Accueil / Romansa / Pesona Ibu Kos Kesayanganku / Bab 9. Rangsangan Kedua

Share

Bab 9. Rangsangan Kedua

last update Date de publication: 2026-02-08 19:13:51

"Andi tolong kondisikan jarimu Andi...ohhhkkkhh..." desah Mbak Maya ketika jari Andi semakin digerakan cepat membuat tubuh Mbak Maya bergetar hebat.

"Maaf mbak tanganku yang bergerak sendiri, tapi enakkan?" balas Andi sambil mengendus dan mencium pelan daun telinga Mbak Maya, lalu turun menelusuri leher Mbak Maya yang sudah basah oleh keringatnya, Mbak Maya memang cepat sekali berkeringat, apalagi saat-saat sedang terangsang seperti ini. Keringatnya begitu jelas menetes dari selah selah buah da
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Latest chapter

  • Pesona Ibu Kos Kesayanganku   Bab 32

    setelah sehari semalam di atas kapal pesiar mini, andi dan mbak maya pun kembali ke hotel penginapan di sore harinya.tepat di saat mereka berdua memasuki hotel entah dari mana datangnya miya tiba-tiba muncul di sana, andi seketika mengenal miya di mana mereka saling tatap satu sama lain.awalnya andi mengira itu orang lain, tapi dengan tatapan tajam miya andi langsung mengenalinya kalau itu memang miya."sayang kamu masuk kamar dulu ya nanti aku nyusul aku mau belikan sesuatu untuk kamu dulu," ujar andi beralasan kepada mbak maya, di mana dia mau menemui miya sebentar takutnya miya yang justru datang mengacau."ya baiklah," balas mbak maya lalu berlalu pergi ke kamar hotel yang mereka pesan.sebelum menghampiri miya andi memastikan dulu mbak maya sudah memasuki lift, setelah itu dia datang."hebat ya kamu," kata miya langsung, tatapan matanya begitu tajam."kamu kenapa bisa di sini?," tanya andi."menurutmu kenapa aku di sini hah, kamu pikir dengan kamu pergi aku tidak bisa menemukan

  • Pesona Ibu Kos Kesayanganku   Bab 31

    Kembali ke Andi dan mbak Maya, terlihat keduanya sedang berciuman mesra di dalam kamar tidur, iya keduanya saat ini sedang bahagia karena pernikahan mereka akhirnya disetujui."Sayang, sampai di sini saja, aku takut lepas kendali mengingat kamu lagi..." ujar Andi melepas ciumannya pada bibir mbak Maya."Tidak apa-apa Andi, kamu beruntung malam ini sebab aku sudah bersih," potong mbak Maya tersenyum.Mendengar itu Andi tanpa pikir panjang langsung melepas bajunya lalu kembali menarik mbak Maya untuk diciumnya."Kalau begitu aku gak menahan diri lagi," kata Andi.Tubuh mbak Maya didorongnya sampai jatuh ke atas tempat tidur lalu dia tindih kembali.Desahan mbak Maya mulai terdengar ketika Andi mulai bermain di area dadanya, tempat yang paling disukai Andi.Ketika mbak Maya sedang menikmati jemari Andi yang bermain di area bawahnya, di sana mbak Maya tidak sengaja melihat bekas kecupan yang tertinggal di bagian dada Andi dan satu bekas gigitan di sana.Seketika mbak Maya menyipitkan mata

  • Pesona Ibu Kos Kesayanganku   Bab 30

    "Andi kamu ke mana saja sih, kenapa gak pulang-pulang dari kemarin pagi?," tanya mbak maya ketika dia pulang kerja dan mendapati andi duduk di sofa rumahnya."Ah.. sayang maafin aku, aku kemarin ada sedikit pekerjaan, maaf ya tidak memberitahumu terlebih dahulu," jawab andi, dia berdiri menghampiri mbak maya dan menggenggam kedua tangannya."Kamu gak tahu bagaimana cemasnya aku semalam, aku pikir kamu beneran ninggalin aku, aku sampai gak bisa tidur semalaman menunggumu tapi gak juga kunjung pulang hingga pagi harinya.""Aku benar-benar minta maaf sayang, lain kali aku tidak akan seperti itu lagi, pokoknya kamu jangan mikir yang aneh-aneh ya," kata andi memeluk erat mbak maya."Baiklah yang penting sekarang kamu sudah pulang, oh iya kamu sudah makan belum, biar aku masakin oke.""Belum sayang, makasih ya, ayo biar kita masak berdua," kata andi. Mereka pun berjalan menuju dapur untuk memasak bersama. Melihat semangat di wajah mbak maya, andi benar-benar tidak sanggup membuatnya sedih.

  • Pesona Ibu Kos Kesayanganku   Bab 29

    Keesokan harinya terlihat Andi bangun dari tidurnya, dia melihat ke arah tabir jendela di mana kelihatan di sana kalau hari sepertinya sudah siang, saat itu juga dia langsung bangkit, di mana dia langsung teringat dengan Mbak Maya. "astaga aku harus segera pulang, mbak maya pasti capek mencariku," gumamnya, sambil turun dari atas tempat tidur memungut pakaiannya yang berserakan di lantai. tapi ketika dia hendak pergi lagi-lagi Miya yang juga bangun menghentikannya. "andi kamu mau kemana?," tanyanya. "aku harus pulang sekarang," jawab Andi. "pulang, pulang ke mana andi kamu kan gak punya rumah," kata Miya. "iya tapi aku punya kos dan aku harus pulang sekarang.." balas Andi begitu terburu-buru. "ayolah andi bisa gak kamu jangan pergi dulu, tunggu beberapa hari dulu, kita masih pengantin baru, apa kata papa aku nanti kalau kamu pergi," ujar Miya. "miya, tapi aku harus pulang, aku janji aku akan kembali nanti, jadi biarkan aku pergi sekarang," kata Andi. Miya menatap leka

  • Pesona Ibu Kos Kesayanganku   Bab 28. Malam Pertama

    "singkat waktu hari pernikahan pun tiba, sesuai dengan yang direncanakan pesta pernikahan pun dilaksanakan dengan begitu mewah, di sini hanya andi saja yang tak menyangka akan semewah itu padahal pernikahannya dengan miya hanya pernikahan pura-pura. "miya apa ini tidak terlalu berlebihan?," bisik andi kepada miya. sambil tersenyum miya menjawab, "gak kok ini sudah sewajarnya, kamu lupa aku ini putri siapa, jadi sudah sepantasnya seperti ini, tenang saja gak ada yang mengenalmu kok di sini, semuanya rata-rata dari rekan bisnis kami.." satu persatu para tamu undangan memberi ucapan selamat kepada mereka berdua, tidak ada yang tahu satupun di antara mereka kalau itu pernikahan yang dibuat-buat. dengan pernikahan ini miya juga resmi akan menjadi pewaris utuh semua bisnis papanya, dan mulai hari ini juga miya akan menjadi orang yang paling dihormati dan perintahnya mesti harus didengar. tapi walaupun begitu ibu tirinya yaitu elis tak akan menyerah begitu saja untuk menjatuhkan miy

  • Pesona Ibu Kos Kesayanganku   Bab 27. Pengujian Yang Gila

    "apa yang kamu lakukan, apa kamu sudah gila..?" kata Andi sambil membuang muka, tak mau lagi memandang ke arah Miya yang sudah telanjang itu."gila gimana, aku kan mau coba gaun jadi mesti buka baju dong.." balas Miya dengan santainya."iya, tapi kamu mesti pilih tempat, kalo ada orang lain masuk gimana, cepat kenakan kembali pakaianmu.." ujar Andi, tetapi Miya justru melangkah pelan mendekatinya, menjulurkan jemarinya mengelus dada Andi hingga pundaknya sembari berkata, "tenang, tak akan ada yang berani masuk ke sini, bentar kamu kok memandang ke arah lain sih, ada pemandangan indah loh di sini atau tubuhku memang gak menarik ya hingga kamu membuang muka," kata Miya sengaja berdiri di depan Andi agar Andi bisa leluasa menatap gumpalan dadanya."aku tak menyangka ternyata kamu perempuan yang seperti ini.." ucap Andi sambil terus menahan nafsunya agar tak lepas kendali sebab dia tahu ini cuma jebakan Miya."memangnya sebelumnya kamu pikir aku seperti apa?" tanya Miya masih dengan suara

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status