Share

Pernikahan Semu yang Berawal Dari Kebohongan
Pernikahan Semu yang Berawal Dari Kebohongan
Author: Atonim

Bab 1

Author: Atonim
Tahun ketujuh pernikahannya dengan Joel, Hana membawa kartu keluarga untuk membeli rumah subsidi dari sekolah. Namun, dia justru diberi tahu bahwa kartu keluarga yang ada di tangannya itu palsu.

Bagaimana mungkin?

Hana tahu dia tidak salah dengar. Pasti petugasnya yang keliru. Dengan sikap yang tetap sopan, dia mengulanginya lagi, "Tolong dicek lagi. Kartu keluargaku ini dulu diurus oleh suamiku."

Petugas di loket tampak tak sabar. Dia memeriksanya sekali lagi, lalu menatap Hana dengan ekspresi sedikit menyindir.

"Aku nggak salah lihat. Di kartu keluarga ini, selain kepala keluarga sendiri, masih ada dua orang. Yang satu adalah istrinya, Ruby, yang satu lagi adalah putranya, Ryu."

Hana terpaku di kursinya. Kepalanya berdengung, seperti ada gulungan benang kusut yang terus berguling di dalam pikirannya. Semakin lama semakin kacau.

Ruby? Bukankah dia istri dari rekan seperjuangan Joel? Bagaimana mungkin namanya tercantum di kartu keluarga Joel?

Hana kembali memastikan informasi kartu keluarga yang diperlihatkan petugas kepadanya. Istri, Ruby. Anak, Ryu. Di kartu keluarga Joel, sama sekali tidak ada nama Hana.

Dalam keadaan linglung, Hana keluar dari kantor Disdukcapil dan pergi ke alamat yang tadi diberitahukan petugas kepadanya, alamat yang tertera di kartu keluarga Joel.

Dia tidak punya keberanian untuk mendekat. Dia hanya berdiri di luar halaman, tetapi sudah bisa mendengar tawa ceria dan suasana akrab dari dalam rumah.

Joel mengeluarkan sebungkus besar permen susu dan menyodorkannya kepada anak laki-laki itu. "Cepat lihat, Papa bawain apa?"

Ryu melompat dan memeluk lehernya. "Aku paling sayang Papa!"

Ruby keluar dari dapur sambil tersenyum. Dia berkata dengan lembut, "Cuci tangan dulu, terus makan."

Suasana di dalam rumah begitu hangat. Namun, Hana justru merasa sedingin es. Dia tidak berani menatap lebih lama, lalu pergi dengan langkah kacau.

Baru setelah matahari terbenam lama, dia kembali ke rumah. Begitu melihat Hana pulang, pembantu segera menyambutnya.

"Nyonya, akhirnya pulang juga. Tuan sudah telepon berkali-kali. Tuan sangat khawatir karena Nyonya nggak pulang-pulang. Syukurlah Nyonya sudah pulang. Cepat telepon Tuan."

Hana mengangkat kepala, tatapannya kosong. Saat itu, telepon berdering, tetapi dia seperti tidak mendengarnya. Pembantu yang mengangkat telepon. Itu dari Joel.

"Tuan, Nyonya sudah pulang. Ya, aku suruh Nyonya bicara dengan Tuan."

Begitu gagang telepon ditempelkan ke telinganya dan suara Joel sampai lewat gelombang listrik, air mata Hana akhirnya jatuh tanpa bisa ditahan.

Di seberang sana, Joel langsung menyadari keanehannya. "Ada apa, Hana? Kamu kangen aku? Besok aku langsung minta izin pada atasan dan pulang untuk menjengukmu."

Kalau itu terjadi sebelum hari ini, Hana pasti akan sangat senang. Dia pasti akan menanggapi dengan sungguh-sungguh dan berkata bahwa dirinya memang merindukannya.

Sudah tujuh tahun menikah. Setiap tahun, Joel hanya pulang saat musim panas dan musim dingin. Hana pernah mengusulkan ikut dinas militer bersamanya, tetapi Joel menolaknya dengan alasan kondisi yang berat.

Hana tidak pernah menyangka bahwa Joel ternyata menjalani dua pernikahan. Kartu keluarga dan akta nikah mereka palsu.

"Hana, kondisi di sini nggak bagus. Aku nggak tega kamu ikut menderita bersamaku. Setelah aku meraih pencapaian, aku akan dipindahkan kembali nanti. Saat itu, kita bisa terus bersama dan nggak berpisah lagi."

Hana tidak pernah meragukannya, juga tidak pernah bertanya sedikit pun.

Akhirnya, Hana membuka mulutnya. "Jangan ambil cuti. Aku ingin mengajukan ikut dinas militer."

"Aku sudah bilang, aku nggak ingin kamu menderita di sini. Ada apa sebenarnya? Besok aku akan pulang sebentar."

Perhatian dalam kata-kata Joel terdengar tidak seperti kepura-puraan. Namun, mendengar jawaban yang sudah dia duga itu, Hana tiba-tiba menjadi tenang.

Dia menyeka air matanya. "Nggak apa-apa, cuma masuk angin."

"Jaga dirimu baik-baik. Suruh pembantu masak lebih banyak sup. Murid memang penting, tapi tubuhmu sendiri lebih penting. Minum obat dengan patuh. Jangan buat aku khawatir. Begitu aku dapat cuti, aku pasti pulang dan menemanimu."

Joel tetap selembut biasanya. Hana menahan tangis. Sebelum menutup telepon, dia mendengar suara anak itu dari sana.

"Papa, cepat ke sini! Tangan Mama luka!"

Joel terlalu panik sampai tidak sempat meletakkan gagang telepon ke tempat yang benar. Hana terdiam dan mendengarnya selama satu menit penuh.

Setelah menutup telepon, dia menekan nomor lain. "Profesor Sean, aku bersedia pergi ke Pusat Riset 403."

Di seberang sana, Sean berkata, "Hana, apa kamu sudah memikirkannya dengan matang? Begitu bergabung, identitasmu harus dihapus. Kamu akan menyembunyikan identitasmu seumur hidup. Sudah kamu pikirkan baik-baik?"

Hana yakin dirinya sudah memikirkannya dengan matang.

"Waktunya mepet dan tugasnya berat. Aku beri kamu setengah bulan untuk mengurus semuanya. Saat itu, akan ada mobil khusus yang menjemputmu."
Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Pernikahan Semu yang Berawal Dari Kebohongan   Bab 17

    Hana baru keluar dari laboratorium malam itu. Seperti biasa, Kai ada di sisinya. Hampir setiap hari dia menunggu Hana pulang kerja bersama.Perasaan Kai pada Hana sudah menjadi hal yang dipahami semua orang tanpa perlu diucapkan.Sejak pertemuan terakhir dengan Joel, Kai tidak lagi menyatakan perasaannya padanya. Karena Hana sudah mengatakan bahwa dia belum siap memulai hubungan baru, dia memilih untuk menunggu. Waktu masih panjang. Dia masih punya banyak waktu.Seperti biasanya, Kai mengantarnya sampai ke bawah gedung asrama."Besok pagi di kantin ada roti sayur kesukaanmu. Mau aku bawakan?"Mata Kai berbinar saat menatapnya, seperti anak anjing yang menggemaskan, membuat Hana sulit untuk mengucapkan penolakan."Boleh."Jawaban singkat Hana sudah cukup membuat hati Kai kegirangan. Di bawah cahaya bulan, punggung Kai yang menjauh tampak memancarkan kebahagiaan yang tak bisa disembunyikan.Setelah dia benar-benar pergi, Hana berbalik dan naik ke lantai atas. Dia pun tidak menyangka akan

  • Pernikahan Semu yang Berawal Dari Kebohongan   Bab 16

    Hana terpaku di tempat. Seluruh tubuhnya seakan-akan diselimuti oleh Joel. Bahkan sebelum otaknya sempat bereaksi, tubuhnya lebih dulu merespons.Ingatan otot yang terbentuk selama bertahun-tahun membuatnya tanpa sadar mengangkat tangan. Jika saja dia tidak segera tersadar, mungkin kedua lengannya sudah melingkari pinggang pria itu.Kai terkejut oleh sosok yang tiba-tiba menerobos masuk. Dia segera bangkit dari tanah, bahkan tak sempat memedulikan debu yang menempel di wajahnya."Siapa kamu? Lepaskan dia!"Kai melayangkan pukulan ke arah Joel. Joel menghindar tanpa ragu, buru-buru melepaskan Hana dan membawanya ke samping, lalu membalas dengan pukulan yang lebih cepat.Keduanya terlibat perkelahian. Hana sempat berteriak dua kali dari samping, tetapi tidak berhasil menghentikan mereka. Dia menarik napas dalam-dalam, lalu langsung menerobos ke tengah-tengah keduanya.Tinju Joel hampir mengenai dirinya. Saat dia melihat jelas mata Hana, tubuhnya terguncang hebat, tetapi sudah terlambat u

  • Pernikahan Semu yang Berawal Dari Kebohongan   Bab 15

    Sejak eksperimen terakhir mengalami terobosan baru, Hana nyaris menghabiskan waktunya di laboratorium siang dan malam. Kadang, dia begitu sibuk sampai lupa makan.Pimpinan telah mengeluarkan perintah. Meskipun ingin bekerja lebih keras, para rekan di laboratorium tetap tidak boleh mengabaikan kesehatan diri sendiri. Karena itu, setiap sore Hana selalu diawasi oleh Kai untuk makan malam, lalu keluar dari laboratorium sebentar untuk menghirup udara segar.Waktu berlalu begitu cepat. Tanpa terasa, sudah sebulan dia berada di sini. Suhu di pegunungan rendah. Pakaiannya tipis, jadi tangannya selalu terasa dingin.Kai sangat perhatian. Dia khusus membuatkan penghangat tangan untuknya. Angin akhir musim gugur meniup dedaunan pohon-pohon. Salah satunya jatuh tepat di atas kepala Hana.Kai menatapnya dengan terpana, mengulurkan tangan ingin mengambil daun itu. Hana menyadari gerakannya dan refleks mundur selangkah."Aku hanya ingin membantumu mengambil daun yang jatuh." Suara Kai sangat pelan,

  • Pernikahan Semu yang Berawal Dari Kebohongan   Bab 14

    Sebulan berlalu, Joel akhirnya menerima kenyataan bahwa Hana telah meninggal.Dia sudah mengajukan laporan perceraian dan kini menunggu persetujuan. Dalam hidupnya, dia hanya mengakui Hana sebagai istrinya.Papan arwah Hana selalu dia lap hingga mengilap. Di belakangnya diletakkan kotak abunya. Setiap hari, Joel menghabiskan waktu lama di sana bersamanya.Dia hendak mengajukan laporan ke atasan. Dia ingin dipindahkan kembali ke sini, ingin seumur hidup menjaga rumah yang pernah dia tempati bersama Hana. Selain itu, dia juga ingin menceraikan Ruby.Joel membawa berkas permohonan kerja yang sudah disiapkan ke kantor atasan. Atasan tidak ada di tempat. Seorang petugas menyuguhkan secangkir teh dan memintanya duduk menunggu.Saat hendak duduk, sudut matanya tiba-tiba menangkap sebuah surat di atas meja kerja. Tubuhnya langsung kaku. Dia perlahan melangkah mendekat dan melihat amplop di atas meja.Di bagian depan tertulis "Laporan Hasil Kerja Pusat Riset 403".Sorot mata Joel menajam, tatap

  • Pernikahan Semu yang Berawal Dari Kebohongan   Bab 13

    Saat Hana terbangun, lingkungan di sekitarnya sudah sepenuhnya terasa asing.Dia menggerakkan punggung tangannya, merasakan cairan dingin mengalir masuk ke tubuhnya melalui pembuluh darah. Dia mengangkat kepala dan menatap sekeliling, seolah-olah masih belum sepenuhnya terbangun dari mimpi.Ketika Kai masuk ke ruang rawat sambil membawa buah, barulah dia menyadari Hana sudah sadar. Dia segera meletakkan barang di tangannya, bergegas menghampiri, membantu Hana duduk, lalu menyusun bantal sandarannya dengan telaten."Ha ... Bu Hana, akhirnya kamu sadar. Ada bagian tubuh yang sakit? Aku panggilkan dokter ya," kata Kai, lalu berbalik keluar dengan cepat untuk memanggil dokter.Dokter segera datang, memeriksa kondisi Hana secara singkat, mengajukan beberapa pertanyaan, lalu menyuruhnya beristirahat dengan baik.Hana menatap sinar matahari di luar jendela dan tanpa sadar menyipitkan mata. Dia teringat, dia berada di ruang tahanan. Ruby ingin membakarnya sampai mati, lalu rekan-rekan dari pus

  • Pernikahan Semu yang Berawal Dari Kebohongan   Bab 12

    Joel memeluk kotak abu itu. Dia sendiri tidak tahu kapan dia akhirnya meninggalkan rumah duka, juga tidak tahu bagaimana dia bisa sampai ke rumah yang dulu dia tinggali bersama Hana.Begitu masuk, barulah dia menyadari banyak barang di rumah itu telah hilang. Di atas lemari, yang sebelumnya ada sebuah model kereta api kayu, barang yang paling berharga bagi Hana, kini juga sudah tidak ada. Mengingat hari ketika kereta api kayu itu rusak, hati Joel terasa seperti ditusuk puluhan ribu jarum dengan kejam.Tas pakaian Hana diletakkan di sisi tempat tidur. Di dalamnya tersimpan pakaian dan dokumen-dokumen.Jadi, dia memang ingin pergi. Dialah yang mengurungnya di ruang tahanan hingga menyebabkan kematiannya. Namun, kenapa ruang tahanan bisa terbakar? Jelas-jelas dia menyuruh Ruby untuk pergi memeriksa setiap hari.Joel tiba-tiba berdiri. "Ke rumah Keluarga Ariandra!"Petugas itu selalu mengikuti Joel. Tanpa berkata apa-apa, dia langsung menyalakan mobil di halaman.Saat kembali ke rumah Kelu

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status