LOGINWarning...++21. bijak dalam memilih cerita, cerita ini mengandung adegan-adegan dewasa. Datang ke kota dengan saku kosong dan harapan besar, Andi tak menyangka hidupnya akan berubah drastis. Pria yang dulu dihina di kampungnya itu justru menemukan kehangatan di tempat asing. Namun semua menjadi rumit sejak kehadiran Mbak Maya, janda cantik pemilik kos yang penuh hasrat dengan pesona yang sulit ditolak. Di antara perhatian, godaan, dan perasaan terlarang, Andi mulai melupakan alasan utamanya merantau, terutama dengan nafsu Andi yang tidak bisa di tahan saat melihat tubuh indah Mbak maya yang berdada besar. Akankah ia bangkit mengejar mimpi, atau tenggelam dalam pilihan yang mengubah hidupnya?
View More"Gimana pestanya..?" terdengar suara mbak Maya ketika Andi baru saja membuka pintu masuk dan itu mengagetkan Andi yang mengira mbak Maya sudah tidur tapi ternyata sedang menunggunya pulang."Ah... astaga mbak ngagetin saja, mbak kenapa belum tidur?" balas Andi sembari melangkah ke arah sofa dimana mbak Maya sedang duduk di sana."Aku gak bisa tidur memikirkan kamu yang masih belum pulang," jawab mbak Maya."Maaf pestanya diadakan jam dua belas jadi agak larut aku pulangnya, mbak ngapain nunggu aku kenapa gak tidur aja," kata Andi."Kok masih manggil mbak sih, kita kan sebentar lagi bakalan nikah jangan panggil mbak lagi dong.." protes mbak Maya ketika mendengar Andi masih saja memanggilnya dengan sebutan mbak."Hehe, maaf, aku kebiasaan soalnya, oya mbak sudah malam banget nih kita tidur yuk.." ajak Andi, dengan wajah tersenyum mbak Maya mengangguk, tapi saat mbak Maya melangkah menuju kamarnya dia merasa Andi tidak mengikutinya dia pun berbalik dan melihat Andi memilih pergi ke kamar
"Sial sepertinya tidak semudah yang aku bayangkan, tak ku sangka dia bakalan langsung menolak padahal sebelumnya aku yakin dia sangat senang aku perkenalkan sebagai calon suamiku, siapa coba pria yang gak mau aku jadikan suamiku dengan latar belakangku yang seperti ini, ditambah lagi aku juga memiliki paras yang sangat cantik," geram Miya dalam hati ketika mendapati penolakan yang terus terang dari Andi."Tapi aku gak akan melepasnya begitu saja, aku yakin dengan latar belakangnya yang miskin dia pasti sangat membutuhkan uang," tambah Miya."Andi... kamu yakin gak mau sama aku, aku memiliki segalanya loh, aku punya uang, aku punya kekuasaan, apa yang kamu butuhkan pasti ada padaku, dan aku hanya butuh kamu untuk menikahiku jadi tolong jangan menolak ya.." ujar Miya suaranya lembut sambil merayu."Maaf aku tetap tidak bisa, seperti yang aku sudah bilang tadi aku sudah memiliki seseorang untuk aku nikahi, aku tidak mungkin mengkhianatinya," balas Andi tetap menolak.Ya, Andi sudah melih
"Aku sudah janji kalau aku pasti datang, maaf aku sedikit terlambat," balas Andi. "Gak apa-apa, yang terpenting kamu datang. Terima kasih karena kamu mau datang, awalnya aku kira kamu gak bakalan datang," kata Miya sambil tersenyum, benar-benar seperti orang yang berbeda, di mana Miya yang Andi kenal tak pernah tersenyum ataupun berbicara ramah seperti yang terjadi sekarang. Ketika mereka sedang berbincang, salah seorang bawahan papanya datang memanggil Miya untuk segera menemuinya. "Maaf Nona, Tuan meminta anda untuk menemuinya.." ucap bawahan itu. Mendengar itu Miya meminta Andi untuk menunggunya sebentar. "Baiklah... Andi, kamu tunggu di sini ya, aku masuk sebentar." "Tolong layani dia, berikan hidangan spesial.." bisik Miya memberi perintah kepada pengawalnya sebelum pergi. Miya datang menemui papanya, di mana di sana sudah terlihat papanya sedang bersama teman-teman bisnisnya. Melihat Miya datang, papanya langsung meminta untuk duduk di dekatnya, di mana di sana su
"Mbak, sepertinya kita harus pulang. Sore nanti aku harus pergi kuliah, aku gak bisa melewati jam pelajaran," ujar Andi setelah keluar dari kamar mandi.Mendengar itu Mbak Maya pun mengangguk."Tapi kalau Mbak masih mau tinggal gak apa-apa, biar aku pulang naik bus," tambah Andi."Gak usah, kita pulang bareng aja. Aku juga harus mengurus sesuatu di rumah," kata Mbak Maya."Baiklah kalau begitu."Siang itu juga Mbak Maya berpamitan ke orang tuanya kalau dia harus kembali. Awalnya mamanya ingin dia menginap lagi setidaknya dua atau tiga hari lagi, tapi Mbak Maya menolak dengan alasan dia gak bisa terlalu lama libur bekerja, apalagi dia seorang dokter. Jadi mau gak mau mamanya pun mengizinkan walaupun sedikit berat."Besok kapan-kapan aku pulang lagi kok, Ma. Mama gak usah khawatir.""Baiklah, kamu jaga diri di sana ya. Oh iya Andi, tolong jaga Maya ya, pastikan dia baik-baik saja," ujar mamanya."Baik Tante, Tante tenang aja. Om, saya pamit ya.." Andi menjulurkan tangannya untuk berjaba
"Ah..maksud mbak Ardi?" kata Andi sambil melepaskan remasan tangannya dari kedua buah dada Mbak Maya."Iya betul, dia ada di luar sekarang lagi menjawab panggilan telepon, sebentar kok kamu kenal Ardi ya, Ardi juga datang kemari mencari mu?" tanya Mbak Maya, karena dari sekian banyak penghuni kos t
Satu bulan pun berlalu, hubungan Andi dan Mbak Maya juga kian membaik. Mereka merasakan kenyamanan satu sama lain. Cinta yang awalnya agak buram-buram mulai kelihatan nyata di hati Andi. Terus terang saja, Andi kali ini seperti menemukan rumah baru. Mbak Maya, perempuan yang begitu memesona, benar
"Oookkhhhh...." erang Mbak Maya dengan mulut menganga waktu Andi kembali menembus pertahanan Mbak Maya. Iya, walaupun bukan lagi yang pertama tapi Mbak Maya masih merasakan perihnya selangkangannya. Sementara Andi hanya menatap reaksi muka Mbak Maya sambil menarik dan menghentakkan pinggulnya lagi
Tanpa pikir panjang lagi Andi langsung masuk ke kamar Mbak Maya, di mana di dalam dia mendapati Mbak Maya sedang tertidur lelap sambil memeluk bantal guling."Huh.. di sini Maya tidurnya lelap sekali sementara aku di luar gak bisa tidur, curang banget.." gumamnya sembari berbaring di belakang Mbak






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.