Home / Fantasi / Pengendali Sistem Terkuat / 301. Martis kembali berduel!

Share

301. Martis kembali berduel!

Author: Rendi OP
last update publish date: 2023-09-06 03:08:14
Satu Minggu kemudian, tiba-tiba suasana menjadi sangat tegang. Tharos, Raja Iblis dari Utara, akhirnya tiba di markas Herupa, tempat Martis dan teman-temannya berada. Wajah Tharos yang menakutkan dan aura kegelapan yang dia pancarkan membuat semua orang di markas merasa tidak nyaman.

Martis langsung berdiri di depan teman-temannya dan menatap Tharos dengan tatapan tajam. "Kami sudah menunggumu, Tharos," kata Martis dengan suara yang tenang namun penuh tekad.

Tharos menatap Martis dan tersenyum s
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pengendali Sistem Terkuat   1105.BENTENG YANG TAK GOYAH

    Pagi itu, Kota Megah Pahlawan Api sedang menikmati gairah kehidupan barunya. Pasar niaga dipenuhi oleh transaksi pedagang yang riuh, anak-anak berlarian gembira di sepanjang jalan batu yang bersih, dan prajurit Pasukan Garuda Hitam berpatroli dengan gagah di atas benteng setinggi dua puluh meter. Namun, kedamaian dan pesatnya pembangunan Kota Pahlawan Api rupanya menjadi duri di mata penguasa tetangga. Raja Gungnir, penguasa tirani dari Wilayah Benua Barat yang menguasai puluhan kota tambang, merasa takhta dan pengaruh diplomasinya terancam. Berita tentang sebuah kota megah yang berdiri instan tanpa izin sekutu kerajaan membuat kesombongannya membakar. BOOOOOOOOOOOOOOOOMMMM! Getaran hebat mendadak merambat di atas permukaan tanah. Di balik celah perbukitan luar, muncul barisan lima puluh ribu prajurit tempur bertopeng besi milik Kerajaan Gungnir. Di barisan depan, sepuluh ekor Badak Zirah Berduri seukuran bukit kecil menggeram parau, sementara ratusan meriam energi elemen ditarget

  • Pengendali Sistem Terkuat   1104. PERESMIAN KOTA MEGAH

    Pangeran Varian dan para pengawalnya terbelalak horor sampai rahang mereka hampir copot. Membangun benteng raksasa sejauh lima kilometer hanya dengan satu kibasan jubah?! Ini bukan lagi tingkat manusia atau raja, ini adalah kekuatan Pencipta. "A-Ampun, Tuan Dewa Agung! Kami salah alamat! Kami cuma mau menumpang lewat dan jualan obat nyamuk saja!" jerit Pangeran Varian histeris seraya menangis konyol seraya menyembah-nyembah kaki Martis. Martis tersenyum tipis, meredakan tekanannya. "Bawa burung untamu pulang. Dan beritahu rajamu... Kota Pahlawan Api tidak tunduk pada siapa pun, namun pintu kota ini selalu terbuka untuk perdagangan yang jujur." "I-Iya, Tuan Dewa! Siap!" Pangeran Varian langsung menarik burung untanya yang pingsan seraya lari terbirit-birit bersama para penyihirnya, melompati semak-semak dengan gerakan konyol. Malam harinya, seluruh areal Kota Megah Pahlawan Api diterangi oleh ribuan lampion kristal elemen yang melayang di udara. Dinding benteng setinggi dua pul

  • Pengendali Sistem Terkuat   1103. DIPLOMASI KONYOL

    Pembangunan Kota Megah Pahlawan Api dimulai dengan dinamika yang sangat unik. Di satu sisi, Martis berdiri tegap di puncak bukit bagaikan dewa yang mengawasi mahakaryanya. Namun di sisi lain, proses pembangunan ini diwarnai oleh aksi-aksi konyol dari tiga ribu prajurit Garuda Hitam dan dua raksasa Dominion. Pagi itu, Estias sang Raksasa Batu bermaksud memindahkan bongkahan batu granit seukuran rumah dari bukit selatan. Namun bukannya memikulnya pelan-pelan, Estias justru memainkannya seperti bola sepak. "Brakas, tangkap bola batunya! BWAHAHAHA!" teriak Estias seraya menendang batu granit raksasa tersebut melintasi udara. WUSSSSS! "HOOH?! BOLA BATU NYASAR!" jerit Ikan Lele Hitam yang sedang melayang santai menikmati uap teh hangat di udara. Lele hitam itu panik dan mengepakkan siripnya kencang-kencang, membuat teh hangatnya tumpah tepat mengenai wajah Brakas. BRUAKKKKKKKKKK! Brakas menyundul batu granit itu hingga tertancap sempurna tepat di garis fondasi benteng timur. "

  • Pengendali Sistem Terkuat   1102. IMPIAN

    Pagi hari di Lembah Asri disambut oleh pemandangan yang teramat megah. Di pelataran luas di luar gerbang desa, tiga ribu prajurit Pasukan Garuda Hitam yang kini berzirah hitam-emas tengah bergerak dalam barisan teratur, mengeksekusi Formasi Naga Hitam Penumpas Iblis di bawah komando Rian dan Kiki. Derap langkah yang kompak dan benturan perisai baja bergema mantap, mencerminkan disiplin militer tingkat tinggi yang telah menyatu dalam jiwa mereka. Martis berdiri tegap di atas tebing batu utama yang menghadap langsung ke seluruh bentangan Desa Lembah Asri. Jubah keemasannya melambai lambat disapu angin pagi. Di sisinya, Mia berdiri anggun mengenakan gaun hijau zamrud, sementara Lina kecil duduk santai di bahu Estias seraya menunjuk-nunjuk barisan prajurit di bawah. Martis memandangi lanskap pemukiman rumah-rumah kayu sederhana di desanya, lalu mengalihkan pandangannya pada bentangan lahan luas yang mengelilingi danau dan bukit-bukit batu di sekitarnya. "Mia..." buka Martis dengan

  • Pengendali Sistem Terkuat   1101. GEMBLENGAN MILITER BAJA DAN FORMASI NAGA HITAM

    "KAMI BERSUMPAH DENGAN DARAH DAN JIWA KAMI!" seru tiga ribu prajurit Garuda Hitam secara membahana. "KAMI AKAN SETIA SEUMUR HIDUP KEPADA PAHLAWAN API MARTIS DAN KELUARGANYA! KAMI SIAP MENJADI PERISAI DAN PEDANG KEDAMAIAN!" Sesi penggemblengan militer secara masif bagi tiga ribu prajurit Pasukan Garuda Hitam resmi dimulai pada hari itu juga di pelataran luas di luar gerbang Desa Lembah Asri. Lapangan yang membentang seluas belasan hektar itu kini menjadi kawah candra dimuka tempat ditempanya barisan prajurit baru di bawah bimbingan langsung Rian dan Kiki, dengan pengawasan ketat dari Martis, Estias, Brakas, dan Duo Naga Lele Purba. Rian berdiri tegap di atas panggung komando kayu, mengayunkan Belati Naga Perak Yin untuk memberikan arahan pembagian divisi. Sementara Kiki melayang di udara dengan pendaran zirah emasnya, memancarkan percikan Petir Keemasan Kuno untuk menjaga ritme dan kerapian barisan. "Dengar semuanya!" teriak Rian dengan suara bulat dan tegas yang dipancarkan me

  • Pengendali Sistem Terkuat   1100. DAN TIGA RIBU JIWA GARUDA HITAM

    Sinar mentari pagi membiaskan pendaran cahaya keemasan yang hangat menembus celah-celah bukit perbatasan Desa Lembah Asri. Di pelataran rumput luas yang membentang di luar gerbang utama, berbaris rapi ratusan kelompok mantan bandit dari berbagai pelosok Hutan Purba dan pegunungan selatan. Pemandangan pagi itu sungguh belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah wilayah tersebut. Rian dan Kiki berdiri tegap di atas mimbar batu bersama Martis, Estias, dan Brakas. Di tangan Rian, terdapat sebuah gulungan bambu kuno yang digunakan untuk mencatat dan mendata ulang seluruh anggota mantan bandit yang telah menyerahkan diri dan bersumpah setia. Estias sang Raksasa Batu melangkah kembali dari barisan belakang seraya menggaruk kepalanya yang keras, lalu memberikan laporan dengan suara beratnya yang menggelegar. "BWAHAHAHA! Martis! Rian! Ini benar-benar di luar dugaan kita semua!" seru Estias penuh ketakjuban. "Setelah aku dan Brakas menghitung ulang seluruh barisan dari barak paling ba

  • Pengendali Sistem Terkuat   783. Suku Senyap

    Martis yang terus ditatap oleh Mona dengan cara tidak biasa akhirnya merasakan tatapan itu. "Ada apa, Mona? Kenapa kau menatapku seperti itu?" tanya Martis secara langsung, ia justru mendekatkan wajahnya pada Mona. Mona yang tersadar langsung terkejut. "Eh, anu, itu, aku..., tidak, tidak! Tidak ad

    last updateLast Updated : 2026-04-01
  • Pengendali Sistem Terkuat   637. Iblis?

    Meskipun Lancelot memiliki sistem utama, dia masih harus banyak belajar lebih banyak lagi. Tapi syukurnya, ada ayahnya di sisinya."Ayah, apa yang harus aku lakukan untuk melawan teknik ilusi yang digunakan musuh kita ini?" tanya Lancelot pada ayahnya."Jangan bingung Nak. Cobalah lebih fokus. Kamu bu

    last updateLast Updated : 2026-03-29
  • Pengendali Sistem Terkuat   562. Jackson

    Jackson adalah seorang pejuang yang terkenal di kalangannya. Dia dikenal karena kecepatan dan kekuatannya yang luar biasa, tetapi yang paling menonjol adalah kemampuan khususnya. Jackson memiliki kemampuan untuk memanipulasi waktu. Dalam pertempuran, dia bisa melambatkan waktu di sekitarnya, memberi

    last updateLast Updated : 2026-03-28
  • Pengendali Sistem Terkuat   13. Tugas dadakan lagi?

    Martis langsung bersiap akan menuju toko kue milik orang tuanya itu."Martis, biar Ayah saja yang ke sana. Kau tetaplah di sini saja," ucap Marten yang ingin mencegah Martis pergi. Marten khawatir akan terjadi sesuatu pada anak kesayangannya ini."Tidak Ayah! Mungkin tadi belum cukup untuk membuat mer

    last updateLast Updated : 2026-03-17
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status