Mag-log in“Danau yang benar-benar indah tapi … energi kematian yang kuat juga tertanam disini, yah … pantas saja disebut sebagai makam para naga!” Kata Xiao Chen saat melihat danau yang tenang tanpa riak sedikitpun. Tapi punya keindahan luar biasa jika terlihat sekarang dengan mata luar saja, jika dilihat dengan kekuatan sampai ke dalam lagi banyak peninggalan para leluhur clan naga ada disana. Dan semuanya adalah tulang, kerangka atau bahkan tubuh yang tidak pernah hancur meskipun sudah mati. “Apa naga bisa bereinkarnasi?” Tanya Xiao Chen dengan rasa penasaran yang kuat, clan naga termasuk yang terkuat dan juga memiliki banyak peninggalan luar biasa. Tidak mungkin tidak punya kemampuan seperti itu bukan?” “Hahaha, kamu terlalu berlebihan nak! Kami memang punya tapi tidak mungkin untuk bereinkarnasi seperti yang kamu bayangkan!” Saat Xiao Chen baru selesai bicara sendiri, dia dikagetkan dengan suara yang tiba-tiba saja terdengar di telinganya. Saat melihat ke kiri dan ke kanan, tidak ada sat
“Leluhur, kenapa memanggilku?” Tanya Xiao Chen tiba-tiba saja di minta untuk tidak melanjutkan lagi pertandingan tadi. Leluhur tersenyum menatap Xiao Chen yang tampaknya memiliki banyak pertanyaan di kepala karena tiba-tiba saja di panggil oleh mereka. Tapi pemanggilan kali ini sebenarnya sengaja dilakukan karena mereka ingin Xiao Chen memasuki tempat yang jauh lebih cocok untuk perkembangan tubuh naga Xiao Chen.Mereka ingin Xiao Chen masuk ke dalam danau makam para naga, tempat dimana para pendahulu clan naga beristirahat. atau bisa dikatakan tempat dimana semua naga yang mati berada, disana Xiao Chen hanya perlu bermeditasi sebentar saja. Dan mereka juga berharap kalau Xiao Chen benar-benar siap untuk mengatasi apapun yang ada disana. Kalau bisa mereka berharap sekali Xiao Chen bisa bertemu dengan roh pendahulu clan naga, masalah kolam naga yang biasa di masuki clan tidak bisa di buka. Dan seharusnya itu menjadi hadiah untuk para pemenang kompetisi sekarang, hal itulah yang sebenar
“Tidak apa-apa, kami akan menyelesaikannya dengan baik-baik. Bibi tenang saja!” Xiao Chen segera menarik Long Yuxi pergi terburu-buru sambil meminta izin untuk bicara dengan Long Yuxi berdua saja. Tentu wanita itu melihat Xiao Chen mencoba untuk menenangkan suasana di rumah tidak keberatan tapi dia tetap mengingatkan anaknya untuk tidak berlebihan karena jika dia melakukan hal itu lagi maka akan di hukum.Long Yuxi hanya dapat tertunduk tidak menolak saat di tarik oleh Xiao Chen, saat sampai di dalam kamar Xiao Chen menarik nafas lega. Dia membiarkan Long Yuxi yang diam itu duduk, Bagaimanapun sebenarnya tidak ada kesalahan besar di antara mereka hanya kesalahpahaman kecil yang secara tidak sengaja terjadi. Karena itulah, kesalahpahaman ini harusnya berakhir dengan permintaan maaf dan Xiao Chen pun sudah mau bertanggung jawab tapi dia tidak tahu apa yang sebenarnya ada di hati putri naga ini sampai masih keras kepala berpikir kalau Xiao Chen salah.“Jadi sebenarnya ada apa? Kenapa kam
“Tidak, dan tidak akan pernah!” kata-kata itu mematikan niat Xiao Chen untuk meminta maaf, dia segera merobek ruang bersiap untuk pergi. Tepat pada saat itu Putri naga sudah melemparkan sesuatu yang membuat Xiao Chen langsung tidak dapat kabur.“Eh, ini apa? Hei wanita …”“Hehehehe, akhirnya aku bisa menangkap mu. Jangan harap aku akan bersikap lembut karena kamu sangat di sayangi oleh ibuku!” Kata-kata putri naga benar-benar membuat Xiao Chen langsung berkeringat dingin, dia tidak tahu apa yang akan terjadi tapi sudah jelas hidupnya tidak akan baik-baik saja sampai besok.“Itu, aku benar-benar minta maaf.. tolong!” Putri naga tidak peduli dan menyeret Xiao Chen pergi, saat melihat itu para anggota clan naga menghela nafas lega. Mereka berpikir kalau besok tidak akan jadi hari buruk saat bertemu dengan putri naga yang sudah bisa melampiaskan amarah kepada Xiao Chen. Beberapa tetua menggelengkan kepala, dia menatap ke arah tetua pertama yang memalingkan wajahnya. Jelas benda yang ada
Pedang dan tombak bertabrakan, dua senjata berbeda dengan gaya berbeda, ini adalah sesuatu yang jarang terlihat dan benar-benar sangat menyenangkan untuk ditonton. Semua mata baik tetua dan anggota clan naga melihat pertarungan di arena sepuluh dengan sangat bersemangat. Mereka benar-benar kagum dengan cara Xiao Chen menggunakan pedang, meski tidak ada niat pedang tapi teknik pedang Xiao Chen juga sudah mencapai tingkat mengerikan. Serangan demi serangan dilancarkan oleh keduanya tapi tidak ada yang terlihat ingin mengalah, Xiao Chen yang menggunakan pedang juga terlihat sangat serius sampai pedangnya beberapa kali mengeluarkan energi kematian tapi anehnya tombak milik lawan benar-benar mementalkan energi kematian tersebut.“Energi kematian, anak ini benar-benar bisa mengontrol energi itu…”“Energi kematian salah satu dari energi mengerikan yang bahkan dewa tertinggi pun tidak berani menyentuhnya.. Benar-benar anak yang hebat!” Tetua agung memuji kemampuan Xiao Chen, meski energi kema
“Sialan, wanita itu benar-benar mengejarku selama semalaman. Apa dia tidak lelah?”.Pada besoknya, Xiao Chen benar-benar mengeluh karena terus dikejar dan hampir saja nyawanya melayang beberapa kali karena diserang oleh putri naga. Andai saja saat itu dia tidak memutuskan untuk kabur ke taman milik ibu dari putri naga, mungkin dia benar-benar sudah kelelahan sampai mati hari ini. Beruntung saat berada di taman, putri naga tidak berani merusak dan hanya berusaha memukulnya yang akhirnya membuat Xiao Chen punya kesempatan untuk merasa tenang disana. Dia juga membalas dengan mengikat putri naga semalaman di taman, karena ikatan itu juga membuat Xiao Chen bisa nyaman istirahat dan dia terasa bebas dari serangan orang gila pada saat itu.“Baiklah, sekarang kita akan menentukan peringkat di hari ini. Ada sepuluh arena dan kalian bisa naik sesuai dengan nomor yang telah kalian dapatkan!” Saat suara pemimpin sekte selesai, semua peserta datang ke arena yang sesuai dengan nomor mereka masing-m
“Anak ini benar-benar hebat, dia memiliki niat membunuh sekuat itu hanya kepadaku. Hahahahaha, menarik… sungguh menarik.. anak muda yang harusnya tidak ada di alam dewa maupun dunia itu, sekarang malah benar-benar berniat untuk melawanku hukum surga itu sendiri. Ah, sudah berapa lama ada orang sepe
Di dalam kediaman Keluarga Mu, Xiao Chen yang beristirahat di malam itu tiba-tiba bangun dengan ekspresi yang buruk. Tubuhnya juga gemetar karena mimpi yang terasa nyata tersebut, tidak hanya itu saja tapi tubuhnya bahkan gemetar, berkeringat dan entah kenapa kebencian luar biasa muncul di dalam ha
Xiao Chen benar-benar mengejek orang-orang yang menaikan harga tanpa tahu barang yang mereka beli. Dan ini cukup untuk membuat Xiao Chen menertawakan mereka, tapi memang pedang yang sedang di lelang memiliki sedikit niat pedang dari seorang dewa tingkat tinggi. Dan bagi mereka yang berada dalam jal
“Huaaaa! Akhirnya bangun, ini benar-benar melelahkan. Eh? Kenapa dia disini?”Xiao Chen yang baru saja bangun, melihat sosok Mu Biyu yang bersandar di sebelah kasurnya. Wanita itu terlihat sangat cantik dan manis saat dipandang seperti itu, Xiao Chen yang melihatnya pun benar-benar terpesona akan k







