Home / Romansa / Istri Palsu Presdir / 10. Suami Menyebalkan

Share

10. Suami Menyebalkan

Author: Velmoria
last update publish date: 2025-05-20 19:41:21
Ethan menatap Ivy dengan sorot mata tajam, namun keningnya mengernyit. Pekerjaan yang tadi menyita perhatiannya, kini teralih pada wanita dengan nada menantang di hadapannya.

Menyandarkan punggung ke kursi kerjanya, ia bersedekap. “Tidak ada yang melarangmu datang,” ucap Ethan tenang. “Tapi tak ada juga yang memintamu.” Nada bicaranya datar, tapi jelas. Seolah ia hanya menyampaikan fakta.

Namun, alih-alih tersinggung atau menunduk, Ivy justru tetap berdiri tegak. Matanya menatap balik tanpa ra
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Susilawaty S
menarik ceritanya
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Istri Palsu Presdir   363. Siang Bersamamu

    “Kecepatan langkah Anda ternyata punya arti tertentu.”Iris mengernyit, namun tidak membalas ucapan Declan.Lift tertutup.Dan Iris menilai, suasana di antara mereka terasa jauh lebih ringan dibandingkan sejak pagi tadi.***Dua puluh menit kemudian, mereka tiba di sebuah restoran semi outdoor yang cukup teduh di sudut utara Alden.Udara siang terasa sejuk karena banyaknya pohon besar yang menaungi area makan terbuka itu.Begitu duduk, Iris langsung mengambil menu.“Aku pesan sup jamur dan pasta lemon.”Pelayan mengangguk lalu menoleh ke Declan.“Saya ikut yang paling cepat selesai saja.”Iris langsung mengangkat kepala dari menu. “Kau makan untuk hidup atau sedang dihukum?”Declan terlihat sedikit terdiam sebelum akhirnya menjawab, “Saya tidak terlalu memikirkan makanan.”“Itu menyedihkan.” Iris mengangkat alis. “Begitu ya, Miss?” Declan tampak berpikir.Iris menutup menu. “Makanan yang buruk bisa merusak suasana hati seharian.”“Dan makanan bagus?” tanya Declan, serius. Seakan sela

  • Istri Palsu Presdir   362. Sang Asisten

    Direktur itu membuka kembali dokumennya dengan cepat. “Kemungkinan ada revisi dari tim keuangan, Miss Winchester.”“Kemungkinan bukan jawaban.” Nada suara Iris tidak tinggi, tapi langsung membuat suasana berubah tegang.Declan, yang sejak tadi diam, membuka tablet tipis di depannya. Matanya bergerak cepat membaca beberapa data sebelum akhirnya ia memutar layar itu sedikit ke arah Iris.“Versi minggu lalu menggunakan proyeksi lama,” ucap Declan tenang. “Tim keuangan menggantinya tadi subuh, tapi file pembandingnya belum diperbarui.”Iris melihat layar itu sebentar. Dan … tepat sekali. Ia kembali menatap direktur di depannya. “Lain kali, pastikan saya tidak menjadi orang terakhir yang mengetahui perubahan data perusahaan saya sendiri.”“Maaf, Miss Winchester.” Pria paruh baya itu sekilas menunduk, lalu melirik tajam Declan.Sementara Iris bersandar pelan di kursinya. Lalu, tanpa menoleh pada Declan, ia berkata singkat, “Catat itu.”“Sudah,” jawab Declan.Jemari Iris berhenti mengetuk me

  • Istri Palsu Presdir   361. Pendamping Baru

    Ethan tidak membantah. Ia justru kembali memangkas jarak di antara mereka sehingga Ivy bisa merasakan deru napasnya. “Dan mereka memang akan selalu selamat. Karena itulah kita berlatih,” ucap Ethan rendah, suaranya sangat dalam. “Aku tidak memaksa mereka, Ivy. Aku hanya memberi mereka sarana untuk menjaga apa yang paling berharga bagi mereka. Sama seperti aku menjagamu, Sayang.” Ivy tidak lagi membuka mulut untuk mendebat suaminya. Ia selalu percaya pada Ethan. Baik dulu, sekarang, ataupun nanti sampai akhir hidup mereka. Sementara dua penerus Winchester sudah memantapkan banyak niat dan rencana dalam benak mereka. Menatap ayah dan ibu mereka dengan tatapan hangat, bangga, dan bahagia sekaligus. *** Tahun-tahun setelah insiden di Alden Hall berlalu seperti deru angin yang tenang namun pasti. Di kantor pusat Winchester Corporation, sebuah plakat logam di meja jati utama perlahan diganti. Nama Ethan Winchester tidak lagi terukir di sana sebagai Presiden Direktur. Nama pria pa

  • Istri Palsu Presdir   360. Perisai

    Alaric mencegah pelan, santai. Ia mencengkeram pergelangan tangan pria itu dengan kekuatan yang tidak wajar untuk pemuda seusianya.​Pria itu tidak mundur. Justru melawan, mencoba menyentakkan tangannya. Semua terjadi dalam hitungan detik. Kilatan logam muncul di sela gerakan mereka. Pisau lipat kecil. Kecil, tapi cukup untuk merobek kulit.​Iris sudah berada di sisi Ivy bahkan sebelum orang lain menyadari ada yang salah. Ia memposisikan dirinya di antara Ivy dan kekacauan kecil itu. Tangannya menyentuh lengan ibunya dengan lembut, memutar tubuh Ivy sedikit.​“Mommy, mundur sedikit. Ada pelayan yang menumpahkan minuman,” ucapnya tenang, suaranya stabil, memberikan alasan logis agar Ivy tidak panik.Ivy menurut, melangkah mundur tanpa bertanya.​Di sisi lain, Alaric tidak melepaskan cengkeramannya. Ia menekan lebih kuat, mencoba memutar tangan lawan untuk menjatuhkan pisau itu.Alaric terlalu percaya diri dengan kekuatannya, karena ia terbiasa mengandalkan insting bertarungnya di ruang

  • Istri Palsu Presdir   359. Di Bawah Perlindungan

    Di lantai atas, di dalam kamar mandi yang luas, Alaric sedang meringis saat Iris menyiram luka di sikunya dengan antiseptik.“Bisa lebih pelan sedikit?”“Tidak,” jawab Iris tenang.Alaric mendengus pelan. Lalu melirik ke arah pintu kamar mandi yang sedikit terbuka. Dari kejauhan, samar-samar terdengar suara Ivy dari lantai bawah—tidak jelas kata-katanya, tapi cukup untuk dikenali.“Kau dengar itu?” bisik Alaric pelan. “Mommy pasti curiga.”Iris tidak berhenti membersihkan luka adiknya. “Mommy memang tahu. Tapi dia memilih untuk percaya pada Daddy. Karena jika Mommy mulai bertanya lebih jauh, Daddy akan membuat hidupmu jauh lebih sulit daripada sekadar memar di siku ini.”Alaric terdiam, menatap pantulan dirinya di cermin. Ia melihat wajahnya yang semakin mirip Ethan, namun dengan sorot mata yang lebih liar. “Daddy benar-benar hanya peduli pada Mommy, ya? Kita ini hanya ... pelengkap?”Iris mengangkat pandangannya, menatap adiknya lewat cermin dengan tatapan yang dalam. “Bukan pelengka

  • Istri Palsu Presdir   358. Prioritas Utama

    Alaric mengerjapkan mata satu kali, lalu mengangguk. “Okay, Daddy.” Ethan lalu berjalan melewati mereka menuju pintu masuk rumah. Iris menatap punggung ayahnya sebentar sebelum kembali melihat Alaric. “Kau beruntung.” “Kenapa?” Alaric masih menatap punggung ayahnya yang baru saja menghilang di balik pintu. “Daddy tidak melihat lututmu kemarin.” Alaric menyeringai kecil. “Kalau Daddy melihat, aku tetap akan mencoba lagi.” Iris tidak terlihat terkejut mendengar itu. Ia sudah tahu satu hal tentang adiknya sejak . Alaric Winchester tidak terlalu peduli pada kemungkinan jatuh. Bocah laki-laki itu hanya ingin tahu apakah ia mampu berdiri lagi setelahnya atau tidak. *** Delapan tahun kemudian. Senja itu, suasana di ruang keluarga mansion terasa sangat tenang. Ivy sedang duduk di sofa dekat jendela besar, fokus membaca beberapa berkas laporan bulanan dari The Alden Circle. Ia terlihat segar, rambutnya tertata anggun, dan sesekali menyesap teh melati tanpa ada tanda-tand

  • Istri Palsu Presdir   78. Tatap Aku

    Julian berdiri lebih tegak, ekspresinya serius. “Sudah kami upayakan, Presdir. Tapi penarikan tidak bisa dilakukan secepat biasanya.”Ethan mengalihkan pandangan, keningnya mengerut makin dalam. “Alasannya?”Julian tidak langsung menjawab. Ia menimbang kata-katanya sejenak.“Berita ini tersebar ter

  • Istri Palsu Presdir   77. Mendadak Viral

    Sementara Ivy mendengus kasar mendengar hinaan wanita itu. Ia sadar tengah diprovokasi, namun membiarkan dirinya terbawa arus.Karena bagaimana pun, ia tidak terima anak-anak yatim piatu yang tidak bersalah harus dihina seperti ini. Bahkan Isla juga turut terseret dalam perkataan buruk wanita itu.

  • Istri Palsu Presdir   71. Akibat Terlalu Mau Tahu

    Stella menjaga jarak aman agar tidak mudah terlihat, tapi cukup dekat untuk memastikan ke mana Julian pergi.Ia melihat mobil pria itu berhenti di depan sebuah bangunan dua lantai yang agak tersembunyi, Stella langsung merasa menemukan celah.Ia mencurigai Julian yang mungkin sedang merencanakan se

  • Istri Palsu Presdir   70. Merebut Posisi

    Tenang, tenang.Sepertinya keputusan Ethan cuma bersifat sementara.Stella yakin, Ethan masih membutuhkannya. Ia bukan dipecat, cuma tugas-tugas awalnya tidak lagi sama seperti dulu. Itu saja.Tidak mungkin Ethan mencurigai sesuatu. Karena Ethan yang ia kenal, tidak suka basi-basi, tapi pasti langs

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status