แชร์

7. Cukup

ผู้เขียน: LiaBlue
last update ปรับปรุงล่าสุด: 2026-01-02 21:11:45

“Aku tahu sekarang. Wanita ini pasti Alika Betrix—calon tunangan Nigel. Dia datang ke sini untuk mengamuk dan ingin memukuliku? Ternyata dia sangat ganas dan sombong, tidak jauh beda dengan Nigel. Huh, padahal mereka berdua cocok sekali, kenapa Nigel malah ingin wanita ini marah?” Bea jadi bertanya-tanya dalam hati.

Benar!

Wanita yang sedang memakai seragam pasien itu adalah Alika Betrix—calon tunangan Nigel. Nigel sengaja membiarkan Alika naik ke lantai atas, mendatangi kamar utama untuk berhadapan langsung dengan Bea. Nigel ingin melihat secara langsung bagaimana Bea menghadapi Alika.

“Masih tidak melepaskan saya? Pembantu rendahan! Kalian benar-benar ingin dipecat! Brengsek!”

“Tunggu, tenang dulu, Nona. Santai, tarik napas dalam, lalu embuskan.” Bea akhirnya bersuara, ia tersenyum tenang ke arah Alika. Ia memperhatikan Alika dari atas sampai bawah, wanita itu masih pakai seragam pasien. “Salah satu dari kalian, coba hubungi pihak RSJ—eh, maksud saya pihak rumah sakit, untuk menjemput pasien mereka ke sini. Nanti kalau pingsan di sini bisa, saya yang disalahin.”

“Kamu bilang apa? Kamu bilang saya pasien rumah sakit jiwa?” geram Alika. Matanya semakin melotot marah menatap Bea.

“Bukan, Nona. Maaf, tadi lidah saya kepeleset. Saya tidak bermaksud begitu. Saya hanya khawatir Anda pusing, lalu pingsan di sini. Anda masih pakai pakaian pasien, wajah Anda juga cukup pucat. Saya tidak ingin Anda pingsan di sini, nanti saya jadi terseret.” Bea tersenyum tenang menatap Alika.

“Kau kira saya bodoh?!”

Bea menggeleng cepat. “Tidak, bukan! Saya tidak bilang begitu. Lidah saya memang sering typo, Nona.”

Tanpa disadari oleh siapa pun, perdebatan antara Bea dan Alika sedang disaksikan oleh sepasang mata tajam Nigel dari layar laptop.

Sebelah sudut bibir Nigel terangkat. Ia tersenyum puas melihat tanggapan Bea.

Cukup puas.

Nigel merasa tidak salah memilih Bea untuk menjadi kekasih kontraknya. Tanggapan Bea saat menghadapi Alika tampak santai, tetapi berhasil membuat amarah Alika semakin memuncak.

***

“Apa kalian sudah menghubungi pihak rumah sakit? Atau kalian hubungi keluarganya.” Bea kembali menatap para pelayan rumah Nigel.

Alika berdecih.

“Sungguh menggelikan. Kau benar-benar menganggap dirimu berharga di sini? Bahkan mengira kau adalah seorang nyonya yang berhak memerintah di rumah ini?” Alika memicing tajam menatap Bea penuh rasa benci. “Kau kira hanya karena kau menjadi mainan Nigel, kau bisa berbuat seenaknya di sini? Bahkan kau mengira bisa membuatku keluar dari sini? Kau tidak tahu siapa aku? Aku adalah calon nyonya sah di rumah ini. Bukan sepertimu yang hanya menjadi mainan sementara, yang beberapa hari lagi pasti akan dibuang oleh Nigel!”

Bea mengangguk santai. “Tapi setidaknya sekarang saya sangat berharga untuk Nigel, Nona.”

“Kau?!” Alika semakin geram. “Tidak tahu malu! Tidak mungkin kau tidak tahu jika Nigel sudah memiliki tunangan! Berita tentang kami sudah memenuhi media masa setiap hari. Bahkan ke pelosok negeri pun pasti tahu berita tentang kami! Kampungan menjijikkan! Lihat saya baik-baik, saya adalah Alika Betrix! Saya adalah nona muda keluarga terpandang. Kau yang hanya seorang pel*cur ini, tidak sepadan dengan kami! Bahkan kau harusnya tidak pantas berhadapan denganku dengan jarak sedekat ini! Menjijikkan!” Alika menatap Bea dengan tatapan penuh kebencian.

“Oh, kamu Nona Betrix yang katanya dewi di negara ini, ya?” Bea kembali tersenyum tenang ke arah Alika. “Sesuai dengan beritanya, kamu tinggi, cantik, dan—sombong.”

Alika tersenyum angkuh. “Saya adalah putri kesayangan keluarga kaya di negara ini. Sudah sepantasnya saya sombong. Percaya atau tidak, saya bisa dengan mudah membuat kehidupanmu seperti berada di neraka. Bahkan ... saya bisa dengan gampang melenyapkanmu dari dunia ini.”

Bea mengangguk tenang. “Lakukan saja jika Anda bisa. Saya rasa kekasih tampan saya tidak akan membiarkan saya terluka, barang seujung kuku pun.” Bea memperlihatkan senyum manisnya.

Berhasil!

Jawaban Bea kembali berhasil memantik api kemurkaan di dada Alika. “Wanita tidak tahu malu! Kau begitu bangga menjadi wanita mainan? Mungkin sekarang Nigel melindungimu, tapi apa pun itu, dia tetap akan menjadi suami saya! Dia akan menikahi saya yang berasal dari keluarga terpandang. Kita beda level sangat jauh, dia tidak mungkin memilihmu yang hanya seorang wanita murahan, yang sudah diobral di depan para pria dengan tubuh telanj*ng!”

Tangan Bea terkepal. Kali ini ia terpancing dengan kata-kata terakhir Alika yang sudah keterlaluan. “Jaga bicara Anda, Nona,” desisnya menahan diri supaya tak balik mengatai Alika.

“Kenapa? Mulai sadar dengan kenyataan? Apa selama ini tidak pernah berkaca? Atau selama ini ibumu tidak pernah mengajarimu dan menyadarkanmu bahwa kalian itu kaum rendahan?”

“Cukup.” Mata Bea semakin menajam.

“Ooh, saya tahu. Bagaimana ibumu mau mengajarimu, kalau dia saja pasti juga wanita murahan, sama sepertimu. Iya, ‘kan? Kalian sama-sama menjual tubuh unt—”

Plak!

อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป

บทล่าสุด

  • Pesona Istri Bayaran 100 Miliar   7. Cukup

    “Aku tahu sekarang. Wanita ini pasti Alika Betrix—calon tunangan Nigel. Dia datang ke sini untuk mengamuk dan ingin memukuliku? Ternyata dia sangat ganas dan sombong, tidak jauh beda dengan Nigel. Huh, padahal mereka berdua cocok sekali, kenapa Nigel malah ingin wanita ini marah?” Bea jadi bertanya-tanya dalam hati.Benar!Wanita yang sedang memakai seragam pasien itu adalah Alika Betrix—calon tunangan Nigel. Nigel sengaja membiarkan Alika naik ke lantai atas, mendatangi kamar utama untuk berhadapan langsung dengan Bea. Nigel ingin melihat secara langsung bagaimana Bea menghadapi Alika.“Masih tidak melepaskan saya? Pembantu rendahan! Kalian benar-benar ingin dipecat! Brengsek!”“Tunggu, tenang dulu, Nona. Santai, tarik napas dalam, lalu embuskan.” Bea akhirnya bersuara, ia tersenyum tenang ke arah Alika. Ia memperhatikan Alika dari atas sampai bawah, wanita itu masih pakai seragam pasien. “Salah satu dari kalian, coba hubungi pihak RSJ—eh, maksud saya pihak rumah sakit, untuk menjemp

  • Pesona Istri Bayaran 100 Miliar   6. Tiba-tiba Diserang

    Bea sudah ternganga tak percaya. Padahal ia baru saja menandatangani surat kontrak beberapa menit lalu, tetapi isi kamar utama rumah mewah ini sudah penuh oleh perlengkapan sehari-hari Bea.Dari hal ini, Bea jadi semakin tahu jika sedari awal Nigel memang tidak menerima penolakan. Bersedia atau tidaknya Bea berpacaran kontrak dengannya, Nigel tidak peduli. Hanya saja, Bea merasa heran. Ada berbagai pertanyaan yang memenuhi benaknya saat ini.Dengan kekuasaan Nigel, pria itu tak akan sulit mendapatkan wanita baik-baik untuk berpura-pura menjadi kekasih kontraknya. Kenapa Nigel malah memilih Bea yang dijual dalam rumah lelang?Luar biasanya, Nigel sampai mengeluarkan uang 100 miliar untuk membeli Bea. Itu bukanlah uang yang sedikit. Ini menjadi tanda tanya besar bagi Bea.“Ingat tugas utama Anda, Nona.”Suara berat Dizon sedikit mengejutkan Bea yang sedang sibuk berperang kata dalam hati. Ia melirik Dizon singkat. “Saya tidak lupa, saya juga tidak ada niat untuk menggoda atasanmu, jadi

  • Pesona Istri Bayaran 100 Miliar   5. Kontrak

    “Baik, Tuan.” Dizon menunduk, lalu berjalan keluar ke arah pintu ruangan kerja sang atasan.“Tunggu.”“Alika?”Dizon menunduk sebelum menjawab. “Dari laporan mata-mata, Nona Betrix semakin menggila saat tahu Anda membawa Nona Flint ke rumah Anda.”Nigel tersenyum puas.“Sudah saya sebarkan juga gosip sesuai perintah Anda, Tuan. Nona Betrix semakin marah besar sampai pingsan untuk kedua kalinya saat mendengar gosip Anda berpacaran dengan Nona Flint. Mungkin sekarang masih belum sadarkan diri di rumah sakit. Kalau sudah sadarkan diri, saya rasa dia pasti akan segera mencari Nona Flint ke rumah Anda.”Nigel tersenyum miring. Dia semakin puas mendengar kabar bagus tentang calon tunangannya. Tiba-tiba ia berdiri. “Lanjutkan rapat.”“Baik, Tuan. Perlu saya siapkan mobil, Tuan?”“Hm.”***“Tidak ada hal serius yang mengancam, Tuan. Nona terlalu syok, kemungkinan dia baru saja mendengar sebuah kabar mengejutkan yang memancing sedih atau mungkin amarah. Atau bisa juga karena dia mendapat tekan

  • Pesona Istri Bayaran 100 Miliar   4. Perkembangan

    Keterlaluan. Pantas selama ini Jimmy selalu memanjakan anak angkat itu, ternyata karena Joice adalah anak kandungnya. Mereka mengincar harta keluarga Bea.Tubuh Bea bergetar hebat. Membayangkan bagaimana ibu tercinta dibodohi selama ini, membuat Bea sangat murka. Kakinya bahkan seakan tak memiliki kekuatan untuk melangkah. Jangankan melangkah, untuk berdiri saja Bea sudah kehilangan kekuatan. Dadanya naik turun menahan amarah.“Sebentar lagi rumah ini juga akan resmi menjadi milik kita, proses untuk mengganti nama di sertifikat akan lebih mudah karena sekarang Bea sudah tidak di sini, dan ini akan dianggap sebagai hilang atau meninggal. Begitu juga perusahaan, aku sangat beruntung dia dengan begitu bodoh tidak bersedia mengurus perusahaan ibunya. Jadi aku bisa dengan bebas menjalankan rencana ini, sampai begitu mulus seperti sekarang. Bahkan dia juga percaya begitu saja saat aku bilang perusahaannya hampir bangkrut. Padahal ini hanya trik untuk mengganti nama perusahaan menjadi Flint

  • Pesona Istri Bayaran 100 Miliar   3. Informasi Baru

    “Maksud Anda–”“Sekarang kau adalah pelayanku. Milikku.” Nigel menyatakan. “Aku membayarmu mahal. Uang itu bahkan mungkin bisa menyelamatkan kebangkrutan perusahaan mendiang ibumu. Bukankah, seharusnya kau berterima kasih?”Bea menggigit bibirnya. “Saya … berterima kasih untuk itu. Tapi, uang itu tidak bisa untuk membeli saya,” ucap Bea. Tidak terlalu keras, tapi terdengar cukup tegas. “Anda tampaknya seorang pebisnis hebat. Bisa menghamburkan seratus miliar dalam semalam. Namun, lelang itu ilegal, dan Anda tahu itu. Saya, adalah milik saya pribadi.”Nigel mengangkat alisnya, tersenyum tipis. Perlahan, ia melangkah mendekat, memangkas jarak antara dirinya dan Bea. Hal itu membuat Bea mundur hingga punggungnya makin menempel di kepala tempat tidur.“A-apa yang akan Anda lakukan!?” bisik Bea. Otaknya langsung memikirkan segala macam jalan untuk kabur, tapi urung karena setiap gerakan tubuhnya menimbulkan nyeri yang luar biasa. “Saya akan teriak–”“Kembali lagi. Dengan uang sebanyak itu

  • Pesona Istri Bayaran 100 Miliar   2. Tertahan

    Getaran ponsel di atas meja membangunkan pria itu esok pagi. Nigel Luca duduk, lalu mengecek waktu dan sederet pesan serta panggilan tak terjawab di ponselnya. Melihatnya, tanpa sadar Nigel tersenyum tipis.Puas.Pria itu melirik ke samping, tempat perempuan yang kemarin ia beli di pelelangan masih terlelap. Banyak tanda merah mewarnai kulit putih perempuan itu sekarang.Nigel kemudian bangkut berdiri, mengenakan jubah mandi, lalu menghubungi asistennya.“Selamat pagi, Tuan.” Dizon, pria yang membawa Bea ke hadapan Nigel semalam, segera menyapa tuannya di telepon.“Bagaimana?”Si seberang saluran telepon, Dizon mengangguk singkat. “Tunangan Anda mengamuk, marah besar, saat dia mendengar kabar Anda membeli model cantik di pelelangan tadi malam, Tuan. Pagi ini Nona Betrix dilarikan ke rumah sakit karena sempat pingsan setelah mendengar Anda juga menghabiskan malam dengan model tersebut.”Kepuasan di wajah Nigel makin tampak nyata. Sudah ia duga, perbuatannya semalam akan mendapatkan r

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status