritis itu, Shine Xross tiba-tiba berhenti menangis.

Matanya yang sembab merah menatap ke sekeliling dengan tak berdaya.

Lalu tatapan itu berubah menjadi tekad bulat yang mengejutkan!

"Kak Ryan..." Suaran
Rianoir

Malam Semua (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠) Terima Kasih Kak Eny Rahayu atas hadiah Koinnya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Terima kasih Kakak-Kakak Pembaca atas dukungan Gem-nya (⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠) karena jumlah koin belum mencapai target, maka ini adalah bab terakhir hari ini. Selamat Beristirahat (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 54
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (3)
goodnovel comment avatar
badrus sholihin
bukankah semua orang sudah tahu bahwa pelaku dsn aktor utama dari kekacauan di keluarga Draug adalah Ryan?
goodnovel comment avatar
badrus sholihin
saya tetap tidak habis pikir buat apa Ryan tetap memakai topeng?
goodnovel comment avatar
Supar Yanto
cerita nya bagus.lebih bagus LG kalo bab nya ditambah tiap harinya biar makin rame
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4003: Azure Mooneater

    Ryan menatap Tobias Zale dan langsung bertanya, “Kau tahu di mana formasi dan bayangan naga itu muncul?”“Tuan, saya tidak tahu.” Tobias menggeleng. “Tapi saya sudah dikurung di sini selama seribu tahun dan punya cukup banyak tawanan di bawah saya.” “Saya bisa menyuruh mereka menyisir seluruh alam rahasia ini.”Ia menambahkan, “Tempat ini terlalu luas. Kalau Tuan mencarinya seorang diri, waktunya akan terbuang banyak.”“Baik.” Ryan mengangguk. Kalau memang diperlukan, ia akan membalik seluruh alam rahasia ini demi menemukan Luna.Namun sebelum itu, ia harus memulihkan kondisinya ke puncak. Ryan juga berharap Luna bisa kembali mengirimkan petunjuk melalui ikatan mereka.**Dua belas jam kemudian, Ryan masih berkultivasi di dalam gua batu ketika langkah tergesa terdengar dari luar.“Tuan, kabar baik!” Tobias Zale berlari masuk.Ryan langsung membuka mata. “Ada kabar tentang Luna?”“Mungkin.”

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4002: Raungan Naga

    Anak buah Tobias Zale terpaku melihat pertarungan di depan mereka. Mereka sama sekali tidak mengerti dari mana datangnya monster seperti Ryan. Seorang Kultivator Ranah Creation tingkat empat seharusnya tidak mungkin mampu menekan Kultivator Ranah Star Sealed seperti Tobias. Namun kenyataan ada tepat di depan mata. Jaring cahaya pedang Ryan semakin rapat. Tobias tidak punya pilihan selain menerjang keluar dengan paksa. Tubuhnya menabrak beberapa cahaya pedang sekaligus. Sret! Sret! Sret! Jubah Tobias langsung tercabik. Puluhan luka muncul di lengan, bahu, dan dadanya, membuat darah mengalir deras. “Mati kau!” Tobias meraung murka. Ia menggenggam golok dengan kedua tangan, lalu menebas membabi buta ke arah Ryan. Tekanan dari serangan itu membuat ruang di sekelilingnya bergetar. Ryan hanya mencibir. Pedang Feralrot bergerak. Tang! Kedua senjata beradu keras. Gelombang benturan langsung menyapu seluruh gurun. Dua tawanan yang berdiri terlalu dekat bahkan terpental dan jatuh

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4001: Tobias Zale

    Alam rahasia terlarang Keluarga Celestedragon kembali bergolak. Ryan akhirnya berhasil menarik perhatian para tawanan hukuman mati yang berkeliaran di wilayah gurun. “Ternyata aku menemukan seorang tamu pengawal yang sendirian!” Weng! Gelombang energi tiba-tiba menyebar dari kejauhan. Ryan menoleh dan melihat seorang Kultivator Ranah Star Seed puncak berdiri sambil menatapnya dengan buas. Bau darah yang masih segar menguar dari tubuh orang itu, menandakan ia baru saja membunuh seseorang belum lama ini. Namun pria itu tidak datang sendirian. Di belakangnya masih ada dua Kultivator Ranah Star Sealed tahap awal serta tiga Kultivator Ranah Star Seed puncak lainnya. Bagi keturunan langsung Keluarga Celestedragon biasa, kelompok seperti ini hampir mustahil dihadapi. Namun Ryan justru tersenyum. Ia tidak menyangka para tawanan yang ingin dicarinya malah datang sendiri. ‘Bagus.’ Semakin lama kelompok ini hidup di alam rahasia, semakin banyak pula informasi yang mungkin mereka keta

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4000: Priaku

    Bianca, yang berdiri di sisi Wendy, langsung melangkah maju. Plak! Telapak tangannya menghantam wajah leluhur Mad Demon Palace yang tadi menunjuk Wendy. “Bedebah, beraninya kau menunjuk Kepala Istana!” Tatapan Bianca berubah dingin. “Berlutut!” Hawa dingin tanpa batas langsung menyelimuti area itu. Ketiga leluhur Mad Demon Palace sudah terluka parah, sehingga mereka tidak punya kekuatan untuk melawan dan akhirnya jatuh berlutut. Namun yang benar-benar membuat mereka ketakutan adalah dua kata yang baru saja diucapkan Bianca. Kepala Istana. Kepala Istana dari Istana Absolute Zero. Nama itu sudah tenggelam dalam sejarah selama sepuluh ribu tahun. Dahulu, Istana Absolute Zero pernah menjadi salah satu kekuatan paling menakutkan di Benua Valorisia. Sekarang, pemimpin kekuatan yang seharusnya sudah musnah justru berdiri tepat di hadapan mereka. Wendy memandang ketiganya tanpa berkata apa pun. Salah seorang leluhur buru-buru menundukkan kepala. “Kepala Istana, dulu Mad Demo

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3999: Jejak Absolute Zero

    Sejak dilempar ke wilayah gurun bersama tamu pengawalnya, Marcus Celestedragon sebenarnya sudah nyaris putus asa. Malam harinya, mereka bertemu kelompok tawanan. Kalau tamu pengawalnya tidak mengorbankan diri untuk menahan mereka, Marcus pasti sudah tertangkap sejak lama. Setelah berhasil lolos, ia berjalan sendirian hampir satu jam. Setiap suara dari kejauhan membuat tubuhnya menegang karena takut bertemu tawanan lain. Karena itu, ketika melihat Clara dan Ryan, seluruh bebannya seperti terangkat. Lutut Marcus bahkan sempat melemas, dan ia terduduk di pasir sambil tertawa gugup. Clara lalu berbicara dengannya cukup lama. Dari cerita Marcus, Ryan mendapat satu informasi penting. Para tawanan di wilayah gurun tidak bergerak sendiri-sendiri. Mereka membentuk kelompok, saling berebut mangsa, dan memburu keturunan langsung Keluarga Celestedragon serta para pengawal yang menyertai mereka. Bagaimanapun, orang-orang yang dikurung di tempat ini dulunya merupakan musuh berbahaya Keluarg

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3998: Dua Lawan Terakhir (II)

    Dua Kultivator Ranah Star Sealed tingkat satu itu menatap Ryan seolah sedang berhadapan dengan dewa kematian.Ryan mengangkat kepala. Senyum dingin tersungging di bibirnya.Kedua lawannya tahu melarikan diri tidak akan menyelesaikan apa pun. Mereka sudah melihat sendiri kecepatan Ryan ketika membantai para Kultivator Ranah Star Seed tadi.Keduanya saling pandang, lalu menyerang bersamaan.“Aku tidak mau membuang terlalu banyak energi spiritual.”Ryan sedikit membungkukkan tubuhnya.“Masih ada urusan penting yang harus kuselesaikan. Jadi, sudah waktunya mengakhiri ini!”Energi pedang langsung berputar di sekelilingnya.Salah satu lawan datang dari kiri dengan tombak berujung kait, sementara yang lain menyerang dari kanan menggunakan sepasang cakar besi.Ryan tidak menahan keduanya secara langsung.Tubuhnya mendadak lenyap dari tengah kepungan.Wush!Detik berikutnya,

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status