تسجيل الدخول“Karena itulah, kamu juga harus bersabar dan cobalah untuk mendekatinya!” Kata raja naga seolah ingin anaknya bersikap baik kepada Xiao Chen. Tapi putri naga tidak menyukai Xiao Chen dan tidak ingin dekat dengan Xiao Chen, karena dia juga tidak senang disebabkan kekalahan sebelumnya. Melihat anaknya tidak mau, raja naga hanya menghela nafas dan tidak lagi mengatakan apapun pada putrinya itu. Sekarang dia hanya menunggu sampai istrinya mau memaafkan dia dan lepas dari jerat masalah ini sekarang juga, tapi setelah berjam-jam pun istrinya masih diam tanpa ada pergerakan. Hingga akhirnya mereka berlutut setengah hari sebelum akhirnya mereka datang hanya saat makan malam bersama. Di meja makan ratu naga benar-benar memanjakan menantu perempuannya itu dengan penuh kasih sayang. Bahkan dia telah meminta leluhur untuk melihat sendiri apakah anak di kandungan menantunya punya garis keturunan naga atau tidak? “Ha, punya? Dan itu …. Warnanya emas? Ibu, serius?” Tanya putri naga terkejut menden
“Sialan, kapan pria bau ini pergi?” Kata putri naga dengan ekspresi marah melihat Xiao Chen. Dia sudah sangat kesal selama lima hari, lima hari Xiao Chen hanya menikmati kemewahan yang ada di istana naga saja. Meskipun kadang menemui orangtuanya, tapi jelas kalau Xiao Chen tidak peduli dan hanya senang saat dilayani para pelayan yang ada di kamar tersebut. Awalnya dia ingin mengusir Xiao Chen segera tapi di hari ke enam siapa sangka kalau adik serta adik ipar yang dia tidak sukai datang ke istana naga. Itu membuat fokusnya berubah kepada pasangan tersebut, dia ingin megomel kepada adiknya tapi siapa sangka malah balik di marahi ibunya sendiri. Bahkan ayahnya pun ikut terlibat dalam perbuatan putrinya tersebut, keduanya di suruh berlutut di ruang kerja raja naga. Sedangkan ratu naga menyambut menantunya tersebut dengan bahagia, dia bukan orang kolot seperti raja naga maupun putrinya. Dan bahkan dia pasti membela menantunya jika leluhur benar-benar datang membuat masalah dengan pilihan
BOOOOMMM …“Sialan, apa yang terjadi? Apa? Kenapa rencana sempurnaku gagal?” Sosok saudara dari raja naga itu jatuh menabrak tanah dengan keras. Membentuk lubang besar dengan keadaannya yang sangat menyedihkan, dia menggunakan wujud naga melawan raja naga tapi dia benar-benar kalah tanpa dapat melawan lebih dari sepuluh kali. “Kekalahan mu memang bukan takdirmu, tapi ini juga karena kamu sendiri terlalu percaya diri. Tidak menyadari beberapa hal yang seharusnya mungkin bisa terjadi,” kata-kata raja naga membuat dia terdiam, matanya menatap raja naga dengan tatapan penuh kebencian. Dia tiba-tiba memikirkan satu hal yang mungkin tidak bisa diduga sama sekali terjadi dalam rencananya sendiri.“Bajingan, kau mengundang orang luar untuk membantumu? Siapa? Mereka? Tidak, mereka tidak akan membantumu! Jangan-jangan, kau bekerjasama dengan daratan? Bagaimana … kamu bahkan tidak pernah terlihat dekat dengan siapapun selama ini dengan daratan, bagaimana bisa?” Ekspresinya tidak bisa disembuny
BOOOOMMM …… BOOOOMMM ….Di Medan perang, sekarang istana naga mulai menguasai peperangan tersebut tapi mereka masih tidak bisa membasmi semua musuh. Karena musuh bahkan jauh lebih tegas dan gila daripada mereka, beberapa yang sudah menjadi budak berani meledakan diri sesaat sadar dia akhirnya pasukan mati. Dan akibat ledakan dari ahli tingkat dewa tentu bukan lah hal yang kecil, banyak yang terluka parah akibat bom bunuh diri. “Mereka benar-benar gila!” Kata tetua istana naga melihat bagaimana budak dari cincin kehancuran begitu setia dan bahkan rela mati hanya untuk membuktikan kesetiaan mereka. “Kamu ini, sudah hidup selama ini masih saja tidak tahu sikap mereka. Eh, apa yang terjadi?” saat mereka sedang bicara, mereka merasakan sesuatu yang asing tiba-tiba muncul. Dan itu perlahan menutupi seluruh batas wilayah istana naga, bahkan lautan seolah telah disegel oleh hal tersebut. “Ho, akhirnya berhasil iya?” Saudara dari raja naga yang selama ini diam, malah tersenyum dingin menata
Bagaimana mungkin dia tidak marah? Bagaimana mungkin dia tidak merasa kesal melihat ada saudara yang benar-benar mau menghancurkan keluarganya sendiri hanya untuk kekuasaan semata? Apalagi itu adalah saudara kandung dari raja naga sendiri yang melakukan kejahatan. Menatap ke arah pria yang tampak tidak takut itu, semakin membuat ratu naga sangat marah. Tidak ada rasa penyesalan ataupun rasa takut di mata saudara dari raja naga tersebut. Ini menjelaskan kalau dia sudah siap dengan segala resikonya apapun itu dia telah siap semua. “Kamu benar-benar telah siap iya?” “Hei kakak ipar, menurutmu aku takut karena kamu muncul? Aku tentu sudah siap sejak lama dan aku telah menahan diri cukup lama untuk semua ini!” Balasan dari saudara iparnya, membuat ratu naga tidak lagi punya rasa bersalah jika pun saudara iparnya mati.Raja naga yang datang ke samping ratu naga melihat ke arah Xiao Chen yang tampak sedang kesal. Melihat pemuda yang membantu istana naga kesal, raja naga malah terlihat ters
“Benar-benar luar biasa, kalian hebat! Aku suka serangan itu tapi apa hanya itu saja yang dapat kalian bisa lakukan? Serangga rendahan!” Tubuh sosok yang tertutup itu langsung terlihat karena bajunya hancur. Tubuh berotot dengan tinggi hampir dua meter, lalu di telinga kanan ada anting, di bagian kanan dadanya ada gambar kepala minotaur yang besar. Sehingga semua orang dapat melihat jelas gambar yang ada di dada sosok tersebut, jelas hal ini di sengaja atau lebih tepatnya itu adalah tanda besar pengabdian sosok itu kepada tuannya. Melihat sosok tersebut bahkan tidak terluka, membuat putri naga merasa kesal karena dia masih belum sekuat itu untuk melukai dewa langit. Sekarang mereka benar-benar dalam keadaan lemah dan jika mereka semua mati, takutnya orang ini akan menghancurkan tanah leluhur. Dari kata-kata pamannya yang berkhianat sudah jelas kalau leluhur telah jauh dalam ilusi karena bunga penekan alam. Ini bukan bunga biasa, siapapun yang meletakan bunga itu di depan mereka, mere
“Baik tetua…!” Mendengar suara tersebut, mereka langsung patuh dan mundur tanpa menghalangi Xiao Chen lagi. Xiao Chen yang melihat hal tersebut langsung tersenyum dingin kepada murid sekte kegelapan itu. Jelas kalau tetua di sekte kegelapan tidak ingin murid-murid terlalu menonjol, apalagi dengan b
Dia yang merasa kalau Jiang Ming'er hanya menjual mahal sangat kesal, dia punya banyak hal yang layak menjadi pendamping dari Jiang Ming'er. Jenius muda dan anak muda yang ikut dalam kompetisi besar ini, itu saja sudah menunjukan kalau dia layak untuk bersanding dengan Jiang Ming'er. Matanya seakan
“Hm…? Jadi ini adalah….” tetua agung melihat sosok Xue Rong'er yang telah menutup wajahnya. Dan karena hal itu, tetua agung sedikit penasaran dengan siapa wanita yang baru saja di bawa oleh Xiao Chen. Dan Mu Biyu yang melihat dari belakang, ikut diam serta penasaran dengan wanita yang saling bergan
Tatapan Xiao Chen benar-benar membuat Xue Rong'er tidak dapat berkata-kata, pemuda ini memang melupakan banyak hal. Tapi matanya masih sama, dia masih bisa melihat sesuatu yang tidak dapat di lihat orang lain. Xue Rong'er membalas dengan senyuman, dia lalu menyentuh pipi Xiao Chen dengan kedua tang







