Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 593 - Ranah Golden Core

Share

Bab 593 - Ranah Golden Core

Author: Rianoir
last update publish date: 2025-01-07 20:14:19
Di kediaman Keluarga Ravenclaw yang megah, Lucas Ravenclaw juga tengah mengamati fenomena supernatural tersebut.

Ekspresinya tegang, ada ketidaknyamanan yang tak biasa terpancar dari wajahnya yang biasanya tenang.

Naga darah di tengah badai seolah menatap langsung ke arahnya, membuat bulu kuduknya meremang.

"Fenomena-fenomena ini... apakah benar-benar ditujukan untukku?" gumamnya sambil mengerutkan dahi.

Pikirannya melayang ke masa lalunya di Gunung Langit Biru, mengingat orang-orang yang
Rianoir

Malam semua (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠) Terima kasih Kak Saifatullah atas hadiah buket dan koin. (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Terima kasih Kak HPCI POLMAN dan Elegan 2004 atas hadiah Koinnya. (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Terima kasih juga kepada para pembaca yang memberikan dukungan Gem-nya hari ini (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠) Sebagai apresiasi, othor kasih 1 tambahan bab bonus lagi malam ini, hehehehe... selamat membaca (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 52
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4154: Serangan Tersembunyi Pertapa Cassian

    Ucapan Ryan membuat Reinhard Harrow tertegun. Bahkan kemarahannya sempat tertahan ketika mendengar pemuda Ranah Creation itu menyatakan tidak takut menghadapi dua ahli Ranah Star Sealed tingkat lima sekaligus.Sesaat kemudian, Reinhard tertawa keras. Namun tidak ada kegembiraan dalam tawanya."Bagus! Kau memang luar biasa berani!" serunya. "Dengan kultivasi Ranah Creation, kau sanggup melukai putraku sampai seperti itu." "Aku mengakui kemampuanmu, tetapi berani meremehkanku di hadapanku sendiri bukan keberanian lagi. Itu kebodohan!"Matanya yang memerah tertuju kepada Ryan. "Bocah, kau harus mati!"Di belakangnya, Fabian masih tergeletak dengan napas lemah. Pemandangan itu terus mengobarkan amarah Reinhard. Putra yang selama ini menjadi harapan keluarganya telah dilumpuhkan tepat di rumah mereka sendiri, sementara pelakunya justru berbicara seolah tidak terjadi apa-apa.Reinhard mengangkat pedang emas-peraknya. Kilau kedua warna itu berpendar pada bilah senjata, sementara energi sp

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4153: Amarah Kepala Keluarga Harrow

    "Satu."Suara Ryan tidak keras, tetapi cukup membuat Fabian Harrow semakin gemetar. Di ruang rahasia yang sudah rusak itu, setiap hitungan terdengar jelas. Fabian tergeletak di lantai dengan wajah berlumuran darah, sementara Ryan berdiri di hadapannya tanpa sedikit pun melonggarkan tatapan."Dua."Fabian berusaha membuka mulut. Rasa sakit akibat tamparan tadi membuat rahangnya sulit digerakkan, tetapi ia tahu Ryan tidak sedang menggertak. Kalau hitungan itu sampai selesai, ia mungkin tidak akan mendapat kesempatan bicara lagi.Dengan susah payah, Fabian akhirnya mengaku, "Itu... aku."Ia tidak berani berbohong. Pemuda yang baru saja menghancurkan teknik pedangnya dengan satu tinju itu jelas mampu mengetahui kalau dirinya sedang mencoba mengelak.Ryan mengangkat kaki. Tepat saat itulah bentakan keras terdengar dari lorong yang terbuka di atas ruang rahasia."Bajingan! Hentikan!"Dua sosok melayang di atas lubang yang dibuat Ryan sebelumnya. Tekanan kultivasi mereka mengalir ke bawa

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4152: Tiga Detik untuk Menjawab

    Fabian Harrow masih berdiri dengan pedang di tangan, tetapi kepercayaan dirinya mulai runtuh. Serangan Pedang Ilahi Pembantai Naga yang selama ini dibanggakannya baru saja dihancurkan Ryan dengan satu tinju. Tidak ada benturan panjang ataupun jurus rumit. Pemuda Ranah Creation itu sekadar mengangkat tangan, lalu naga pedangnya lenyap.Ryan sendiri tidak berkata apa-apa. Ia kembali memusatkan perhatian kepada Silva Clint, membiarkan energi obat yang sudah disalurkan bekerja di dalam tubuh sahabatnya. Kehangatan merambat melalui pembuluh darah Silva, perlahan meredakan nyeri akibat siksaan dan memulihkan tenaga yang terkuras.Warna mulai kembali ke wajah Silva. Ryan memperhatikan perubahan itu dan akhirnya mengembuskan napas lega. Setidaknya keadaan sahabatnya tidak lagi separah ketika pertama kali ditemukan."Silva, sebenarnya apa yang terjadi selama kita berpisah?" tanya Ryan. "Bisakah kau menceritakannya?"Silva menc

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4151: Satu Tinju Penghancur Naga

    Fabian Harrow menatap Ryan yang sedang menopang Silva Clint. Ia sudah mengarahkan pedangnya kepada penyusup itu dan menuntut agar senjata hitamnya diserahkan. Namun sampai sekarang, Ryan belum menunjukkan tanda-tanda akan menuruti perintahnya.Fabian sebenarnya yakin tekanan seorang Kultivator Ranah Star Sealed tingkat satu cukup untuk membuat pemuda Ranah Creation itu gentar. Kalaupun tidak langsung menyerah, setidaknya Ryan seharusnya memperlihatkan kegelisahan. Namun Fabian belum berani menyerang sembarangan. Ia masih mengingat bagaimana Pedang Feralrot memutus rantai besi dingin laut dalam tanpa kesulitan. Senjata yang mampu melakukan hal itu jelas memiliki asal-usul luar biasa, sehingga Fabian lebih memilih memaksa pemiliknya menyerah terlebih dahulu.Sayangnya, yang terjadi justru sebaliknya.Ryan bahkan tidak menoleh. Ia mengeluarkan sebutir pil dari cincin penyimpanan, lalu mengambil tangan Silva yang tergeletak di lan

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4150: Pertemuan Kembali dengan Silva Clint

    Begitu memasuki ruang rahasia di bawah kediaman Keluarga Harrow, Ryan langsung melihat sosok yang dirantai pada dinding batu.Silva Clint.Untuk sesaat, Ryan tidak bergerak. Sahabat yang selama ini dicarinya kini tergantung dalam keadaan mengenaskan. Rambut Silva kusut, tubuhnya kurus dan dipenuhi bekas siksaan. Salah satu tangannya bahkan telah terpenggal di pergelangan, menyisakan luka yang masih mengeluarkan darah.Tatapan Ryan semakin dingin. Jemarinya mengepal begitu erat hingga buku-buku jarinya memutih. Ia telah menduga Silva berada dalam bahaya sejak merasakan aura lemah di bawah tanah, tetapi melihat keadaannya secara langsung tetap membuat amarahnya sulit ditahan.Silva sendiri terpaku menatap pemuda yang baru muncul dari lorong yang runtuh. Kepalanya perlahan terangkat. Ia semula mengira suara ledakan dari atas hanyalah keributan lain di kediaman Keluarga Harrow. Tak pernah terlintas dalam benakny

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   ,Bab 4149: Jejak Silva di Bawah Tanah

    Vernon Yale belum menyelesaikan ancamannya ketika Ryan melangkah maju. Tekanan dari tubuhnya meledak tanpa peringatan, menyapu para tetua tamu yang menghadang jalan. "Enyah!" Gelombang energi menghantam mereka hampir bersamaan. Vernon, yang berdiri paling dekat, terpental hingga menabrak tembok halaman. Benturan itu meninggalkan retakan panjang pada batu, sementara tubuhnya jatuh ke tanah tanpa mampu bangkit. Quentin yang semula masih mengipasi diri juga tidak sempat menghindar. Kipas lipatnya patah menjadi dua, lalu ia terguling bersama tetua tamu lainnya. Darah menyembur dari mulut mereka. Tidak seorang pun lagi sanggup berdiri untuk menghadang Ryan. Di barisan belakang, Yuri Fane menyaksikan semuanya dengan wajah pucat. Sebagai kultivator Ranah Star Seed tingkat puncak, ia tadinya yakin para tetua tamu cukup untuk membereskan penyusup Ranah Creation tersebut. Kenyataannya, satu bentakan Ryan sudah membuat seluruh rekannya tumbang. Tatapan Ryan beralih ke arahnya. Lutut

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status