Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 479 - Bertemu Musuh

Share

Bab 479 - Bertemu Musuh

Author: Rianoir
last update publish date: 2024-12-19 06:31:31
Namun tepat saat tangan Bobby Cork nyaris menyentuh Riselotte, sebuah tangan lain tiba-tiba terjulur entah dari mana dan mencengkeram leher Bobby Cork dengan kuat.

Tubuh Bobby Cork mendadak berhenti di udara.

Tangannya hanya berjarak kurang dari tiga sentimeter dari Riselotte dan Juliana!

Wajah Riselotte memucat karena ketakutan. Matanya menelusuri tangan penyelamat itu, kembali ke pemiliknya. Dia terkesiap saat menyadari bahwa tangan itu milik Ryan!

"Bagaimana mungkin?" bisiknya tak percay
Rianoir

Pagi semuaaa <⁠(⁠ ̄⁠︶⁠ ̄⁠)⁠> pagi ini othor sedang baik, jadi langsung rilis 2 bab, wkwkwkwk (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠) Bab selanjutnya siang ya seperti biasanya. Selamat membaca (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆ Bab Bonus: 0/3 Bab Reguler: 2/2 Bab (komplit)

| 57
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Dedik Susanto
bonusanya terlalu pelit
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3312: Batu Asal

    Serangan itu memakan harganya sendiri. Wendy berdiri diam di tengah gelombang energi yang perlahan mereda. Siapa pun yang cukup teliti memperhatikan akan melihat bahwa warna di balik cadarnya sedikit lebih pucat dari sebelumnya. Membekukan api dan menghancurkan setetes darah esensi dari leluhur faksi besar adalah pekerjaan yang tidak bisa dilakukan tanpa membayar sebagian dari dirinya sendiri. Tapi tubuhnya tidak bergerak. Punggungnya tetap tegak. Di langit, sisa-sisa bayangan darah itu benar-benar menghilang. Tidak ada lagi bekas, tidak ada lagi tekanan yang menghimpit, bahkan bau besi yang tadi menyeruak di udara pun tersapu bersih oleh angin dingin yang masih berhembus dari tubuh Wendy. Kepingan salju yang melayang turun sejak tadi semakin deras sejenak, lalu perlahan berhenti. Jembatan es di langit retak dari ujung ke ujung, lalu pecah menjadi partikel cahaya biru yang berhamburan sebelum lenyap. Para murid dan tetua Myriad Sword Palace berdiri terpaku. Tidak ada yan

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3311: Sekte Absolute Zero Telah Kembali

    Dari jarak aman, Divine God Raging Flame berdiri mematung. Di sebelahnya, Hao Ken mengerutkan kening dalam. "Ada yang aneh dari perempuan itu." "Aku merasakannya juga." "Aura kultivasinya..." Hao Ken memejamkan mata sejenak, mencoba menganalisis. "Bukan miliknya sendiri sepenuhnya. Seperti ada seseorang lain di baliknya." "Dan kekuatan orang itu..." Dia membuka mata. "Ini menyentuh sesuatu yang sangat tua. Bukan kultivasi zaman ini." "Salah satu leluhur kuno Benua Valorisia?" Divine God Raging Flame memiringkan kepalanya sedikit. "Tapi yang jelas dia mengenal Ryan. Dan dia yang menyelamatkannya barusan." "Kita tunggu." Hao Ken melangkah mundur setengah langkah. "Lihat dulu sejauh mana ini akan berjalan." Tepat saat itu, suara menggelegar keluar dari gumpalan es yang membungkus setetes darah tadi. "Siapa kau?!" Getaran kemarahan dalam suara itu terasa seperti tekanan fisik yang mendorong semua orang mundur satu langkah. "Apakah kau tahu harga yang harus kau bayar karena beran

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3310: Sang Penguasa Absolute Zero

    Divine God Raging Flame dan Hao Ken berlari secepat yang mereka bisa. Tapi keduanya tahu mereka tidak akan sampai tepat waktu. Setetes darah dari seseorang yang mampu menembus formasi terlarang dari luar. Itu bukan kekuatan biasa. Bahkan gabungan mereka berdua tidak cukup untuk menandinginya, apalagi melindungi Ryan yang saat ini bahkan tidak bisa berdiri tegak. Setetes darah itu bergerak cepat, menembus udara tanpa hambatan, langsung mengincar tubuh Ryan yang tergeletak di tanah. Aura kematian itu sudah mencengkeram dada Ryan. Matanya yang setengah terbuka menatap bayangan merah yang mendekat, tapi tubuhnya tidak punya cadangan untuk bereaksi. Tangannya bahkan tidak bisa menggenggam Pedang Iblis Darah dengan benar. 'Apakah ini akhirnya...' Lalu satu kepingan salju jatuh. Lalu dua. Lalu ribuan, seolah langit memutuskan menuangkan musim dingin ke tempat ini dalam hitungan detik. Suhu turun drastis. Kepulan napas mulai terbentuk di depan wajah semua orang yang hadir. Di l

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3309: Darah dari Langit

    Tiga kultivator itu memandang ke atas.Lalu memandang satu sama lain.Tidak ada yang perlu diucapkan. Mereka bertiga tahu. Semuanya tahu."Argh!"Ryan melesat masuk begitu pilar hitam menyentuh area sekitar mereka. Energi iblis dari pilar itu menggulung masuk ke dalam tubuh ketiga kultivator sekaligus, bukan perlahan seperti sebelumnya, tapi seperti banjir yang menjebol bendungan sekaligus. Tidak ada lagi ruang untuk menekan atau melawan. Kontaminasi itu melanda semua organ mereka dalam hitungan detik.Ketiga kultivator itu menjerit. Bukan teriakan pertempuran. Teriakan kesakitan murni.Ryan tidak berhenti. Pedang Iblis Darah mengayun ke arah satu kultivator yang masih mencoba membentuk serangan balasan. Sabetan itu menghantam tubuhnya berkali-kali, membuka luka demi luka yang memancarkan uap energi iblis hitam. Sang kultivator melihat ke bawah pada luka-lukanya, menggertakkan gigi, dan aur

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3308: Pertukaran Terakhir

    Pertarungan belum berakhir.Ryan mengangkat Pedang Iblis Darah dan menyapu area sekitarnya dengan pandangan merah darah itu. Tiga kultivator Ranah Creation dari ketiga kekuatan besar masih berdiri, meski postur mereka sudah jauh dari awal pertempuran. Lutut salah satunya sedikit gemetar. Yang lain sudah tidak bersuara sama sekali, mulutnya terbuka seperti ingin berteriak tapi tidak ada yang keluar.Energi iblis dari tubuh Ryan terus merayap ke udara di sekitar mereka, merambat masuk ke dalam tubuh ketiga kultivator itu tanpa bisa dicegah. Tidak ada yang bisa mereka lakukan selain terus menekan kontaminasi itu dari dalam, dan pekerjaan itu sendiri sudah memakan separuh konsentrasi mereka.Menyerang sambil melawan invasi dari dalam. Dua pekerjaan sekaligus, dan tubuh yang sudah penuh luka tidak pernah cukup kuat untuk keduanya dalam waktu yang sama.Ryan tidak memberi mereka ruang untuk berpikir lebih jauh.

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3307: Sang Iblis Menantang Langit (II)

    BOOM! Ryan menghentakkan kakinya ke tanah dan tubuhnya melesat ke langit seperti bayangan hitam yang menembus lapisan udara. Bersamaan dengan itu, Sphinx dan naga darah bergerak. Para kultivator dari tiga faksi besar menggertakkan gigi. Sudah tidak ada pilihan. Mereka harus bertarung, dan satu-satunya strategi yang masih masuk akal adalah mengulur waktu sampai keadaan iblis Ryan kehabisan tenaga sendiri. Semua orang tahu kondisi seperti ini tidak bisa bertahan selamanya. Asal mereka tahan cukup lama, kemenangan masih bisa diraih. Mereka menyebar, menjauh dari pusat pertempuran, dan mulai melancarkan serangan jarak jauh. Bukan untuk membunuh. Untuk menguras. Ryan tidak peduli dengan taktik itu. Pedang Iblis Darah terangkat, dan enam jalur Dao di belakangnya menyala bersama Esensi Pedang Abadi yang membakar. Matanya yang merah darah menghitung, memilih, memutuskan dalam sepersekian detik. Sabetan menghilang. Teknik Pedang Ruang-Waktu lenyap dari pandangan seperti biasa,

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 2178 - Pengakuan Para Leluhur

    "Sangat kuat..." bisik salah seorang leluhur dengan nada kagum bercampur takut. "Kurasa Ryan bahkan tidak menggunakan seperempat kekuatan penuhnya. Kita benar-benar tidak boleh menyinggung perasaannya!" tambah yang lain. Setelah pertukaran pandangan yang cepat di antara mereka, para leluhur berbag

    last updateLast Updated : 2026-04-01
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 2165 - Informasi

    Meskipun Kota Spiritum terletak di dalam Gunung Langit Biru, tempat ini terhubung ke Alam lain. Batu Spirit jauh lebih berharga di sini karena kelangkaannya, jadi mata uang yang digunakan adalah Batu Immortal yang memiliki energi lebih murni. Ryan telah memperoleh cukup banyak Batu Immortal dari

    last updateLast Updated : 2026-04-01
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 2301 - Kompetisi Dunia Seratus Sekte

    "Oh, tempat itu terletak di tengah wilayah barat yang sangat luas," jelas leluhur Sekte Demon Blade dengan senyum tipis. "Tempatnya cukup kacau dan penuh bahaya.""Ada puluhan atau bahkan ratusan sekte kecil dan menengah di daerah tersebut," lanjutnya dengan detail. "Setiap tiga hingga l

    last updateLast Updated : 2026-04-01
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 2208 - Persiapan Pertahanan dan Mobilisasi Total

    Ryan memacu Elang Mystic Sky dengan kecepatan maksimal, bergegas menuju Gunung Langit Biru tanpa membuang sedetik pun. Angin kencang menerpa wajahnya, namun tekadnya tidak goyah sedikitpun. Sementara itu di Gunung Langit Biru, para penjaga dan tetua Knight of Round Table yang bertugas di pos pengaw

    last updateLast Updated : 2026-04-01
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status