Home / Fantasi / Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2 / 01. Kematian yang akan datang

Share

Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2
Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2
Author: kirito

01. Kematian yang akan datang

Author: kirito
last update Last Updated: 2025-01-20 09:47:06

BOOOOOMMM…. BOOOOOMMM….

“Apakah akhirnya datang?” Sosok pria paruh baya yang berdiri paling depan di atas tembok sebuah kota memandang langit yang tidak pernah berubah selama sepuluh tahun.

Langit malam dan penuh dengan aura menakutkan itu benar-benar tidak pernah berubah, malah setiap harinya akan semakin mengerikan sehingga membuat semua makhluk yang berada di dunia itu ketakutan. Dan sekarang tepat sepuluh tahun setelah kemunculan kegelapan yang menakutkan, semua orang menyadari kalau itu adalah akhir dari dunia dan mereka semua. 

“Sayang….” Tatapan seorang wanita tampak sangat menyedihkan, dirinya merasa sangat menyesal karena telah melakukan sesuatu yang buruk kepada salah satu anaknya. Mungkin hal ini akan membuat luka mendalam bagi anaknya tapi apa? Dia, suaminya dan semua orang sadar hanya dia yang dapat menjadi harapan mereka.

“Tenang saja, dia pasti akan baik-baik saja tanpa kita. Aku yakin itu…!” Ucap sang suami menenangkan istrinya tapi bagaimanapun dirinya menenangkan orang lain. Hatinya juga sangat sakit, air mata menetes melewati wajahnya yang terlihat sedikit lebih tua dari pada dulu. 

Di belakang, semua keluarganya hanya dapat memandang langit dengan kebencian. Selama ini mereka dibuang tapi di saat mereka semua akan mendapatkan kebebasan mereka malah memberikan hukuman mati kepada semua makhluk di dunia ini tanpa alasan yang jelas.

Karena itulah dengan tekad kuat dalam hati mereka, harapan serta pembalasan mereka atas kekejaman langit, mereka semua sepakat mengirim satu orang saja keluar dari dunia dengan mengorbankan ahli terkuat mereka setelah langit mencoba untuk menghalangi alam atas berkomunikasi dengan mereka di bawah.

“Kau mungkin bisa membunuh kami, tapi kau tidak akan bisa menghentikan tekad kami! Balas dendam kami, kekecewaan kami dan ketidakmampuan kami akan dibalas oleh anakku suatu saat nanti. Jadi langit, tunggulah! Tunggu anakku Xiao Long membalas dendam kepadamu dan saat itu rasakanlah perasaan yang sama seperti yang kami rasakan saat ini. Hahahahaha!”

Tawa Xiao Long menggetarkan langit, membuat gempa di dunia itu. Tapi semua makhluk hidup yang mendengar suara Xiao Long tidak takut, tidak gentar, mereka juga tersenyum seolah melihat nasib buruk langit yang disebut surga itu. Mereka mengutuk yang namanya surga menghilang dari seluruh alam semesta, mereka mengutuk kekejaman Surga yang tidak ada ampun pada mereka.

Mereka mengutuk kehendak surga karena telah merebut semua hal yang baik dari mereka semua, kehidupan, kelahiran, kesenangan, kesedihan dan kematian. Mereka mengutuk kehendak surga di dunia mereka akan bernasib lebih mengerikan dari mereka makhluk yang disebut manusia, monster, binatang, atau manusia laut.

“Saudari….” Seorang wanita menatap ke arah seorang wanita cantik yang tidak lagi menutupi wajahnya dengan cadar semenjak sepuluh tahun lalu. Senyuman wanita itu sangat cantik, meski langit telah menjadi gelap tapi gadis tersebut bisa dengan pasti yakin wanita di sampingnya bisa menjadi matahari di dunia mereka. 

“Tidak apa, bukankah kita sudah memberikan semua yang bisa kita berikan padanya? Yakinlah, meski kita pergi meninggalkannya sekarang suatu saat nanti dia akan paham kalau semuanya adalah untuk dia dan dunia ini!” 

“Benar kata kakak tertua, yah… meski aku tidak tahu berapa banyak wanita yang akan dia dapatkan nanti. Tapi mari berdoa agar dia tidak melupakan kita!” 

“Tidak! Saudara Xiao tidak akan melupakan kita, malah dia… dia….” 

Semua orang memandang kepada wanita yang memiliki sifat lebih lembut dan lebih mengerti tentang keadaan pria yang mereka sebut suami itu dengan baik. Dua wanita cantik lain di sisinya menepuk-nepuk pundak wanita itu, mereka menenangkannya dan meyakinkan kalau pemuda yang mereka curahkan hatinya tidak akan melupakan mereka.

Meskipun mereka semua mati, menjadi debu atau bahkan tidak bereinkarnasi, pemuda itu akan terus mengingat mereka seumur hidupnya bahkan jika ada wanita baru dalam hidupnya tidak akan pernah mendapatkan hati yang jauh lebih besar daripada mereka di dalam hatinya. 

SWISSHHH…

“Nak, kamu….” Xiao Long yang terkejut melihat kemunculan seorang pemuda penuh luka terkejut dan segera membantunya berdiri. Pemuda itu tersenyum sedih melihat ayah dan ibunya yang khawatir dengan dirinya, tapi dia juga merasa hatinya hancur. 

“Maaf ayah, ibu, aku benar-benar tidak bisa mencegah semuanya. Aku berpikir setelah mendapatkan ingatan masa laluku, mungkin dapat menghentikan masalah ini tapi ternyata mereka tidak peduli dan menganggap dunia kita adalah hama! Ini mungkin karena diriku…” ucap Xiao Tianhai yang ternyata memiliki kisah masa lalu dan dia juga berasal dari alam dewa pada awalnya. Hanya saja dia mati karena suatu hal yang membuatnya bereinkarnasi menjadi putri Xiao Long, adik dari Xiao Chen. 

Awalnya, dia sangat ingin menyelamatkan keluarganya dengan cara meminta maaf kepada surga dan meminta dicarikan solusi untuk Masalah dunia ini. Tapi jawaban dari kehendak langit cukup membuatnya marah sampai dia bertarung dengan kehendak langit yang berakhir dirinya terluka dan kehendak langit mundur akibat kerusakan yang diterimanya.

Meski mereka dapat membuat kehendak langit mundur tapi semua itu bukanlah akhir dari semuanya, dia yakin tidak lama kehendak langit di dampingi dengan kehendak surga akan datang menghancurkan mereka semua.

Melihat ke arah orangtua, kakak, dan kakak-kakak iparnya, hari Xiao Tianhai tidak dapat menahan rasa sakit yang menusuk dalam hatinya. Jika begini untuk apa dia dilahirkan? Lalu untuk apa dia punya ingatan kehidupan pertamanya jika tidak dapat membantu keluarganya sendiri? Untuk apa kekuatan yang saat ini dia miliki jika tidak bisa melindungi senyuman mereka semua? Rasa sakit menusuk ini benar-benar jauh lebih sakit daripada saat dia di tusuk oleh ribuan pedang dalam Medan perang.

“Kakak, kakak ipar, ayah, ibu dan semuanya.. Aku minta maaf, aku minta maaf karena tidak bisa membantu dunia kita! Maaf aku tidak bisa… hiks… hiks…” hati Xiao Tianhai sakit, dia tidak bisa menyembunyikan air matanya meski dulu dikenal dengan dewa yang tanpa emosi. Di depan semua keluarganya, dia menangis sambil berlutut ke arah semua orang yang juga sedih memandangnya.

“Nak, bangunlah! Kami semua tidak menyalahkan mu, malah kami bangga padamu nak. Kamu dapat melawan kehendak langit, padahal kami semua tidak bisa melakukannya dan membuat waktu untuk mengirim kakakmu keluar dari dunia ini. Di antara kami semua, kamulah Yang telah bekerja lebih keras dibandingkan kami semua!”

Ibu Xiao Tianhai membantu anaknya itu berdiri lalu memeluk sang anak dengan mata merahnya. Meski dia tersenyum di luar tapi dia juga merasa sedih dengan keadaan Xiao Tianhai dan anak-anaknya. Padahal dia sebagai ibu ingin melihat ketiga anaknya besar dan menjadi sosok yang ditakuti pada seluruh alam semesta tapi semua itu sekarang tidak bisa.

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   08. Mengubah masa depan?

    Mendengar wanita itu tertawa, Mu Biyu benar-benar tidak dapat memahami tujuan dari wanita itu datang padanya. Tapi dia ingin bertanya lebih lagi, “Apakah masa depannya tidak bisa diubah? Apakah tidak ada pilihan lain?” Pertanyaan yang membuat wanita cantik itu tersenyum menatap Mu Biyu. “Mengubah masa depan yah? Bisa, tapi itu tergantung apakah dia benar-benar mau kembali atau tidak. Dan juga, apapun pilihannya di masa depan aku…. Tetap menerimanya! Jadi, kamu hanya perlu percaya pada dia dan jangan pernah berpaling meskipun di masa depan semua alam semesta bermusuhan dengannya!”“Jangan berpaling meski dia menjadi musuh semua orang? Tentu, aku tidak akan pernah meninggalkannya apapun yang terjadi nanti di masa depan!” Mu Biyu dengan tegas mengatakan niat di dalam hati pada wanita yang berada di depan matanya itu. Meskipun nanti Xiao Chen benar-benar seperti yang dia lihat, Mu Biyu tidak akan pernah meninggalkan Xiao Chen. Dia akan selalu berada di sisi Xiao Chen meskipun alam dewa

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   07. Ini adalah takdir kami

    “Huaaaa! Akhirnya bangun, ini benar-benar melelahkan. Eh? Kenapa dia disini?”Xiao Chen yang baru saja bangun, melihat sosok Mu Biyu yang bersandar di sebelah kasurnya. Wanita itu terlihat sangat cantik dan manis saat dipandang seperti itu, Xiao Chen yang melihatnya pun benar-benar terpesona akan kecantikan Mu Biyu. Dia sedikit mengingat apa yang terjadi tapi tidak dapat mengingat dengan jelas, lalu Xiao Chen sadar kalau sekarang dia bukan berada di kamarnya tapi di kamar berbeda. Dari sisi kamar itu, Xiao Chen bisa mencium wewangian dari kamar seorang wanita dan dengan begitu saja Xiao Chen bisa menebak kamar siapa itu. “Huf, tampaknya ada yang terjadi padaku. Yah, gadis ini juga cukup baik, dan dia… sangat cantik!” Kata Xiao Chen mengelus pipi Mu Biyu, lalu bangun dari tempat tidurnya. Xiao Chen menggerakkan sedikit tangannya lalu mengubah posisi tidur dari Mu Biyu, tanpa disadari oleh gadis itu, sekarang Mu Biyu berada di atas kasur dengan bantuan Xiao Chen. Xiao Chen yang sudah

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   06. ingatan yang keiam

    “Anak ini benar-benar hebat, dia memiliki niat membunuh sekuat itu hanya kepadaku. Hahahahaha, menarik… sungguh menarik.. anak muda yang harusnya tidak ada di alam dewa maupun dunia itu, sekarang malah benar-benar berniat untuk melawanku hukum surga itu sendiri. Ah, sudah berapa lama ada orang seperti dia muncul? Baiklah, aku akan lihat, seberapa bisa mampu kau tumbuh. Dan aku harap kamu tidak mengecewakan aku anak yang tidak ada tapi ada!”suara dari dalam kegelapan bergema dan itu benar-benar adalah sepasang mata emas yang melihat ke arah Xiao Chen tadi. Tapi posisi sepasang mata itu berada di luar dari alam dewa, di tempat yang sangat jauh dan juga tidak terlihat oleh siapapun. Dia yang menggerakkan segalanya, mengatur aturan, membuat kehidupan ada maupun menghancurkan kehidupan. Apapun yang dia lakukan adalah hukum dan apapun yang dia terapkan adalah aturannya. Di dunia manapun tidak ada yang bisa melawan hukum serta aturan yang telah dia tetapkan. Tapi…. Semenjak Xiao Chen lahir

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   05. kesadaran

    Di dalam kediaman Keluarga Mu, Xiao Chen yang beristirahat di malam itu tiba-tiba bangun dengan ekspresi yang buruk. Tubuhnya juga gemetar karena mimpi yang terasa nyata tersebut, tidak hanya itu saja tapi tubuhnya bahkan gemetar, berkeringat dan entah kenapa kebencian luar biasa muncul di dalam hatinya. Itu menyelimuti kamar Xiao Chen berada bahkan tekanan itu membuat banyak pelayan di keluarga Mu tidak dapat bertahan dan pingsan karenanya.Mu Biyu dan kakek Mu pergi ke kamar Xiao Chen segera setelah merasakan aura mengerikan tersebut. Bersama dengan tetua pertama yang sudah datang sejak kemarin untuk menyelesaikan kerajaan yang tanpa pemimpin. Swussshhhh “Apa yang terjadi? Kenapa kebencian anak ini begitu kuat?”Tanya tetua pertama dengan ekspresi serius mencoba menekan kebencian itu. Tapi dia hampir tidak bisa menahannya karena kebencian dari kamar Xiao Chen sangat besar, melebihi niat membunuh seorang prajurit di lautan musuh yang dapat membunuhnya kapan saja.Mu Biyu melihat au

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   04. Kehendak surga

    Setelah terhempas ke dalam kehampaan, Xiao Chen tidak sadar tapi semua keluarganya dengan kekuatan yang tersisa berusaha membuatnya keluar dari kehampaan tersebut. Dan sampai pada waktu yang tidak diketahui, tubuh Xiao Chen benar-benar membeku tidak berkembang selama dalam kehampaan. Itu seperti usianya benar-benar diberhentikan pada saat itu.Sampai di suatu hari Xiao Chen berhasil keluar dengan usaha keras dari jiwa keluarganya. Termasuk sang leluhur tua dan leluhur keluarga Xiao yang telah menggunakan seluruh kekuatannya. Saat melihat keturunan mereka sudah berhasil selamat, mereka bisa pergi dengan tenang pada saat itu juga. “Kami pergi dulu nak! Meskipun kami tidak akan ada lagi di masa depan, tapi kami akan tetap menyayangimu. Kami bangga padamu wahai cucu kesayanganku!” Melihat Tian Sen sudah berada dalam posisi aman, mereka menghilang satu persatu dengan perasaan bangga. Dan begitulah setelah itu, Xiao Chen tertidur lama sampai kedua kakek serta cucunya menemukan Xiao Chen d

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   03. Kematian dan harapan mereka

    Kata-kata kutukan dari manusia dan makhluk hidup yang bahkan dulu tidak punya akal membuat kehendak surgawi merasakan sesuatu yang aneh pada tubuhnya. Meskipun dia tidak tahu apa itu, tapi jelas kalau hal tersebut adalah sesuatu yang membuatnya menjadi aneh dan tidak dapat menolak.Sampai pada akhirnya, kehendak surga dapat merasakan kalau perlahan semua makhluk benar-benar mengutuk kehendak surgawi secara langsung sebelum mereka semua mati. Dan kata dia membuatnya sangat serius memikirkan hal tersebut, Xiao Tianhai bisa merasakan energi perlahan menghilang dari dunia kelahirannya.Dia berbalik lalu berjalan mendekati ayah, kakak, dan ibunya yang tersenyum memandang ke arahnya meski pada saat terakhir mereka semua. Xiao Tianhai entah kenapa merasa puas dengan kehidupannya yang sekarang dibandingkan dulu, dimana semuanya hanya perang, pembunuhan, kematian dan ketidakbahagiaan. Tapi disini semuanya tidak pernah dia rasakan, kasih sayang orangtuanya dan keluarganya adalah hal yang sangat

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status