MasukSuara ranjang yang berderit di sela-sela bunyi napas pria yang terengah-engah dan desahan nikmat seorang wanita terdengar dari balik pintu kamar hotel bintang lima.
"Aakhh ... Mass ... terus genjot dong ... jangan berhenti!" racau sang wanita berambut panjang dengan cat warna cokelat keemasan. Kedua kakinya terbuka lebar di bawah tindihan ganas seorang pria muda berbadan kekar dengan kulit cokelat terang yang mengkilap karena mandi keringat.
"Nggak bakal berhenti, belum juga cum, Sayang!" sahut pria itu dengan devilish smirk mempesona. Rahang bawahnya yang ditumbuhi bakal cambang gelap diraba-raba oleh telapak tangan mungil nan halus pasangan bercintanya siang jelang sore itu.
"Ummh ... kita bisa lebih sering beginian, Mas. Aku 'kan sudah putusan cerai sama suamiku yang mokondo itu!" ucap wanita yang baru saja berstatus janda di usia 27 tahun tersebut.
"Rani, kamu masih muda dan sexy. Benar kep
"Lepasin aku, Don! Sorry ya, udah nggak napsu sama barang bekas ... obralan pula. Nanti malahan aku kena penyakit kelamin menular dari kamu pula!" hardik Kelly jutek. Dia meronta-ronta sekuat tenaga sampai Donny terguling dari sofa ke lantai yang keras dengan bunyi bergedebuk.Raut wajah Donny merah padam antara kesakitan bercampur amarah. Dia tak menyangka Kelly akan menolaknya seperti itu. "KELLY VIVIAN WIJAYA?!" bentak Donny memanggil nama lengkap istrinya."Jangan salahkan aku, Don. Kamu yang mulai duluan. Sebaiknya tinggalkan kantorku atau kupanggil petugas sekuriti buat usir kamu!" ancam Kelly serius. Donny pun bangkit dari lantai lalu dia melangkah keluar meninggalkan ruangan istrinya. Terpaksa Donny membereskan barang pribadinya ke kotak lalu meminta OB untuk membawakan ke lantai basement tempat mobilnya diparkir. Setelah itu dia menemui Pak Prasetyo karena ada beberapa fee jasa lawyer yang belum diberikan bulan ini, memang belum tanggal gajian biasanya.Tanpa banyak drama Do
"Selamat siang, Pak Donny. Anda ditunggu oleh Pak Hans di ruangan beliau!" ucap Winda, sekretaris kantor Donny sesaat pria itu melangkah keluar dari lift.Alis Donny berkerut, dia penasaran ada perlu apa papa mertuanya sekaligus big boss di firma hukum itu memanggilnya menghadap. "Oke, saya naik ke sana sekarang. Kalau ada klien menghubungi bilang aja tunggu sebentar, Winda!" jawabnya lalu membalik badan masuk lagi ke dalam lift karena ruang pimpinan firma hukum ada di lantai paling atas."TING." Donny bergegas keluar dari lift lalu meminta sekretaris papa mertuanya melapor bahwa dia ingin menghadap beliau."Langsung masuk saja kata Pak Hans, Mas!" ucap wanita muda berpenampilan menarik itu kepada Donny.Maka tanpa menunggu lagi Donny segera mengetok pintu lalu masuk ke kantor Pak Hans. "Selamat pagi, Pa. Apa Anda memanggil saya untuk menghadap?" sapa Donny sopan masih memanggil Pak Hans sebagai ayah mertua juga."Hmm ... pagi juga, Don. Ayo duduk di sofa, kita ngobrol sebentar!" ba
"Ohh ... jadi kamu dalang dari semua kehebohan ini ya, Kel? Aku nggak pernah menduga kalau sifatmu sebusuk itu!" seru Donny ketika dia melihat sosok istrinya duduk santai di sofa lobi hotel tempat dirinya terciduk bersama selingkuhannya.Wanita berpakaian setelan rok sepan dan blazer biru langit itu tersenyum tipis lalu bangkit dari tempat diduknya. "Terkejut? Ini baru permulaan, Don. Selanjutnya mungkin akan terasa ... menyakitkan!" balas Kelly seraya tertawa kering."Hmm ... jangan pikir aku mudah dijebak dengan trik murahan seperti ini, Kelly!" geram Donny disertai tatapan tajam.Petugas polisi menggelandang Donny dan Rani naik ke mobil patroli. Mereka tertunduk malu diawasi oleh berpasang-pasang mata karyawan hotel dan para pengunjung yang ada di lobi.Pak Susno menghampiri Kelly lalu berjabat tangan. "Jadi rencana Anda selanjutnya bagaimana, Nyonya Kelly? Apa jasa saya masih dibutuhkan?" tanya pria paruh baya yang berprofesi sebagai detektif swasta itu."Untuk sementara cukup dul
"Okay, kalau memang kamu sudah yakin untuk bercerai dari Donny. Proses gugatan perceraian akan aku daftarkan hari ini juga, Kel!" ujar Ryan, pengacara yang ditunjuk oleh Kelly mewakili kubunya."Makasih, Ryan. Aku sudah mantap berpisah. Bukti-bukti perselingkuhan sudah cukup. Aku juga akan pisah atap mulai hari ini dari Donny kalau hakim menilai alasan gugatanku kurang kuat," balas Kelly. Ryan Syarief yang telah menyimpan foto-foto bukti Donny bersama dengan beberapa wanita terlihat mesra pun berkata, "Sebenarnya cukup sih, Kelly. Hanya saja kalau kepergok memang lagi selingkuh misalkan di hotel atau rumah wanita selingkuhannya jauh lebih kuat buktinya, Jangan lupa direkam videonya!" "Ohh ... boleh boleh. Gampang itu, Donny setiap hari gonta ganti perempuan. Orang yang kusewa jasanya buat mata-matain dia bisa lapor ke aku real time kejadiannya. Biar kugrebek aja di hotel sekalian bawa wartawan dan polisi, biar mampus dia nelan rasa malu!" jawab Kelly dingin. Dia sudah tak mencintai
"Nyonya Kelly, ini foto-foto bukti perselingkuhan suami Anda. Rupanya bukan hanya dengan satu perempuan saja, ternyata Pak Donny Gonzaga itu punya beberapa teman affair. Ini Maharani Shinta yang aktris sinetron, dia janda tanpa anak. Kalau sebelumnya ada Ririn Juanita, dia pengusaha tekstil, masih bersuami. Kayla Brigitta, yang ini malahan masih kuliah, sepertinya dia itu ayam kampus!" tutur detektif swasta yang disewa jasanya oleh Kelly untuk memata-matai suaminya.Mendengar penjelasan Pak Susno tentang perselingkuhan Donny, anehnya kini Kelly sudah tidak menangis sama sekali. Dia merasa hatinya membatu. Pernikahan yang dirayakan dengan megah, nampaknya hanya akan seumur jagung."Kerja bagus, Pak Susno. Saya puas dengan barang bukti ini. Memang sudah waktunya saya tanyakan ke Donny, mau dibawa ke mana rumah tangga kami selanjutnya. Kalau dia mantap berpisah, saya tidak akan menghalanginya!" jawab Kelly tenang. Dia membereskan lembaran foto yang berserakan di meja sebuah cafe di Jakar
"Paul dan teman-temannya sudah berangkat sejak dini hari tadi, Josh lewat jalan tol menuju ke Yogyakarta. Mungkin pas sampainya bareng pesawat kita landing nanti," ujar Candy sambil menunggu proses boarding penumpang Batik Air tujuan YIA.(YIA: Yogyakarta International Airport)Josh pun berkata, "Baguslah, jadi bisa sekalian pindahan barang hari ini. Unit kost exclusive ini cuma sementara juga karena periode dinas kamu tiga bulan 'kan, Sayang?""Iya, kalau kata senior hakim yang dekat sama aku, tergantung kebutuhan tenaga profesional di tempat kita dinas nanti. Bisa diperpanjang, mungkin juga nggak!" jawab Candy."Itu sih bisa jadi melihat performa kamu nanti di sana. Ada hakim yang bagus pekerjaannya dan ada pula yang lambat menangani kasus terutama yang pelik!" sahut Josh yang lebih berpengalaman di bidang penegakan hukum.Candy pun mengangguk paham. "Hubby, kalau nanti ada kasus yang membuat aku bingung dan kewalahan, tolong bantu aku ya, please!" pintanya seraya memeluk lengan Jos







