author-banner
Rendi OP
Rendi OP
Author

Novel-novel oleh Rendi OP

Pengendali Sistem Terkuat

Pengendali Sistem Terkuat

Seorang remaja yang memiliki kekuatan terpendam kerap di hina oleh teman-teman sebayanya. Itu terjadi ketika remaja itu diketahui tidaklah memiliki kekuatan di dalam dirinya. Pada jaman ini, semua orang memiliki kekuatan khusus. Dan kekuatan khusus itu akan bangkit ketika usia seseorang telah berumur tujuh tahun. Namun, ada seorang remaja yang usianya sudah lima belas tahun belum juga berhasil membangkitkan kekuatan yang ada di dalam tubuhnya. Bahkan, semua orang mengatakan kalau ia adalah orang cacat yang tidak bisa apa-apa. Remaja itu bernama Martis. Martis lahir dari keluarga sederhana. Kedua orang tua Martis tidak pernah menyesal telah melahirkan anak seperti Martis. Justru kedua orang tuanya sangat memanjakan dan menyayangi Martis. Setiap Martis di hina oleh anak-anak lainnya, maka kedua orang tua Martis akan sangat marah. Namun, Martis sangat yakin kalau sebenarnya dirinya bukanlah orang yang lemah!
Baca
Chapter: 1128. KEBANGKITAN PERSIAPKAN DOMINION
Di dasar Lembah Tengkorak Hitam, badai gravitasi hitam berputar makin buas dan ganas. Asap beracun yang tebal merayap pelan membungkus raga Estias dan Brakas yang terkulai lemas tak berdaya di atas lantai punden meteorit. Lengan kiri Estias yang hancur menjadi abu batu tidak lagi mampu memancarkan energi pemulih alaminya, sementara napas Brakas kian pendek, terengah-engah di batas ambang kematian yang teramat kritis. Darah segar dan pecahan zirah besi berserakan di sekeliling mereka, menyuarakan betapa mengerikannya kegagalan ujian di altar purba tersebut. "Kak Estias... bertahanlah..." bisik Brakas parau dengan suara bergetar, jemari kanannya yang tersisa mencoba menggapai batu di sampingnya, namun seluruh tenaganya telah terkuras habis oleh tekanan racun gravitasi. "Jangan... jangan biarkan matamu tertutup..." Estias memejamkan mata batunya seraya menahan rasa sakit yang membakar seluruh inti jiwanya. "Maafkan aku, Brakas... Aku yang membawamu ke tempat ini... Aku telah gagal
Terakhir Diperbarui: 2026-10-12
Chapter: 1127. TRAGEDI DI ALTAR DOMINION
Asap hitam pekat di dasar Lembah Tengkorak Hitam berputar liar bagaikan gulungan naga raksasa yang kejam. Bau belerang purba yang beracun menusuk hidung, berpadu erat dengan hawa dingin yang sanggup membekukan pembuluh darah dan memecahkan batuan granit. Estias dan Brakas melangkah menaiki tangga punden berundak dari batuan meteorit hitam. Setiap pijakan kaki raksasa mereka terasa amat berat, seolah-olah ada belenggu besi tak kasat mata yang mengikat pergelangan kaki mereka akibat tekanan gravitasi gaib di tempat itu meningkat sepuluh kali lipat. Tanpa bimbingan dan pengawasan langsung dari Penguasa Api Martis, sosok bijaksana yang selalu sanggup menetralkan daya hancur energi purba, dua raksasa itu tidak menyadari bahwa Altar Dominion bukanlah tempat latihan biasa yang aman. Altar tersebut adalah peninggalan ujian kuno ekstrem yang menuntut pengorbanan raga dan jiwa secara mutlak tanpa ampun. "Estias... napas... napasku terasa sangat sesak dan berat..." rintih Brakas seraya mem
Terakhir Diperbarui: 2026-10-12
Chapter: 1126. RAHASIA DOMINION PURBA
Di Puncak Gunung Api Purba, Pahlawan Api Martis masih terus membimbing latihan pribadi putri kecilnya dengan penuh kesabaran, kehangatan, dan rasa bangga. Di bawah arahan langsung sang ayah, Lina kecil kian mahir mengendalikan Wadah Cahaya Purba Absolut yang bersemayam di dalam raga kecilnya. Kupu-kupu api keemasan buatan Lina kini tidak hanya menari-nari memutari lereng gunung, melainkan sanggup menyebarkan pendaran hawa pemulih yang menyejukkan seluruh permukaan tanah batu yang semula tandus. Namun, di sudut lain Kota Megah Pahlawan Api, ada dua sosok tubuh tinggi besar yang menyaksikan perkembangan pesat anak-anak muda itu dari kejauhan dengan mata berbinar campur aduk. Mereka adalah Brakas dan Estias sang Raksasa Batu. Keduanya berdiri bersandar pada dinding pilar benteng barat seraya memperhatikan Rian yang sedang mengasah tebasan bayangan peraknya, Kiki dan Kira yang sibuk meletupkan petir kombinasi, serta tawa riang Lina kecil yang baru saja memunculkan bunga-bunga krista
Terakhir Diperbarui: 2026-10-11
Chapter: 1125. LATIHAN KHUSUS PAHLAWAN API
Hari-hari berikutnya di Kota Megah Pahlawan Api diwarnai oleh fenomena unik yang kian hari kian membuat seluruh penghuni kediaman takjub sekaligus garuk-garuk kepala. Lina kecil, yang biasanya hanya sibuk berlari riang membawa kue mangkok atau mengerjai para mantan penguasa, menunjukkan perkembangan kekuatan alami yang teramat tidak masuk akal dan di luar nalar kultivasi biasa. Kejadian aneh pertama bermula pada suatu pagi yang cerah saat Lina bermain petak umpet bersama Kiki dan Kira di area taman dalam. Lina yang kebingungan mencari tempat bersembunyi dari incaran dua Kera Dewa itu mendadak memejamkan mata dan memusatkan pikirannya. Secara tidak sengaja, raga kecilnya mengeksekusi langkah Bayangan Ruang Murni yang memindahkan tubuhnya menembus dinding batu benteng setinggi lima meter tanpa menyisakan bekas retakan atau riak energi sedikit pun. Kiki dan Kira yang mencari ke sana-kemari sampai memanjat atap seketika melotot kaget saat menemukan Lina sedang santai duduk di balik
Terakhir Diperbarui: 2026-10-11
Chapter: 1124. KEKUATAN TERSEMBUNYI SANG PUTRI KECIL
Pagi hari di Kota Megah Pahlawan Api biasanya dipenuhi suara dentang pedang Pasukan Garuda Hitam atau teriakan tegas Dosen Kaisar Malakori. Namun pagi ini, suasana di area taman tengah kediaman utama terasa sedikit berbeda. Lina kecil duduk di atas rumput hijau seraya memegangi nampan kue mangkoknya yang kosong dengan raut wajah cemberut dan mata berkaca-kaca. Di hadapannya, ada tiga ekor Tikus Berduri Kristal monster kerdil pencuri yang meloloskan diri dari sisa-sisa gelombang anomali yang sedang berdiri di atas batu seraya mengunyah kue mangkok terakhir milik Lina tanpa rasa dosa sedikit pun. CIT-CIT! Tikus-tikus kecil itu bahkan mengibaskan ekor berduri mereka konyol, seolah-olah mengejek Lina yang tampak polos dan tak berdaya. "Kue mangkok buatan Ibu Mia... dimakan sama tikus nakal..." bisik Lina kecil dengan suara gemetar, bibirnya melengkung ke bawah. Dari kejauhan, Rian yang baru selesai mengelap Belati Naga Perak Yin kaget melihat Lina menangis. "Lina! Ada apa?!" K
Terakhir Diperbarui: 2026-10-09
Chapter: 1123. KESADARAN SANG PENGUASA
Sinar mentari pagi memancar hangat menembus sisa-sisa kabut tipis di atas Kota Megah Pahlawan Api. Udara segar berembus lembut membawa harum dedaunan dan aroma roti panggang buatan Ibu Mia. Suasana di sekitar benteng tampak sibuk namun dipenuhi gelak tawa. Para prajurit Pasukan Garuda Hitam sedang bergotong-royong merapikan sisa-sisa retakan batu, sementara Lina kecil terlihat riang menunggangi bahu Estias sang Raksasa Batu. Namun, pemandangan paling mengocok perut pagi itu terjadi di sudut alun-alun kota. Raja Gungnir yang bertelanjang dada tampak ngos-ngosan mendorong gerobak pupuk tanaman raksasa. Di sampingnya, Kaisar Malakori berjalan tegap mengenakan celemek bunga matahari kesayangannya seraya membawa sapu lidi dan sebuah papan nilai dari batu. "Dorong lebih lurus, Gungnir!" teriak Kaisar Malakori berapi-api bagaikan mandor galak. "Postur tubuhmu miring ke kiri! Bagaimana pupuk ini bisa sampai ke ladang jagung kalau gerobakmu oleng begitu?! Sebagai mantan raja, sapuan da
Terakhir Diperbarui: 2026-10-09
Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem

Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem

Jason, adalah seorang pria yang hidupnya penuh dalam penderitaan karena miskin. Pekerjan sehari-harinya yang sebagai pemulung barang bekas kerap membuatnya dirundung dan dihina oleh orang-orang di sekitarnya. Dan yang paling sering merundungnya adalah lima orang anak yang usianya sebaya dengannya. Kelima anak yang dikenal berandalan itu juga sering merampas uang hasil jerih payah Jason yang telah seharian mengumpulkan barang bakas. Jason hanya bisa pasrah saat ia akan pulang dicegat oleh kelima orang itu untuk merampas uang hasil jerih payahnya. Sebab, Jason yang tidak melawan saja masih sering dipukuli, apalagi jika dia melawan? Bisa dipastikan luka yang diterimanya akan semakin parah. Akan tetapi, pada suatu hari Jason yang biasanya pasrah, ia tiba-tiba berani melawan kelima anak berandalan tersebut. Apa yang membuat Jason berani melawan mereka? Mari kita simak cerita tentang Jason si Pemulung.
Baca
Chapter: 118. DANCE BATTLE TAK DISENGAJA
"Susan! Aktifkan modul gangguan Saraf dari Sistemmu!" teriak Jason seraya berlari menyongsong arah jatuhnya Vane. Susan yang berada di atas balkon kendali segera menari-narikan jemarinya di atas antarmuka Sistem biru miliknya. [Sistem Susan: Menembakkan Gelombang Disorientasi Otak Tipe-B] [Target: Jenderal Vane] [Efek Samping Unik: Mengacaukan Saraf Keseimbangan dan Respon Otot Motorik!] ZZZZZT! Cahaya frekuensi ungu menembak tepat di kepala Jenderal Vane yang sedang melayang di udara. Seketika itu juga, alih-alih mendarat dengan pukulan pemusnah yang mematikan, respon otot Jenderal Vane mendadak kehilangan kendali secara konyol. Saat kakinya menyentuh lantai, tubuh raksasanya justru melakukan gerakan moonwalk secara mendadak ke belakang seraya melambaikan tangannya di udara! Sreeek... sreeek... "A-Apa yang terjadi pada tubuhku?!" jerit Jenderal Vane histeris. Wajahnya yang garang kini berubah menjadi panik luar biasa karena kakinya terus bergerak sendiri membentuk tarian brea
Terakhir Diperbarui: 2026-08-17
Chapter: 117. AMUKAN SANG JENDERAL
Asap tebal sisa ledakan rudal Pasukan Khusus Onde-ondesia masih membumbung di ruang kendali markas Serigala Hitam. Meski sebagian besar prajurit kroco telah dilumpuhkan oleh gas penawar racikan Susan dan gempuran pasukan elit baret merah, ancaman utama sarang ini rupanya belum sepenuhnya musnah. BAMMMM! Pintu baja tahan ledakan di bagian dalam markas mendadak terlempar dahsyat, melayang menghantam dua prajurit elit Onde-ondesia hingga terlontar. Dari balik asap merah yang pekat, sesosok pria raksasa setinggi dua setengah meter melangkah keluar. Dia adalah Jenderal Vane, komandan tertinggi sayap tempur Serigala Hitam sekaligus pengguna modul eksperimen Sistem Jahat Tipe Berserker. "Kalian serangga-serangga Onde-ondesia... dan dua tikus penyamar!" raung Jenderal Vane dengan suara bergetar bagaikan mesin berat. Tubuhnya dilapisi zirah biologis hitam yang meneteskan cairan asam pembakar lantai. "Kalian pikir bisa menghancurkan mahakarya Serigala Hitam begitu saja?!" [Peringata
Terakhir Diperbarui: 2026-08-17
Chapter: 116. PASUKAN GARUDA
Semburan gas penawar biru dari Sistem Susan merayap cepat memenuhi setiap sudut markas Serigala Hitam. Di saat yang sama, para prajurit musuh yang siap menembak Jason dan Susan tiba-tiba merasakan reaksi aneh. Senjata racun biologis yang menempel di lengan mereka mendadak meletupkan busa putih tak berguna! "Senjata biologis kita meleleh!" "Racun di dalam tubuhku... menolak diperintah!" "Cairan apa ini?! Mengapa baunya seperti aroma terapi mentol segar?!" jerit para prajurit panik seraya menutupi hidung mereka. [Notifikasi Sistem Susan: 100% Senjata Biologis Sektor 1 Terbakar & Terkunci!] [Status Musuh: Mengalami Efek Samping "Segar Luar Biasa" dan Kehilangan Daya Tempur Biologis!] "Kerja bagus, Susan!" seru Jason. Namun, beberapa prajurit yang tidak menggunakan senjata biologis langsung mencabut tongkat listrik dan melompat menerjang. Jason mengaktifkan Sistem Pukulan Magnetik. Brak! Bugh! Jeng! Jason memutar tubuhnya seraya melayangkan pukulan-pukulan bertenaga tinggi. Unikny
Terakhir Diperbarui: 2026-08-17
Chapter: 115. SALURAN VENTILASI DAN REAKSI TAK DUGA
Lampu merah darurat masih berkedip-kedip liar accompanied oleh raungan sirene yang memekakkan gendang telinga. Sedangkan di luar kamar, ada suara langkah sepatu bot ratusan prajurit Serigala Hitam terdengar seperti badai menakutkan yang mendekat. "Jason, pintu utama sektor area ini ternyata sudah terkunci otomatis!" seru Susan seraya mengintip dari balik celah pintu. "Dan ada banyak Prajurit bertopeng baja dengan senapan plasma sudah menutupi ujung lorong ini!" Jason pun lalu menatap ke atas langit-langit kamar. Dari Sistem miliknya, sebuah denah holo 3D mendadak muncul melayang. [Sistem Navigasi Aktif: Ditemukan Jalur Alternatif] [Lokasi: Saluran Ventilasi Utama (Diameter: 60 cm)] [Catatan Sistem: Jalur ini cukup sempit. Harap simpan martabat Anda sebelum memanjat.] "Lewat atas!" menunjuk lubang ventilasi di sudut plafon. Dengan sigap, Jason pun melompat dan membuka penutup besi ventilasi itu, lalu ia segera memanjat masuk lebih dulu. Namun, karena koordinasi tubuh Jason yang k
Terakhir Diperbarui: 2026-08-17
Chapter: 114. PENAWAR RAHASE DAN PERTEMUAN DI GARIS DEPAN
Setelah melumpuhkan empat pembunuh bayaran dan menyembunyikan tubuh mereka di dalam tangki pembuangan bahan kimia yang tidak terpakai, Jason dan Susan bergerak cepat kembali ke area privat mereka di markas Serigala Hitam. Waktu yang mereka miliki semakin sempit. Eksekusi rencana serangan besar-besaran oleh pasukan elit dari Negara Onde-ondesia sudah semakin dekat, dan setiap detik sangat berharga untuk mematangkan strategi penumpasan. Di dalam kamar mereka yang telah dipasangi alat pemblokir sinyal canggih racikan Jason, botol kecil berisi Serum Biologis V-9 diletakkan di atas meja. "Jason, menu Sistemku telah menganalisis struktur serum ini," kata Susan seraya menggeser layar antarmuka Sistem biru transparan yang melayang di hadapannya. Tangannya menari-nari menyeleksi berbagai bahan racun dan obat gaib yang tersedia di toko Sistem. "Sistem Jahat yang memodifikasi senjata ini menggunakan basis struktur racun seluler. Tapi jika aku memadukan Esensi Daun Pemurni Purba dengan Cair
Terakhir Diperbarui: 2026-08-17
Chapter: 113. ANCAMAN DI BALIK BAYANGAN
Bunyi peringatan Sistem yang berdering garing di dalam kepala Jason seketika membuat seluruh saraf tubuhnya menegang. Dalam hitungan milidetik, raut wajah santainya berganti menjadi kewaspadaan mutlak. Peringatan itu bukan sekadar ancaman biasa—jarak tiga puluh meter di arah jam sembilan adalah celah sudut mati di lorong belakang markas Serigala Hitam yang minim penerangan. "Susan, jangan menoleh," bisik Jason sangat pelan, hampir tak terdengar. Jemarinya bergerak halus menepuk bahu Susan, berpura-pura sedang memperjelas percakapan biasa sebagai Alex. "Ada mata-mata. Kelompok pembunuh bayaran sedang mengintai kita di arah jam sembilan." Susan yang semula sedang berfokus meneliti antarmuka layar Sistem miliknya langsung menghentikan gerakan jemarinya. Sebagai agen berpengalaman yang kini menyamar sebagai Sarah, respon refleksnya sangat luar biasa. Ia mengurai senyum tipis di wajahnya, mempertahankan peran sebagai rekan yang patuh tanpa menunjukkan sedikit pun gestur kecurigaan.
Terakhir Diperbarui: 2026-08-17
Pendekar Pedang Terhebat

Pendekar Pedang Terhebat

Zero selalu jadi bahan olok-olok teman-teman karena dia begitu yakin, bahwa suatu hari dia akan menjadi seorang Pendekar Pedang Terhebat. Mereka tidak percaya, karena kemampuan pedang bocah 10 tahun itu sangat buruk. Tak hanya itu, bahkan identitas Zero yang dicap tak jelas asal usulnya pun turut menjadi bahan perundungan. Dia yang hanyalah yatim piatu, tetapi diasuh oleh seorang Master Pedang membuat teman-temannya iri diam-diam. Suatu hari, Zero dikagetkan dengan identitas ayahnya yang ternyata merupakan salah satu Pendekar Pedang Terhebat. Motivasi dan semangat Zero untuk bisa menyabet gelar tersebut semakin kuat. Namun, untuk menjadi seorang Pendekar Pedang Terhebat tersebut, Zero harus mampu menghadari berbagai rintangan. Lantas, apakah bocah yang dicap memiliki kemampuan buruk itu sanggup melewati setiap rintangan? Lalu, apakah dia benar-benar akan berakhir menjadi Pendekar Pedang Terhebat?
Baca
Chapter: 165. Akhir
Dengan memusatkan kekuatannya pada telapak tangan, Orion mengumpulkan energinya kemudian ia langsung melancarkan serangan terkuatnya ke arah Thanos. Saat tubuh Thanos yang terkena serangan Orion, tubuhnya langsung hilang menjadi serpihan debu."Sepertinya aku hanya bisa melakukan sebatas ini saja, Zero. Kalau begitu aku akan kembali beristirahat." Orion kemudian kembali masuk ke dalam pedang.Akan tetapi, baru saja Zero merasa senang bahwa satu musuhnya telah berhasil dikalahkan oleh Orion, Raja Kegelapan akhirnya muncul!Suasana jadi terasa lebih mencekam saat sosok Raja Kegelapan hadir di tempat itu. Bahkan, kedua kaki Zero terasa seperti ada tekanan yang beratnya seperti gunung saat merasakan tekanan yang sangat kuat yang sengaja dipancarkan oleh Raja Kegelapan."A-apa ini?" tanya Zero pada dirinya sendiri, dengan posisi wajahnya saat ini menatap ke lantai.Beberapa detik kemudian terdengarlah suara tawa Raja Kegelapan yang menggema. Mendengar suara tawa dari Raja Kegelapan, membuat
Terakhir Diperbarui: 2023-09-20
Chapter: 164. Thanos yang licik
Saat situasi semakin sulit dan Nino serta Ratu Vivi terluka parah, Zero merasa perlu untuk mengambil tindakan yang tepat untuk menyelamatkan mereka. Setelah mempertimbangkan beberapa opsi, dia memutuskan untuk membawa Nino dan Ratu Vivi ke dalam dimensi lain yang ada pada pedangnya.Dalam dimensi tersebut, Zero dapat memberikan perawatan medis yang lebih baik dan memastikan bahwa Nino dan Ratu Vivi pulih sepenuhnya dari luka-luka mereka. Meskipun memasukkan teman-temannya ke dalam dimensi tersebut memerlukan kekuatan dan energi yang besar, Zero yakin bahwa itu adalah keputusan yang tepat untuk menyelamatkan nyawa mereka. Ketika tinggal Zero dan Panglima perang kegelapan dalam pertempuran, Zero menatap musuhnya dengan tajam dan penuh kemarahan. Dia merasa sangat marah besar karena teman-temannya telah terluka dan musuhnya telah mengancam nyawa Vivi.Zero mengeluarkan suara yang tegas dan penuh keberanian, dia mengatakan, "Kau telah melakukan kesalahan besar dengan mengancam nyawa Istri
Terakhir Diperbarui: 2023-09-18
Chapter: 163. Tak sadarkan diri
Pertarungan antara Zero, Ratu Vivi, Nino, dan para Orge yang dihidupkan kembali sangat sengit. Para Orge terus menerus menyerang dengan kekuatan dan kecepatan yang luar biasa, membuat pertempuran semakin sulit.Zero menggunakan pedangnya untuk melawan Orge yang menyerang dari jarak dekat, sedangkan Ratu Vivi menggunakan sihirnya untuk memanipulasi elemen dan menyerang dari jarak jauh. Nino juga menggunakan kekuatan Kutukan Klan Kupu-kupu Surga untuk memberikan perlindungan dan kekuatan tambahan kepada teman-temannya.Namun, mereka tidak hanya berjuang melawan para Orge. Mereka juga harus menghadapi Necromancer yang berbahaya. Necromancer itu menggunakan sihir hitam untuk menyerang dan mencoba mengendalikan pikiran mereka.Setelah bertarung dengan gigih, akhirnya mereka berhasil mendekati Necromancer. Akan tetapi, tiba-tiba mereka diserang dari arah lain oleh pasukan kegelapan yang dipimpin oleh seorang panglima perang yang nampak sangat kuat. Terlihat jelas bahwa Panglima perang itu m
Terakhir Diperbarui: 2023-09-18
Chapter: 162. Orge
Setelah pertempuran yang sengit, Zero, Ratu Vivi, dan Nino berhasil mengalahkan semua musuh yang dikirim oleh Thanos. Namun, ketika mereka sedang bernapas lega dan mempersiapkan diri untuk melanjutkan perjalanan mereka, tiba-tiba tanda kutukan Klan Kupu-kupu Surga di tubuh Nino memancarkan cahaya yang sangat terang.Cahaya ini memenuhi seluruh area sekitar dan membuat semua musuh yang tersisa langsung lenyap tanpa bekas. Zero, Ratu Vivi, dan Nino terkejut dengan apa yang terjadi dan terus memandang ke arah cahaya itu.Setelah cahaya redup, Nino berkata, "Apa yang terjadi? Apa itu yang baru saja terjadi?"Zero dan Ratu Vivi melihat ke arah Nino, dan mereka terkejut melihat bahwa tanda kutukan Klan Kupu-kupu Surga telah mengeluarkan kekuatan yang sangat besar dan mematikan.Ratu Vivi berkata, "Itu adalah kekuatan yang luar biasa. Tanda kutukanmu telah memberikan kita perlindungan dan kekuatan yang luar biasa selama perjalanan kita, Nino. Terima kasih."Zero menambahkan, "Tapi kita tetap
Terakhir Diperbarui: 2023-09-16
Chapter: 161. Tanda kutukan
Nino, yang awalnya merasa terbebani oleh tanda kutukan Klan Kupu-kupu Surga, kini mulai melihatnya sebagai anugrah. Dia menyadari meskipun kutukan ini mungkin memiliki sisi negatif, kekuatan dan bantuan yang telah diberikan oleh kutukan ini telah menjadi berkat bagi mereka semua dalam perjalanan mereka.Dengan senyum di wajahnya, Nino berkata, "Kau benar, Zero. Aku tidak pernah menyangka bahwa kutukan ini akan membantu kita sebanyak ini. Aku merasa bersyukur bahwa kita bisa menggunakannya untuk kebaikan."Ratu Vivi, yang juga merasa terharu oleh perubahan sikap Nino, menambahkan, "Kadang-kadang, kekuatan sejati kita terletak pada kemampuan kita untuk mengatasi rintangan dan menggunakan semua sumber daya yang kita miliki, bahkan jika itu berasal dari tempat yang tidak terduga. Nino, kutukanmu telah membantu kita dalam banyak cara, dan aku yakin kita akan berhasil."Dengan dukungan dan kepercayaan dari Zero dan Ratu Vivi, Nino merasa lebih kuat dan lebih termotivasi untuk melanjutkan pe
Terakhir Diperbarui: 2023-09-16
Chapter: 160. Peta
Saat mereka dalam perjalanan, Nino tiba-tiba merasa sakit dan jatuh ke tanah. Zero dan Ratu Vivi bergegas ke sampingnya, melihat bahwa tanda kutukan Klan Kupu-kupu Surga di tubuh Nino mulai memancarkan cahaya yang kuat dan tampaknya menyakitinya.Zero, yang tahu sedikit tentang kutukan Klan Kupu-kupu Surga, memahami bahwa ini adalah tanda bahwa kutukan itu mulai aktif. Dia tahu bahwa kutukan ini bisa sangat berbahaya dan mereka harus segera mencari bantuan.Ratu Vivi, yang merasa khawatir tentang keadaan Nino, segera bergegas untuk mencari penyembuh terdekat. Sementara itu, Zero mencoba menenangkan Nino dan meyakinkannya bahwa mereka akan menemukan cara untuk membantu dia.Saat menunggu penyembuh tiba, Zero berusaha sebaik mungkin untuk merawat Nino dan meringankan rasa sakitnya. Ia berdoa dan berharap bahwa Nino akan pulih dan bisa melanjutkan perjalanan mereka.Ketika obat penyembuh tiba, Vivi segera memeriksa Nino dan memastikan bahwa dia bisa mengatasi kutukan Klan Kupu-kupu Surga
Terakhir Diperbarui: 2023-09-16
Iblis Suci

Iblis Suci

Sejak kecil, Limdong selalu dikucilkan oleh orang-orang di sekitarnya. Karena Limdong kerap mengamuk ketika ia tidak bisa mengontrol kekuatan yang ada pada tubuhnya. Oleh karena itulah sejak kecil Limdong selalu kesepian. Ia selalu sendirian. Tidak ada anak sebayanya yang mau berteman dengannya. Limdong yatim piatu sejak kecil karena kedua orang tuanya mengorbankan diri mereka demi menyelamatkan orang banyak. Kekuatan yang ada pada diri Limdong bukanlah kekuatan biasa. Tidak ada satupun orang yang sanggup melawan kekuatan hebat itu. Tapi karena Limdong dianggap berbeda dari anak lain yang seusianya, itu pula yang menyebabkan Limdong sering bertingkah nakal. Karena ia menginginkan perhatian dari orang lain. Kenakalan dan kejahilan Limdong malah semakin membuat dirinya dihindari oleh orang-orang disekitarnya. Dan Limdong ini, sering kali mengatakan kalau dirinya ingin menjadi seorang Raja. Apakah mungkin Limdong bisa meraih mimpinya menjadi Raja?
Baca
Chapter: 152. Bagian Akhir
Ketika membuka kedua matanya, Lingling kembali teringat suatu hal.Waktu itu, Lingling memang sempat merasakan nyeri di bagian kelaminnya. Tapi Lingling tidak tahu kalau hal itu disebabkan karena hubungan seksual yang ia lakukan bersama Limdong.Buk!Lingling menangis bahagia dan memeluk tubuh Chang Lim."Ibu..., tolong restui hubungan kami. Aku sangat mencintai Limdong, Ibu...," ucap Lingling."Tenang saja, justru aku lah yang memilihmu untuk menjadi pendamping hidup Limdong. Kami berdua selalu memantau kehidupan kalian dari Surga. Tanpa kau minta pun, kami sudah merestui hubungan kalian terlebih dahulu. Jadi, jagalah Anak ini dengan baik," ucap Chang Lim."Tapi Ibu, tolong rahasiakan ini dari Limdong. Aku mau memberikannya kejutan," ucap Lingling."Dasar Anak muda, hahahaha...!" jawab Chang Lim.Kemudian mereka semua berkumpul. Setelah itu Go Xyu membawa mereka kembali ke dalam inti Hutan Terlarang.Tring!Dalam sekejap mereka semua langsung berpindah tempat."Guru...," ucap Limdong
Terakhir Diperbarui: 2023-02-17
Chapter: 151. Kabar baik
Limdong dan Lingling baru sadar kalau di sana banyak orang."Limdong..., tidakkah kau mau memperkenalkan calon Menantu Ibumu ini? Hem?" tanya Chang Lim. Chang Lim sengaja menggoda Limdong."E..., anu..., ma-mafkan aku Ibu. Aku terlalu terbawa suasana. Oh iya, Ayah, Ibu..., perkenalkan dia adalah Lingling. Lingling, mereka berdua adalah Ayah dan Ibu kandungku," ucap Limdong."A-apa...?! E..., ma-maafkan aku. Aku..., a-aku...," ucap Lingling. Lingling benar-benar merasa malu karena tadi ia telah mencium bibir Limdong tanpa memperhatikan keadaan di sekitarnya.Chang Lim hanya terkekeh melihat sikap kedua anak itu.Kemudian Chang Lim memberitahu pada Lingling Tentang dirinya dan juga Xindong.Betapa terkejutnya Lingling ketika ia mengetahui identitas Limdong dan keluarganya.Kemudian, Chang Lim memegang tangan Lingling."Nak..., apakah kau sudah tahu?" tanya Chang Lim."Eh? Tahu apa, Bibi?" tanya Lingling."Jangan Panggil aku Bibi. Panggil saja aku Ibu. Karena aku adalah calon Nenek dari
Terakhir Diperbarui: 2023-02-17
Chapter: 150. Aku mencintaimu
Chang Lim melepaskan pelukannya dari Limdong. Kemudian Chang Lim menganggukkan kepalanya ketika Xindong menatap ke arahnya."Baiklah Limdong, tunggu sebentar. Ada yang harus Ibu lakukan terlebih dahulu," ucap Chang Lim.Limdong mengamati apa yang akan dilakukan oleh Chang Lim.Ternyata Chang Lim mengangkat sebelah tangannya. Setelah itu langit kembali terlihat terguncang. Beberapa saat kemudian, ada butiran-butiran cahaya berwarna keemasan yang berjatuhan dari langit dan menyebar ke seluruh muka Bumi.Ternyata Chang Lim menghidupkan kembali orang-orang yang mati akibat serangan Guntur milik Fujinma. Butiran-butiran cahaya itu ternyata adalah roh-roh manusia yang telah mati. Namun, yang hidup kembali hanyalah orang-orang yang mati dalam kekacauan ini saja.Kemudian setelah ribuan butiran cahaya keemasan itu menghilang, ada lagi butiran-butiran cahaya berwana hijau yang turun dari langit dan menyebar lagi ke seluruh muka Bumi.Butiran-butiran cahaya berwarna hijau itu langsung masuk ke
Terakhir Diperbarui: 2023-02-17
Chapter: 149. Orang tua
Limdong baru sadar ketika ia mendongakkan kepalanya ke atas langit. Ternyata ada sosok seseorang yang tubuhnya memancarkan sinar yang sangat menyilaukan.Limdong menutupi mata dengan lengannya guna melihat lebih jelas. Namun tetap saja, pancaran cahaya itu sangatlah menyilaukan dan menusuk mata.Ketika tubuh orang itu semakin dekat, Limdong merasakan kekuatan yang sangat dahsyat!Awalnya Limdong mengira kalau orang itu adalah musuh. Namun, Limdong tidak merasakan adanya aura pembunuh atau kebencian sama sekali pada sosok orang itu. Malahan, tubuh Limdong terasa sangat nyaman ketika tubuhnya semakin dekat dengan orang itu."Siapa orang ini?" gumam Limdong. Ia bertanya-tanya dalam hatinya karena penasaran.Beberapa saat kemudian sosok itu akhirnya berada di hadapan Limdong. Tubuh orang itu mengambang rendah di udara.Perlahan, cahaya yang menyilaukan itu menghilang. Sosok orang itu mulai nampak semakin jelas."Hormat kami, kepada Raja Iblis Suci!" ucap Jindong, Jialing, dan juga Yingar
Terakhir Diperbarui: 2023-02-17
Chapter: 148. Eksekusi Fujinma
Bam!Jleb!Jleb!Jleb!Ada puluhan panah es yang jatuh dari langit dan menusuk tubuh Fujinma. Tubuh Fujinma akhirnya berlumuran darah. Panah-panah es itu menancap dengan kokoh di bagian lengan, kaki, bahu dan badan Fujinma.Limdong mencengkram leher Fujinma.Brak!Limdong membanting tubuh Fujinma ke tanah.Bam!Tubuh Fujinma tidak mampu bergerak sedikitpun. Sendi-sendinya terasa sakit semua. Yang bisa Fujinma lakukan hanyalah mengedipkan matanya saja. Bahkan bernafas pun menjadi sulit.Bugh!Limdong menendang perut Fujinma. Kedua mata Fujinma langsung terbelalak. Rasa sakit itu bukan hanya dirasakan di bagian perutnya saja. Namun di sekujur tubuhnya.Fujinma akhirnya meneteskan air mata darah dari kedua matanya. Rasa sakit dari tiap serangan yang Limdong berikan benar-benar membuat Fujinma tersiksa."Dunia ini tidak membutuhkan Iblis jahat sepertimu!" ucap Limdong.Brak!Limdong menendang lagi bagian dada Fujinma.Boom!Tubuh Fujinma terpental puluhan meter. Tulang dadanya langsung pa
Terakhir Diperbarui: 2023-02-16
Chapter: 147. Mode Awakening Iblis Suci
Nging...!Boom!Fujinma membelalakkan kedua matanya!Crash..., boom!Ternyata Limdong kembali berhasil menembakkan sinar lasernya.Namun, sinar laser itu ukurannya lebih besar. Diameternya sebesar sebatang pohon kelapa. Sedangkan tadi, sinar laser yang Limdong tembakkan ukuran diameternya hanyalah sebesar ukuran sebatang bambu.Dan lagi, warna sinar laser yang kali ini jauh berbeda. Warna sinar laser itu memiliki tujuh warna seperti pelangi!"Tidak mungkin!" teriak Fujinma.Tubuh Limdong melayang ke udara. Ketika tubuh Limdong melayang, langit perlahan berubah menjadi cerah kembali. Warna hitam gelap yang menyelimuti perlahan mulai menghilang.Sekujur tubuh Limdong memiliki warna seperti pelangi. Bahkan sesaat tubuh Limdong berkedip dan nampak transparan.Akhirnya Limdong berhasil mengaktifkan Mode Awakening Iblis Suci!Wow, Keren!"Atas kuasa para Dewa Agung dan Raja Iblis Kuno, aku akan menghukummu dengan hukuman mati!" ucap Limdong. Suara Limdong terdengar berbeda. Seakan-akan suar
Terakhir Diperbarui: 2023-02-16
Anda juga akan menyukai
Sang Raja Pulau Mahkota
Sang Raja Pulau Mahkota
Fantasi · Big Man
33.6K Dibaca
LEGENDA PENDEKAR MABUK
LEGENDA PENDEKAR MABUK
Fantasi · Nandar Hidayat
33.0K Dibaca
Alpha Dedrick (INDONESIA)
Alpha Dedrick (INDONESIA)
Fantasi · AiniRhee
32.7K Dibaca
DANURWENDA - Rahasia Putri Senapati
DANURWENDA - Rahasia Putri Senapati
Fantasi · Nandar Hidayat
32.6K Dibaca
Pendekar Kitab Iblis
Pendekar Kitab Iblis
Fantasi · Zhu Phi
32.5K Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status