แชร์

1376. Part 9

ผู้เขียน: KSATRIA PENGEMBARA
last update วันที่เผยแพร่: 2025-09-06 01:01:40

Rasa penasaran Baraka akhirnya dinyatakan dalam bentuk pertanyaan, "Apakah kau adik kakek itu tadi?"

Anak muda itu gelengkan kepala. "Aku tidak punya kakak hantu, Kang."

"Hantu...?"

"Kakek tua itu tadi pasti hantu. Buktinya dia bisa berubah jadi asap dan lenyap begitu saja!" katanya dengan wajah masih menegang.

"Tidak. Dia bukan hantu. Dia orang berilmu tinggl," kata Baraka.

"ilmu apa itu tadi, Kang?"

"Itu namanya ilmu Lesu Diri"

"Hebat sekali?

อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Pendekar Kera Sakti   1600. Part 26

    "Keparat! Kau belum tahu siapa aku sebenarnya, hah! Terima ini jurusku yang bukan sekadar permainan anak kemarin sore. Hiaaah...!"Sang Ratu lepaskan pukulan bersinar biru bagaikan bola berekor.Wuusss...! Sinar biru itu keluar dari telapak tangannya yang dihantamkan ke arah Pendekar Kera Sakti. Maka sinar biru itu pun meluncur cepat ke arah sang Pendekar.Melihat kemunculan sinar biru itu, Baraka segera melepaskan pukulan 'Tapak Guntur ' yang memancarkan sinar biru terang.Claaap...!Sinar biru terang segera beradu dengan sinar biru di pertengahan jarak.Blaab...! Blegaaarr...!Cahaya ungu berkerilap dari hasil benturan dua sinar tadi. Ledakan menggelegar pun sempat mengguncang tanah lapang alun-alun, membuat orang-orang menjadi gaduh karena ketakutan. Namun di luar dugaan, ternyata sinar ungu itu menguncup dan membentuk gumpalan sinar biru lagi yang melesat ke arah Baraka.Wuuusss...!"Gila! Sinarnya masih utuh!" senta

  • Pendekar Kera Sakti   1599. Part 25

    Namun Baraka bagai tidak memainkan jurus sedikit pun. Ia hanya berjalan pelan mondar-mandir di depan sang Ratu sambil mata memandang dan bibir sunggingkan senyum. Senyum itu tetap merupakan 'Penakluk Hawa' yang membahayakan bagi perempuan mana pun juga."Bersiaplah, Kekasihku...!" geram sang Ratu sambil mengubah posisi kuda-kudanya, makin mendekat lagi."Seranglah aku jika kau perempuan yang gemar bercinta."Sang Ratu bagai ditantang kemesraannya. Untuk membuktikan kehebatan bercintanya, sang Ratu segera melepaskan serangan lebih dulu dengan satu lompatan kecil yang mencapai tanah depan Baraka"Hiiaah...!"Jleeeg ..! Lalu mereka beradu kecepatan tangan dalam memukul dan menangkis.Plak, plak, plak, plak, plak....Zlaaab...! Baraka bergerak melingkar hingga berada di belakang sang Ratu. Gerakan itu tak diketahui oleh sang Ratu karena Baraka menggunakan Jurus 'Gerak Kilat Dewa Kayangan'-nya.Ketika perempuan itu

  • Pendekar Kera Sakti   1598. Part 24

    Perempuan yang kini menjadi wanita paling kerempeng seistana itu segera turun dari tandu. Dua pengawal mendampinginya di kanan-kiri. Kepalanya yang gundul tanpa selembar rambut dipayungi oleh seorang pembawa payung dari belakang. Ratu Sukma Semimpi segera mendekati Baraka dengan pandangan mata yang berbinar-binar. Semakin dekat semakin mekar senyumnya menandakan kegembiraan hatinya saat itu."Selamat datang di Tanah Ratu, Pendekar Kera Sakti; Baraka!" sapa sang Ratu dengan penuh wibawa.Baraka membungkuk, memberikan hormat ala kadarnya. Karena ia diberi tahu oleh Putri Malu bahwa sang Ratu suka dengan hormat dan sanjungan."Salam hormatku untukmu, Gusti Ratu.""Terima kasih. Kau benar-benar lelaki yang pandai membuat hatiku bangga dan gembira."Baraka segera sunggingkan senyum. Hati sang Ratu bergetar melihat senyuman itu. Ia tak tahu bahwa Baraka telah gunakan jurus 'Penakluk Hawa' yang mampu membuat lawan kasmaran dan mau tak mau pasrah

  • Pendekar Kera Sakti   1597. Part 23

    Hal itulah yang dikhawatirkan oleh Putri Malu. Karenanya, Baraka mempunyai cara sendiri untuk mengatasi kekuatan aji pemikat sang Ratu. Pendekar Kera Sakti juga punya cara sendiri untuk membebaskan Tabib Getar Hati, ibu dari Putri Malu yang menjadi kambing hitam sang Ratu itu."Bagaimana hasilnya, Putri Malu!" sapa sang Ratu dalam pertemuan yang diadakan secara mendadak karena Putri Malu pulang dari tugasnya."Mana pemuda tampan yang bergelar Pendekar Kera Sakti itu! Mengapa kau datang tidak membawa Baraka? Apakah kau tak ingin Ibumu selamat? Ingat tujuh hari lagi purnama tiba. Jika kau belum bisa membawa Pendekar Kera Sakti kemari, maka Ibumu akan kugantung di depan umum!""Gusti Ratu," kata Putri Malu sambil menahan kegeraman dalam hatinya. "Saya sudah bertemu dengan Pendekar Kera Sakti.""Bagus!" sahut sang Ratu dengan wajah mulai berseri-seri. "Lalu bagaimana?""Baraka ada di luar, Gusti!""Hah...! Mengapa tidak kau bawa masuk? Lek

  • Pendekar Kera Sakti   1596. Part 22

    "Hmmm... ya, ya... aku tahu, Suling ini awalnya adalah Suling Krishna dan setelah Mustika Naga Bumi menyatu padanya dan menjadi Suling Naga Krishna, suling ini memiliki nyawa sendiri dan berjalan sendiri menemuiku walau disembunyikan orang di tempat serapi apa pun!"Baraka manggut-manggut dan membayangkan peristiwa hilangnya Suling Naga Krishna saat dibuang ke jurang oleh Putri Kunang, murid Dewa Sengat yang kini menjadi penguasa di Pulau Dadap.Putri Malu terbangun dengan sendirinya tanpa dibangunkan oleh Pendekar Kera Sakti, ia terpekik kaget melihat kaki Baraka sudah pulih seperti sediakala. Bahkan wajah cantik itu sempat menjadi pucat karena kekagetannya. Semakin kaget lagi melihat suling mustika sudah ada di samping Pendekar Kera Sakti, ia nyaris tak bisa berkata apa-apa. Lalu, Pendekar Kera Sakti menjelaskan tentang kesaktian Suling Naga Krishnanya yang sejak kemarin dilupakan itu."Kalau begitu kita tak perlu melanjutkan perjalanan ke Bukit Wangi!" kata P

  • Pendekar Kera Sakti   1595. Part 21

    “Emang mau kering?" canda Baraka sekenanya.Gemas, Putri Malu mencubiti pinggang Baraka, yang hanya bisa mengaduh. Baraka hanya pasrah diserang demikian rupa. Maklum, sakit-sakit nikmat!“Maaf atas yang terjadi tadi Putri Malu” ucap Baraka akhirnya.“Tidak apa-apa, bukan kau yang salah”Sesaat keduanya terdiam dan saling pandang satu sama lain, entah apa yang ada dibenak keduanya, tapi tatapan keduanya terlihat penuh arti.“Apakah kau belum pernah merasakan yang seperti tadi, Putri Malu?” tanya Baraka hingga membuat raut paras jelita Putri Malu berubah, hingga akhirnya menggeleng.“Apa kau mau merasakan ke tingkat yang lebih tinggi.. jauh lebih nikmat dari yang tadi?”Putri Malu bisa merasakan desiran darah di wajahnya. Tentu Putri Malu tau apa maksud ucapan Baraka itu. Walau ingin menjawab tidak, tapi dalam benaknya mendorong untuk menerima tawaran itu. Putri Malu terdiam be

  • Pendekar Kera Sakti   780. Part 11

    Ketika mereka sampai di kuil, tiga orang itu sedang menggempur dinding kamar semadi. Mereka pikir pintu itu lebih sulit digempur ketimbang dindingnya. Tetapi pada waktu Sambar Jantung ingin melepaskan pukulan penggempurnya, Pendekar Kera Sakti segera berteriak, "Kuncinya ada di sini! Tak perlu me

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-26
  • Pendekar Kera Sakti   731. Part 2

    Hantu Laut cepat ucapkan kata tegang, "Siapa yang menutup pintu gua ini! Siapa...!""Ak... aku... aku tidak tahu!"Lalu, terdengar suara Pendekar Kera Sakti berseru tegang pula. "Hei...? Di mana Suling Naga Krishna-ku?""Hahh...!" Dewa Racun kaget. Dalam bias cahaya kecil itu me

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-26
  • Pendekar Kera Sakti   753. Part 4

    Buggh...! Srappp...!Rasa panas menyerang tubuh seketika. Baraka berguling ke belakang dan mencoba mengatasi rasa sakitnya itu dengan menahan napas. Matanya menatap ke sana-sini dengan liar. Tak ada bentuk manusia penyerang yang dilihatnya. Tak ada gerakan yang dapat dirasakan mendekat. Pen

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-26
  • Pendekar Kera Sakti   737. Part 8

    “Suling Naga Krishna...!” gumamnya, lalu ia tundukkan kepala seakan berpikir dan mempertimbangkan. Bahkan ia pejamkan matanya pelan-pelan. Sementara Baraka tetap menunggu jawaban sambil sesekali melirik ke arah Dewa Racun dan Hantu Laut, yang posisi mereka ada di sebelah kanan dan kir

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-26
บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status