Accueil / Romansa / Perempuan Kedua / Bab 69. Kembali Kerja

Partager

Bab 69. Kembali Kerja

Auteur: Sulistiani
last update Date de publication: 2026-10-23 06:19:18

"Mbak, karena masalah sudah selesai. Bolehkah saya keluar dari rumah ini, Saya ingin membuka lembaran hidup baru dan mencari pekerjaan baru," ucap Arini.

"Memangnya kamu mau mencari pekerjaan baru ke mana, Arini?" tanya Yumna sedikit terkejut dengan ucapan Arini.

"Ke mana saja, Mbak. Asalkan dapat pekerjaan halal dan bisa mencukupi kehidupan ku sendiri. Aku malu terus menumpang di rumah ini," ucap Arini.

Yumna terdiam sejenak menimbang keput
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Dernier chapitre

  • Perempuan Kedua   Bab 70. Komitmen

    "Ronald Apakah kamu serius dan kamu sadar dengan apa yang kamu katakan?" tanya Arini yang masih belum yakin jika Ronald serius dengan ucapannya."Aku serius, Arini. Aku mencintaimu, Aku ingin kamu menjadi kekasihku!" ucap Ronald tanpa ragu-ragu.Arini menghela nafas panjang, ia tahu Ronald adalah orang baik. Namun, karena masa lalunya yang kelam bersama Yuda sang kekasih membuat Arini tidak mudah percaya kepada orang yang mengajaknya menjalin hubungan dan menginginkannya menjadi kekasih."Ronald, kamu orang baik masih banyak wanita yang lebih pantas untuk mendampingi kamu menjadi kekasihmu. Kamu tahu aku hanyalah seorang wanita yang sudah tidak suci lagi bahkan aku pernah menjadi wanita jahat yang hampir menghancurkan rumah tangga orang," ucap Arini mengingatkan Ronald siapa dia sebenarnya."Aku juga pernah menjadi orang jahat, kamu tahu dan aku pernah menceritakannya padamu. Kita sama-sama mempunyai masa lalu y

  • Perempuan Kedua   Bab 69. Kembali Kerja

    "Mbak, karena masalah sudah selesai. Bolehkah saya keluar dari rumah ini, Saya ingin membuka lembaran hidup baru dan mencari pekerjaan baru," ucap Arini."Memangnya kamu mau mencari pekerjaan baru ke mana, Arini?" tanya Yumna sedikit terkejut dengan ucapan Arini."Ke mana saja, Mbak. Asalkan dapat pekerjaan halal dan bisa mencukupi kehidupan ku sendiri. Aku malu terus menumpang di rumah ini," ucap Arini.Yumna terdiam sejenak menimbang keputusan apa yang akan ia ambil, memang tidak mungkin Arini tinggal di rumahnya selamanya. Perempuan itu bukan sanak saudara dia maupun Haikal, demi mencegah terjadinya konflik lain akhirnya Yumna mengizinkan Arini pergi dari rumah mereka."Lebih baik kamu cari pekerjaan dulu, kalau sudah dapat kerja dan dapat tempat tinggal baru setelah itu baru kamu boleh keluar dari rumah ini," ucap Yumna."Iya, Arini. Apa yang dikatakan bu Yumna benar. Memangnya kamu mau tin

  • Perempuan Kedua   Bab 68. Suasana Haru

    "Benarkah, kalian benar akan menjamin keamanan data kami?" tanya Bagaskara."Bukan hanya keamanan data kalian, bahkan aku bisa membuat pabrik dan tembakau milikmu segera mendapat legalisasi. Asal kalian memberikan kembali bayi itu kepada kami," ucap Haikal.Mendengar tawaran dari Haikal tentu saja Bagaskara sangat bersemangat, bukan hanya bisa mendapatkan bayi mereka juga akan lebih mudah untuk menjalankan usaha. Lelaki itu pun membujuk istrinya untuk memberikan Mazaya kepada keluarga kandungnya, setelah cukup lama akhirnya Renata mau memberikan Mazaya kepada Yumna."Kalian nggak bohongin kami, kan? Kapan kami bisa ke panti asuhan dan melihat anak di sana?" tanya Renata."Sekarang juga kami bisa mengantarkan kalian ke sana kalau mau!" ucap Haikal.Renata menatap Yumna dengan mata berkaca-kaca, dia menciumi balita yang ada dalam gendongannya setelah itu baru Ia berikan kepada Yumna.

  • Perempuan Kedua   Bab 67. Negosiasi

    "Mas, bagaimana kalau anak kita diambil organ tubuhnya seperti yang ada di berita-berita?" tanya Yumna dengan linangan air mata.Wanita itu tidak bisa membayangkan bagaimana nasib anaknya di luar sana, Mazaya belum genap 1 tahun sulit untuk mengambil organ tubuh anak usia itu, tetapi saat pikiran seseorang sedang galau dan panik jadi memikirkan hal yang tidak-tidak."Nggak akan, Sayang. Anak kita belum genap 1 tahun, belum ada organ tubuh yang bisa digunakan untuk didonorkan kepada orang yang membutuhkan."Yumna memeluk tubuh sang suami dengan erat, mendengar jika anaknya dijual oleh Yuda ia semakin khawatir jika terjadi sesuatu yang buruk pada anaknya tersebut.Sementara anak buah Haidar kini sudah menemukan titik informasi tentang orang yang membeli Mazaya kepada sindikat tersebut."Tuan, kami menemukan informasi tentang keluarga ini. Dia pengusaha tapi tidak sekaya, Tuan. Mereka menikah suda

  • Perempuan Kedua   Bab 66. Tertangkap

    Yuda berlari dan polisi mengejarnya, Yuda yang tak pernah berolahraga pun akhirnya kelelahan dan kehabisan nafas hingga polisi dengan mudah menangkapnya.Peci yang dikenakan Yuda terbuka, kumis dan jenggot palsu yang ia pakai pun dicopot oleh Polisi sehingga wajah asli Yudha terlihat."Benar dia buronan yang sedang kita cari!" ucap polisi seraya memborgol tangan Yuda."Lepas! Kalian tidak bisa menangkap ku sembarangan tanpa surat perintah dan tanpa tahu apa salahku!" ucap Yuda masih berusaha melepaskan diri dari polisi tersebut."Anda adalah dalang dari penculikan bayi bernama Aiza yang kini sudah meninggal dunia, lalu Anda juga melakukan penculikan lagi kepada balita bernama Mazaya!" ucap polisi.Karena sudah tidak bisa berkutik Yuda pun akhirnya pasrah ikut polisi masuk ke dalam mobil patroli, setelah sampai di kantor polisi Haikal dan Ronald langsung menemui Yudha yang sudah tertangkap.

  • Perempuan Kedua   Bab 65. Polisi Bergerak

    Mazaya kini sudah tidak di tangan sindikat itu, ia dibawa oleh satu keluarga dan pergi dari kota tersebut.Sementara Haidar kini mengarahkan anak buahnya untuk mencari keberadaan Yuda, Haikal prihatin dengan keadaan istrinya yang terus menatap kasur bayi seharian tak ingin makan atau melakukan aktivitas lain."Sayang, makan dulu ya! Nanti kamu sakit," ucap Haikal membujuk Yumna agar mau makan."Bagaimana bisa aku menelan makanan, Mas. Sementara aku belum tahu dimana keberadaan anakku, apa dia sudah menyusu atau dia sedang kehausan sekarang?!" ucap Yumna seraya menghapus air matanya.Ratna di luar ruangan merasa Dejavu mendengarkan ucapan Yumna, belum lama Arini yang merasakan hal seperti itu, kini Yumna yang merasakannya dan itu semua karena ulah Yuda."Aku, polisi, dan anak buah Haidar sedang berusaha untuk mencarinya. Kamu harus menjaga kesehatanmu dan terus berdoa agar anak kita segera ditem

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status