共有

Bab 963

作者: Anggur
Saat ini, Stefan tertarik ingin melihatnya karena Olivia berada di sana.

Ada berita hangat terbaru tentu saja Stefan harus berbagi gosip tersebut kepada istri kesayangannya.

Calvin juga tidak bodoh. Mana mungkin dirinya tidak tahu bahwa Kakaknya bermaksud untuk menceritakan gosip kepada Kakak Iparnya mengenai perjodohannya dan Ricky.

Kakaknya sedang mengorbankan adiknya hanya demi membuat Kakak Iparnya ini senang.

Calvin menyodorkan kedua foto itu kepada Kakaknya, sambil mencaci maki dirinya sendiri di dalam hati. Jelas-jelas Kakaknya sedang mengorbankan dirinya sendiri untuk membuat hati Kakak Iparnya gembira, dirinya malah mengikuti dengan patuh.

Semoga saja, suatu hari kelak apabila hubungan percintaannya sedang tidak lancar, kedua pasangan ini dapat membantunya.

Cih! Apa yang sedang dipikirkan olehnya!

Hubungan percintaannya pasti berjalan dengan lancar.

Yang terpenting dirinya tidak buru-buru untuk menikah, tidak menutupi identitas dirinya sendiri, tidak membohongi orang, dijamin
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4179

    Odelina pernah berjanji selama Ivan dan adik-adiknya tidak mencari masalah, atau mereka sudi meninggalkan Cinater dan tidak lagi mengganggunya, Odelina juga tidak akan menyerang mereka. Masalahnya, Felicia tidak yakin ketiga kakaknya akan tinggal diam. Jika tidak menjebloskan mereka ke penjara, mereka pasti akan mengusahakan segala cara untuk mencegah Odelina mengambil alih keluarga Gatara. Pada akhirnya, mereka juga yang akan kalah dan kehilangan segalanya. Hanya dengan cara ini Felicia bisa menyelesaikan akar permasalahan tanpa ada yang dirugikan. “Dia nggak mau dengar nasihatku dan nggak mengizinkan aku membantunya,” kata Odelina seraya mengelus wajah Felicia yang bengkak. “Vandi, tolong kompres wajahnya pakai es batu biar bengkaknya cepat hilang.” “Aku sudah kompres pakai es batu setiap beberapa menit sekali. Tapi apa pun keputusan yang Felicia ambil nggak akan bisa diubah, bahkan sama Bu Patricia sekalipun.” Saat itu Patricia sudah mengirim Felicia jauh-jauh dari Cianter, berp

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4178

    Dalam tubuh Felicia masih mengalir darah ibunya yang bengis. “Aku ke sana sekarang.” Mendengar Felicia sedang dirawat di rumah sakit, Odelina berniat menyusul. Rasa kantuknya hilang seketika. Dia langsung membuka selimut dan turun dari kasur. Daniel juga bergegas mengikutinya. “Daniel, langit masih gelap. Udara di luar dingin, kamu tidur saja lagi.” Odelina ingin Daniel tetap beristirahat di rumah mengingat kakinya masih belum leluasa untuk bergerak, ditambah lagi Daniel belum terbiasa dengan cuaca Cianter yang dingin. Cukup dia sendiri saja yang menjenguk Felicia di rumah sakit. “Nggak. Aku mau menemai kamu. Aku memang belum bisa jalan terlalu jauh, tapi kalau cuma ke rumah sakit saja masih bisa,” kata Daniel sembari dia mengganti pakaian. “Aku sudah telepon pengawalku untuk antar kita ke rumah sakit. Kamu nggak perlu mikirin aku.” Walau mengalami luka yang cukup berat, Felicia mendapatkan hasil yang dia inginkan. Namun begitu Daniel tidak bisa tenang jika dia membiarkan Odelina

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4177

    Sementara itu di kediaman keluarga Gatara, Odelina yang baru tertidur selama kurang lebih dua jam di kamar tidur utama tiba-tiba terbangun dan langsung terduduk di atas kasur. Gerakan yang tiba-tiba itu membuat Daniel yang tertidur di sampingnya terbangun. “Kenapa? Kamu habis mimpi buruk?” tanya Daniel, sembari dia terduduk dan menyalakan lampu kamar. “Aku mimpi Felicia lagi berada dalam bahaya. Dia nggak izinin aku untuk ikut dia. Dia berencana mengorbankan keselamatannya sendiri untuk menjerat tiga kakaknya. Aku takut nyawa dia terancam.” Setelah sekian lama berinteraksi dengan Felicia, Odelina mulai menyukai tantenya itu. Andai saja tidak ada dendam antara kedua keluarga, mereka pasti akan menjadi teman baik. Bahkan sekarang, setelah apa yang terjadi, mereka tetap menyayangi satu sama lain. Di antara anggota keluarga Gatara lainnya, hanya Felicia seorang yang Odelina sukai. Tidak hanya Odelina saja, bahkan Rika juga menganggap Felicia sebagai teman. Bahkan, Rika sempat berpikir

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4176

    Meski tidak akan pernah bisa mewarisi keluarga Gatara sekalipun, mereka tetaplah anak kandung Patricia dan sejak dulu dipandang sebagai putra mahkota di kalangan keluarga sendiri. Sejak kecil mereka bertiga sudah merasakan hidup nyaman, tidak pernah merasakan kesulitan apalagi kemiskinan. Selalu ada uang yang mengalir tanpa henti untuk mereka hamburkan, dan selalu ada orang lain untuk mereka minta tolong. Namun dalam sekejap mata, kehidupan mereka yang berada di atas awan itu langsung berubah 180 derajat, mengharuskan mereka menapak tanah yang keras. Tidak ada lagi orang lain yang mau membantu mereka. Ketika mereka melakukan kesalahan atau mengalami kesulitan, tidak ada lagi yang rela melindungi mereka. Dengan kemampuan yang mereka miliki sendiri, penghasilan yang mereka dapat pun tidak seberapa. Masa-masa di mana mereka bebas mengeluarkan uang seperti dulu sudah tidak ada lagi. Itulah mengapa mereka tidak bisa menerima kenyataan. Walau apa yang mereka miliki saat ini sudah jauh lebi

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4175

    Ivan mendengar suara langkah kaki berasal dari arah belakang. Spontan dia pun menoleh ke asal suara itu datang, dan dia dikejutkan oleh gerombolan polisi yang sudah mengepung dari dekat. “Polisi! Angkat tangan! Jangan bergerak!” Seketika Ivan menyadari kehadiran mereka, petugas yang berada di paling depan langsung berseru dan menodongkan pistolnya. Dari kakaknya Fani, pihak kepolisian mendapatkan kabar bahwa Ivan memiliki senjata tajam. Para polisi yang mengejar Ivan bersama dengan Vandi adalah polisi reserse kriminal yang diizinkan membawa senjata api. Seketika itu juga Ivan dandua adiknya tercengang. Mereka sungguh tidak menduga dengan apa yang terjadi. Otak mereka kosong dalam sekejap. Mereka masih tak habis pikir bagaimana caranya polisi bisa menyusul mereka? Mereka sudah memastikan pantai ini sangat terasing. Bahkan di siang hari saja tidak ada yang datang, apalagi malam hari. Dengan refleksnya yang cepat, Ivan segera mengambil pisau yang tertancap di tanah dan hendak menebas

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4174

    Bahkan Julio juga sempat bimbang saat melihat kakaknya berjalan memegang pisau. “Kak Ivan, apa harus sampai sejauh ini?” “Kenapa, kamu juga sama saja kayak Erwin. Masa sudah sampai sejauh ini kamu malah menyesal? Julio, kita nggak pakai topeng. Dia tahu kita pelakunya. Kalau dia sampai lepas, kita bertiga yang mati. Coba pikirkan lagi. Sejak dia balik, berapa banyak yang kita hilang. Bahkan mama kita juga mati.” Mereka bertiga bisa hidup dengan nyaman ketika Patricia masih ada. Namun tanpa Patricia, mereka bukanlah siapa-siapa. Mendengar Ivan bilang begitu, Julio segera membalas, “Kak, aku bukan menyesal. Kita bisa langsung buang saja Felicia ke laut tanpa perlu dimutilasi. Kaki tangannya sudah terikat. Dia nggak mungkin bisa bebas. Di laut ada banyak ikan, dia pasti langsung dimakan sama ikan besar. Biarin dia mati di alam lebih baik daripada kita harus memutilasi dia.” Alasan utama dari ketakutan mereka tentu saja adalah karena mereka tidak pernah membunuh orang sebelumnya. Wala

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status