Mag-log in
Di sebuah hotel mewah seorang gadis cantik tengah duduk santai menikmati pemandangan menara Eiffel itu, gadis cantik ini bernama Valerie Abilene Johnson yang berusia 27 tahun merupakan anak tunggal dari pasangan Anne Frank dan Daniel Johnson.
gadis cantik ini memiliki tubuh yang ramping, tinggi semampai, iris mata biru muda, rambut brown panjang, alis tebal hidung mancung dan bibir tipis nan seksi, serta kulit putih bersih. Siapa pun pria yang melihat nya akan terpesona. Valerie merenungi nasibnya sendiri karena dirinya di hadapkan dengan sesuatu yang tidak dia sukai yaitu menikahi pria pilihan papa nya Darrel kyne berusia 29 tahun pengusaha yang cukup terkenal di kota nya New York. Valerie sendiri merupakan desainer muda yang sukses dia juga memiliki merek brand nya yaitu Lene J. "Sial aku sudah kabur sejauh ini Masi saja kefikiran tentang itu" gumam Valerie yang Masi kesal Valerie kabur keluar negeri untuk menunda acara pertunangan itu bahkan dia sengaja akan berlama lama di negara ini Saat ini dia berada di Paris valerie datang kesini beralasan kerja namun dia sebenarnya kabur. Saat asik melamun teman teman valerie menelpon nya "Hallo Valerie, apakah kamu sudah sampai di Paris" ucap temannya dari ujung sana "Ya aku sudah sampai Zoe" jawab Valerie Ya kedua teman Valerie bernama Zoe Grace sky dan Freya Brown "Hey kamu sudah pergi sejauh itu Masi saja kamu lesu" ucap Freya "Aku sungguh kesal, andai kalian disini mungkin aku tidak kesepian" jawab Valerie "OMG kami tidak bisa menyusul kamu karena kamu pergi mendadak" jawab Zoe "Aku kan kabur makanya mendadak" jawab Valerie tertawa dan teman nya pun ikut tertawa "Lalu dimana asisten kamu, apakah dia menjaga butik" tanya Freya "Tentu saja jika aku membawa nya aku akan kesusahan tidak ada yang menjaga butik ku" jawab Valerie bergurau "Sialan ini semua karena Darrel" kesal Zoe Teman teman Valerie tentu tahu alasan dirinya kabur ke negara ini karena apa bahkan sebelum kabur Valerie juga sedikit bertengkar dengan papa nya. "Ya aku rasa darrel yang memaksa papa mu untuk terus mendesak mu" kesal freya "Ntah la aku juga sudah berulang kali mengatakan jika aku tidak ingin menikah dengan nya" jawab valerie Lalu Mereka pun melanjutkan obrolan santai nya. Zoe dan Freya memiliki kerjaan yang tidak bisa di tinggalkan begitu saja, Zoe bekerja sebagai dokter umum di rumah sakit keluarga Valerie yang di pegang oleh ibu nya Anne Frank Sedangkan Freya Brown menjalankan perusahaan keluarga nya di bidang parmasi. Flashback "Papa mau kamu segera menikah dengan Darrel Valerie" ucap sang papa di ruang keluarga "Pa,papa kan tahu Valerie tidak menyukai Darrel dan Valerie juga Masi cukup muda Masi banyak mimpi yang ingin Valerie gapai" jawab nya menolak "Papa rasa itu semua sudah cukup Valerie, apa lagi yang ingin kamu gapai,kamu sudah memiliki aset kamu sendiri kamu sudah memiliki mall sendiri sudah memiliki butik dan merek brand kamu sendiri lantas apa lagi" tanya sang papa memperjelas semua nya "Papa Valerie benar benar tidak bisa menikah dengan Darrel" ucap Valerie menolak lagi "Kamu ini tidak boleh membantah,papa tahu mana yang terbaik untuk kamu" kesal papa nya "Pa sudah la valerie mungkin belum siap" ucap sang mama menenangkan "Tapi valerie sudah dewasa ma sudah seharusnya dia menikah" kesal sang papa "Mama papa seharusnya tahu perasaan anak nya" kesal valerie lalu meninggalkan ruangan itu menuju kamar nya "Pa tenang la mama akan berbicara dengan anak kita" ucap mama valerie menenangkan "Ma kamu jangan selalu memanjakan Valerie papa bisa menilai bahwa darrel itu anak yang baik, dan kalau mereka menikah rumah sakit itu akan jatuh ketangan kamu ma" jelas papa Daniel Ya alasan papa valerie menjodohkan nya adalah untuk mengambil rumah sakit keluarga brown untuk mereka karena itu persyaratan dari kakek Alicia sebelum cucu nya itu menikah makan rumah sakit itu sebagian aset nya di sumbangkan. "Pa kamu harus sabar dong, mama rasa valerie punya pilihannya sendiri" ucap mama Anne "Sejauh ini valerie hanya berkarir ma, tidak ada pria di dekat nya" kesal papa Daniel "Baiklah mama akan bicara dengan putri kita" ucap mama nya lalu berjalan menuju kamar valerie Sampai di kamar valerie mama nya pun mengetuk pintu nya Tok tok.tokkk.. "Valerie ini mama, boleh mama masuk sayang" tanya sang mama "Masuk la ma" jawab valerie dari dalam Lalu mama nya pun masuk ke kamar valerie di sana mama nya mengeritkan dahi melihat putri nya sedang bersiap siap "Kamu mau kemana sayang" tanya mama Anne "Emmm valerie ada kerjaan ma" jawab nya yang Masi menyusun sedikit barang "Dimana kemana berapa lama" tanya mama lagi "Di di di eropa ma, iya di Eropa" jawab valerie berbohong "Are you sure" tanya mama nya ragu "Iya ma beneran, dan valerie juga tidak lama kok mama lihat barang valerie hanya sedikit" jawab valerie percaya diri Valerie sengaja membawa barang hanya beberapa saja agar lebih meyakinkan "Baiklah, kapan kamu akan pergi" tanya mama "Sekarang ma, baiklah valerie sudah selesai sekarang valerie pergi dulu ya" pamit nya lalu mencium pipi mama nya dan pergi begitu saja Mama nya pun Masi speechless melihat anak nya itu tengah malam dia pergi batin mama nya Tanpa pamit dengan papa nya Valerie pergi begitu saja meninggalkan mansion mewah orang tua nya Flashback off Keesokan hari nya valerie bangun dan membersihkan tubuhnya dia berencana akan pergi keluar untuk berbelanja sedikit barang Setelah selesai dengan rutinitas nya valerie pun hendak keluar dari kamar hotel nya namun sebelum itu ponsel nya berdering Dengan cepat valerie mengangkat nya, "Hallo nona apakah nona sudah bangun" tanya seseorang dari ujung telepon "Sudah Erica ada apa" jawab valerie Ya saat ini yang menelepon nya adalah asisten nya Erica Kelly "Heheh maaf nona saya ingin menyampaikan berita bagus, nona tahu kan di Paris ada perusahaan diamond yang sangat terkenal itu" tanya Erica "Ya, lalu " tanya valerie yang sembari berjalan keluar dari kamar nya menuju restoran hotel "Itu dia nona kabar nya hari ini mereka mengadakan pameran berlian di mall terbesar di Paris" ucap Erica antusias "Benarkah OMG bagaimana bisa aku kesana aku tidak memiliki undangan nya" jawab valerie sedih tentu saja acara seperti itu harus memiliki undangan resmi, "Oh nona ku yang cantik jangan sedih dong saya sudah bergadang semalaman untuk mendapatkan undangan itu dan saya sudah mengirim nya di email nona" jelas Erica antusias "Benarkah, aku tahu kamu bisa di andalkan Erica" ucap valerie bahagia saat melihat email itu "Iya sapa dulu dong Erica, tapi nona bisakah saya minta tolong sesuatu" ucap Erica lagi "Ada apa katakan saja" jawab valerie yang sudah sampai di restoran "Berikan saya waktu tidur 2 jam saja nona saya sungguh lelah" ucap Erica takut "Hey tidur la sepuasnya Karena aku lagi berbaik hati" jawab valerie "Benarkah nona terimakasih banyak nona dan have fun jika nona Masi merasa sedih pergi saja ke club untuk berpesta" jawab Erica asal "Kau sungguh gila Erica sudah ya bye" jawab Valerie lalu mematikan telepon mereka. Acara itu di adakan hari ini tentu saja Valerie sangat bahagia karena waktu nya disini bener tidak sia sia.Amerika Zoe masuk kedalam ruangan CEO, disana ada wanita paru baya yang duduk di kursi nya"Maaf bi, apa bibi sibuk" tanya Zoe"Tidak zoe, ada apa" ucap wanita itu yang tidak lain adalah mama Valerie"Maaf sebelumnya bi, ntah kabar ini membuat bibi senang atau tidak yang jelas saya ingin memberi tahukan bahwa Valerie hamil bibi akan memiliki cucu" jelas zoeDia sengaja memberi tahu kabar ini karena dia ingin memperbaiki hubungan merekaDeg..."Apaa!! Valerie hamil" ucap mama Valerie terharu"Benar bi, kandungan nya baru masuk empat minggu saya harap bibi bisa bahagia mendengar kabar ini dan saya rasa Valerie juga merindukan bibi" ucap zoe"Baiklah kalau begitu saya Permisi dulu bi" ucap zoe yang langsung pergi meninggalkan tempat ituSedangkan mama Valerie masi syok dan dia juga bingung harus berbuat apa, rasa nya dia ingin sekali menemui putri nya ituDengan cepat mama nya bergegas meninggalkan rumah sakit menuju restoran suami nyaDia sungguh tidak sabar ingin mengajak suami nya it
Beberapa hari kemudian Valerie sudah di perbolehkan pulang dan mereka juga sudah mengecek keadaan janin nya yang berkembang dengan baik walaupun Valerie masi suka mual di pagi hari namun itu wajar terjadi pada ibu hamil.Sesampainya di mansion mereka menyambut Valerie Dengan hangat seperti ada kebahagian yang hadir di tengah tengah mereka dan itu tentu saja membuat Valerie sangat bahagiaApa lagi mertua nya yang sangat exited menunggu menantu nya pulang.Valerie sudah berada di kamar nya dan di sana dia di kelilingi oleh Arsen dan mertua nya"Kamu sudah baik baik saja sayang" tanya mama nya"Sudah ma, Valerie sudah jauh lebih baik" ucap Valerie"Syukurlah, kalian harus menjaga calon cucu mama ini ya dan ingat kamu harus menjaga kesehatan sayang" ucap mama Arsen"Baiklah ma, Valerie akan menjaga nya dengan baik" ucap ValerieArsen pun melihat Valerie dengan lembut"Tidak hanya kamu tapi kita" ucap nya begituMama dan papa nya tentu sangat bahagia karena putra mereka sudah dewasa dan be
Keesokan hari nya di pagi buta Valerie sudah di bangun kan dengan mual nya yang tidak tertahan Arsen yang mendengar itu pun langsung bangun dan menghampiri Valerie yang berada di kamar mandiHueekkk...hueekk...hueekkk"Valerie kamu kenapa" tanya arsen yang masi memijat tengkuk nya"Ahh aku sungguh mual, hueekkk...hueekkk...Arsen pun mulai khawatir karena istri nya selalu saja muntah dan mualBeberapa saat kemudian Valerie selesai dia pun cukup lemas dan lesu seperti kehabisan tenagaArsen pun dengan sigap merawat nya, saat Valerie sudah berbaring di ranjang lagi Arsen pun berpamitan untuk keluar sebentar untuk mencari dokter untuk menanyakan keadaan Valerie"Sebentar ya aku mencari dokter, jika mereka tidak bisa menyembuhkan kamu aku akan membawa mu keluar negeri untuk mendapatkan yang terbaik" ucap Arsen kesal yang melihat istri nya bolak balik ke toiletValerie mengangguk, dia cukup lemas saat iniArsen pun keluar dari ruangan itu dan mencari Eiden ke ruangan nya, sesampainya di sa
Tentu saja orang tua Arsen dan kedua sahabat nya Lalu Erica pun ikut khawatir saat mendengar Valerie berada di rumah sakit"Arsen bagaimana keadaan Valerie apa yang terjadi" ucap mama nya setelah sampai di ruangan itu dan tentu nya sangat khawatirValerie saat ini sudah di pindahkan ke ruangan VVIP"ah itu ma Valerie, Valerie jatuh dari kamar mandi jadi Arsen membawa nya ke rumah sakit tapi sekarang sudah membaik " ucap ArsenDia tidak ingin memberitahu keluarga nya terlebih dahulu atas apa yang di lakukan Erine Kepada Valerie saat ini"Apaa!! Kenapa bisa kamu si tidak bisa menjaga istri mu dengan baik" kesal mama nya"Maaf ma" ucap Arsen"Maaf tuan apakah saya bisa melihat nona" ucap Erica khawatir"Valerie lagi istirahat kalian bisa melihat nya sebentar " ucap Arsendengan cepat mereka masuk dan melihat keadaan Valerie yang masi tidak sadarkan diri karena obat pemenang yang di berikan dokter"Ma pa, Valerie hamil" ucap Arsen tiba tiba"Apaa!!" Ucap semua orang syok"Jangan keras ker
Waktu yang di tunggu tunggu pun tiba Valerie berhasil membuka butik baru nya itu dengan lancar di sana banyak para calon pembeli yang menghadiri grand opening tersebut.Setelah acara gunting pita para calon pembeli pun di persilahkan masuk di sana beberapa artis juga di undang"Nona ini sangat ramai" bisik Erica kepada Valerie"Aku juga tidak ekspek akan seramai ini" jawab Valerie"Semoga mereka menyukai barang kita nona" lanjut Erica yang melihat sekeliling"Selamat ya sayang, mama bangga sama kamu" ucap kedua mertua nya Valerie yang menghampiri menantu nya itu"Terimakasih ma, ini semua atas dukungan mama dan papa" ucap Valerie"Tidak sayang ini karna karya kamu sangat bagus benar kan pa" puji mama nya lagi"Iya ini karena kamu yang sangat luar biasa" lanjut papa mertua nya"Terimakasih banyak ma pa" ucap Valerie senang"Baiklah sayang mama sama papa mau lihat lihat dulu" ucap mertua nya itu Lalu meninggalkan ValerieSaat kedua paru baya itu pergi teman Valerie pun datang"Valerie,
Setelah selesai dengan semua nya Edgar pun membawa Valerie menuju restoran kantor di sana Deanis dan Arsen sudah menunggu"Bagimana hasil nya" tanya Arsen"Bagus tuan saya rasa Valerie sangat berbakat" puji Edgar"Kamu terlalu berlebihan" ucap Valerie malu"Syukurlah" ucap ArsenLalu mereka pun makan siang bersama dengan damai, namun semua itu dapat perhatian dari para pegawai mengapa mereka tidak mengajak Erine dan siapa wanita asing ituBegitu la yang di fikirkan oleh beberapa orang yang kepolisianValerie sebenarnya sadar akan tatapan itu namun dia melihat Arsen yang tenang dia pun ikut tenang."Apa mereka makan siang bersama" kesal Erine yang mendapat laporan dari teman nya"Benar aku melihat mereka cukup akrab apa mereka berteman sejak dulu" tanya teman Erine"Tidak tidak, wanita itu warga asing dan aku juga tidak pernah tahu arsen memiliki teman wanita" ucap Erine"Lalu dia siapa, apakah dia calon pengganti mu" ledek teman nya"Sialan mana mungkin itu terjadi, aku harus memastik







