Masuk“Kamu jangan terlalu nakal, meski kamu juga sama kuat dengan si hitam tapi tetap saja kita tidak bisa terlalu menonjol. Mengerti?” Xiao Chen mengelus kepala anjing putih itu sambil mengingatkan untuk menjaga tingkah. Seolah mengerti, anjing putih itu mengangguk dan seolah dia percaya diri untuk menahan diri nanti saat bersama Xiao Chen. Melihat tingkah anjing putih, Xiao Chen tidak merasakan apapun yang salah dan menurutnya lebih patuh anjing putih daripada si hitam yang biasanya bertingkah lebih nakal. Malam lewat dengan tenang tapi di hari berikutnya Xiao Chen mulai berangkat menuju kota mengambang. Perjalanan mereka tidak terlalu lama karena selama dalam perjalan Xiao Chen selalu membantu yang akhirnya membuat masalah tidak ada datang pada kereta mereka. Tentu saja dengan cara menggunakan aura anjing putih untuk menekan apapun yang ingin mengancam kereta tersebut. Saat sampai di sore menjelang malam, Xiao Chen melihat tembok kota yang cukup besar dan di pusat kota ada sebuah rumah
“Baiklah, aku akan pergi tapi bukan untuk pergi mencari pasangan jadi ingat paman!” Dia menegaskan kalau dia pergi bukan karena mencari pasangan tapi dia penasaran bagaimana keadaan pria tersebut yang pergi setelah keluar dari keluarga Xiao.Dan karena ini juga membuat Nona Su merasa akan menarik jika dia bisa mengetahui jalan mana yang dipilih oleh Xiao Chen. Jika memang Xiao Chen nanti ada disana, maka dia akan jauh lebih menyenangkan untuk melihat tindakan Xiao chen saat bertemu dengan para jenius dari akademi kerajaan. Meski tempat itu adalah kota yang tidak terlalu besar tapi kota mengambang itu memang kota yang paling cocok untuk acara-acara seperti itu dan perkumpulan generasi muda bukanlah perkumpulan biasa saja. karena tempat itu juga ajang untuk menunjukan semua bakat mereka dan menjadi ajang untuk mencari kenalan dari keluarga bangsawan lain. Tapi bagi Nona Su, tempat seperti itu benar-benar tidak terlalu cocok untuknya yang tidak terlalu mengerti dengan seni, hanya karena
“Apa yang telah terjadi di tempat itu? Bukankah kamu bilang seharusnya tempat itu aman?” Tanya sosok berpakaian mewah yang berwarna merah. Tampak dia bicara dengan sosok berjanggut yang sedang kebingungan mendengar berita soal ketua bandit yang menghilang.Kali ini bukan hanya masalah kecil yang terjadi pada mereka, ini sudah masalah besar yang pasti akan mengganggu rencana mereka. Tatapan pria berjanggut itu sedikit berubah, dia tidak menyangka kalau hal ini bisa sampai menjadi berbahaya seperti bayangannya. Padahal dia selama ini tidak berpikir kalau tempatnya akan ketahuan oleh orang lain tapi meskipun tidak ketahuan, kehilangan ketua bandit itu adalah masalah terbesarnya. Jika ketua itu mati maka dia pun akan merasa tenang tapi kalau sampai ada sepatah kata dari mulut bandit itu menyebut dirinya maka dia bisa saja berakhir dengan sangat buruk. Dia sangat berharap kalau ketua bandit itu mati dengan tidak mengatakan apapun soal dia. Kali ini dia benar-benar memindahkan semua orang
Itulah yang membuat ketua bandit itu langsung menjadi kehilangan soalnya, membuat dia menjadi orang tanpa pikiran karena pikiran normalnya hancur oleh Xiao Chen. Meski kekuatan saat menggunakan teknik ashura kuat tapi bagi Xiao Chen itu belum cukup mengancamnya. Walaupun dia juga hampir mati kalau bukan menggunakan teleportasi dan mengganti dengan kloning sebelum kapak itu menebas tubuhnya. Setelah berpikir beberapa saat, Xiao Chen ingin Menghancurkan kepala ketua bandit itu tapi suara teriakan membuat Xiao Chen seketika itu berhenti untuk melakukannya. Kusir kereta berteriak agar Xiao Chen tidak membunuh ketua bandit atau setidaknya sisakan kepala ketua bandit itu. Karena harga buronan dari ketua bandit itu adalah satu juta kristal class menengah, mendengar satu juta kristal menengah, membuat Xiao Chen langsung menghentikan niatnya untuk membunuh.“Tuan, jangan bunuh dia atau bunuh dia tapi ambil kepalanya untuk di laporkan ke kota mengambang. Orang ini sangat berharga dan pasti anda
BOOOOMMM Xiao Chen menggunakan lima belati dengan energi mental menahan serangan tersebut, tapi serangan kapak itu benar-benar sangat kuat. Xiao Chen bisa melihat sendiri ada jejak retakan pada mental energinya, baru pertama kali Xiao Chen mendengar ada teknik yang dapat meningkatkan kekuatan seperti itu. Tapi jelas kalau teknik itu juga punya resiko besar, Xiao Chen merasakan kalau ketua bandit ini perlahan mulai hilang kendali akan kesadarannya. Seolah dia sekarang telah mengamuk sepenuhnya, mengayunkan kapak sekali lagi membuat mental energi Xiao Chen hancur. Itu membuat Xiao Chen mundur beberapa langkah, lalu menggunakan sisa belatinya membentuk pedang mental energi yang melesat ke arah ketua bandit.Clang!“Percuma, kamu tidak akan bisa melakukan apapun padaku. Aku punya senjata yang dapat menahan segala serangan termasuk mental energimu, hahahahaha! Matilah nak karena kamu berani melawanku, jadilah orang ke seratus yang tewas di kapakku!” Teriak bos bandit yang membentuk kapak
“Hei, kalian benar-benar menunggu seharian disini iya? Sudah berapa banyak yang kalian dapatkan?” tanya Xiao Chen dengan senyum dingin menatap ke arah para bandit yang mulai keluar karena sadar rencana mereka untuk mengepung kereta gagal.“Hehehehe, aku tidak tahu siapa kamu nak. Serahkan saja semua hartamu dan kami bisa membiarkanmu lewat dengan selamat tapi jika kamu tidak mau menyerahkannya maka kami ….” Tatapan sosok dengan satu mata itu melihat ke arah Xiao Chen seolah melihat sampah yang tidak berguna, orang yang sombong seolah dapat mengalahkan mereka semua disana. Dan dia telah melihat orang seperti Xiao Chen sejak tahun-tahun lalu dan tidak ada satupun dari orang-orang itu hidup sampai sekarang saat bertemu dengannya,“Meski kami tidak tahu bagaimana kamu bisa menyadari keberadaan kami semua, tapi nak! Ada beberapa hal yang kamu tidak bisa lakukan, jadi menyerah dengan menyerahkan hartamu adalah pilihanmu satu-satunya nak!” salah satu rekan bandit itu bicara dan menatap Xiao
“Jika aku tidak turun tangan, kamu sudah pasti mati!” Kata raja naga dengan suara rendah, tapi Putri naga sontak terdiam. Memang dia bisa merasakan kalau serangan Xiao Chen bisa membunuh dirinya tapi apa memang sampai segitunya? Dia memandang ke arah Xiao Chen, untuk sesaat dia tidak bisa berkata-k
BOOOOMMM… “Haa… haa… haa…!” Xiao Chen yang baru saja keluar dari reruntuhan langsung memperlihatkan ekspresi lelah. Tapi matanya masih terlihat sangat sangar, seolah dia masih belum mau menyerah dalam pertarungan ini. “Menyerahlah, dalam wujud nagaku ini … kamu belum tentu punya kemampuan untuk m
BOOOOMMM… Xiao Chen benar-benar berperang dengan gila, senyuman yang terlihat menakutkan itu membuat semua murid paham kalau di saat Xiao Chen benar-benar mendapatkan lawannya. Dia bukan takut, tapi malah terlihat menikmati pertempuran seperti itu dan ini menunjukan betapa kuatnya kakak senior lak
“Apa maksudmu nak? kamu berhadapan dengan putri naga dan sesama generasi muda kenapa aku harus ikut campur? Putuskan sendiri, aku akan mendukungmu soal ini!” Mendengar kata-kata tetua agung, wanita yang juga murid dalam tersebut langsung berbalik dan meminta bantuan dari Xiao Chen.“Kakak senior, a







