Beranda / Romansa / Rahasia Cinta Tuan Jonas / BAB 125 Jatuh Pingsan

Share

BAB 125 Jatuh Pingsan

Penulis: Atik Poery
last update Terakhir Diperbarui: 2025-12-18 08:29:17

Alesha terbelalak kaget. "H-Hubungan a-pa, Mbak? K-Kan sa--"

"Semuanya disuruh berkumpul di aula!" Seruan ini tiba-tiba terdengar yang pada akhirnya menyelamatkan Alesha.

Perhatian mereka teralih pada orang yang baru saja menyampaikan informasi tersebut, termasuk Amelia.

"Ada apa?" tanya Amelia menghentikan orang yang baru memberikan informasi ketika orang itu akan melangkah pergi.

"Ini perintah Pak Alex. Sekarang juga!" tegas pria itu.

Alesha tersenyum lega. Ia tak harus menjawab sekarang pertanyaan Amelia beberapa waktu lalu. Masih ada waktu untuk mencari jawaban yang tidak mencurigakan.

Perihal orang yang baru saja datang tersebut, ia yakin orang itu suruhan suaminya. Jonas pasti tak akan ceroboh lagi dan pasti menyediakan jasa bodyguard lebih banyak untuknya, mengingat kejadian-kejadian tak mengenakkan yang ia alami.

Mengenai orang yang berpakaian serba hitam itu merupakan salah satu pengawal, Alesha tak terlalu hafal wajah-wajahnya. Ia hanya mengandalkan kemampuan a
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Rahasia Cinta Tuan Jonas    BAB 135 Akhirnya, Kiara Mau Cerita

    Kiara tak mampu mengelak, ia mati kutu. Ancaman Alesha tak bisa diabaikan. Kakak iparnya itu bisa saja mengadu pada sang kakak. Bisa berantakan semuanya. "Shasha yang cantik, please... jangan cerita macam-macam ke Kak Jonas ya?" Demi membujuk Alesha, Kiara mengabaikan dering telepon yang belum berhenti, seraya menangkupkan kedua tangannya di depan dada. Sebagai permohonan sungguh-sungguhnya. Sementara Alesha dengan dagu sedikit terangkat, memasang wajah sok dingin. "Tergantung!" sahutnya sangat singkat. Dahi Kiara berkerut dalam, bingung dan sedikit ragu mengartikan satu kata banyak makna yang diucapkan Alesha. "Tergantung apanya?" "Kamu mau terbuka atau enggak sama aku. Kalau kamu masih bohong, ya aku minta Jonas yang cari tahu apa yang sedang terjadi sama kamu!" Penjelasan Alesha mendapatkan reaksi decakan protes dari Kiara. "Jangan, Sha! Ya ampun, kalau Kak Jonas sudah ikut campur, masalah sepele akan jadi besar. Akan ribet urusannya!" Senyum tipis Alesha tercetak

  • Rahasia Cinta Tuan Jonas    BAB 134 Patuh Saja Membuat Jonas Luluh

    Belum beranjak pergi, keberadaan Jonas sudah dipergoki si tamu. "Lhoh kok Kak Jo di rumah? Kata Shasha pergi ke kantor?" Alesha terkesiap panik, sedangkan Jonas raut wajahnya tampak biasa saja. Memang pada dasarnya, ia tak khawatir keberadaannya diketahui sang adik. "Eee-emm i-ni, Kia... ee kakak kamu i-ni eem ada yang ketinggalan eem i-ya barangnya ketinggalan!" Butuh cepat dapat alasan, Alesha menggunakan alasan sekenanya yang 'nyantol' di otaknya. Kiara tak menyahut, namun tatapan matanya seolah sedang memindai kebenaran dari manik mata Alesha. Dan bodohnya, Alesha tak bisa mengendalikan diri. Terlihat sekali kepanikannya. Melihat usaha istrinya hampir gagal, Jonas tak tega melihat, akhirnya ia turun tangan. "Kia, kenapa tidak sopan sekali melihat kakak ipar kamu seperti itu?" Jonas menarik lembut tubuh Alesha kemudian diamankan di belakang tubuhnya. Memutus tatapan curiga Kiara. Sementara teguran ini dilakukan untuk mengalihkan fokus Kiara agar terpecah. Tak memperh

  • Rahasia Cinta Tuan Jonas    BAB 133 Memancing Kiara

    "Memangnya menurut kamu... Kiara kenapa, Sayang?" Jonas balik bertanya. "Em aku lihat dia aneh. Dia pendiam, padahal biasanya cerewet sekali, sering melamun. Kamu enggak perhatikan dia memangnya?" Jonas tersenyum dan jawabannya ditunda karena kebetulan mobil yang ditumpangi sudah berhenti di depan rumah kontrakan mereka. Jonas menggandeng istrinya untuk masuk rumah lebih dahulu. "Kamu mandi dulu ya?" Bibir Alesha mencebik protes. "Nanti dulu, aku sudah penasaran sama pendapat kamu! Lagian masih setengah tiga, gerah tau!" Jonas tertawa geli. Dua jarinya mencapit hidung Alesha gemas. "Sudah penasaran sekali ya kamu?" "Ck, buruan jawab! Aku enggak mau merasa aneh sendiri!" decaknya sebal. "Hm, iya-iya. Kita duduk dulu!" Jonas masih menggandeng tangan Alesha dan menariknya lembut menuju ruang tengah. Mengajaknya duduk di sofa panjang di ruangan itu. Atas desakan sang istri, Jonas tak berlama-lama menyampaikan pendapatnya. Daripada kena omel panjang kali lebar. "Sebenar

  • Rahasia Cinta Tuan Jonas    BAB 132 Kiara Kenapa?

    Langkah Alesha dipercepat menuju meja yang sudah ada 5 orang duduk di setiap kursinya. "Em mami, papi sama Kiara ikut juga?" tanya Alesha menutupi rasa terkejutnya. "Iya, Nak. Kebetulan tadi kami sedang berkumpul pas kamu telepon." Nyonya Aisha yang menjawab. Alesha tersenyum kaku. Ia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Kalau sudah seperti ini, ia bingung. Siapa sangka yang datang justru rombongan seperti ini. Niatnya kan hanya mengajak bertemu mama dan papanya karena ingin membahas perkembangan rencana yang dia buat dengan meminta bantuan kedua orang tuanya untuk masalah Jonas namun kenyataannya sekarang ada kedua orang tua suaminya, tak enak juga untuk membahasnya. Seolah tahu kebingungan sang putri, Tuan Arya menimpali, "enggak apa-apa, Sayang. Papi dan mami mertua kamu ini sudah tau kok rencana yang kamu buat sama papa." Alesha terkesiap keras. "Eh? Papa cerita semuanya ke papi sama mami?" Mereka para orang tua tersenyum lalu saling melempar pandang dan mengangguk

  • Rahasia Cinta Tuan Jonas    BAB 131 Pertemuan Rahasia

    Mengabaikan suara berisik Alesha, Jonas tetap membawa istrinya itu ke tempat tujuannya, sebuah kamar pribadi yang tersembunyi di balik dinding yang berkamuflase sebagai rak buku. Alesha melongo melihat ruang rahasia ini. "Hah ada ruang tersembunyi?" Jonas terkekeh kecil, lalu meletakkan dengan hati-hati tubuh ramping istrinya di atas ranjang tidur. "Ini ruang istirahat kalau pas berkunjung ke sini dan aku malas menginap di hotel, Sayang. Biasanya aku tidur di sini--" "Sama cewek lain?" sergap Alesha protes. Istrinya yang cemburu membuat Jonas gemas sendiri. Ia mengacak sayang rambut Alesha. "Sama Jeno, Sayangku... karena dari sejak 10 tahun lalu hati aku ini sudah terjebak di gadis cantik tapi galak yang sekarang jadi istri kesayangan aku!" Alih-alih tersenyum, Alesha mencebik protes. "Awas saja kalau berani bohong!" "Ampun, Sayangku! Enggak berani!" Kedua tangan Jonas terangkat, seolah sedang memberikan pernyataan tak sanggupnya. Tak bisa disembunyikan lagi, senyum A

  • Rahasia Cinta Tuan Jonas    BAB 130 Dukungan Untuk Jonas

    Wanita itu mengangguk yakin, lalu mendekatkan kepalanya dan berbisik di telinga Alesha. "Saya teman baiknya Amelia. Saya berada di pihak Pak Alex, Nyonya!" Senyum Alesha terbit. Ia terharu. Tak sangka Amelia memberikan jalan untuknya melakukan misi yang mendadak ia buat. "Ah terima kasih, Bu Ika... tapi tolong panggil saya Marissa saja ya?" Alesha balas berbisik. Kepala Ika mengangguk. "Saya siap membantu apa saja yang kamu butuhkan, Marissa!" Alesha tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Dari ruang kerja Ika, Alesha kembali menemui Amelia. Ada yang ingin ia tanyakan pada atasannya tersebut. "Mbak Amel, selain Bu Ika siapa saja yang sudah tahu tentang aku?" tanya Alesha seraya melangkah mendekat, tentunya setelah menutup rapat pintu ruangan Amelia karena tak ingin pembicaraan mereka didengar oleh orang lain. "Bu Ika sudah bilang?" Kepala Alesha mengangguk lalu ia mendudukkan diri di depan Amelia. "Hm, padahal sudah aku bilang untuk jangan beritahu kamu dulu--" Al

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status