Share

Bab 99

Penulis: Nadira Dewy
last update Terakhir Diperbarui: 2025-08-31 21:06:06

Sesampainya di rumah, Semua orang keluar daging mobil terkecuali Javier.

Ken bersiap membukakan pintu, membantu Javier keluar dari sana, tetapi Javier langsung melotot. Gerakan bibirnya yang tanpa suara itu berkata, “Jangan bantu aku, pergi sana! Aku mau Jenn saja!!!”

Ken pun menelan ludah. Aneh sekali. Padahal dia kan sudah membukakan pintu.

Jenn berjalan sambil menahan pinggang yang terasa nyeri, tapi karena Ken tidak gegas membantu Javier, Jenn pun menoleh kepada pria itu.

“Sekretaris Ken, ada apa? Kenapa anda tidak—”

Ken langsung memegang bahunya. “Ah, ya ampun...! Sakit... sakit sekali, Nyonya. Maaf... bagiamana pundak dan punggung saya seperti tertimpa beban yang sangat berat, tidak bisa membantu Tuan ke kamar.”

Jenn mendengus kesal sambil menatap Javier dari ujung kepala hingga kaki, pria itu masih duduk santai.

“Dia kan bisa jalan sendiri,” ujar Jenn.

Ken langsung menggelengkan kepalanya. “Sepertinya... Tuan sangat tidak berdaya, dia kehabisan tenaga.”

J
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Marlien Cute
Hahaha Ken lucu banget,aktingnya bagus sampai Jenn percaya.
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Pengantin Pengganti untuk Sang Majikan   Bab 99

    Sesampainya di rumah, Semua orang keluar daging mobil terkecuali Javier. Ken bersiap membukakan pintu, membantu Javier keluar dari sana, tetapi Javier langsung melotot. Gerakan bibirnya yang tanpa suara itu berkata, “Jangan bantu aku, pergi sana! Aku mau Jenn saja!!!” Ken pun menelan ludah. Aneh sekali. Padahal dia kan sudah membukakan pintu. Jenn berjalan sambil menahan pinggang yang terasa nyeri, tapi karena Ken tidak gegas membantu Javier, Jenn pun menoleh kepada pria itu. “Sekretaris Ken, ada apa? Kenapa anda tidak—” Ken langsung memegang bahunya. “Ah, ya ampun...! Sakit... sakit sekali, Nyonya. Maaf... bagiamana pundak dan punggung saya seperti tertimpa beban yang sangat berat, tidak bisa membantu Tuan ke kamar.” Jenn mendengus kesal sambil menatap Javier dari ujung kepala hingga kaki, pria itu masih duduk santai. “Dia kan bisa jalan sendiri,” ujar Jenn. Ken langsung menggelengkan kepalanya. “Sepertinya... Tuan sangat tidak berdaya, dia kehabisan tenaga.” J

  • Pengantin Pengganti untuk Sang Majikan   Bab 98

    Mobil itu berhenti mendadak di jalanan yang sepi, hanya lampu jalan redup yang menjadi saksi. Nafas Javier semakin memburu, wajahnya memerah menahan efek obat yang terus menguasai tubuhnya. Ken yang duduk di kursi depan segera menyadari keadaan tuannya yang semakin tidak baik. “Cepat keluar, beri aku waktu sebentar,” suara Javier terdengar serak dan nyaris tak terkendali. Ken dengan sigap membuka pintu dan turun dari mobil, memberikan ruang dan waktu. Jenn yang masih kebingungan di samping Javier menoleh dengan ekspresi yang panik. “Tuan Javier, anda kenapa sebenarnya? Apa yang terjadi?” Javier tidak menjawab. Tatapannya tertuju penuh pada Jenn, seolah hanya satu-satunya cara untuk tetap waras adalah dirinya. Dengan tiba-tiba, ia meraih tengkuk Jenn, menariknya dekat, dan bibirnya menempel kuat pada bibir Jenn. Gerakannya di mulai dengan buas. Jenn terkejut, matanya membelalak, namun tubuh Javier bergetar menahan desakan panas

  • Pengantin Pengganti untuk Sang Majikan   Bab 97

    Javier mencoba untuk menepis tangan wanita yang memeluknya. Ada rasa tertarik dan ingin melakukan sesuatu yang lebih, tapi batasan di dalam hatinya tidak bisa ditawar lagi. “Pergilah, jangan menyentuhku terus!” bentak Javier. Wanita itu nampak tidak peduli, Javier pun makin kesal. Tidak bisa memikirkan jalan keluar lain, segera ia mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi Ken. “Ken... to... long... bantu... aku!” ucap Javier terengah-engah, bahkan ada suara seorang wanita yang terus mencoba untuk menggodanya. Ken pun langsung terkejut. “Ya ampun, Tuan! Ada apa? Apa pestanya sudah selesai? Saat ini saya ada diparkiran. Apa yang harus saya lakukan? Ah, saya ke sana saja dulu!”Javier berpegangan ada pinggiran dinding. “Tidak. Jangan datang ke sini dulu. Minta Jenn untuk datang ke sini. Cepat!!!”Sebenarnya bingung mendengar itu, tapi Ken yakin tidak salah mendengar, sehingga yang bisa dia lakukan adalah mematuhi apa ya

  • Pengantin Pengganti untuk Sang Majikan   Bab 96

    Di sebuah ballroom hotel bergengsi, pesta malam itu penuh dengan cahaya lampu kristal dan denting gelas beradu merdu. Javier berdiri bersama beberapa kolega bisnisnya, wajahnya tenang namun penuh dengan wibawa. Mereka bersulang, merayakan kesuksesan proyek besar yang baru saja mereka tuntaskan bersama. Tawa keras dan obrolan riuh terdengar di sekeliling, sampai pintu ruangan terbuka dan beberapa wanita masuk dengan gaun ketat yang memperlihatkan lekuk tubuh yang nampak begitu indah. Mereka berjalan dengan lenggak-lenggok menggoda, tatapan mereka sengaja diarahkan pada para pria yang sedang merayakan. Salah seorang dari wanita itu mendekat pada Javier sambil tersenyum genit dan menggoda. “Selamat malam, Tuan Javier. Anggap saja ini hadiah spesial untuk Anda dan teman-teman,” ucapnya dengan suara manja, lalu menyentuh lengan Javier dengan sengaja. “Malam ini, silahkan perlakukan saya seperti saya adalah milik anda.” Bebe

  • Pengantin Pengganti untuk Sang Majikan   Bab 95

    Javier menghela napasnya. Dia nampak santai dan tidak begitu terpengaruh oleh ucapan Nyonya besar. “Nek, terlalu banyak berpikir juga bukan hal baik untukmu. Santai saja, aku sendiri tahu apa yang aku lakukan,” ujar Javier. Nyonya besar tidak merasakan lega sama sekali begitu mendengar apa yang Javier katakan, Nyonya besar justru nampak semakin emosi. “Javier, jatuh cinta hanya akan membuat mu lemah. Berhentilah sebelum kau makin dikuasi oleh perasaan tidak berdaya. Kau tahu akan seberapa parahnya perasaan semacam itu mengakhiri jalan pikiran mu, kan?” ucap Nyonya besar yang semakin mendesak agar Javier benar-benar melepaskan Jenn secepat mungkin, membiarkan wanita itu pergi, dan jangan memikirkan soal perasaan itu lagi. Javier terdiam. Dia tahu perasaannya terhadap Jenn terlalu menggebu, tapi sulit baginya untuk menahan. Perasaan ini... bahkan lebih sulit untuk dikendalikan ketimbang perasaannya terhadap Anaya. “Biarkan dia pergi sejauh mungkin, sampai kau tidak bisa m

  • Pengantin Pengganti untuk Sang Majikan   Bab 94

    Javier memutuskan untuk mengakhiri panggilan telepon dari Jenn. Tiba-tiba saja jantungnya berdegup sangat cepat. “Cemburu... katanya?” gumam Javier. Sebenarnya, dia sendiri paham kalau dia merasa cemburu pada Johnson dan Alexander. Dia benci kedua pria itu mendekati Jenn. Javier pun menggelengkan kepalanya. Meski dia masih merasa gengsi, dia akan berusaha untuk tetap mempertahankan Jenn entah bagaimanapun caranya. Di rumah, Jenn menghela napas. Dia masih tidak mengerti apa gunanya hadiah dari Javier, tapi dia akan berusaha untuk menerima hadiah itu meskipun tidak ada minat untuk menggunakannya. “Sudahlah, dari pada hanya berakhir dengan perdebatan tidak penting, lebih baik terima saja hadiah ini, dan simpan dengan baik.” Setelah hari itu, hubungan keduanya memiliki kemajuan. Awalnya semua memang terasa kaku, Jenn selalu mencoba untuk menjaga jarak, sementara Javier selalu menunjukkan sikap

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status