Accueil / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 770 - Membela Keluarga

Share

Bab 770 - Membela Keluarga

Auteur: Rianoir
last update Date de publication: 2025-02-06 13:01:18

Di tengah amarahnya yang memuncak, ponselnya kembali berdering–kali ini dari Wendy.

"Ryan, aku menunggumu di Bandara Internasional Silverbrook bersama beberapa orang dari Guild Round Table," ujar Wendy cepat. "Aku tahu apa yang terjadi di Riverdale. Cepatlah ke sini, jet pribadi siap berangkat kapan saja!"

"Baiklah." Ryan menutup telepon dan bergegas kembali ke Rolls-Royce John Lux.

"Tuan Ryan, Anda ingin pergi ke mana?"

"Bandara Internasional Silverbrook..
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (3)
goodnovel comment avatar
Bubun Burhanudin
semakin penasaran saya nunggu bab771
goodnovel comment avatar
Rianoir
bergantung jumlah koin hadiah kak, doakan saja nanti malam mencapai target (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠)
goodnovel comment avatar
badrus sholihin
othor, please nanti malam 2 bab ya. ini lagi seru-serunya... ...
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3311: Sekte Absolute Zero Telah Kembali

    Dari jarak aman, Divine God Raging Flame berdiri mematung.Di sebelahnya, Hao Ken mengerutkan kening dalam. "Ada yang aneh dari perempuan itu.""Aku merasakannya juga.""Aura kultivasinya..." Hao Ken memejamkan mata sejenak, mencoba menganalisis. "Bukan miliknya sendiri sepenuhnya. Seperti ada seseorang lain di baliknya." "Dan kekuatan orang itu..." Dia membuka mata. "Ini menyentuh sesuatu yang sangat tua. Bukan kultivasi zaman ini.""Salah satu leluhur kuno Benua Valorisia?" Divine God Raging Flame memiringkan kepalanya sedikit. "Tapi yang jelas dia mengenal Ryan. Dan dia yang menyelamatkannya barusan.""Kita tunggu." Hao Ken melangkah mundur setengah langkah. "Lihat dulu sejauh mana ini akan berjalan."Tepat saat itu, suara menggelegar keluar dari gumpalan es yang membungkus setetes darah tadi."Siapa kau?!" Getaran kemarahan dalam suara itu terasa seperti tekanan fisik yang mendorong semua orang mundur satu langkah. "Apakah kau tahu harga yang harus kau bayar karena berani mengha

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3310: Sang Penguasa Absolute Zero

    Divine God Raging Flame dan Hao Ken berlari secepat yang mereka bisa.Tapi keduanya tahu mereka tidak akan sampai tepat waktu.Setetes darah dari seseorang yang mampu menembus formasi terlarang dari luar. Itu bukan kekuatan biasa. Bahkan gabungan mereka berdua tidak cukup untuk menandinginya, apalagi melindungi Ryan yang saat ini bahkan tidak bisa berdiri tegak.Setetes darah itu bergerak cepat, menembus udara tanpa hambatan, langsung mengincar tubuh Ryan yang tergeletak di tanah.Aura kematian itu sudah mencengkeram dada Ryan. Matanya yang setengah terbuka menatap bayangan merah yang mendekat, tapi tubuhnya tidak punya cadangan untuk bereaksi. Tangannya bahkan tidak bisa menggenggam Pedang Iblis Darah dengan benar.'Apakah ini akhirnya...'Lalu satu kepingan salju jatuh.Lalu dua. Lalu ribuan, seolah langit memutuskan menuangkan musim dingin ke tempat ini dalam hitungan detik. Suhu turun drastis. Kepulan napas mulai terbentuk di depan wajah semua orang yang hadir.Di langit, sebu

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3309: Darah dari Langit

    Tiga kultivator itu memandang ke atas.Lalu memandang satu sama lain.Tidak ada yang perlu diucapkan. Mereka bertiga tahu. Semuanya tahu."Argh!"Ryan melesat masuk begitu pilar hitam menyentuh area sekitar mereka. Energi iblis dari pilar itu menggulung masuk ke dalam tubuh ketiga kultivator sekaligus, bukan perlahan seperti sebelumnya, tapi seperti banjir yang menjebol bendungan sekaligus. Tidak ada lagi ruang untuk menekan atau melawan. Kontaminasi itu melanda semua organ mereka dalam hitungan detik.Ketiga kultivator itu menjerit. Bukan teriakan pertempuran. Teriakan kesakitan murni.Ryan tidak berhenti. Pedang Iblis Darah mengayun ke arah satu kultivator yang masih mencoba membentuk serangan balasan. Sabetan itu menghantam tubuhnya berkali-kali, membuka luka demi luka yang memancarkan uap energi iblis hitam. Sang kultivator melihat ke bawah pada luka-lukanya, menggertakkan gigi, dan aur

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3308: Pertukaran Terakhir

    Pertarungan belum berakhir.Ryan mengangkat Pedang Iblis Darah dan menyapu area sekitarnya dengan pandangan merah darah itu. Tiga kultivator Ranah Creation dari ketiga kekuatan besar masih berdiri, meski postur mereka sudah jauh dari awal pertempuran. Lutut salah satunya sedikit gemetar. Yang lain sudah tidak bersuara sama sekali, mulutnya terbuka seperti ingin berteriak tapi tidak ada yang keluar.Energi iblis dari tubuh Ryan terus merayap ke udara di sekitar mereka, merambat masuk ke dalam tubuh ketiga kultivator itu tanpa bisa dicegah. Tidak ada yang bisa mereka lakukan selain terus menekan kontaminasi itu dari dalam, dan pekerjaan itu sendiri sudah memakan separuh konsentrasi mereka.Menyerang sambil melawan invasi dari dalam. Dua pekerjaan sekaligus, dan tubuh yang sudah penuh luka tidak pernah cukup kuat untuk keduanya dalam waktu yang sama.Ryan tidak memberi mereka ruang untuk berpikir lebih jauh.

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3307: Sang Iblis Menantang Langit (II)

    BOOM! Ryan menghentakkan kakinya ke tanah dan tubuhnya melesat ke langit seperti bayangan hitam yang menembus lapisan udara. Bersamaan dengan itu, Sphinx dan naga darah bergerak. Para kultivator dari tiga faksi besar menggertakkan gigi. Sudah tidak ada pilihan. Mereka harus bertarung, dan satu-satunya strategi yang masih masuk akal adalah mengulur waktu sampai keadaan iblis Ryan kehabisan tenaga sendiri. Semua orang tahu kondisi seperti ini tidak bisa bertahan selamanya. Asal mereka tahan cukup lama, kemenangan masih bisa diraih. Mereka menyebar, menjauh dari pusat pertempuran, dan mulai melancarkan serangan jarak jauh. Bukan untuk membunuh. Untuk menguras. Ryan tidak peduli dengan taktik itu. Pedang Iblis Darah terangkat, dan enam jalur Dao di belakangnya menyala bersama Esensi Pedang Abadi yang membakar. Matanya yang merah darah menghitung, memilih, memutuskan dalam sepersekian detik. Sabetan menghilang. Teknik Pedang Ruang-Waktu lenyap dari pandangan seperti biasa,

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3306: Sang Iblis Menantang Langit

    Naga darah itu menatap. Hanya menatap. Tapi dari sepasang mata merahnya yang menyala seperti bara yang tidak pernah padam, niat membunuh yang tumpah ke udara sudah lebih dari cukup untuk menghentikan kaki para kultivator. Tiga faksi besar, para kultivatot yang biasanya berjalan dengan kepala tegak di mana pun mereka pergi, kini berdiri dalam diam seperti barisan patung. Tidak ada yang berani bergerak duluan. Tidak ada yang mau jadi yang pertama. Kemudian dari bawah, tanah berguncang. GRRMMM! Sebuah sosok meledak keluar dari arah Kuburan Pedang. Bukan dari langit, bukan dari kejauhan. Sosok itu muncul tepat di depan Ryan yang masih berdiri dalam aura iblis hitamnya, seperti tembok yang tiba-tiba tumbuh dari bumi. Makhluk berbadan singa. Posturnya besar, jauh dari kata kecil, tubuhnya memancarkan cahaya emas samar yang berpadu aneh dengan kulitnya yang kokoh. Matanya bercorak rumit dan dalam, seperti pola ukiran kuno yang terus berputar, dan bagi siapa pun yang cukup lama

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1937 - Meminta Bantuan Shirly

    Li Qiye mengira Ryan akan setuju, tetapi tanpa diduga, Ryan tetap teguh pada keputusannya. "Tidak, aku tidak peduli apa yang terjadi jika kita melewatkan waktu untuk memasuki tempat itu." "Tidak boleh terjadi apa-apa pada keluarga dan orang-orang yang kucintai!" "Senior Li, ak

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-30
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1956 - Pembantaian

    "Argh!" teriak seorang jenderal dengan suara yang dipenuhi kengerian dan amarah. "Manusia, kau telah membunuh keturunan Demon Palace!" lanjutnya dengan mata yang memerah karena shock dan kemarahan yang tak terbendung. "Manusia, sebutkan namamu. Demon Palace tidak akan pernah membiarkanmu pergi!" r

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-30
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1988 - Penilaian Demon King Zealot (II)

    Pada saat ini, tatapan mata Demon King Zealot Brook sangat tajam dan menusuk, dan sepertinya dia bisa melihat menembus jiwa Ryan dengan mata iblis kunonya. "Tingkat ketiga dari Ranah Overlord Body. Meskipun kau seorang kultivator Ranah Dao Origin, kau memiliki kekuatan bertarung seorang ahli Ranah

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-30
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1906 - Mencari Teknik Sword Emperor (II)

    Ryan menatap Hob Night dan yang lainnya dengan pandangan penuh wibawa. "Cari Yulaw Hodge dan diskusikan rencana untuk menghadapi Keluarga Hellheim dengannya!" "Baik, Leluhur Muda!" Kenneth Night menangkupkan tinjunya dan membawa semua orang pergi dengan hormat. Ryan juga berubah menjadi seberkas c

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-30
Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status