Chapter: 1020. KEDATANGAN SANG DEWA API DAN PENYELAMATAN KILATDi saat yang sama, jauh di luar penjara bawah tanah,di atas langit perbatasan Pusat Kota Abadi, sebuah pendaran garis kilat keemasan murni melesat membelah awan dengan kecepatan yang sanggup meruntuhkan ruang dan waktu. Aura kemurkaan Martis yang telah mencapai puncaknya kini berada semakin dekat untuk membakar seluruh isi Kota Abadi. Pusat Kota Abadi yang megah mendadak mencekam. Langit biru di atas benteng utama terbelah dua oleh gumpalan awan keemasan yang berputar hebat, memancarkan gelombang panas jutaan derajat yang melumat habis formasi sihir pelindung milik Sekte Bayangan Abadi dalam hitungan detik. BOOOOOOOOOOMMMM! Tanpa ada peringatan, atap penjara bawah tanah yang terbuat dari lautan batu kehampaan tebal hancur berkeping-keping! Sinar matahari yang amat silau menerobos masuk, menyapu bersih lautan kegelapan di dalam koridor bawah tanah. Di tengah puing-puing batu yang beterbangan dan kepulan asap emas, sesosok pria melayang turun dengan anggun. Rambut keemasannya me
Last Updated: 2026-08-22
Chapter: 1019. RITUAL KEHAMPAAN DAN TANGIS SANG PENJAGA Bau busuk minyak belerang dan gemerincing rantai tembaga yang menggesek lantai batu menyibak keheningan dingin di penjara bawah tanah. Suasana di dalam sel yang semula dihangatkan oleh reuni haru antara Estias dan Rafaela mendadak membeku secara tidak alami. Dari lorong kegelapan yang berada di ujung koridor, muncul tiga sosok berpakaian jubah merah darah tanpa wajah. Di tengah-tengah mereka, melangkah seorang pria berawak jangkung yang mengenakan topeng tengkorak berukir rajah emas. Ia adalah Pengawas Barok, salah satu eksekutor tingkat atas di bawah perintah langsung sosok bayangan misterius. Langkah kaki Pengawas Barok terhenti di depan sel yang mengurung Rafaela. Matanya yang menyala dari balik rongga topeng menatap tubuh kurus wanita dari Suku Cahaya Purba tersebut dengan tatapan dingin penuh keserakahan. "Waktu penyedotan rutin telah tiba, Wadah Cahaya," suara Barok bergema parau dan berat, bagaikan gesekan dua batu tajam. Rafaela tersentak kaku. Wajahnya yang semula t
Last Updated: 2026-08-22
Chapter: 1018. TAWANAN DI BALIK DINDING HITAM DAN PERTEMUAN TAK TERDUGASedangkan jauh di tempat Estias berada, di ruang bawah tanah di bawah Pusat Kota Abadi yang tidak menyerupai penjara biasa, dinding-dindingnya terbuat dari Batu Kehampaan Hitam yang secara terus-menerus memancarkan gelombang penekan aura, menyedot setiap tetes tenaga dari siapa pun yang terkurung di dalamnya. Suasana begitu gelap, lembap, dan dipenuhi aroma belerang beracun yang menggerogoti saluran pernapasan. Di dalam salah satu sel terbesar yang dililit oleh rantai-rantai besi raksasa bertuliskan rajah kegelapan, Estias terkulai tak berdaya. Luka bekas tebasan tombak racun milik Valthor di punggung dan dadanya masih terasa membakar, dipenuhi garis-garis hitam yang terus menyerap daya hidupnya. Zirah kulit batu keemasan yang semula membanggakan kini retak-retak dan kusam, kehilangan pendaran cahayanya. Setiap kali sang raksasa mencoba menggerakkan jemarinya, rantai penekan aura meletupkan kejutan listrik hitam yang membuat tulang-tulangnya berderit kesakitan. "Ugh... sial! Sak
Last Updated: 2026-08-22
Chapter: 1017. LATIHAN DI PUNCAK NAGA PERAK Keheningan di Ngarai Tengkorak Kelam terasa begitu menyiksa setelah lenyapnya retakan dimensi hitam yang membawa Estias. Noda darah emas milik sahabat raksasanya masih berbekas di atas tanah yang hangus, menjadi saksi bisu atas ketidakmampuannya melindungi kawan seperjuangannya. Martis masih berlutut. Kedua tangannya tertancap dalam ke dalam batuan keras, membiarkan jemarinya berdarah. Di dalam benaknya, bayangan senyum sinis sosok misterius itu dan jeritan kesakitan Estias terus bergema bertubi-tubi, membakar setiap sel di dalam raganya dengan amarah murni yang tak terperi. [Analisis Sistem: Gelombang Jiwa Martis Berada pada Tingkat Amarah Kritis!] [Peringatan: Tingkat Kekuatan Sosok Bayangan Misterius Diperkirakan Melampaui Batas Penguasa Setengah Dewa!] [Rekomendasi Mutlak: Memaksa Masuk ke Pusat Kota Abadi Saat Ini Memiliki Persentase Keberhasilan Kurang dari 12%!] [Membutuhkan: Penyelarasan Sempurna Tujuh Api Suci & Pembukaan Segel Jiwa Tingkat Akhir!] Martis mendongak. M
Last Updated: 2026-08-22
Chapter: 1016. AMUKAN TERAKHIR DAN PENCULIKAN YANG MEMBAKAR JIWA Pertempuran di Ngarai Tengkorak Kelam telah melampaui batas nalar. Langit yang semula diselimuti awan sore kini berganti malam pekat, lalu kembali berangsur terang oleh fajar. Tiga jam... lima jam... hingga delapan jam berlalu tanpa hentinya dentuman energi yang meretakkan bukit-bukit batu di sekeliling mereka. Udara terasa begitu panas bercampur racun belerang yang memadatkan napas. Di dasar kawah yang luluh lantak, Martis berdiri dengan napas terengah-engah. Peluh dan darah tipis mengalir di pelipisnya, namun mata keemasannya membara lebih terang dari sebelumnya. Sebaliknya, Jenderal Valthor tampak dalam kondisi yang mengenaskan. Peningkatan kekuatan dua kali lipat yang disuntikkan dari energi kehampaan mulai menunjukkan efek samping yang mengerikan, dan zirah merahnya meletup-letup, memperlihatkan daging bermutasi yang terkelupas oleh panas Api Suci. "Hhh... hhh... tidak mungkin..." bisik Valthor seraya memegang sabitnya yang membengkok. "Aku sudah menerima kekuatan Tuan Baya
Last Updated: 2026-08-21
Chapter: 1015. BADAI KEHAMPAAN DAN BENTENTANG DUA KEKUATAN "Awas, Martis!" teriak Estias menggelegar. Dengan daya tahan tubuhnya yang kini telah melonjak tiga kali lipat, Estias melompat ke depan tanpa ragu. Urat-urat emas di zirahnya bersinar membara saat ia menyilangkan kedua lengan raksasanya di udara. "Benteng Emas Dominion!" BOOOOOOMMMM! Tebasan sabit Valthor menghantam tepat di kedua lengan Estias. Benturan dahsyat itu menciptakan gelombang kejutan raksasa yang meruntuhkan tebing-tebing ngarai di sekeliling mereka. Tanah di bawah kaki Estias ambles sejauh tiga meter, namun sang raksasa berdiri kokoh, menahan daya hancur serangan yang kini dua kali lipat lebih kuat dari sebelumnya dengan raungan keberanian. "Hahaha! Zirah batumu lumayan juga, Raksasa!" raung Valthor histeris. Dari balik topeng besinya, gumpalan api hitam menyembur keluar. "Tapi bagaimana dengan ini?!" Valthor memutar sabit raksasanya dengan kecepatan membabi buta, melancarkan belasan tebasan beruntun yang membentuk jaring-jaring bayangan pembunuh. Setiap ay
Last Updated: 2026-08-21
Pendekar Pedang Terhebat
Zero selalu jadi bahan olok-olok teman-teman karena dia begitu yakin, bahwa suatu hari dia akan menjadi seorang Pendekar Pedang Terhebat. Mereka tidak percaya, karena kemampuan pedang bocah 10 tahun itu sangat buruk. Tak hanya itu, bahkan identitas Zero yang dicap tak jelas asal usulnya pun turut menjadi bahan perundungan. Dia yang hanyalah yatim piatu, tetapi diasuh oleh seorang Master Pedang membuat teman-temannya iri diam-diam.
Suatu hari, Zero dikagetkan dengan identitas ayahnya yang ternyata merupakan salah satu Pendekar Pedang Terhebat. Motivasi dan semangat Zero untuk bisa menyabet gelar tersebut semakin kuat. Namun, untuk menjadi seorang Pendekar Pedang Terhebat tersebut, Zero harus mampu menghadari berbagai rintangan. Lantas, apakah bocah yang dicap memiliki kemampuan buruk itu sanggup melewati setiap rintangan? Lalu, apakah dia benar-benar akan berakhir menjadi Pendekar Pedang Terhebat?
Read
Chapter: 165. AkhirDengan memusatkan kekuatannya pada telapak tangan, Orion mengumpulkan energinya kemudian ia langsung melancarkan serangan terkuatnya ke arah Thanos. Saat tubuh Thanos yang terkena serangan Orion, tubuhnya langsung hilang menjadi serpihan debu."Sepertinya aku hanya bisa melakukan sebatas ini saja, Zero. Kalau begitu aku akan kembali beristirahat." Orion kemudian kembali masuk ke dalam pedang.Akan tetapi, baru saja Zero merasa senang bahwa satu musuhnya telah berhasil dikalahkan oleh Orion, Raja Kegelapan akhirnya muncul!Suasana jadi terasa lebih mencekam saat sosok Raja Kegelapan hadir di tempat itu. Bahkan, kedua kaki Zero terasa seperti ada tekanan yang beratnya seperti gunung saat merasakan tekanan yang sangat kuat yang sengaja dipancarkan oleh Raja Kegelapan."A-apa ini?" tanya Zero pada dirinya sendiri, dengan posisi wajahnya saat ini menatap ke lantai.Beberapa detik kemudian terdengarlah suara tawa Raja Kegelapan yang menggema. Mendengar suara tawa dari Raja Kegelapan, membuat
Last Updated: 2023-09-20
Chapter: 164. Thanos yang licikSaat situasi semakin sulit dan Nino serta Ratu Vivi terluka parah, Zero merasa perlu untuk mengambil tindakan yang tepat untuk menyelamatkan mereka. Setelah mempertimbangkan beberapa opsi, dia memutuskan untuk membawa Nino dan Ratu Vivi ke dalam dimensi lain yang ada pada pedangnya.Dalam dimensi tersebut, Zero dapat memberikan perawatan medis yang lebih baik dan memastikan bahwa Nino dan Ratu Vivi pulih sepenuhnya dari luka-luka mereka. Meskipun memasukkan teman-temannya ke dalam dimensi tersebut memerlukan kekuatan dan energi yang besar, Zero yakin bahwa itu adalah keputusan yang tepat untuk menyelamatkan nyawa mereka. Ketika tinggal Zero dan Panglima perang kegelapan dalam pertempuran, Zero menatap musuhnya dengan tajam dan penuh kemarahan. Dia merasa sangat marah besar karena teman-temannya telah terluka dan musuhnya telah mengancam nyawa Vivi.Zero mengeluarkan suara yang tegas dan penuh keberanian, dia mengatakan, "Kau telah melakukan kesalahan besar dengan mengancam nyawa Istri
Last Updated: 2023-09-18
Chapter: 163. Tak sadarkan diriPertarungan antara Zero, Ratu Vivi, Nino, dan para Orge yang dihidupkan kembali sangat sengit. Para Orge terus menerus menyerang dengan kekuatan dan kecepatan yang luar biasa, membuat pertempuran semakin sulit.Zero menggunakan pedangnya untuk melawan Orge yang menyerang dari jarak dekat, sedangkan Ratu Vivi menggunakan sihirnya untuk memanipulasi elemen dan menyerang dari jarak jauh. Nino juga menggunakan kekuatan Kutukan Klan Kupu-kupu Surga untuk memberikan perlindungan dan kekuatan tambahan kepada teman-temannya.Namun, mereka tidak hanya berjuang melawan para Orge. Mereka juga harus menghadapi Necromancer yang berbahaya. Necromancer itu menggunakan sihir hitam untuk menyerang dan mencoba mengendalikan pikiran mereka.Setelah bertarung dengan gigih, akhirnya mereka berhasil mendekati Necromancer. Akan tetapi, tiba-tiba mereka diserang dari arah lain oleh pasukan kegelapan yang dipimpin oleh seorang panglima perang yang nampak sangat kuat. Terlihat jelas bahwa Panglima perang itu m
Last Updated: 2023-09-18
Chapter: 162. OrgeSetelah pertempuran yang sengit, Zero, Ratu Vivi, dan Nino berhasil mengalahkan semua musuh yang dikirim oleh Thanos. Namun, ketika mereka sedang bernapas lega dan mempersiapkan diri untuk melanjutkan perjalanan mereka, tiba-tiba tanda kutukan Klan Kupu-kupu Surga di tubuh Nino memancarkan cahaya yang sangat terang.Cahaya ini memenuhi seluruh area sekitar dan membuat semua musuh yang tersisa langsung lenyap tanpa bekas. Zero, Ratu Vivi, dan Nino terkejut dengan apa yang terjadi dan terus memandang ke arah cahaya itu.Setelah cahaya redup, Nino berkata, "Apa yang terjadi? Apa itu yang baru saja terjadi?"Zero dan Ratu Vivi melihat ke arah Nino, dan mereka terkejut melihat bahwa tanda kutukan Klan Kupu-kupu Surga telah mengeluarkan kekuatan yang sangat besar dan mematikan.Ratu Vivi berkata, "Itu adalah kekuatan yang luar biasa. Tanda kutukanmu telah memberikan kita perlindungan dan kekuatan yang luar biasa selama perjalanan kita, Nino. Terima kasih."Zero menambahkan, "Tapi kita tetap
Last Updated: 2023-09-16
Chapter: 161. Tanda kutukanNino, yang awalnya merasa terbebani oleh tanda kutukan Klan Kupu-kupu Surga, kini mulai melihatnya sebagai anugrah. Dia menyadari meskipun kutukan ini mungkin memiliki sisi negatif, kekuatan dan bantuan yang telah diberikan oleh kutukan ini telah menjadi berkat bagi mereka semua dalam perjalanan mereka.Dengan senyum di wajahnya, Nino berkata, "Kau benar, Zero. Aku tidak pernah menyangka bahwa kutukan ini akan membantu kita sebanyak ini. Aku merasa bersyukur bahwa kita bisa menggunakannya untuk kebaikan."Ratu Vivi, yang juga merasa terharu oleh perubahan sikap Nino, menambahkan, "Kadang-kadang, kekuatan sejati kita terletak pada kemampuan kita untuk mengatasi rintangan dan menggunakan semua sumber daya yang kita miliki, bahkan jika itu berasal dari tempat yang tidak terduga. Nino, kutukanmu telah membantu kita dalam banyak cara, dan aku yakin kita akan berhasil."Dengan dukungan dan kepercayaan dari Zero dan Ratu Vivi, Nino merasa lebih kuat dan lebih termotivasi untuk melanjutkan pe
Last Updated: 2023-09-16
Chapter: 160. PetaSaat mereka dalam perjalanan, Nino tiba-tiba merasa sakit dan jatuh ke tanah. Zero dan Ratu Vivi bergegas ke sampingnya, melihat bahwa tanda kutukan Klan Kupu-kupu Surga di tubuh Nino mulai memancarkan cahaya yang kuat dan tampaknya menyakitinya.Zero, yang tahu sedikit tentang kutukan Klan Kupu-kupu Surga, memahami bahwa ini adalah tanda bahwa kutukan itu mulai aktif. Dia tahu bahwa kutukan ini bisa sangat berbahaya dan mereka harus segera mencari bantuan.Ratu Vivi, yang merasa khawatir tentang keadaan Nino, segera bergegas untuk mencari penyembuh terdekat. Sementara itu, Zero mencoba menenangkan Nino dan meyakinkannya bahwa mereka akan menemukan cara untuk membantu dia.Saat menunggu penyembuh tiba, Zero berusaha sebaik mungkin untuk merawat Nino dan meringankan rasa sakitnya. Ia berdoa dan berharap bahwa Nino akan pulih dan bisa melanjutkan perjalanan mereka.Ketika obat penyembuh tiba, Vivi segera memeriksa Nino dan memastikan bahwa dia bisa mengatasi kutukan Klan Kupu-kupu Surga
Last Updated: 2023-09-16
Chapter: 118. DANCE BATTLE TAK DISENGAJA "Susan! Aktifkan modul gangguan Saraf dari Sistemmu!" teriak Jason seraya berlari menyongsong arah jatuhnya Vane. Susan yang berada di atas balkon kendali segera menari-narikan jemarinya di atas antarmuka Sistem biru miliknya. [Sistem Susan: Menembakkan Gelombang Disorientasi Otak Tipe-B] [Target: Jenderal Vane] [Efek Samping Unik: Mengacaukan Saraf Keseimbangan dan Respon Otot Motorik!] ZZZZZT! Cahaya frekuensi ungu menembak tepat di kepala Jenderal Vane yang sedang melayang di udara. Seketika itu juga, alih-alih mendarat dengan pukulan pemusnah yang mematikan, respon otot Jenderal Vane mendadak kehilangan kendali secara konyol. Saat kakinya menyentuh lantai, tubuh raksasanya justru melakukan gerakan moonwalk secara mendadak ke belakang seraya melambaikan tangannya di udara! Sreeek... sreeek... "A-Apa yang terjadi pada tubuhku?!" jerit Jenderal Vane histeris. Wajahnya yang garang kini berubah menjadi panik luar biasa karena kakinya terus bergerak sendiri membentuk tarian brea
Last Updated: 2026-08-17
Chapter: 117. AMUKAN SANG JENDERAL Asap tebal sisa ledakan rudal Pasukan Khusus Onde-ondesia masih membumbung di ruang kendali markas Serigala Hitam. Meski sebagian besar prajurit kroco telah dilumpuhkan oleh gas penawar racikan Susan dan gempuran pasukan elit baret merah, ancaman utama sarang ini rupanya belum sepenuhnya musnah. BAMMMM! Pintu baja tahan ledakan di bagian dalam markas mendadak terlempar dahsyat, melayang menghantam dua prajurit elit Onde-ondesia hingga terlontar. Dari balik asap merah yang pekat, sesosok pria raksasa setinggi dua setengah meter melangkah keluar. Dia adalah Jenderal Vane, komandan tertinggi sayap tempur Serigala Hitam sekaligus pengguna modul eksperimen Sistem Jahat Tipe Berserker. "Kalian serangga-serangga Onde-ondesia... dan dua tikus penyamar!" raung Jenderal Vane dengan suara bergetar bagaikan mesin berat. Tubuhnya dilapisi zirah biologis hitam yang meneteskan cairan asam pembakar lantai. "Kalian pikir bisa menghancurkan mahakarya Serigala Hitam begitu saja?!" [Peringata
Last Updated: 2026-08-17
Chapter: 116. PASUKAN GARUDA Semburan gas penawar biru dari Sistem Susan merayap cepat memenuhi setiap sudut markas Serigala Hitam. Di saat yang sama, para prajurit musuh yang siap menembak Jason dan Susan tiba-tiba merasakan reaksi aneh. Senjata racun biologis yang menempel di lengan mereka mendadak meletupkan busa putih tak berguna! "Senjata biologis kita meleleh!" "Racun di dalam tubuhku... menolak diperintah!" "Cairan apa ini?! Mengapa baunya seperti aroma terapi mentol segar?!" jerit para prajurit panik seraya menutupi hidung mereka. [Notifikasi Sistem Susan: 100% Senjata Biologis Sektor 1 Terbakar & Terkunci!] [Status Musuh: Mengalami Efek Samping "Segar Luar Biasa" dan Kehilangan Daya Tempur Biologis!] "Kerja bagus, Susan!" seru Jason. Namun, beberapa prajurit yang tidak menggunakan senjata biologis langsung mencabut tongkat listrik dan melompat menerjang. Jason mengaktifkan Sistem Pukulan Magnetik. Brak! Bugh! Jeng! Jason memutar tubuhnya seraya melayangkan pukulan-pukulan bertenaga tinggi. Unikny
Last Updated: 2026-08-17
Chapter: 115. SALURAN VENTILASI DAN REAKSI TAK DUGA Lampu merah darurat masih berkedip-kedip liar accompanied oleh raungan sirene yang memekakkan gendang telinga. Sedangkan di luar kamar, ada suara langkah sepatu bot ratusan prajurit Serigala Hitam terdengar seperti badai menakutkan yang mendekat. "Jason, pintu utama sektor area ini ternyata sudah terkunci otomatis!" seru Susan seraya mengintip dari balik celah pintu. "Dan ada banyak Prajurit bertopeng baja dengan senapan plasma sudah menutupi ujung lorong ini!" Jason pun lalu menatap ke atas langit-langit kamar. Dari Sistem miliknya, sebuah denah holo 3D mendadak muncul melayang. [Sistem Navigasi Aktif: Ditemukan Jalur Alternatif] [Lokasi: Saluran Ventilasi Utama (Diameter: 60 cm)] [Catatan Sistem: Jalur ini cukup sempit. Harap simpan martabat Anda sebelum memanjat.] "Lewat atas!" menunjuk lubang ventilasi di sudut plafon. Dengan sigap, Jason pun melompat dan membuka penutup besi ventilasi itu, lalu ia segera memanjat masuk lebih dulu. Namun, karena koordinasi tubuh Jason yang k
Last Updated: 2026-08-17
Chapter: 114. PENAWAR RAHASE DAN PERTEMUAN DI GARIS DEPAN Setelah melumpuhkan empat pembunuh bayaran dan menyembunyikan tubuh mereka di dalam tangki pembuangan bahan kimia yang tidak terpakai, Jason dan Susan bergerak cepat kembali ke area privat mereka di markas Serigala Hitam. Waktu yang mereka miliki semakin sempit. Eksekusi rencana serangan besar-besaran oleh pasukan elit dari Negara Onde-ondesia sudah semakin dekat, dan setiap detik sangat berharga untuk mematangkan strategi penumpasan. Di dalam kamar mereka yang telah dipasangi alat pemblokir sinyal canggih racikan Jason, botol kecil berisi Serum Biologis V-9 diletakkan di atas meja. "Jason, menu Sistemku telah menganalisis struktur serum ini," kata Susan seraya menggeser layar antarmuka Sistem biru transparan yang melayang di hadapannya. Tangannya menari-nari menyeleksi berbagai bahan racun dan obat gaib yang tersedia di toko Sistem. "Sistem Jahat yang memodifikasi senjata ini menggunakan basis struktur racun seluler. Tapi jika aku memadukan Esensi Daun Pemurni Purba dengan Cair
Last Updated: 2026-08-17
Chapter: 113. ANCAMAN DI BALIK BAYANGAN Bunyi peringatan Sistem yang berdering garing di dalam kepala Jason seketika membuat seluruh saraf tubuhnya menegang. Dalam hitungan milidetik, raut wajah santainya berganti menjadi kewaspadaan mutlak. Peringatan itu bukan sekadar ancaman biasa—jarak tiga puluh meter di arah jam sembilan adalah celah sudut mati di lorong belakang markas Serigala Hitam yang minim penerangan. "Susan, jangan menoleh," bisik Jason sangat pelan, hampir tak terdengar. Jemarinya bergerak halus menepuk bahu Susan, berpura-pura sedang memperjelas percakapan biasa sebagai Alex. "Ada mata-mata. Kelompok pembunuh bayaran sedang mengintai kita di arah jam sembilan." Susan yang semula sedang berfokus meneliti antarmuka layar Sistem miliknya langsung menghentikan gerakan jemarinya. Sebagai agen berpengalaman yang kini menyamar sebagai Sarah, respon refleksnya sangat luar biasa. Ia mengurai senyum tipis di wajahnya, mempertahankan peran sebagai rekan yang patuh tanpa menunjukkan sedikit pun gestur kecurigaan.
Last Updated: 2026-08-17
Chapter: 152. Bagian AkhirKetika membuka kedua matanya, Lingling kembali teringat suatu hal.Waktu itu, Lingling memang sempat merasakan nyeri di bagian kelaminnya. Tapi Lingling tidak tahu kalau hal itu disebabkan karena hubungan seksual yang ia lakukan bersama Limdong.Buk!Lingling menangis bahagia dan memeluk tubuh Chang Lim."Ibu..., tolong restui hubungan kami. Aku sangat mencintai Limdong, Ibu...," ucap Lingling."Tenang saja, justru aku lah yang memilihmu untuk menjadi pendamping hidup Limdong. Kami berdua selalu memantau kehidupan kalian dari Surga. Tanpa kau minta pun, kami sudah merestui hubungan kalian terlebih dahulu. Jadi, jagalah Anak ini dengan baik," ucap Chang Lim."Tapi Ibu, tolong rahasiakan ini dari Limdong. Aku mau memberikannya kejutan," ucap Lingling."Dasar Anak muda, hahahaha...!" jawab Chang Lim.Kemudian mereka semua berkumpul. Setelah itu Go Xyu membawa mereka kembali ke dalam inti Hutan Terlarang.Tring!Dalam sekejap mereka semua langsung berpindah tempat."Guru...," ucap Limdong
Last Updated: 2023-02-17
Chapter: 151. Kabar baikLimdong dan Lingling baru sadar kalau di sana banyak orang."Limdong..., tidakkah kau mau memperkenalkan calon Menantu Ibumu ini? Hem?" tanya Chang Lim. Chang Lim sengaja menggoda Limdong."E..., anu..., ma-mafkan aku Ibu. Aku terlalu terbawa suasana. Oh iya, Ayah, Ibu..., perkenalkan dia adalah Lingling. Lingling, mereka berdua adalah Ayah dan Ibu kandungku," ucap Limdong."A-apa...?! E..., ma-maafkan aku. Aku..., a-aku...," ucap Lingling. Lingling benar-benar merasa malu karena tadi ia telah mencium bibir Limdong tanpa memperhatikan keadaan di sekitarnya.Chang Lim hanya terkekeh melihat sikap kedua anak itu.Kemudian Chang Lim memberitahu pada Lingling Tentang dirinya dan juga Xindong.Betapa terkejutnya Lingling ketika ia mengetahui identitas Limdong dan keluarganya.Kemudian, Chang Lim memegang tangan Lingling."Nak..., apakah kau sudah tahu?" tanya Chang Lim."Eh? Tahu apa, Bibi?" tanya Lingling."Jangan Panggil aku Bibi. Panggil saja aku Ibu. Karena aku adalah calon Nenek dari
Last Updated: 2023-02-17
Chapter: 150. Aku mencintaimuChang Lim melepaskan pelukannya dari Limdong. Kemudian Chang Lim menganggukkan kepalanya ketika Xindong menatap ke arahnya."Baiklah Limdong, tunggu sebentar. Ada yang harus Ibu lakukan terlebih dahulu," ucap Chang Lim.Limdong mengamati apa yang akan dilakukan oleh Chang Lim.Ternyata Chang Lim mengangkat sebelah tangannya. Setelah itu langit kembali terlihat terguncang. Beberapa saat kemudian, ada butiran-butiran cahaya berwarna keemasan yang berjatuhan dari langit dan menyebar ke seluruh muka Bumi.Ternyata Chang Lim menghidupkan kembali orang-orang yang mati akibat serangan Guntur milik Fujinma. Butiran-butiran cahaya itu ternyata adalah roh-roh manusia yang telah mati. Namun, yang hidup kembali hanyalah orang-orang yang mati dalam kekacauan ini saja.Kemudian setelah ribuan butiran cahaya keemasan itu menghilang, ada lagi butiran-butiran cahaya berwana hijau yang turun dari langit dan menyebar lagi ke seluruh muka Bumi.Butiran-butiran cahaya berwarna hijau itu langsung masuk ke
Last Updated: 2023-02-17
Chapter: 149. Orang tuaLimdong baru sadar ketika ia mendongakkan kepalanya ke atas langit. Ternyata ada sosok seseorang yang tubuhnya memancarkan sinar yang sangat menyilaukan.Limdong menutupi mata dengan lengannya guna melihat lebih jelas. Namun tetap saja, pancaran cahaya itu sangatlah menyilaukan dan menusuk mata.Ketika tubuh orang itu semakin dekat, Limdong merasakan kekuatan yang sangat dahsyat!Awalnya Limdong mengira kalau orang itu adalah musuh. Namun, Limdong tidak merasakan adanya aura pembunuh atau kebencian sama sekali pada sosok orang itu. Malahan, tubuh Limdong terasa sangat nyaman ketika tubuhnya semakin dekat dengan orang itu."Siapa orang ini?" gumam Limdong. Ia bertanya-tanya dalam hatinya karena penasaran.Beberapa saat kemudian sosok itu akhirnya berada di hadapan Limdong. Tubuh orang itu mengambang rendah di udara.Perlahan, cahaya yang menyilaukan itu menghilang. Sosok orang itu mulai nampak semakin jelas."Hormat kami, kepada Raja Iblis Suci!" ucap Jindong, Jialing, dan juga Yingar
Last Updated: 2023-02-17
Chapter: 148. Eksekusi FujinmaBam!Jleb!Jleb!Jleb!Ada puluhan panah es yang jatuh dari langit dan menusuk tubuh Fujinma. Tubuh Fujinma akhirnya berlumuran darah. Panah-panah es itu menancap dengan kokoh di bagian lengan, kaki, bahu dan badan Fujinma.Limdong mencengkram leher Fujinma.Brak!Limdong membanting tubuh Fujinma ke tanah.Bam!Tubuh Fujinma tidak mampu bergerak sedikitpun. Sendi-sendinya terasa sakit semua. Yang bisa Fujinma lakukan hanyalah mengedipkan matanya saja. Bahkan bernafas pun menjadi sulit.Bugh!Limdong menendang perut Fujinma. Kedua mata Fujinma langsung terbelalak. Rasa sakit itu bukan hanya dirasakan di bagian perutnya saja. Namun di sekujur tubuhnya.Fujinma akhirnya meneteskan air mata darah dari kedua matanya. Rasa sakit dari tiap serangan yang Limdong berikan benar-benar membuat Fujinma tersiksa."Dunia ini tidak membutuhkan Iblis jahat sepertimu!" ucap Limdong.Brak!Limdong menendang lagi bagian dada Fujinma.Boom!Tubuh Fujinma terpental puluhan meter. Tulang dadanya langsung pa
Last Updated: 2023-02-16
Chapter: 147. Mode Awakening Iblis SuciNging...!Boom!Fujinma membelalakkan kedua matanya!Crash..., boom!Ternyata Limdong kembali berhasil menembakkan sinar lasernya.Namun, sinar laser itu ukurannya lebih besar. Diameternya sebesar sebatang pohon kelapa. Sedangkan tadi, sinar laser yang Limdong tembakkan ukuran diameternya hanyalah sebesar ukuran sebatang bambu.Dan lagi, warna sinar laser yang kali ini jauh berbeda. Warna sinar laser itu memiliki tujuh warna seperti pelangi!"Tidak mungkin!" teriak Fujinma.Tubuh Limdong melayang ke udara. Ketika tubuh Limdong melayang, langit perlahan berubah menjadi cerah kembali. Warna hitam gelap yang menyelimuti perlahan mulai menghilang.Sekujur tubuh Limdong memiliki warna seperti pelangi. Bahkan sesaat tubuh Limdong berkedip dan nampak transparan.Akhirnya Limdong berhasil mengaktifkan Mode Awakening Iblis Suci!Wow, Keren!"Atas kuasa para Dewa Agung dan Raja Iblis Kuno, aku akan menghukummu dengan hukuman mati!" ucap Limdong. Suara Limdong terdengar berbeda. Seakan-akan suar
Last Updated: 2023-02-16