Share

Sentuhan Liar

Author: Atieckha
last update Last Updated: 2025-09-19 16:29:58

Luna memasuki salon yang sudah dipersiapkan khusus untuk dirinya. Semua staf sudah menunggu, dan tanpa banyak basa-basi ia segera diarahkan ke kursi perawatan. Rambutnya yang panjang dibiarkan terurai, kemudian penata mulai bekerja. Gunting pertama bergerak, perlahan tapi pasti, helai-helai rambut jatuh satu per satu.

Rambut panjang yang selama ini menjadi ciri khasnya kini berganti menjadi sebahu. Ia menatap pantulan wajahnya sekilas, berusaha membiasakan diri dengan perubahan yang masih setengah jalan.

Setelah potongan selesai, tahap berikutnya adalah pewarnaan. Krim dengan warna pirang lembut dioleskan dengan teliti ke seluruh bagian. Waktu berjalan lambat, setiap detik terasa panjang saat ia menunggu warna itu meresap sempurna. Rambutnya kemudian dicuci, dikeringkan, dan ditata hingga rapi. Hasilnya membuat penampilannya jauh berbeda dari sebelumnya, seolah ia menjelma menjadi sosok baru yang lebih segar.

Perawatan tidak berhenti di situ. Tubuhnya kemudian dibawa ke ruang spa. Ha
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
jamie
wow... membaca trus membayangkan. aku jd teringin buat yg sama pd suamiku.
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pemuas Hasrat Atasanku   Bab 380

    “Kemarin El yang makan, sekarang tinggal satu-satunya malah dimakan sama Dika. Huaaaaaa huaaaaa.”Semua orang akhirnya menatap ke arah Dika yang menjadi tersangka utama yang menyebabkan gadis cantik itu menangis meraung di rumahnya yang besar. Sekarang suster Intan sudah menikah dengan Ryan dan sudah punya anak. Sementara Bi Inem masih setia pada keluarga ini.“Cuma permen coklat doang masa kamu nangis, Nia?” Dika masih heran.Dia pikir itu hanya permen biasa, makanya diambil di atas meja dan tidak minta izin pada adiknya. Karena biasanya juga kayak gitu. Devan dan Luna terkekeh. “Itu coklat limited edition, sayang. Itu dibawain Uncle Kevin dari luar negeri. Makanya benda itu jadi sangat sakral di rumah ini. Gak ada yang berani nyentuh selain El,” sahut Devan.“Huh?” Dika masih terkejut mendengarnya. Dia seakan gak percaya dengan ucapan sang Daddy.“Udah-udah. Nanti kita beli lagi yang lain. Udah masuk perut mereka berdua, emang Nia mau makan bekas dalam perut El dan Dika?” tanya Lun

  • Pemuas Hasrat Atasanku   Bab 379

    “Ma, Pa, Dika datang. Kalian apa kabar? Dika kangen Mama,” ucap Dika di atas kuburan kedua orang tua angkatnya. Sejak kejadian kecelakaan itu nyawa Amel pun tidak bisa diselamatkan. Dan saat itu Amel menitipkan Dika untuk dirawat oleh Luna. Jelang kepergiannya, Amel memohon maaf pada Luna untuk diberikan maaf baginya dan juga suaminya. Luna tentu saja memaafkan semua kesalahan yang pernah Amel lakukan. Dan dia juga berjanji akan menjaga Dika. Akan menjadikan Dika anaknya dan Devan. Luna juga janji sama Amel kalau dia akan menyayangi Dika seperti menyayangi kedua darah dagingnya sendiri. Meski kala itu situasinya sangat sulit untuk diterima oleh Dika, tapi dia tahu kalau mamanya sedang tidak baik-baik saja. Sampai akhirnya Amel pun dinyatakan meninggal dunia. Semua aset Arkana disita oleh pemerintah. Dia telah menyelundupkan barang terlarang ke tanah air. Dia juga melakukan penipuan dan merugikan negara. Sehingga tak ada satupun aset Arkana yang berpindah tangan atau diwariskan pada

  • Pemuas Hasrat Atasanku   Bab 378

    Di luar ruang ICU, Devan dan Pak RT mendengarkan penjelasan polisi terkait kecelakaan sepasang suami istri itu. Sementara istrinya pak RT hanya diam sebagai pendengar dan tidak menimpali sama sekali. Hatinya juga ngilu mendengar kabar duka ini. Tak pernah terbersit dalam benaknya Arkana akan pergi dalam keadaan seperti ini, bahkan terlibat dalam skandal besar obat-obatan terlarang dan juga senjata ilegal. “Jadi waktu dia menghilang selama beberapa tahun itu, dia pergi ke luar negeri hanya untuk bergabung dengan komplotan penjahat?” tanya Pak RT. Mereka pikir kepulangan Arkana adalah awal perubahan hidup pria itu ke arah yang lebih baik. Mereka terlalu percaya dengan cerita bohong yang diumbar oleh Arkana dan Amel, yang katanya selama di luar negeri Arkana bekerja di sebuah perusahaan makanan kaleng. Sungguh mereka sangat percaya kebohongan yang dibuat apalagi Arkana pulang seolah memiliki banyak tabungan.“Benar, Pak. Dia adalah tangan kanan mafia paling berbahaya di dunia gelap. Dan

  • Pemuas Hasrat Atasanku   Bab 377

    Suara telepon di meja nakas berdering nyaring. Luna terbangun saat mendengar ponsel suaminya terus berdering. “Mas, bangun,” panggil Luna. Devan mulai membuka matanya, “ponselmu nyala, Mas,” ucap Luna.Dengan mata setengah terpejam pria itu segera meraih ponselnya, dan ternyata nama pak RT yang tertera di sana. “Halo, pak,” jawab Devan.“Pak Devan, saya baru mendapat kabar dari pihak kepolisian kalau Arkana dan Amel mengalami kecelakaan di jalan tol.”“Apaaaaa?” Devan menegakkan tubuhnya dan matanya seketika membesar menerima kabar duka ini. Seketika bayangan wajah Dika melintas di benaknya. Luna pun kaget melihat reaksi sang suami kala menerima telepon. Dia segera duduk di atas ranjang. “Benar, Pak. Arkana sudah dinyatakan meninggal di tempat, sementara Amel masih kritis. Amel terus memanggil nama Dika dan Bu Luna. Bisakah Pak Devan ke rumah sakit sekarang? Saya dan istri pun akan bernag ke sana. Amel dirawat di ruang ICU,” balas Pak RT lagi.Devan napasnya sesak, dia sempat terdi

  • Pemuas Hasrat Atasanku   Bab 376

    “Bos, kami sudah siap. Barang yang akan dikirim juga sudah siap semua,” lapor anak buah Arkana.“Oke, nanti atur jarak aman ya,” balas Arkana.“Siap, Bos.”“Sepuluh menit lagi kita berangkat,” pesan Arkana pada orang kepercayaannya. “Baik, Bos. Kami siap menerima perintah berikutnya. Setelah itu anak buahnya segera pergi dan kembali ke posisi semula.Setelah semua persiapan dianggap cukup, Arkana dan Amel mengenakan rompi antipeluru yang sudah disiapkan sejak awal. Benda itu terasa berat di badan, tapi bagi mereka sudah menjadi bagian dari rutinitas setiap kali harus turun langsung. Arkana mengambil senjata yang disimpan di brankas kecil di sudut ruangan, memastikan pelurunya terisi penuh. Amel melakukan hal yang sama, meski gerakannya sedikit kaku. Ini bukan kali pertama, tapi setiap kali tetap saja ada rasa tidak nyaman yang sulit dihilangkan.Mereka masuk ke dalam satu mobil yang sama. Arkana di balik kemudi, Amel duduk di sampingnya. Wajah keduanya tampak serius. Tidak ada canda,

  • Pemuas Hasrat Atasanku   Bab 375

    Setelah puas berkeliling dari satu kota ke kota lain, akhirnya Arkana dan Amel benar-benar bersiap kembali ke tanah air. Semua urusan di luar negeri dianggap beres, setidaknya untuk sementara waktu. Sisanya tinggal pekerjaan yang sudah menunggu di rumah, pekerjaan yang justru menjadi alasan utama mereka melakukan perjalanan ini sejak awal.Di dalam pesawat, keduanya duduk berdampingan. Amel menyandarkan punggung, melepas rasa lelah setelah hari-hari panjang yang penuh perhitungan. Namun matanya masih tampak menyala, penuh ambisi. Ia menoleh ke arah Arkana yang sejak tadi sibuk membuka catatan di ponselnya.“Jadi gimana, kita langsung kirim barangnya pas sudah sampai atau suruh orang lain yang kirim?” tanya Amel, suaranya dibuat santai, seolah yang dibicarakan hanyalah urusan bisnis biasa.Arkana mengalihkan pandangan dari layar ponselnya. “Ini langganan besar buat ke depannya. Aku nggak mau ambil risiko kalau harus menyuruh orang lain. Kita yang kirim langsung. Keuntungannya besar ban

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status