Home / Romansa / Rahasia Cinta Tuan Jonas / BAB 49 Tanda Karya Jonas

Share

BAB 49 Tanda Karya Jonas

Author: Atik Poery
last update Last Updated: 2025-09-01 23:56:38

Alesha melangkahkan kakinya terburu menuruni anak tangga. Jantungnya berdegup sangat kencang.

Yang ditujunya adalah dapur. "J-Jonas, kamu--"

Alesha berhenti melangkah. Ia berdiri mematung. Menatap pemandangan di depannya.

Senyuman manis nan lebar menyambut kedatangannya. "Selamat pagi, Sayang!"

Alesha tersenyum lega, setelah sebelumnya menghela napas panjang. "Ya Tuhan, Jonas! Kamu bikin aku jantungan!"

Dahi Jonas berkerut dalam. Kemudian melangkah menghampiri Alesha yang masih berada di tempatnya. "Kenapa? Kamu mimpi buruk?"

Bibir Alesha berdecak. "Bangun tidur aku kelabakan cari kamu! Aku pikir kamu...."

Jonas paham kemana arah ucapan istrinya meski belum sepenuhnya diutarakan. Diusapnya lembut pipi sang istri. "Aku sudah janji enggak akan lakukan hal bodoh lagi, Sayang."

Kepala Alesha mengangguk lega. "Huh alhamdulillah!"

"Maaf ya bikin kamu khawatir. Aku enggak tega bangunkan kamu tadi, kamu nyenyak sekali!"

Alesha tersenyum tak enak hati. "Maaf, aku bangun kes
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Rahasia Cinta Tuan Jonas    BAB 134 Patuh Saja Membuat Jonas Luluh

    Belum beranjak pergi, keberadaan Jonas sudah dipergoki si tamu. "Lhoh kok Kak Jo di rumah? Kata Shasha pergi ke kantor?" Alesha terkesiap panik, sedangkan Jonas raut wajahnya tampak biasa saja. Memang pada dasarnya, ia tak khawatir keberadaannya diketahui sang adik. "Eee-emm i-ni, Kia... ee kakak kamu i-ni eem ada yang ketinggalan eem i-ya barangnya ketinggalan!" Butuh cepat dapat alasan, Alesha menggunakan alasan sekenanya yang 'nyantol' di otaknya. Kiara tak menyahut, namun tatapan matanya seolah sedang memindai kebenaran dari manik mata Alesha. Dan bodohnya, Alesha tak bisa mengendalikan diri. Terlihat sekali kepanikannya. Melihat usaha istrinya hampir gagal, Jonas tak tega melihat, akhirnya ia turun tangan. "Kia, kenapa tidak sopan sekali melihat kakak ipar kamu seperti itu?" Jonas menarik lembut tubuh Alesha kemudian diamankan di belakang tubuhnya. Memutus tatapan curiga Kiara. Sementara teguran ini dilakukan untuk mengalihkan fokus Kiara agar terpecah. Tak memperh

  • Rahasia Cinta Tuan Jonas    BAB 133 Memancing Kiara

    "Memangnya menurut kamu... Kiara kenapa, Sayang?" Jonas balik bertanya. "Em aku lihat dia aneh. Dia pendiam, padahal biasanya cerewet sekali, sering melamun. Kamu enggak perhatikan dia memangnya?" Jonas tersenyum dan jawabannya ditunda karena kebetulan mobil yang ditumpangi sudah berhenti di depan rumah kontrakan mereka. Jonas menggandeng istrinya untuk masuk rumah lebih dahulu. "Kamu mandi dulu ya?" Bibir Alesha mencebik protes. "Nanti dulu, aku sudah penasaran sama pendapat kamu! Lagian masih setengah tiga, gerah tau!" Jonas tertawa geli. Dua jarinya mencapit hidung Alesha gemas. "Sudah penasaran sekali ya kamu?" "Ck, buruan jawab! Aku enggak mau merasa aneh sendiri!" decaknya sebal. "Hm, iya-iya. Kita duduk dulu!" Jonas masih menggandeng tangan Alesha dan menariknya lembut menuju ruang tengah. Mengajaknya duduk di sofa panjang di ruangan itu. Atas desakan sang istri, Jonas tak berlama-lama menyampaikan pendapatnya. Daripada kena omel panjang kali lebar. "Sebenar

  • Rahasia Cinta Tuan Jonas    BAB 132 Kiara Kenapa?

    Langkah Alesha dipercepat menuju meja yang sudah ada 5 orang duduk di setiap kursinya. "Em mami, papi sama Kiara ikut juga?" tanya Alesha menutupi rasa terkejutnya. "Iya, Nak. Kebetulan tadi kami sedang berkumpul pas kamu telepon." Nyonya Aisha yang menjawab. Alesha tersenyum kaku. Ia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Kalau sudah seperti ini, ia bingung. Siapa sangka yang datang justru rombongan seperti ini. Niatnya kan hanya mengajak bertemu mama dan papanya karena ingin membahas perkembangan rencana yang dia buat dengan meminta bantuan kedua orang tuanya untuk masalah Jonas namun kenyataannya sekarang ada kedua orang tua suaminya, tak enak juga untuk membahasnya. Seolah tahu kebingungan sang putri, Tuan Arya menimpali, "enggak apa-apa, Sayang. Papi dan mami mertua kamu ini sudah tau kok rencana yang kamu buat sama papa." Alesha terkesiap keras. "Eh? Papa cerita semuanya ke papi sama mami?" Mereka para orang tua tersenyum lalu saling melempar pandang dan mengangguk

  • Rahasia Cinta Tuan Jonas    BAB 131 Pertemuan Rahasia

    Mengabaikan suara berisik Alesha, Jonas tetap membawa istrinya itu ke tempat tujuannya, sebuah kamar pribadi yang tersembunyi di balik dinding yang berkamuflase sebagai rak buku. Alesha melongo melihat ruang rahasia ini. "Hah ada ruang tersembunyi?" Jonas terkekeh kecil, lalu meletakkan dengan hati-hati tubuh ramping istrinya di atas ranjang tidur. "Ini ruang istirahat kalau pas berkunjung ke sini dan aku malas menginap di hotel, Sayang. Biasanya aku tidur di sini--" "Sama cewek lain?" sergap Alesha protes. Istrinya yang cemburu membuat Jonas gemas sendiri. Ia mengacak sayang rambut Alesha. "Sama Jeno, Sayangku... karena dari sejak 10 tahun lalu hati aku ini sudah terjebak di gadis cantik tapi galak yang sekarang jadi istri kesayangan aku!" Alih-alih tersenyum, Alesha mencebik protes. "Awas saja kalau berani bohong!" "Ampun, Sayangku! Enggak berani!" Kedua tangan Jonas terangkat, seolah sedang memberikan pernyataan tak sanggupnya. Tak bisa disembunyikan lagi, senyum A

  • Rahasia Cinta Tuan Jonas    BAB 130 Dukungan Untuk Jonas

    Wanita itu mengangguk yakin, lalu mendekatkan kepalanya dan berbisik di telinga Alesha. "Saya teman baiknya Amelia. Saya berada di pihak Pak Alex, Nyonya!" Senyum Alesha terbit. Ia terharu. Tak sangka Amelia memberikan jalan untuknya melakukan misi yang mendadak ia buat. "Ah terima kasih, Bu Ika... tapi tolong panggil saya Marissa saja ya?" Alesha balas berbisik. Kepala Ika mengangguk. "Saya siap membantu apa saja yang kamu butuhkan, Marissa!" Alesha tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Dari ruang kerja Ika, Alesha kembali menemui Amelia. Ada yang ingin ia tanyakan pada atasannya tersebut. "Mbak Amel, selain Bu Ika siapa saja yang sudah tahu tentang aku?" tanya Alesha seraya melangkah mendekat, tentunya setelah menutup rapat pintu ruangan Amelia karena tak ingin pembicaraan mereka didengar oleh orang lain. "Bu Ika sudah bilang?" Kepala Alesha mengangguk lalu ia mendudukkan diri di depan Amelia. "Hm, padahal sudah aku bilang untuk jangan beritahu kamu dulu--" Al

  • Rahasia Cinta Tuan Jonas    BAB 129 Mengumpulkan Dukungan

    Alesha tetap bersiap dan meminta untuk diantarkan ke perusahaan, meskipun semalam sudah membuat pernyataan akan segera menyudahi misinya. "Kalau tiba-tiba, aku langsung enggak berangkat... pasti bikin curiga orang-orang, Jonas. Apalagi kemarin, aku pergi begitu saja terus enggak balik lagi ke kantor... huft, pasti teman satu divisi ku juga akan curiga!" "Huuh, berarti tetap saja kamu ke kantor dan membahayakan diri kamu? Percuma setuju resign kalau begitu!" sahut Jonas terang-terangan menyatakan protesnya. "Ish, ya tunggu beberapa hari dulu. 2 atau 3 hari kek, seperti karyawan lain yang mengajukan pengunduran diri. Kan mereka enggak langsung tiba-tiba berhenti, ada prosedurnya." Alesha memberi penjelasan agar suaminya itu tak merajuk. Jonas menarik napas dalam-dalam lalu mengeluarkannya sedikit kasar. "Ya-ya terserah kamu! Susah bicara sama kamu!" Pria itu melenggang pergi meninggalkan Alesha untuk kembali ke kamar. Usaha yang Alesha lakukan tak berhasil. Alesha enggan m

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status