Share

Sentuhan Liar

Author: Atieckha
last update publish date: 2025-09-19 16:29:58

Luna memasuki salon yang sudah dipersiapkan khusus untuk dirinya. Semua staf sudah menunggu, dan tanpa banyak basa-basi ia segera diarahkan ke kursi perawatan. Rambutnya yang panjang dibiarkan terurai, kemudian penata mulai bekerja. Gunting pertama bergerak, perlahan tapi pasti, helai-helai rambut jatuh satu per satu.

Rambut panjang yang selama ini menjadi ciri khasnya kini berganti menjadi sebahu. Ia menatap pantulan wajahnya sekilas, berusaha membiasakan diri dengan perubahan yang masih sete
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
jamie
wow... membaca trus membayangkan. aku jd teringin buat yg sama pd suamiku.
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pemuas Hasrat Atasanku   TAMAT

    “Kak Dika….” Nia berteriak sejak keluar dari aula dan berlari ke arah sang kakak. Dika menyambut dan mengangkat tubuh adik bungsunya dan memutar di udara. Jujur saja Dika ingin sekali berada di dalam menyaksikan kelulusan kedua adiknya. Tapi sayangnya yang diizinkan masuk hanya orang tua. “Selamat ya, Nia. Kamu hebat,” ucap Dika bangga.“Kakak juga hebat. Nia belajar banyak dari kakak,” sahutnya. Mereka berpelukan sekali lagi. Lantas Dika mengucapkan selamat pada El, “selamat ya, bro,” Dika memeluk adiknya dan menepuk punggung El penuh rasa bangga.“Makasih, Kak. Kakak juga hebat dan selalu bikin kami bangga,” jawabnya. Lalu El dan Nia beralih memeluk sang nenek buyut. Mereka memeluk bersamaan. Untaian doa dan kalimat terbaik diucapkan oleh sang nenek buyut untuk cucu kembarnya. Beliau juga mengucapkan terima kasih karena si kembar Sudah tumbuh menjadi anak-anak yang hebat dan membanggakan keluarga. Rasa haru yang sama juga dirasakan oleh Oma dan opanya si kembar. Meski mereka tid

  • Pemuas Hasrat Atasanku   Bab 388

    “Nia sayang banget sama Mommy dan Daddy,” ucapnya dalam pelukan itu. “El juga sayang banget sama Mommy dan Daddy. Makasih udah bikin kami ada di dunia. Luna semakin mengeratkan pelukannya. Dua anak yang ia lahirkan dari rahimnya, dia bawa dalam kandungan selama 9 bulan, dan nyaris ia tinggalkan ketika anak ini terlahir ke dunia. Tapi sekarang dia masih bisa memeluk 2 buah hatinya. Dua wujud cinta nyata antara dirinya dan Devan Wijaya. Luna mengingat bagaimana sakitnya di masa lalu Ia diperlakukan tidak adil oleh mantan suami dan mantan mertuanya. Tapi ternyata Tuhan memberi pengganti yang lebih baik. Pengganti yang mungkin tidak akan pernah terbayangkan sedikitpun oleh Luna. Keluarga Wijaya yang tidak pernah peduli dengan status Luna sebagai seorang janda. Mereka memperlakukan Luna dengan sangat baik. Dan sekarang Luna berhasil melahirkan dua keturunan yang sangat luar biasa dalam hidup Luna. Tangisan mereka semakin kencang. Bukan tangisan kesakitan tapi tangisan bahagia bahwa mere

  • Pemuas Hasrat Atasanku   Bab 387

    Devan melepaskan pakaian yang dipakai istrinya. Sehingga tubuh keduanya sudah tanpa sehelai benang pun sebagai penutup. Pintu kamar juga sudah dikunci. Meskipun mereka memiliki anak yang sudah remaja, tapi nafsu dalam diri Devan masih tetap sama. Ia selalu ingin menyentuh istrinya setiap saat. Hasratnya tak bisa dibendung. Terlebih setiap melihat istrinya nganggur sedikit saja, Devan langsung memanfaatkan kesempatan itu. Memang sejak dia punya anak kegiatan panas mereka Jadi sedikit curi-curi waktu. Tapi bagi Devan justru itu rasa nikmatnya. Di tengah posesif kedua anak kembarnya pada Luna, tapi Devan selalu bisa memanfaatkan keadaan untuk meminta jatah sebagai seorang suami pada istrinya tercinta. Devan membawa Luna ke kamar mandi, lalu mengisi air hangat dalam bak mandi. Tak lupa ia meneteskan aromaterapi. Setelah itu ia masuk lebih dulu ke dalam bak mandi dan menyandarkan punggungnya di sandaran bak mandi. Sementara Luna naik ke atas bak mandi dan punggungnya bersandar di dada bi

  • Pemuas Hasrat Atasanku   Bab 386

    Hari ini Luna memang memutuskan untuk pergi ke salon kecantikan langganannya. Salon yang sering digunakan oleh para artis papan atas ataupun influencer dengan jumlah pengikut yang sangat banyak. Sebagai istri seorang Devan Wijaya yang hartanya tidak akan habis tujuh keturunan, Luna merasa pantas berada di sini. Dia merasa tidak perlu bekerja keras hanya untuk menghabiskan uang di tempat ini. Sejak pagi ia sudah minta izin pada ketiga anaknya untuk pergi ke salon. Dengan sang suami pun ia sudah meminta izin. Luna benar-benar tidak menyangka apa yang ia lihat siang ini. Begitu melangkah keluar dari ruang perawatan dengan rambut masih basah dan dibalut handuk putih, pandangannya langsung tertumbuk pada sosok yang sangat ia kenal. Devan. Suaminya. Duduk tenang di ruang tunggu salon kecantikan yang sedang ia kunjungi.Langkah Luna refleks terhenti. Alisnya mengerut, matanya berkedip beberapa kali, memastikan apa yang ia lihat bukan halusinasi. Tapi tidak. Pria itu nyata. Duduk dengan set

  • Pemuas Hasrat Atasanku   Bab 385

    “Kak, nanti jemput Nia dan El lagi ya,” pinta Nia. Dia duduk di kabin belakang untuk penumpang sementara Kakak sulungnya dan Kakak angkatnya duduk di kabin depan. “Oke, Bos,” jawab Dika, “pasti mau ngajak kakak makan bakso kan?” Tebak Dika sambil fokus nyetir. Nia tergelak, “tahu aja,” jawab ya. Kalau sopir yang jemput mana mungkin berani mengikuti kemauan Nia dan El untuk mampir di warung bakso. Tapi kalau sudah pergi dengan kakaknya semua yang tidak mungkin menjadi mungkin. Setelah sampai di sekolahnya si kembar, Dika berpamitan kepada kedua anaknya karena dia ada janji dengan sang Daddy. Dika pun melajukan mobil mewah itu menuju ke kantor Wijaya Group, menerobos kepadatan jalanan.*Wijaya Group Devan tidak pernah mengambil keputusan besar secara impulsif. Semua yang ia lakukan selalu melewati perhitungan panjang, termasuk rencana mendirikan perusahaan baru yang sejak beberapa bulan terakhir mulai ia jalankan secara serius. Perusahaan itu bergerak di bidang makanan instan, fokus

  • Pemuas Hasrat Atasanku   Bab 384

    “Gimana, pak?” Tanya El saat pengawalnya masuk lebih jauh ke dalam rumah utama. “Udah diganti, Tuan. Coba cek lagi,” ujarnya menyerahkan paper bag pada El.El memeriksanya dan ternyata udah sesuai. Sang pengawal tidak menceritakan kalau banyak pelanggan dari butik itu juga pernah mengalami hal yang serupa. “Ya sudah, makasi ya, pak,” ucap El. Luna dan Devan juga mengucapkan terima kasih pada pengawalnya. “Makanya besok-besok pastikan dulu di sana. Dibuka, dilihat apa Sudah sesuai apa nggak. Jangan main-main bungkus saja,” ujarnya.“Wah, Mommy masih aja ngomel. Kabuuuuur,” ucap El. Nia dan Dika ikut kabur, sementara Devan mana berani beranjak dari sana. Dia memilih tetap ada di sana dan menjadi pelampiasan Omelan istrinya Malam sudah benar-benar larut ketika Luna melangkah pelan menuju kamar ketiga anaknya. Rumah besar itu mulai sunyi, hanya menyisakan suara langkahnya sendiri dan dengungan pendingin ruangan yang bekerja dengan maksimal. Ia sengaja menunggu semua aktivitas selesai,

  • Pemuas Hasrat Atasanku   Gaya Favorit

    Luna melengkungkan tubuhnya, seakan membiarkan Devan untuk lebih leluasa menikmati dadanya. Mulutnya ingin menolak dan meminta Devan berhenti, tapi tubuhnya justru menginginkan Devan melakukannya lebih dari itu.Pria itu terlihat sangat rakus. Bahkan suara decapannya pun terdengar jelas di telinga

    last updateLast Updated : 2026-03-19
  • Pemuas Hasrat Atasanku   Balasan

    Arkana berdiri di ambang pintu dengan wajah terkejut, matanya langsung tertuju pada sosok Devan yang datang malam-malam begini. Lebih mengejutkan lagi, Devan tidak datang sendiri. Di sampingnya berdiri seorang pria berpenampilan rapi, dan map dokumen di tangan. Arkana mengenali pria itu. Ya, dia ta

    last updateLast Updated : 2026-03-19
  • Pemuas Hasrat Atasanku   Rasa yang Sama

    “Pak jangan bercanda,” ucap Luna setelah beberapa saat terdiam. Demi apa pun, dia terkejut bukan main mendengar kalau wanita yang dimaksud Devan itu adalah dirinya. Rasanya mulutnya kaku, lidahnya kelu, dan jantungnya berdetak makin tak beraturan. Bukan karena takut, tapi karena ada sesuatu yang m

    last updateLast Updated : 2026-03-19
  • Pemuas Hasrat Atasanku   Mesum

    “Apa yang kamu lakukan itu, Amel?!” teriak Luna dari lantai atas. Matanya membelalak begitu melihat meja ruang tamu berantakan. Kaca meja sofa sudah pecah berhamburan di lantai, suaranya masih terngiang di telinga.Dari bawah, Amel santai saja menjawab sambil mengibas-ngibaskan tangannya. “Aku maun

    last updateLast Updated : 2026-03-19
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status