Share

31

Penulis: Eselitaa
last update Tanggal publikasi: 2026-06-08 17:00:25

Eryx masih bergeming di posisinya.

Keheningan malam itu tiba-tiba dipecahkan oleh getaran nyaring dari ponsel di atas meja nakas. Eryx tidak segera bergerak. Ia menghela napas panjang sebelum akhirnya melangkah malas dan memungut benda persegi tersebut. Nama yang tertera di layar seketika membuat rahangnya mengeras: Tiago Leander tak lain dan tidak bukan adalah ayahnya.

Eryx menggeser tombol hijau, lalu menempelkan ponsel itu ke telinganya tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

"Eryx," sua
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   72

    "Kau ingin aku menjadi kepala keluarga yang profesional, Kak?" batin Eryx sembari melangkah perlahan menuju pintu keluar, bersiap kembali ke kamar medis untuk menghadapi pengawal wanitanya. "Baiklah. Aku akan memainkan peran itu. Dan mari kita lihat seberapa lama kau bisa mempertahankan topeng maskulinmu di hadapanku setelah aku tahu siapa dirimu yang sebenarnya."Eryx melangkah kembali menyusuri koridor beton akademi yang dingin. Rasa sakit di perutnya akibat jahitan yang tertarik kini terasa seperti alarm yang terus berdenyut, namun kepalanya jauh lebih bising oleh kalkulasi baru. Langkah kakinya sengaja dibuat seringan mungkin saat mendekati pintu kamar rawat isolasi tempat Aeri menunggunya.Di dalam ruangan, Aeri sedang berdiri di dekat jendela yang menghadap ke halaman dalam akademi. Postur tubuhnya tegak, tangannya bersedekap di dada dengan rahang yang mengeras—sebuah gestur defensif yang biasa ditunjukkan oleh seorang prajurit pria. Namun di mata Eryx yang sekarang, semua kepu

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   71

    Pengawal muda itu menelan ludah dengan susah payah sebelum akhirnya mendudukkan diri di kursi yang berada tepat di hadapan Eryx. Namanya adalah Marco. Di akademi ini, ia dikenal sebagai satu-satunya orang yang paling sering berada di dekat Gahensa, baik saat latihan fisik di lapangan berlumpur maupun saat menghabiskan waktu di barak logistik sekadar untuk membersihkan senjata."T-ada yang bisa saya bantu, Tuan Muda Eryx?" tanya Marco, suaranya sedikit bergetar. Atmosfer di dalam ruang tunggu privat itu terasa sangat menekan, terutama karena ia harus berhadapan langsung dengan pewaris Leander yang baru saja lolos dari maut dengan perban yang masih melilit perutnya.Eryx tidak langsung menjawab. Dia menyandarkan punggungnya ke sandaran sofa, melipat kaki, dan menatap Marco dengan pandangan selidik yang teramat tajam. Kesan manja dan kekanakan yang biasa ia tunjukkan di depan Aeri lenyap sepenuhnya. Di sini, yang ada hanyalah seorang srigala Leander yang siap menguliti mangsanya demi s

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   70

    Keheningan yang mencekam menyelimuti ruang kerja Kepala Akademi. Darius, yang sempat tertegun selama beberapa detik, segera menguasai kembali ekspresi wajahnya. Otot-otot rahangnya mengeras, menolak untuk menunjukkan kepanikan di hadapan sang tuan muda yang sedang terluka namun memiliki tatapan sepekat malam. Darius menggelengkan kepalanya dengan tegas, memasang raut wajah bingung yang dibuat-buat. "Saya sama sekali tidak mengerti apa yang Anda maksud, Tuan Muda Eryx. Pertanyaan bahwa Gahensa adalah seorang perempuan... itu sungguh tidak masuk akal. Dia adalah lulusan terbaik dari angkatan berat, melintasi simulator tempur paling brutal di distrik utara, dan memiliki rekam medis prajurit laki-laki yang sah sejak hari pertama menapakkan kaki di sini." Eryx tidak mengedipkan mata sedikit pun mendengar pembelaan itu. Dia justru menegakkan tubuhnya, melangkah perlahan mendekati meja kerja Darius dengan senyuman miring yang terlihat sangat berbahaya. Setiap langkahnya memancarkan aur

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   69

    Aeri bergerak dengan efisiensi yang luar biasa. Sebagai seseorang yang terlatih untuk menyusup dan meloloskan diri dari situasi paling krusial, dia memanfaatkan jalur evakuasi darurat rumah sakit yang biasanya digunakan untuk limbah medis. Menghindari kerumunan wartawan yang bising di lobi utama, Aeri memapah tubuh tegap Eryx menuruni tangga belakang menuju area parkir bawah tanah. Di sana, sebuah mobil van hitam taktis milik unit pengamanan cadangan terparkir. Tanpa membuang waktu, Aeri mendudukkan Eryx di kursi belakang, mengambil alih kemudi, dan menginjak pedal gas dalam-dalam, membelah jalanan distrik utara yang mulai temaram. Dua puluh menit kemudian, bangunan megah bergaya brutalistik dengan dinding beton tinggi menjulang tampak di hadapan mereka. Akademi Pengawal Elit Leander. Begitu van hitam itu melewati gerbang baja berlapis, atmosfer di sekitar mereka mendadak berubah menjadi sangat disiplin dan protektif. Aeri memarkirkan kendaraan di paviliun medis akademi. Tak

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   68

    Aeri terpaku selama beberapa saat, mencerna pengakuan jujur yang baru saja keluar dari bibir Eryx. Keheningan yang canggung sempat merayap di antara mereka sebelum akhirnya Aeri teringat pada sosok wanita bergaun satin hitam yang baru saja pergi bersama Tiago."Jika kau merasa asing di dalam keluargamu sendiri, lalu bagaimana dengan wanita tadi?" tanya Aeri, suaranya merendah seiring rasa penasarannya yang kian menuntut jawaban. "Selena Leander. Siapa dia sebenarnya? Mengapa kedatangannya bisa membuat ayahmu langsung tunduk, dan mengapa dia begitu gigih ingin mempertahankan posisimu sebagai calon kepala keluarga?"Eryx mengembuskan napas berat. Mendengar nama itu disebut, sorot mata gelapnya seketika berubah menjadi sangat dingin dan dipenuhi oleh kabut kewaspadaan yang pekat."Selena adalah wanita yang sangat berpengaruh, baik bagi pemerintahan kota maupun bagi lingkaran dalam keluarga Leander," jawab Eryx, rahangnya mengetat samar. "Dia memiliki otak yang terlalu cerdas untuk ukura

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   67

    Aeri terpaku di tempatnya berdiri. Kedua matanya melebar sempurna menatap perubahan drastis yang terjadi pada pria di atas ranjang rumah sakit itu. Baru beberapa menit yang lalu seluruh petinggi dinasti Leander bertaruh nyawa dan reputasi demi memperebutkan posisinya, namun kini, begitu pintu tertutup rapat, sisa-sisa menawan dan keangkuhan mutlak Eryx lenyap tanpa bekas. Air mata mulai mengalir deras dari sudut mata gelap Eryx, membasahi bantal putih di bawah kepalanya. Tubuhnya yang terbalut perban tebal bergerak gelisah. "Kak Gahensa... sakit... ini sakit sekali," rengek Eryx dengan suara sengau, persis seperti anak kecil yang sedang mengadu setelah terjatuh dari sepeda. Dia meraba-raba lengan seragam Aeri, mencoba mencari perlindungan. "Lyra jahat sekali... perutku rasanya seolah mau lepas. Kenapa tidak ada yang memelukku? Aku mau mati saja kalau sakit begini..." Melihat tingkah manja yang teramat kontras dengan kekejaman taktis yang ditunjukkannya beberapa jam lalu di halaman

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   02

    Enam bulan kemudian, Aeri masuk ke akademi keamanan elite dengan nama palsu dan identitas palsu yaitu Gahensa Xan. Selama enam bulan itu, dia berlatih sangat keras. Ketika kakaknya libur bekerja, dia biasanya cerita soal pekerjaannya termasuk bagaimana caranya menjadi seorang pengawal terlatih. Dan

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   54

    Suasana ruang makan utama kediaman Leander malam itu terasa begitu mencekam. Hidangan mewah yang tersaji di atas meja panjang berlapis kain beledu brokat seolah kehilangan seleranya, tertutup oleh kabut ketegangan yang pekat. Eryx duduk di salah satu sudut meja, memotong daging steaknya dengan

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   53

    "Kak Gahensa, kenapa kamu buru-buru sekali? Aku masih hidup sekarang. Artinya adalah, aku masih bisa bertarung," bisik Eryx di depan wajah Aeri. Aeri menahan nafas dengan kedua mata terbelalak. Lagi-lagi dia gegabah. Namun jika tidak didorong, bagaimana dia akan segera mengetahui dibalik kematia

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   01

    Jasad Felix berbaring di ruang perawatan dengan pakaian formal yang terlalu rapi. Aeri Roseanne berdiri di ambang pintu, tidak bergerak, tidak menangis. Matanya—mata yang indah dengan irisan mata yang tajam—tetap terbuka mengamati wajah kakaknya yang sudah berubah menjadi sesuatu yang tidak lagi

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status