Inicio / Romansa / Perjanjian Terlarang / Tidak Habis Pikir

Compartir

Tidak Habis Pikir

Autor: Susi_miu
last update Fecha de publicación: 2024-09-06 16:23:01

Ujung jari Abihirt bergerak tentatif sekadar menyusuri wajahnya. Moreau memejam dan tegang merasakan bagaimana jempol pria itu berhenti lekat di bagian bibir. Usapan ringan, bahkan Abihirt melibatkan hasrat untuk menekan di sana, semakin menambahkan perasaan bimbang.

Moreau tanpa sadar mengepalkan jari – jari tangan. Susah payah mempertahankan kewarasan. Namun, sepertinya dia harus menghadapi masa – masa sulit yang terjal.

“Sejak d
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Perjanjian Terlarang   Ambang Batas

    “Senang bertemu langsung denganmu, Rowan.”Abihirt belum sepenuhnya sadar saat mendengar pernyataan Mansilo Hubber. Belakang lehernya cukup terasa sakit karena hantaman keras semalam. Bahkan, pandangan mata ke sekitar masih cukup buram untuk memahami bahwa dia sedang terikat di kursi dan terjebak di satu ruang usang bersama sekelompok orang, termasuk pria paruh baya itu—yang menjijikkan.“Persiapan nikah membuat wajahmu lebih tampan, kurasa. Aku sangat menyukainya.”Abihirt mencoba sekadar mengelak saat ujung jemari Mansilo Hubber terduga berusaha menyentuhnya. Ancaman sialan itu telah membuat hari pernikahan; hubungan bersama Moreau menjadi runyam. Apa lagi yang sebenarnya pria paruh baya tersebut inginkan?“Aku tidak punya urusan lagi denganmu. Biarkan aku pergi.”Pemberontakan keras terasa percuma ketika kondisi tubuh tak benar – benar fit untuk menghadapi situasi tak terduga. Mansilo Hubber berdecak, memberi petunjuk bahwa apa pun yang coba Abihirt lakuk

  • Perjanjian Terlarang   Dia Kembali

    Moreau berulang kali melirik layar ponselnya yang menyimpan rekaman real time di halaman depan rumah; untuk berjaga – jaga jika ternyata Abihirt akan melakukan sesuatu yang buruk. Untungnya tidak.Malam sudah cukup larut dan dia hanya mendapati pria itu menjulang tinggi sambil menatap pintu yang menutup rapat. Sudah sekian jam Abihirt ada di sana. Seperti yang pernah Moreau katakan kepada Juan ... tidak akan butuh waktu lama bagi pria tersebut menyusul.Sebenarnya ... sempat ada ketukan pintu kali pertama Abihirt muncul. Anak – anak juga sudah begitu antusias mendapati ayah mereka ada di Italia. Namun, ego melarang Moreau untuk menuruti keinginan si kembar, termasuk keinginan di benaknya sendiri.Andai Abihirt muncul satu minggu setelah peristiwa yang masih terasa hangat ... mungkin dia akan memikirkan kembali bagaimana cara mempesilakan pria itu masuk. Sayangnya, ini tak seperti yang diharapkan. Terlalu cepat jika dia harus memaksakan diri terlihat baik – baik saj

  • Perjanjian Terlarang   Meyakinkan

    “Setelah apa yang terjadi kemarin malam. Kau yakin akan tetap pergi, Amiga?”Mobil Juan sedang dipanaskan, sementara semua kebutuhan sudah benar – benar siap. Moreau menghela napas kasar—merasa tidak ada yang perlu diragukan lagi ketika hari ini tiba. Anak – anak bahkan terlihat sangat siap dengan pakaian menggemaskan mereka.“Tidak ada alasan yang bisa menahanku lebih lama di sini,” ucap Moreau sambil menjatuhkan perhatian lurus ke arah kaca jendela. Sampai saat ini, dia tidak pergi menemui Abihirt, karena memang memutuskan untuk tidak melakukannya.“Bagaimana dengan Mr. Lincoln jika kau membawa anak – anak kalian pergi?”Suara Juan kembali terdengar. Itu membuat Moreau secara naluriah menghela napas kasar.“Dia bukan anak kecil lagi. Kau tahu dia akan baik – baik saja,” dan menambahkan sambil menatap Juan setengah enggan.“Mengapa kau bersikeras untuk tetap pergi, bahkan setelah melihat kondisi Mr. Lincoln, yang tidak stabil dan mengerikan seperti semalam?”

  • Perjanjian Terlarang   Kebiasaannya

    “Mommy, di mana, Daddy? Kenapa kami tidak melihatnya dari tadi?”Ini yang paling tidak Moreau harapkan ketika anak – anak mulai mengajukan pertanyaan terhadap keberadaan Abihirt. Mereka seharusnya segera tidur, maka besok bisa langsung melakukan perjalanan pulang ke Italia. Semua harus benar – benar matang. Paling tidak, Moreau bersyukur bahwa Caroline tidak berusaha mengatakan apa pun sekadar menahannya tetap di sini.Banyak orang membuat kesimpulan kalau keputusan Abihirt memang tidak biasa. Sebagian berpendapat jika ada sesuatu yang menjadi sumbu utama. Mereka hanya tidak bisa menemukan petunjuk apa pun. Moreau harap dia bisa menggali informasi lebih serius, tetapi setelah semua persiapan pernikahan ... semua memang berjalan baik – baik saja. Tidak ada hal aneh yang Abihirt perlihatkan belakangan ini.“Daddy sedang sibuk bekerja, Sayang. Besok kita akan pulang ke Italia. Sebaiknya kalian segera tidur supaya memiliki energi yang cukup untuk melakukan perjalanan.”Moreau tersenyum se

  • Perjanjian Terlarang   Semua Seperti Ini

    “Kau yakin akan langsung pulang ke Italia, Amiga? Tidak ingin mendengarkan penjelasan Mr. Lincoln mengapa tiba – tiba membatalkan pernikahan kalian?"Suara Juan terdengar sangat hati – hati saat mengajukan pertanyaan. Seharusnya pria itu mengerti ini akan menjadi keputusan paling tepat setelah apa yang terjadi. Moreau tidak bisa menunggu lebih lama, sementara Abihirt tidak terlihat di mana pun setelah memutuskan untuk meninggalkannya seperti orang tolol yang kebingungan.“Jika memang dia ingin memberikan penjelasan. Dia pasti sudah ada di sini, Juan. Sebaiknya kau juga membantuku supaya semua selesai lebih cepat,” ucap Moreau sambil terburu – buru memasukkan pakaian Lore ke dalam koper.Sesaat, napas Juan terdengar berembus kasar sebelum akhirnya pria itu memutuskan untuk mengambil koper milik Arias.“Jadi, besok pagi kau benar – benar akan kembali ke Italia tanpa memberi tahu Mr. Lincoln lebih dulu?”“Dia mungkin sedang sibuk dengan urusannya. Lagi pula, tiket p

  • Perjanjian Terlarang   Apa yang Terjadi?

    Mereka sedang berjalan menuju altar. Itu hal yang sama sekali tidak pernah Moreau pikirkan akan berjalan lancar. Dia sesekali melirik Juan, dan bagian paling penting ... adalah Abihirt yang sedang menunggu dengan wajah tampan.Saat jarak sudah semakin dekat; Moreau sedikit menyadari bahwa sang mempelai pria berusaha untuk tidak menunjukkan sikap emosional, walau sepertinya Abihirt nyaris tak bisa melakukan itu. Harus dengan Roger menyerahkan selembar tisue dan pemandangan tersebut membuat Moreau benar – benar seperti baru saja diledakan oleh sesuatu yang dipikir ... terlalu mustahil. Seharusnya, terhadap segala bentuk usaha yang pernah dilakukan. Dia tidak perlu meragukan hubungan mereka. Bukankah Abihirt baru saja menunjukkan sikap bahwa pria itu memang sangat ingin menikahinya?Ya, ini hari penting—yang seharusnya tak perlu melibatkan masa – masa kelam seperti dulu. Moreau tidak ingin mengacaukan apa pun. Sudut bibirnya melekuk lebar ketika sudah begitu dekat. Juan pe

  • Perjanjian Terlarang   Foto Bayi

    “Paman sudah meminta maaf. Tidak apa – apa.” Abihirt tersenyum secara naluriah. “Kau sangat pintar bicara,” dia menambahkan komentar, walau segera menempatkan perhatian lurus ke arah bocah laki – laki yang sedang tertidur. Perlahan mengulurkan tangan untuk menyentuh rambut kecokelatan—juga terasa

    last updateÚltima actualización : 2026-04-01
  • Perjanjian Terlarang   Mulut Besar Roki

    Pada akhirnya, Roki diketahui menggaruk tengkuk tak gatal saat menyadari bagaimana Abihirt mengembuskan napas kasar. Pria itu jelas memahami bahwa ini satu dari sekian alasan klise untuk menghindari tugas sebagai seorang ayah.Roki mendengkus. Abihirt seharusnya mengerti bahwa terkadang kebut

    last updateÚltima actualización : 2026-04-01
  • Perjanjian Terlarang   Tidak Secepat Ini

    “Bohong. Kau tak pernah merasa bersalah. Kau hanya menginginkanku melayani seks konyolmu itu, dan dengan menemukanku; keinginanmu terasa semakin besar,” ucap Moreau diliputi napas menggebu – gebu. Dia begitu marah, hanya ... belum secara utuh bisa meluapkan hal yang menggantung di lehernya.

    last updateÚltima actualización : 2026-04-01
  • Perjanjian Terlarang   Biarkan Saja

    “Lepaskan aku.” Suara Moreau tegas mengingatkan. Sekuat tenaga mendorong tubuh Abihirt hingga dekapan pria itu terlepas. Langit malam terlihat berbeda. Gumpalan awan pekat dan sulur – sulur suara petir bergemuruh seakan mengingatkan bahwa sebentar lagi akan terjadi badai hujan. “Sebaiknya kau pe

    last updateÚltima actualización : 2026-04-01
Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status