Home / Fantasi / Pengendali Sistem Terkuat / 242. Resiko menggunakan dua teknik

Share

242. Resiko menggunakan dua teknik

Author: Rendi OP
last update publish date: 2023-08-18 20:17:14

Tring!

"Perintah Martis diterima. Sistem akan mengaktifkan dua teknik yang direkomendasikan. Tapi Martis harus mengingat resiko yang didapat adalah borosnya penggunaan pada energi dan stamina milik Martis."

Martis sudah mempersiapkan dirinya untuk mengambil resiko yang akan ia terima jika menggabungkan dua teknik yang diaktifkan secara bersamaan. Martis sudah terbiasa, sama seperti ketika ia menggunakan teknik Golem dan Booster miliknya secara bersamaan.

Ternyata kali ini, Martis akan mengaktif
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pengendali Sistem Terkuat   1124. KEKUATAN TERSEMBUNYI SANG PUTRI KECIL

    Pagi hari di Kota Megah Pahlawan Api biasanya dipenuhi suara dentang pedang Pasukan Garuda Hitam atau teriakan tegas Dosen Kaisar Malakori. Namun pagi ini, suasana di area taman tengah kediaman utama terasa sedikit berbeda. Lina kecil duduk di atas rumput hijau seraya memegangi nampan kue mangkoknya yang kosong dengan raut wajah cemberut dan mata berkaca-kaca. Di hadapannya, ada tiga ekor Tikus Berduri Kristal monster kerdil pencuri yang meloloskan diri dari sisa-sisa gelombang anomali yang sedang berdiri di atas batu seraya mengunyah kue mangkok terakhir milik Lina tanpa rasa dosa sedikit pun. CIT-CIT! Tikus-tikus kecil itu bahkan mengibaskan ekor berduri mereka konyol, seolah-olah mengejek Lina yang tampak polos dan tak berdaya. "Kue mangkok buatan Ibu Mia... dimakan sama tikus nakal..." bisik Lina kecil dengan suara gemetar, bibirnya melengkung ke bawah. Dari kejauhan, Rian yang baru selesai mengelap Belati Naga Perak Yin kaget melihat Lina menangis. "Lina! Ada apa?!" K

  • Pengendali Sistem Terkuat   1123. KESADARAN SANG PENGUASA

    Sinar mentari pagi memancar hangat menembus sisa-sisa kabut tipis di atas Kota Megah Pahlawan Api. Udara segar berembus lembut membawa harum dedaunan dan aroma roti panggang buatan Ibu Mia. Suasana di sekitar benteng tampak sibuk namun dipenuhi gelak tawa. Para prajurit Pasukan Garuda Hitam sedang bergotong-royong merapikan sisa-sisa retakan batu, sementara Lina kecil terlihat riang menunggangi bahu Estias sang Raksasa Batu. Namun, pemandangan paling mengocok perut pagi itu terjadi di sudut alun-alun kota. Raja Gungnir yang bertelanjang dada tampak ngos-ngosan mendorong gerobak pupuk tanaman raksasa. Di sampingnya, Kaisar Malakori berjalan tegap mengenakan celemek bunga matahari kesayangannya seraya membawa sapu lidi dan sebuah papan nilai dari batu. "Dorong lebih lurus, Gungnir!" teriak Kaisar Malakori berapi-api bagaikan mandor galak. "Postur tubuhmu miring ke kiri! Bagaimana pupuk ini bisa sampai ke ladang jagung kalau gerobakmu oleng begitu?! Sebagai mantan raja, sapuan da

  • Pengendali Sistem Terkuat   1122. DINDING KASAT MATA

    Udara di dasar celah bawah tanah mendadak berubah menjadi lautan kelabu yang pekat dan sangat padat. Bau belerang purba yang berumur jutaan tahun menyeruak tajam, berpadu dengan hawa dingin yang sanggup meledakkan pembuluh darah. Di kedalaman ribuan meter itu, Martis berdiri melayang di tengah pusaran ruang yang terdistorsi. Jubah keemasannya berkibar hebat, memancarkan pendaran Api Murni Pahlawan Api yang menahan tekanan ribuan atmosfer. Di hadapannya, pusaran hitam, kelabu itu perlahan memadat. Bayangan raksasa sang Entitas Purba peninggalan dari Era Keretakan Dimensi mulai menampakkan wujud aslinya. Entitas itu tidak memiliki wajah manusia, melainkan gumpalan kristal kegelapan raksasa berhiaskan belasan mata merah darah yang berdenyut redup. Dari celah-celah badannya, menjulur puluhan tentakel gravitasi cair yang memancarkan daya hancur mutlak. GROAARRRRRRRRRRRRR! Raungan entitas itu tidak merambat melalui udara, melainkan menghantam langsung dinding jiwa Martis. BOOOOOOO

  • Pengendali Sistem Terkuat   1121. BATAS KEKUATAN KSATRIA MUDA

    Niat suci dan tekad membara Rian, Kiki, dan Kira untuk membantu Ayah Martis mendadak membentur kenyataan yang teramat pahit. Baru saja ketiga ksatria muda itu melompat turun sejauh lima puluh meter menembus retakan tanah raksasa di alun-alun kota, udara di dalam celah bawah tanah tersebut mendadak membeku secara tidak masuk akal. Warna udara berubah menjadi kelabu pekat, memancarkan gelombang gravitasi raksasa yang kepadatannya menyerupai dinding baja murni dari era purba. HUMMMMMMMMMMM—BOOOOOOOOOOMMMM! Tanpa sempat mengeksekusi jurus pertahanan atau mengayunkan belati, sebuah Hempasan Aura Gravitasi Purba meletup dahsyat dari kedalaman bumi. Hempasan energi itu bagaikan dinding gunung tak kasat mata yang dihantamkan secara mendadak dari arah bawah. Pelindung petir emas milik Kiki, perisai petir ungu milik Kira, serta aura bayangan Yin milik Rian seketika retak hancur berkeping-keping hanya dalam hitungan milidetik. "UAAAAAGHH!" Jeritan Rian, Kiki, dan Kira membumbung ti

  • Pengendali Sistem Terkuat   1120. TEKANAN SANG ENTITAS PURBA

    Gelombang monster di luar benteng Kota Megah Pahlawan Api makin meluap bagaikan lautan merah yang tak bertepi. Tiga ribu prajurit Pasukan Garuda Hitam di bawah komando Dosen Kaisar Malakori bekerja keras mempertahankan benteng luar. Kiki dan Kira terus meletupkan Lautan Petir Kombinasi, sementara Rian membelah udara malam dengan kecepatan Bayangan Kilat Yin. Namun, sebanyak apa pun monster yang berhasil ditumbangkan, ribuan monster baru terus bermunculan dari kegelapan Hutan Belantara Barat. Sementara itu, jauh di bawah tanah Kota Megah Pahlawan Api, Martis melayang menembus lapisan batu granit dan jaringan magmatik di kedalaman puluhan ribu meter. Sang Penguasa Api melipat kedua tangannya di dada, jubah keemasannya memancarkan pendaran cahaya murni yang membelah kegelapan abadi bawah tanah. [Aktivasi Sistem: Pelacakan Sumber Gelombang Purba] [Status Pelacakan: Terdistorsi oleh Sihir Pembias Jiwa] Langkah Martis mendadak terhenti di sebuah ruangan raksasa bawah tanah yang dike

  • Pengendali Sistem Terkuat   1119. SERBUAN MONSTER ANOMALI

    Ketenangan malam yang damai di Kota Megah Pahlawan Api mendadak terpecahkan oleh fenomena yang tak pernah terjadi sebelumnya. Sekitar tengah malam, tanah di sekitar kota bergetar halus namun terus-menerus. Awalnya, warga mengira itu hanya getaran biasa dari aktivitas gunung di selatan, namun getaran itu kian lama kian kencang disertai suara gemuruh parau yang menggetarkan fondasi benteng. Dari atas menara pengawas, Rian yang sedang menjalankan jadwal patroli malam bersama Kiki dan Kira mendadak membelalakkan matanya. "Kak Rian! Lihat ke arah Hutan Belantara Barat!" pekik Kira seraya menunjuk ke kegelapan malam. Melalui pendaran cahaya bulan dan petir ungu milik Kira, terlihat pemandangan yang teramat mengerikan sekaligus aneh. Ribuan pasang mata merah menyala memenuhi kegelapan hutan. Berbagai jenis hewan monster mulai dari Serigala Zirah Tembaga, Babi Hutan Berduri Besi, hingga Burung Bangkai Api bergerak bersamaan menuju gerbang Kota Pahlawan Api. Anehnya, monster-monster ini t

  • Pengendali Sistem Terkuat   970. Petir Putih

    Sosok misterius itu menatap tajam petir yang Martis maksud. Ia pun berkata dalam hatinya, 'Apa...?! Bukankah Petir ini adalah petir putih? Petir putih adalah petir yang paling tinggi! Celaka, aku belum pernah sebelumnya melawan petir tingkatan ini. Tapi apa boleh buat, aku tidak akan mau dipermaluk

    last updateLast Updated : 2026-04-05
  • Pengendali Sistem Terkuat   847. Diundang

    Dalam sejarah hidupnya, sampai saat ini hanya ada dua orang yang mampu menghadapi serangan meteor miliknya. Dan orang kedua itu adalah Martis. "Si-siapa kau sebenarnya?" tanya Edmiral Kaziru yang akhirnya penasaran. "Aku?" Martis menunjuk dirinya sendiri. "Bukankah kau sudah tahu, bahwa namaku ada

    last updateLast Updated : 2026-04-03
  • Pengendali Sistem Terkuat   837. Misi

    Martis dan Gozil melihat bahwa Edmiral Kaziru berhasil menahan serangan yang Gozil lakukan. Melihat itu, Gozil sangat frustasi. Matanya melotot dan ia mengeraskan rahangnya lalu berteriak, "Jangan remehkan kekuatan Ras Naga...!" Gozil pun kembali membuka mulutnya berniat sekali lagi menembakkan bola

    last updateLast Updated : 2026-04-03
  • Pengendali Sistem Terkuat   783. Suku Senyap

    Martis yang terus ditatap oleh Mona dengan cara tidak biasa akhirnya merasakan tatapan itu. "Ada apa, Mona? Kenapa kau menatapku seperti itu?" tanya Martis secara langsung, ia justru mendekatkan wajahnya pada Mona. Mona yang tersadar langsung terkejut. "Eh, anu, itu, aku..., tidak, tidak! Tidak ad

    last updateLast Updated : 2026-04-01
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status