مشاركة

Orang Jahat

مؤلف: sherina vellyn
last update تاريخ النشر: 2026-08-04 14:28:28

“Romansa kantor?” Ilyena mengangkat alisnya. “Perlu kau ketahui kalau aku dan dia sudah menikah, barang kali kau lupa bagaimana kau menerobos masuk dalam restoran saat itu.”

Ilyena bangkit dan langsung menuju ke kamarnya begitu saja. Sementara Alexis tak menyangkal tentang romansa kantor yang dibicarakan Teressa atau bagaimana Ilyena memperjelas hubungan mereka pada Teressa. Dia hanya terkekeh di tempat duduknya.

Dan Teressa langsung menatap ke arah Alexis dengan kebingungan. “Seb
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Piutang Kesayangan    Wisuda Ilyena

    Hari perayaan kelulusan Ilyena tiba. Dia menggunakan gaun terbaiknya, menggunakan toga universitas elite ternamanya. Beberapa papan ucapan selamat memenuhi gerbang depan universitas, tidak lupa juga dengan peringatan kecelakaan pesawat. “Kau baik-baik saja?” tanya Alexis karena dia melihat beberapa peringatan untuk mengenang korban dari berbagai keluarga. Ilyena tersenyum tipis sambil menggelengkan kepalanya. Alexis mengosongkan jadwalnya hari ini untuk hadir di wisuda istrinya tersebut, cukup manis. Jadi Ilyena berusaha untuk senetral mungkin hari itu. Tidak ada lagi air mata di hari yang membahagiakan tersebut. Dari kejauhan, Herald di sana. Herald menatap Ilyena yang ditemani dengan Alexis, dia menghela nafasnya. Dia tahu keluarga Ilyena masuk ke dalam daftar korban kecelakaan pesawat tersebut, namun tidak menghubunginya sama sekali. Dia seharusnya menghubunginya, mungkin itu akan mengubah sedikit alur kehidupannya. Angel, Cathlyn, dan Edna juga hadir hari

  • Piutang Kesayangan    Sebuah Kotak

    “Tidak juga. Di mata hukum, aku adalah istri sah, aku bisa menuntut sebagian asetnya jika perceraian terjadi.” Ilyena mengangkat bahunya acuh seraya mengulas senyum. Teressa terdiam. Dia tidak memprediksi jawabannya Ilyena sama sekali. Apa lagi saat Ilyena tersenyum sambil memiringkan kepalanya. Ekspresinya jelas mengatakan kalau dia tidak akan merasa insecure, selama ini dia hidup jauh ke atas dari kata layak. Itu melukai ego Teressa, dia menggigit bibirnya cukup kuat, terprovokasi olehnya. “Nyonya Genovese?” Ilyena menoleh pada salah satu anak buahnya Alexis, yang tidak dia tahu namanya. Dia kemudian mendekatinya, dan menyerahkan sebuah surat bersamaan dengan sebuah paket. “Kami mendapatkan ini siang tadi, tetapi kami menaruhnya di pos keamanan sehingga lupa menyerahkannya padamu,” jelas pria itu. “Oh, tidak apa-apa. Terima kasih.” Ilyena menatap kosong ke atas surat dan paket itu. Teressa menyadari betapa cepatnya ekspresi Ilyena berubah.

  • Piutang Kesayangan    Merasa Dimanfaatkan

    Alexis terdiam sejenak. “Sampai urusanku dengannya selesai.” Ilyena tidak akan puas dengan jawaban yang terlalu umum. “Dan sampai kapan itu?” Sesaat hanya keheningan yang menyelimuti mereka. Tak ada jawaban pasti dari Alexis. “Apa yang sebenarnya kau coba bicarakan?” tanya Alexis. “Apakah kau sedang mencari tahu di mana batasan hubungan kita?” Ilyena mengernyitkan alisnya sebelum mendengus, entah kenapa jawaban Alexis membuatnya kesal meski memang benar begitu. Dia merasa hubungannya abu-abu sekarang. “Tidak perlu dijawab jika kau memang tidak punya jawabannya, kau bisa mengatakan yang sejujurnya.” Ilyena memalingkan wajahnya. Tak ada respons dari Alexis untuk beberapa saat, tetapi jelas dia sedang mempertimbangkan sesuatu dari caranya mengusap tangannya. “Sampai SMC menjadi stabil sepenuhnya, sehingga tidak ada lagi predator yang merasa berani untuk muncul di depan wajahmu. Teressa juga mempunyai perannya sendiri dalam hal ini, untuk itulah

  • Piutang Kesayangan    Suamiku

    “Oh, ini Alexis, suamiku,” ucap Ilyena, pertama kalinya memperkenalkan Alexis pada orang lain sebagai suaminya. Herald seketika menahan nafasnya. Lalu memaksakan senyum sambil mengulurkan tangannya pada Alexis. Sementara Alexis hanya tersenyum simpul, menatap matanya tajam seolah sedang memperingatkan, sepertinya Alexis mengenali pria ini. “Aku tidak tahu kalau kau sudah menikah,” gumam Herald sambil menatapnya. “Aku mempostingnya di akun instagramku,” balas Ilyena agak canggung. “Bukankah kau bilang kau ingin ke kamar mandi? Aku sudah bertanya di mana kamar mandinya.” Alexis menginterupsi, itu adalah sebuah kebohongan. Ilyena menoleh padanya, mungkinkah Alexis ingin menyelamatkannya dari suasana canggung atau sekedar ingin memisahkan mereka cepat. “Oh, ya.” “Kalau begitu, sampai jumpa lagi,” ucap Herald. “Kuharap kita bisa bertemu lagi nanti.” Ilyena mengangguk cepat, sebelum mengikuti Alexis yang menarik pinggangnya dan membimbingnya langsung untuk ke kamar mandi. Ilye

  • Piutang Kesayangan    Novel Dewasa

    “Apa? Apa maksudmu aku menaruh obat tidur ke dalam minumanmu? Kenapa juga aku lakukan itu? Aku bahkan tidak pernah memikirkan hal seperti itu,” balas Ilyena cepat. Alexis mengusap wajahnya, dia bahkan tak tahu apa yang baru saja dia katakan, menuduh istrinya yang bahkan berjalan dengan kaki terbuka untuk melakukan suatu kejahatan seperti menaruh obat tidur? Oh, man... Dia akan segera ketahuan.Alexis membungkuk, menaruh tangannya di kedua lututnya seraya bersandar ke tembok. “Itu pertama kalinya dalam hidupku aku tidur sangat nyenyak,” gumam Alexis. “Well, congrats?” Ilyena mengangkat bahunya acuh. Detik berikutnya, Alexis kembali ke kasur, dia langsung menekan sebuah ciuman di kepalanya Ilyena. Bahkan sikap tak acuhnya Ilyena, seolah dia bahkan tidak tahu apa yang baru saja dia berikan pada Alexis adalah sesuatu yang besar. Bagi Alexis, tidur nyenyaknya semalam adalah sebuah anugerah yang besar. Ilyena membeku di atas kasur, apa lagi ketika Alexis

  • Piutang Kesayangan    Permintaan Ilyena

    Alexis tidak memberikan reaksi khusus pada pertanyaan bagaimana jika Ilyena hamil. Dia tetap menekan dadanya ke punggung Ilyena, mendekapnya lembut. “Bagaimana menurutmu jika kau hamil?” tanya Alexis. Ilyena terdiam saat pertanyaan itu berbalik padanya. “Sebenarnya aku belum mau hamil. Kau tahu, kita baru menikah sebulan. Setidaknya aku ingin menikmati waktuku terlebih dahulu. Aku juga baru berusia 22 tahun, tidakkah itu sedikit terburu-buru, menurutmu?” “Hm, aku sedikitnya setuju. SMC masih belum stabil. Jika mereka tahu komisaris utama hamil, mereka bisa melakukan protes lagi, terutama para jajaran direksi. Mereka sangat sensitif terhadap cuti hamil,” balas Alexis. “Aku membawa pil kontrasepsi, jadi tenang saja.” Ilyena akhirnya bisa menghela nafas lega. Dia bisa tenang karena ternyata Alexis mempersiapkannya. Dia terlalu sibuk mempersiapkan dirinya sendiri secara raga sebelumnya. Setelah mandi air hangat, Alexis membantunya mengeringkan rambut Ilyena

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status