Share

Bab 118

last update Petsa ng paglalathala: 2025-06-29 08:32:43
“Ahhh! Lepaskan aku!” teriak Nada, yang segera berontak dari cengkeraman Pak Bayu, karena pria itu dengan berani sudah meremas-remas payudaranya dari luar dress mini yang ia kenakan.

Namun, Pak Bayu sama sekali tak menghiraukan teriakan Nada. Ia justru menarik tubuh gadis itu, dan merapatkan tubuh
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (1)
goodnovel comment avatar
Novianty Kristina
syukurin terlalu sok pahlawan
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 235

    Beberapa bulan kemudian …. Cahaya senja membias indah di langit kota. Lembut dan keemasan, seolah langit pun ikut merayakan hari bahagia itu. Di sebuah gedung pernikahan yang elegan namun sederhana, Nada berdiri anggun dalam balutan kebaya putih gading berhias payet, rambutnya ditata sanggul renda

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 234

    “Astaga! Itu … itu kan Pak Gio? Guru kita, Ayu!” Nada menutup mulutnya dengan telapak tangan, suaranya nyaris tercekat di tenggorokan. Mata Ayu membelalak tak percaya. “Enggak mungkin. Dia kan di penjara! Kita lihat sendiri dia dibawa polisi waktu itu.” “Tenang. Jangan terburu-buru. Kita tunggu

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 233

    Tepat lima hari sejak Daffa terbaring koma di rumah sakit, kabut tebal mulai turun pelan menutupi jalan-jalan kota. Malam menjelma menjadi sosok yang menakutkan, seolah ikut menyembunyikan sesuatu. Langit mendung, tanpa bintang, dan udara terasa lembab karena hujan yang baru saja reda. Jalanan tam

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 232

    “Daffa!” Jerit Nada mengoyak keheningan malam. Ia mematung, matanya menatap shock dan tak percaya. Tubuh Daffa terhempas karena tabrakan keras oleh mobil itu. Kini tubuh malang tersebut tergeletak di aspal. Darah menggenang dari pelipis dan dada kirinya. Orang-orang mulai berkumpul. Lampu mobil-mo

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 231

    Langit mendung menggantung rendah sore itu. Petir samar menggeram dari kejauhan, seolah bumi pun tahu bahwa badai baru saja dimulai, bukan hanya di langit, tapi juga di hati manusia. Di dalam rumahnya yang kini terasa sempit meski luas, Hadi berjalan mondar-mandir dengan napas tersengal. Kertas anc

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 230

    “Sialan!” geram pria paruh baya itu. Tangan Hadi masih menggenggam kertas lusuh yang tadi terlipat di bawah batu. Angin malam menerpa wajahnya yang penuh peluh, meski suhu udara di luar tidak panas sama sekali. Lampu jalan berkedip pelan di kejauhan, menciptakan bayangan panjang di atas aspal yang

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 157

    Nada, yang duduk di kursi penumpang, tampak sangat bersemangat. Wajahnya yang cerah mencerminkan kebahagiaan yang tak bisa disembunyikan. “Aku suka banget suasana ini, Sayang," katanya dengan senyum lebar. Tangan kirinya menepuk-nepuk jendela mobil yang terbuka, menikmati angin yang berhembus pelan

    last updateHuling Na-update : 2026-03-29
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 151

    Namun, sebelum semuanya melangkah lebih jauh, Nada tiba-tiba menarik diri sedikit, wajahnya terlihat sedikit cemas. "Daffa," suaranya lembut, namun ada kekhawatiran yang terlihat di matanya, "Boleh kita pakai pengaman? Aku... aku takut hamil." Daffa terkekeh pelan, seolah mengerti kecemasan Nada

    last updateHuling Na-update : 2026-03-29
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 139

    Daffa menatap kakaknya itu untuk terakhir kali malam itu, tatapan yang tak sama lagi. Ada retakan yang tak bisa diperbaiki. Lalu ia berbalik, meninggalkan kamar itu dengan langkah berat dan hati yang jauh lebih berat. Ia berjalan cepat menuju ke luar kamar, hatinya berdebar kencang. Dia merasa cema

    last updateHuling Na-update : 2026-03-28
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 142

    "Apa? Untuk apa kau ingin bicara pada Nada?” Suara Daffa mulai meninggi. Wajah tampannya mendadak berubah menjadi merah padam. Kedua tangannya terkepal kuat. Perkataan Jeffan barusan benar-benar membuatnya marah. “Daffa, tolong dengar. Aku sudah lama kehilangan kasih sayang papa. Semenjak mama p

    last updateHuling Na-update : 2026-03-28
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status