Short
Progres Cinta Nol, tapi Dia Enam Tahun Pura-Pura Cinta

Progres Cinta Nol, tapi Dia Enam Tahun Pura-Pura Cinta

By:  BejoCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
13Chapters
121views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Pada hari ketiga aku menjalankan misi menaklukkan Oliver, dia menyatakan cintanya kepadaku. Padahal, indikator progres cinta di atas kepalanya jelas-jelas masih angka nol! Setelah kami resmi menjalin hubungan, dia semakin memanjakan aku. Pada hari jadi enam tahun hubungan kami, dia melamar dengan perayaan besar. Saat aku mengangguk dengan mata berkaca-kaca, baris-baris komentar melintas pada layar transparan di depan mataku. [Kasihan sekali tokoh pendukung utama ini. Demi melindungi Protagonis, dia harus menanggung jijik pura-pura cinta dengan Antagonis sampai enam tahun!] [Wanita ini cuma pelampiasan pengganti, tapi terlalu menghayati peran. Betapa konyolnya!] Darah di seluruh tubuhku seketika membeku. Pantas saja angka itu tidak pernah berubah selama enam tahun. Pada saat yang sama, sebuah notifikasi sistem yang dingin tanpa emosi berbunyi di benakku. "Fase akhir dimulai. Tenggat waktu: sepuluh hari." "Jika misi gagal, Anda akan dihapus secara permanen." Aku tersenyum dan menarik tanganku dari cincin itu, sambil menyeka air mata. "Maaf saja, misi ini ... aku sudah muak memainkannya."

View More

Chapter 1

Bab 1

Komentar di layar masih bergulir.

[Eh, tatapan mata Antagonis tiba-tiba berubah?]

[Harusnya sadar dari dulu. Di hati Oliver cuma ada Protagonis.]

[Menanti saat dia berubah jahat dan menggila ....]

Berubah jahat?

Tidak.

Aku hanya tiba-tiba teringat pada banyak hal kecil.

Dia tidak mengizinkanku bertemu siapa pun sendirian, dengan alasan "khawatir aku bergaul dengan orang yang salah".

Dia selalu dengan lembut menyela aku setiap aku membahas tentang mencari kerja, sambil berkata, "Aku akan menafkahimu."

Ternyata itu bukan kasih sayang, melainkan sangkar.

Jiwaku seakan melayang, aku pulang ke rumah dan melemparkan barang-barang ke dalam koper dengan perasaan mati rasa.

Saat melewati ruang kerja, komentar di layar tiba-tiba heboh.

[Cepat lihat komputer! Akun WhatsApp Oliver masih belum keluar!]

[Aduh gawat, kalau dia lihat riwayat obrolannya ....]

[Bahaya! Pertempuran untuk melindungi Protagonis dimulai!]

Suara notifikasi pesan yang nyaring terdengar dari ruang kerja.

Aku mendorong pintu dan masuk.

Layarnya menyala, menampilkan obrolan antara Oliver dengan tokoh utama pria dalam cerita, bernama Austin.

Pesan terbaru dikirim oleh Oliver.

[Dia tiba-tiba menolak lamaranku. Jaga Sofia baik-baik beberapa hari ini, jangan biarkan Luna mendekatinya.]

Austin membalas dengan cepat: [Jangan khawatir. Terima kasih atas bantuanmu selama ini.]

Aku tertawa kecil.

Sungguh konyol.

Karena aku, dua saingan cinta yang tadinya saling benci justru bersatu padu.

Aku menggulir ke atas.

Riwayat obrolan itu bagaikan pisau tumpul yang perlahan-lahan mengiris diriku.

Austin: [Aku ingat, dalam cerita aslinya, Luna nggak cuma merusak wajah Sofia, tapi juga menyuruh orang melecehkannya.]

[Terpaksa tidur seranjang dengan wanita jahat seperti dia setiap hari pasti sangat menyiksa bagimu.]

Oliver: [Selama Sofia aman, semua ini nggak berarti apa-apa.]

Austin: [Dia sepertinya semakin mencintaimu. Kalau dia tahu yang sebenarnya, apa dia nggak semakin menggila?]

Oliver: [Dia nggak akan tahu.]

[Kalau dia tahu, lalu berani macam-macam dengan Sofia ....]

[Aku patahkan tangan dan kakinya, masukkan dia ke rumah sakit jiwa, biar dikurung seumur hidup!]

Kalimat terakhir itu dikirimnya lengkap dengan tanda seru.

Aku menatap layar, ujung jariku terasa dingin.

Komentar di layar pun riuh.

["Pengorbanan yang sepadan" .... Oliver terlalu kecintaan parah! Kecintaan dengan siapa, nggak perlu ditanya lagi!]

[Apa cuma aku yang merasa, percakapan ini mengerikan kalau dipikir lebih dalam? Demi Sofia, dia bisa dengan santainya mempermainkan hati orang selama enam tahun?]

[Perhatikan dulu, orang yang dimaksud itu Antagonis ! Oliver menyingkirkan ancaman bagi orang-orang sekaligus melindungi cinta sejatinya. Dua keuntungan sekaligus!]

[Lihat ekspresi Antagonis .... Apa dia akan berubah jadi jahat?]

[Antagonis, jangan macam-macam. Cepat lari saja!]

Lari?

Aku menunduk dan melihat pergelangan tanganku yang ramping.

Ya, aku harus lari.

Saat aku menyeret koperku keluar, malam sudah semakin pekat.

Aku berdiri di tepi jalan, sejenak bingung harus ke mana.

Komentar-komentar di layar mulai mencemaskanku.

[Beneran pergi?]

[Cepat pergi! Jangan ganggu momen manis antara Oliver dengan Protagonis!]

[Tunggu ... mobil yang sedang mendekat itu mobilnya Oliver?!]

Lampu mobil menembus kegelapan. Mobil hitam yang sangat kukenal itu mengerem mendadak di sampingku.

Oliver turun dari mobil dan berlari menghampiriku. Kemejanya sedikit acak-acakan, napasnya terengah-engah, wajahnya menunjukkan campuran antara panik dan kesedihan yang sangat pas.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

reviews

M--G
M--G
endingnya harusnya Oliver dipenjara
2026-11-08 10:16:48
0
0
13 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status