共有

44. Matikah ia?

last update 公開日: 2025-10-23 01:02:43

"Nghh!" Dirgasura mengeluh tertahan.

‘Bangsat’, makinya dalam hati. Pergelangan tangannya berdenyar-denyar. Rasanya ada puluhan batang jarum terikut dalam aliran darahnya.

Pemuda keparat ini ternyata tak bisa dianggap remeh, sumpahnya membatin. Mestinya, tangan pemuda itu remuk. Setidaknya mengalami patah tulang parah. Penyebabnya karena Dirgasura telah melepas tenaga dalam dari pernapasan perutnya. Tenaga dalam seperti itu bisa dimanfaatkan untuk mematahkan dua bila

この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Pendekar Sinting dari Laut Selatan   187. PEMBALASAN KAUM KUTUKAN

    ANGIN MENDERU.Kilat dan petir sambung menyambung tiada henti. Hingga larut malam hujan lebat yang mengguyur kadipaten Blora belum juga menunjukkan tanda-tanda akan mereda. Padahal luapan air sungai telah menggenang dimana-mana.Di tengah suasana alam yang tidak bersahabat. Dalam sebuah gedung megah tempat kediaman adipati dan pati kerabatnya justru terjadi peristiwa yang menggemparkan.Beberapa kerabat adipati Seta Kurana termasuk istri dan dua putrinya tewas menemui ajal dengan kondisi mengenaskan. Enam pengawal yang bertugas di tempat kediaman keluarga juga tak luput dari kematian.Adalah senopati Gagak Panangkaran orang yang paling pertama mengetahui terjadinya malapetaka ini. Saat itu senopati gagah berpakaian serba hitam berusia sekitar empat puluh tahun baru saja kembali dari beberapa wilayah katemenggungan yang masih berada di bawah pemerintahan adipati Blora.Pada saat senopati bersama rombongan kecil memasuki pintu gerbang utama. Dia yang

  • Pendekar Sinting dari Laut Selatan   186. Part 22

    Sama seperti yang dialami sahabatnya. Begitu tangan Hyang Kelam terjulur memanjang. Dari setiap kuku jarinya yang berubah menjadi akar merambat hidup. Akar-akar aneh yang bercabang-cabang itu langsung menyerang leher dan berusaha melibatnya juga berusaha menggelung dua tangan dan kaki Pendekar Sinting.Pemuda ini terkesima. Tapi segera lambungkan diri ke udara. Tak disangka akar-akar itu terus mengejar kemana pun dirinya bergerak. Dengan kecepatan gerak yang sangat luar biasa, Pendekar Sinting berjumpalitan tiga kali lalu jejakkan kaki di atas gundukan batu tinggi di ujung gua.Ketika melihat akar-akar menyambar ke arahnya. Berturut-turut dia melepaskan pukulan Seribu Jejak Kematian dan Gelombang Badai Laut Merah. Untuk diketahui, pukulan sakti Seribu Jejak Kematian adalah pemberian Tabib Tangan Dewa Dari Pulau Hantu. Sedangkan Gelombang Badai Laut Merah adalah pemberian Kanjeng Ratu Nyai Roro Kidul.Menggunakan salah satu ilmu pukulan sakti itu saja akibatnya s

  • Pendekar Sinting dari Laut Selatan   185. Part 21

    Sementara itu Pendekar Sinting hentikan tawanya. Sekali melirik pada sahabatnya dia segera tahu pasti Bocah Ontang Anting yang telah berlaku jahil dengan meletakkan pakaian dan benda-benda di dalam kotak. Walau demikian dia tetap berkata."Mahluk alam roh bertubuh seperti tengkorak dan batang pohon. Aku tidak merasa telah meletakkan benda atau sepotong tulisanpun dalam kotak yang kau bawa lari. Kalaupun itu dilakukan oleh sahabatku. Maka kukira semuanya wajar. Temanku mungkin tahu kau suka dengan pakaian dalam wanita. Jadi apa salahnya bila temanku Bocah Ontang Anting memberimu tanda kenang-kenangan?"Hyang Kelam keluarkan suara seperti kerbau disembelih. Matanya yang cekung menjorok ke dalam rongga mendelik besar. Tubuhnya yang hanya berupa kulit pembalut tulang bergetar hebat pertanda kemarahannya sudah sampai ke ubun-ubun. Selagi Hyang Kelam diamuk amarah.Bocah Ontang Anting dengan agak ragu-ragu membuka mulut."Hyang Kelam, Mahluk jelek sedunia. Aku

  • Pendekar Sinting dari Laut Selatan   184. Part 20

    "Kumohon. Tolong aku. Aku bersedia melakukan apa saja bila kalian mau menolongku," Kata Kupu Kupu Putih meratap. Momok Laknat menatap ke arah Puteri Pemalu."Bagaimana menurutmu?" Tanya si nenek pada sahabat pendampingnya."Hmm, baiklah kita bawa saja. Kita tolong dia, lalu kita sembuhkan. Setelah sembuh aku punya pekerjaan untuknya sebagai balas budi yang kita berikan." Ujar Puteri Pemalu.Walau sempat ragu. Namun ketika melihat Kupu Kupu Putih tidak sadarkan diri lagi Momok Laknat segera menyambar tubuh si gadis."Cepat kita minggat dari sini. Aku tak mau dua kunyuk jantan yang sedang berkelahi itu melihat kita. Aku takut mereka menyerang kita dengan pedang tumpul! Hik hik hik!""Pedang tumpul apaan nek?" Tanya Puteri Pemalu."Dasar bodoh. Pedang tumpul termasuk Pedang Pusaka Istana Es juga! Hik hik hik!"Berkata begitu sambil memanggul Kupu Kupu Putih di bahu kirinya Momok Laknat berkelebat. Puteri Pemalu segera mengikuti. Di tenga

  • Pendekar Sinting dari Laut Selatan   183. Part 19

    Ratusan rambut panjang berputusan. Namun Maha Sesat mampu menyarangkan pukulan ganasnya ke bagian dada Maut Biru. Tanpa ampun cekalan Maut Biru pada rambut awan terlepas, tubuhnya terpental sejauh lima tombak dan dia jatuh terkapar dengan mulut semburkan darah sementara di bagian dada terdapat sepuluh bekas jemari tangan menghitam.Dada Maut Biru hangus gosong. Dia meregang ajal dengan mata mendelik. Maha Sesat menyeringai melihat lawannya tewas. Dia kemudian meludah sedangkan dari mulut terdengar ucapan."Manusia keparat! Ternyata kau bukan lawan mudah bagiku.Gara-gara perbuatanmu jadi rusak rambutku!"Maha Sesat kemudian menyisir rambut panjangnya yang awut-awutan dengan jemari tangan. Dia merasa puas dapat menghabisi Maut Biru.Ingat pada Kupu Kupu Putih itu Maha Sesat segera memutar tubuh dan berjalan cepat menuju ke arah di mana dara cantik tergeletak tak sadarkan diri. Tetapi ketika sampai di tempat yang dituju. Kejut dihati laki-laki bukan main mel

  • Pendekar Sinting dari Laut Selatan   182. Part 18

    Dia melompat ke arah Maha Sesat melepaskan dua pukulan sekaligus lancarkan tendangan menggeledek ke bagian pinggang.Empat cahaya biru terang berkiblat dari tangan dan kaki Maut Biru.Dua serangan yang berasal dari tangan menghantam dada dan kepala Maha Sesat sedangkan dua serangan lain yang berasal dari kakinya menghantam pinggang dan membabat kedua kakinya.Hawa panas menyengat menyambar tanpa suara deru. Maha Sesat tercekat. Sama sekali dia tak menyangka dia akan mendapat serangan seperti itu."Pengecut sialan!"Maha Sesat keluarkan suara menggembor marah. Dia tidak tinggal diam. Sadar serangan lawan sangat mematikan, dia memutar tubuh. Sambil berputar rambutnya yang tergerai dikibaskan, sementara ujung jubah hitam dia kebutkan menghalau serangan ganas Maut Biru.Segulung angin dingin menderu dahsyat dari ujung jubah. Sementara ratusan helai rambut Maha Sesat yang panjang sepinggang berubah kaku seperti kawat baja menghantam sekaligus mencari sas

  • Pendekar Sinting dari Laut Selatan   93. Part 2

    "Orang tua cebol. Kau ini agaknya lebih sinting dariku. Kau aneh dan keterlaluan. Telah kumandikan kau dengan sari tembakau dan air kencing kuda. Bukannya marah malah berterima kasih. Ha ha ha!"Walau sudah curiga tapi si kakek tidak menduga. Dia juga tak menyangka pemuda itu mengerjainya.

  • Pendekar Sinting dari Laut Selatan   92. TOKOH-TOKOH SAKTI BERMUNCULAN (Part 1)

    KEMBALI pada si kakek cebol Bocah Ontang Anting juga Ratu Lintah. Saat itu sang ratu yang terkekeh mengumbar tawa tiba-tiba merasakan ada sebuah benda menghantam mulutnya. Serangan benda keras luar biasa itu datang b?rsamaan dengan munculnya bayangan putih yang menolong si kakek. Tawa Ratu Lintah s

  • Pendekar Sinting dari Laut Selatan   91. Part 22

    Mendengar penjelasan Jerit Nyawa, Kupu Kupu Putih jadi terdiam sambil kerutkan keningnya."Mencari Rajawali Emas? Hmm, burung itu pernah kulihat dalam wangsitku. Tidak hanya rajawali saja tapi aku juga melihat seekor mahluk besar berupa naga berwarna hijau di pantai Karang Es.” Gumam

  • Pendekar Sinting dari Laut Selatan   90. Part 21

    Sang Kupu Kupu tahu apa yang ada dalam pikiran dan hati Kalebu. Namun dia berlagak bodoh. Dia kemudian berkata. "Untuk sementara aku harus mengesampingkan semua wangsit yang kudapat. Aku harus menunggu kabar dari Sobo Guru lebih dahulu. Tetapi bila sampai menjelang tengah hari nanti Sobo Guru tid

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status