LOGIN'Jika Tetua Agung masih hidup,' pikir Ryan dengan mata menyipit tajam, 'dia harus dibunuh sesegera mungkin, atau berita tentang Tubuh Innate Poison Lina Jirk akan menyebar ke seluruh benua.'
Keluarga Draug juga berperan dalam kematian kakek Yue Lane di masa lalu.Ryan percaya bahwa jika diberi kesempatan, gadis itu pasti bersedia membantunya menghancurkan Keluarga Draug hingga ke akar-akarnya.**Tiga hari kemudian, Ryan dan Lina Jirk berjalan memasuki KotMendengar ucapan Ryan Pendragon, Xander Jett dan yang lainnya sama-sama terpaku.Kesempatan pergi ke Kerajaan Nine Nether bukan sesuatu yang bisa diperoleh murid biasa. Bahkan banyak Kultivator Ranah Star Seed tingkat puncak pun tidak memiliki izin untuk menginjakkan kaki ke sana.Kerajaan Nine Nether selalu tertutup rapat dari dunia luar. Namun sekarang, Ryan justru mendapat kesempatan berangkat ke sana, bahkan mungkin bertemu langsung dengan keluarga kerajaannya.“Setahuku, Akademi Heavenly Flame memang beberapa kali diundang ke Kerajaan Nine Nether untuk merayakan hari kelahiran anggota keluarga kerajaan,” ujar Xander.Keningnya lalu berkerut.“Tapi biasanya yang berangkat bersama Kepala Akademi adalah dua genius terkuat dari angkatan ketiga, ditambah satu genius terbaik dari angkatan kedua.”Ia menatap Ryan dengan serius.“Ryan, kali ini jatah genius angkatan kedua itu pasti diberikan Kepala Akademi kepadamu.” “Aku khawatir para genius puncak angkatan kedua tidak akan meneriman
Ryan terdiam.Ia memang punya dendam dengan dua keluarga besar itu. Darah anggota mereka pernah tumpah di tangannya, dan mereka juga pernah mengirim orang untuk memburunya. Dengan keadaannya sekarang, jangankan bertanya kepada leluhur mereka, mendekati wilayah inti keluarga itu saja sudah hampir mustahil.Begitu ia menampakkan diri, yang menyambutnya bukan jawaban.Melainkan tangan yang cukup kuat untuk meremukkan tengkoraknya.'Berarti tidak ada jalan lain,' pikir Ryan. 'Aku harus menjadi kuat secepat mungkin.'“Bocah, pertumbuhanmu terlalu cepat,” ujar Quillon Wynn pada akhirnya. “Ingat baik-baik, jalan kultivasi harus ditapak selangkah demi selangkah.” “Fondasi yang dilompati hari ini akan menagih harganya di kemudian hari.”Ryan mendengarkan tanpa menyela.“Akademi Heavenly Flame adalah keberadaan yang sangat misterius di Benua Valorisia. Faksi yang berdiri di belakangnya juga tidak boleh diremehkan.”Nada Quillon menjadi lebih serius.“Justru karena kau berada di sini, Kerajaa
Ryan Pendragon menarik Api Mistik kembali ke dalam tubuhnya.Setelah kobaran ungu muda itu lenyap, ia menatap ruang kosong di depannya, lalu bertanya kepada Quillon Wynn dengan nada penasaran.“Darah Spirit Phoenix? Apa hubungannya dengan Api Mistik?”“Api Phoenix juga termasuk api yang teramat perkasa,” jawab Quillon. “Api Phoenix sejati bahkan sudah melampaui batas kelas api mana pun di Benua Valorisia. Ia pantas disebut api ilahi.” “Sayangnya, benda seperti itu hampir mustahil dicari. Kalau kau berhasil mendapatkannya, api milikmu bisa terus naik tanpa tersangkut batas.”“Oh?” Mata Ryan berkilat.Quillon tertawa pendek. “Tapi sebelum sampai ke sana, kau harus lebih dulu menempa api yang punya kelayakan untuk menelan Api Phoenix.”“Menelan Api Phoenix?” Ryan tersentak.Api yang sanggup menelan Api Phoenix jelas bukan api sembarangan. Di seluruh Benua Valorisia, nama Api Phoenix saja sudah cukup membuat banyak kultivator api menahan napas. Kekuatannya bahkan dikatakan melampaui Ap
Pada saat itu, Ryan menunjuk ke arah Api Mistik yang masih melayang di luar tubuhnya.Api Mistik bergetar, lalu melesat masuk dan melebur ke dalam api kuning tanah yang sedang membungkus tubuhnya.Sayangnya, dengan tingkatannya sekarang, Api Mistik sama sekali belum sanggup menekan Api Naga Bumi Nine Origin. Api hitam itu justru terdorong mundur, seolah seekor binatang kecil yang dipaksa menghadapi naga dewasa.Ryan menarik napas dalam-dalam.Api ini memang kuat. Namun dengan ketahanan fisiknya yang melawan langit, api semacam ini belum cukup untuk benar-benar melukai dirinya.Seluruh energi spiritual di tubuh Ryan meledak keluar sekaligus.Ia menumpahkan aura maut Unicorn Naga, Energi Gao, dan daya dari saripati darah ilahi ke atas kobaran api tersebut.Tiga kekuatan itu turun berlapis.Aura maut Unicorn Naga menekan naluri liar sang api sampai raungannya berubah menjadi rintihan tertahan. E
Setelah meninggalkan halaman Paviliun Flamevault, Ryan Pendragon kembali ke asramanya. Ia duduk bersila di atas ranjang batu, lalu merangkai segel dengan kedua tangan. Tidak lama kemudian, seuntai api hitam pekat keluar dari dalam tubuhnya dan melayang tenang di depan wajahnya. Itulah Api Mistik. Api Mistik bukan api tunggal. Ia adalah hasil peleburan banyak api yang pernah Ryan telan sepanjang perjalanannya. Di dalamnya bahkan tersimpan secercah api abadi yang dahulu diwariskan Penguasa Abadi kepadanya. Begitu api itu muncul, suhu di kamar langsung naik drastis. Udara berputar panas, dan permukaan dinding batu berdenyut samar, seolah lapisan formasi yang menahannya ikut merasakan tekanan. ‘Berhasil atau tidaknya aku menundukkan Tablet Flame kali ini bergantung pada Api Mistik ini,’ pikir Ryan. Tatapannya menjadi serius. ‘Memurnikan Tablet Dust saja sudah menyiksa setengah mati. Tablet Flame jauh lebih kuat. Prosesnya pasti berlipat kali lebih berat.’ Ia harus menaikkan tingkat
'Ternyata Akademi Heavenly Flame pun sudah disusupi mata-mata Istana Roh Abadi,' pikir Ryan. Jemarinya mengepal, dan kantong wewangian kecil itu remuk di dalam genggamannya. Pada saat yang sama, jauh di Benua Valorisia, Istana Roh Abadi. Aula utama. Udara di dalam ruangan itu begitu berat sampai menekan dada. Dua sosok berdiri di depan sebongkah batu raksasa. Di permukaan batu itu, sebuah gambar bergerak sedang terpantul jelas. Yang terlihat di sana adalah seluruh kejadian yang baru saja berlangsung di Akademi Heavenly Flame. Lyra Linn menatap gambar itu dengan senyum dingin. Senyum itu tidak pernah sampai ke matanya. “Yuriel, bocah ini benar-benar membuatku terkejut.” Ia menatap sosok Ryan di permukaan batu, lalu menyipitkan mata. “Seorang Kultivator Ranah Creation mampu mengeluarkan kekuatan yang setara dengan Kultivator Ranah Star Seed tingkat sembilan.” Lyra memiringkan kepala sedikit. “Dengan potensi seperti itu, sepertinya tidak ada gunanya lagi melarang Rindy Snowfi







