Share

29

Author: Eselitaa
last update publish date: 2026-06-06 08:51:49

Dinginnya malam di wilayah utara tidak sekadar menusuk kulit, tetapi seolah mampu membekukan darah.

Di sinilah mereka sekarang, berdiri di depan Renhill. Alih-alih sebuah rumah besar nan megah yang biasa diasosiasikan dengan nama-nama baptis aristokrat, Renhill hanyalah sebuah rumah sederhana di luar kota.

Dinding-dinding kayunya yang kelabu tampak merana di bawah kepungan salju tipis, terisolasi dari peradaban.

"Gahensa... kamu yakin kita harus menginap di sini?" bisik Eryx. Suaranya berget
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   67

    Aeri terpaku di tempatnya berdiri. Kedua matanya melebar sempurna menatap perubahan drastis yang terjadi pada pria di atas ranjang rumah sakit itu. Baru beberapa menit yang lalu seluruh petinggi dinasti Leander bertaruh nyawa dan reputasi demi memperebutkan posisinya, namun kini, begitu pintu tertutup rapat, sisa-sisa menawan dan keangkuhan mutlak Eryx lenyap tanpa bekas. Air mata mulai mengalir deras dari sudut mata gelap Eryx, membasahi bantal putih di bawah kepalanya. Tubuhnya yang terbalut perban tebal bergerak gelisah. "Kak Gahensa... sakit... ini sakit sekali," rengek Eryx dengan suara sengau, persis seperti anak kecil yang sedang mengadu setelah terjatuh dari sepeda. Dia meraba-raba lengan seragam Aeri, mencoba mencari perlindungan. "Lyra jahat sekali... perutku rasanya seolah mau lepas. Kenapa tidak ada yang memelukku? Aku mau mati saja kalau sakit begini..." Melihat tingkah manja yang teramat kontras dengan kekejaman taktis yang ditunjukkannya beberapa jam lalu di halaman

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   66

    Selena melangkah lebih dekat ke arah ranjang tempat Eryx terbaring, mengabaikan tatapan defensif yang dilayangkan oleh Aeri. Sepasang mata safirnya menyapu wajah pucat sang tuan muda sebelum akhirnya beralih menatap Tiago Leander."Aku telah mendengar apa yang terjadi akhir-akhir ini di keluarga kita Paman," ucap Selena, suaranya mengalun tenang, seolah membicarakan cuaca dan bukan tentang pembatalan pernikahan yang nyaris merenggut nyawa pewaris dinasti. "Dan aku harus mengatakan... aku setuju dengan pengawal ini. Eryx tidak bisa disingkirkan begitu saja dari posisi calon kepala keluarga. Memilih Regan hanya akan menunjukkan kepada daratan utama bahwa Leander sedang mengalami keretakan internal yang lemah."Mendengar pernyataan Selena yang tak terduga, ketegangan di wajah Tiago perlahan mencair. Meskipun Tiago justru merasa semakin tidak nyaman akan kenyataan bahwa apa yang ada di dalam keluarga Leander ternyata sudah sampai ke Selena. Selena memang bagian dari keluarga Leander te

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   65

    Aroma antiseptik yang menyengat dan bunyi ritmis dari layar monitor jantung memenuhi ruang perawatan intensif Rumah Sakit Pusat Leander. Di sudut ruangan, Aeri duduk membeku di atas kursi besi. Kedua tangannya yang masih bernoda darah kering bertumpu pada lututnya yang bergetar. Wajahnya ketara lesu, matanya sembap, dan gumpalan mendung hitam seolah bergelayut di atas kepalanya. Dia sangat ketakutan. Ketakutan yang belum pernah dia rasakan bahkan saat dirinya sendiri berada di ambang maut. Melihat Eryx yang biasanya begitu angkuh dan penuh kendali kini terbaring tak berdaya dengan selang oksigen, nyaris meninggal akibat tikaman Lyra, membuat dinding pertahanan emosional Aeri runtuh total. Di dalam hatinya, ada rasa bersalah dan kekhawatiran yang teramat berat, mengaburkan tujuan awalnya tentang balas dendam. Klek. Suara pintu yang terbuka membuat Aeri tersentak dari lamunannya. Dia segera berdiri dan menegakkan tubuhnya saat melihat Tiago Leander melangkah masuk. Kepala

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   64

    Keributan di halaman belakang kediaman Leander telah mencapai titik didih. Bentakan Tiago yang menggelegar dan kehadiran Selena yang penuh teka-teki rupanya tidak cukup kuat untuk meruntuhkan ego absolut seorang Eryx Leander. Pemuda itu berdiri tegak di tengah kepungan keluarga besarnya, menatap ayah, bibi, dan sepupunya dengan pandangan yang teramat dingin, seolah-olah mereka semua hanyalah sekumpulan lalat yang mengganggu jalannya. Eryx mengembuskan napas pendek, lalu merapikan kerah tuksedo hitamnya yang berkilau di bawah siraman cahaya fajar. "Aku tidak suka diatur, dan aku lebih tidak suka lagi didekte di rumahku sendiri," ucap Eryx, suaranya tenang namun sarat akan otoritas mutlak yang membekukan atmosfer. Pandangannya beralih pada Lyra Xan yang masih berdiri gemetar menahan tangis. "Pernikahan ini... batal. Aku tidak akan melangkah ke altar bersamamu, Lyra." "Eryx!" Tiago berteriak histeris, wajahnya pucat pasi mendengar keputusan sepihak putranya yang di luar nalar.

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   63

    ​Aeri menahan napasnya. Wanita yang baru saja melangkah keluar dari balik pilar marmer itu seolah membawa atmosfer pembeku yang jauh lebih pekat daripada hawa membunuh Kaeragha. Gaun satin hitam legam yang melekat di tubuhnya kontras dengan kulitnya yang seputih porselen. Wajahnya... luar biasa cantik, dengan sepasang mata safir yang begitu tenang namun menyembunyikan kekosongan yang dingin. Dalam sudut pandang Aeri, sejauh dia hidup dan menyusup ke berbagai kalangan, wanita ini adalah sosok paling rupawan yang pernah ia lihat secara langsung. Kecantikannya memiliki daya pikat mutlak yang mampu membuat pria mana pun bertekuk lutut dalam sekali pandang. Aeri secara refleks melirik ke arah Eryx, penasaran apakah tuan mudanya yang angkuh itu akan terpesona atau setidaknya kehilangan fokus karena kehadiran wanita seindah ini. Namun, Aeri terkejut setengah mati ketika mendapati Eryx justru memasang wajah yang teramat tenang. Tidak ada binar kagum, tidak ada keterpukauan, dan tidak ad

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   62

    Tangan Lyra yang memegang pena emas bergetar hebat. Matanya bergerak liar, menatap lembaran kertas di hadapannya seolah benda itu adalah vonis mati bagi martabat keluarganya. Di sekeliling mereka, kasak-kusuk para tetua Leander kian memekakkan telinga. "Eryx! Kau sudah gila?!" Bibi Mexa melangkah maju, wajahnya dipenuhi kepanikan yang luar biasa. "Membatalkan aliansi Xan setelah enam bulan sama saja dengan bunuh diri politik! Kau menghancurkan wajah keluarga Leander di depan seluruh daratan utama!" Tiago Leander pun tidak bisa lagi tinggal diam. Dia mendekat dengan rahang mengeras, menatap putranya dengan pandangan menuntut. "Eryx, apa yang sebenarnya kau rencanakan? Pernikahan ini bukan mainan kekanakanmu!" Eryx sama sekali tidak mengindahkan amarah ayah maupun bibinya. Dia tetap berdiri tegak, melipat kedua tangannya di depan dada sembari mempertahankan seringai miringnya. Pandangannya terkunci sepenuhnya pada Lyra Xan, mengabaikan semua interupsi di sekitarnya. "Pilihan a

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   35

    Aeri menekan sebuah nomor pintas. Panggilan itu hanya berdering dua kali sebelum suara berat, penuh wibawa, dan sarat akan tekanan intimidasi menyapa dari seberang sana. Tiago Leander."Bagaimana reaksinya?" tanya Tiago tanpa basa-basi, langsung menuntut laporan.Aeri mengubah intonasi suaranya, me

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   34

    Pagi hari tiba membawa kabut tipis yang menyelimuti Renhill. Sesuai dengan instruksi Tiago, sebuah mobil limusin hitam mewah sudah terparkir di depan lobi utama. Tidak lama kemudian, Lyra Xan datang. Wanita itu tampak anggun sekaligus angkuh dalam balutan gaun kasual mahal, lengkap dengan kacamata

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   33

    Eryx masih terpaku. Rasa panik yang samar di matanya perlahan mengendap, digantikan oleh senyuman tipis yang dipaksakan. Dia menatap Gahensa dengan pandangan menilai. Pertanyaan tentang Kaeragha dan Felix jelas mengusik ketenangannya, namun hasrat untuk bebas dari cengkeraman ayahnya jauh lebih bes

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   30

    "Kak Gahensa, itu namanya adrenalin. Kamu yang bekerja sebagai pengawal seharusnya tahu soal itu. Setelah menerima pelatihan bela diri, tidak seperti yang lain, aku seringkali enggan melakukan uji coba, meskipun itu dibuat seaman mungkin tetapi alih-alih menyerang, aku justru takut," kata Eryx sera

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status