Share

Rahasia di Balik Pernikahan Dokter
Rahasia di Balik Pernikahan Dokter
Penulis: Kaleng

Bab 1

Penulis: Kaleng
Di tahun ketiga pernikahannya dengan Charles Liandra, Shira Noradi masih menjadi sosok yang membuat iri semua wanita di Howini.

"Dokter Charles begitu baik sama Nyonya Shira! Terakhir kali, saat Nyonya Shira batuk, dia langsung minta Nyonya Shira melakukan pemeriksaan lengkap."

"Dia bisa menikahi dokter paling berwibawa di negara ini. Semoga saja aku punya keberuntungan seperti itu di kehidupan selanjutnya!"

Shira tersenyum. Dia sudah terbiasa dengan perbincangan seperti ini di antara para perawat.

Dia baru saja mau membuka pintu, tetapi suara pertengkaran yang datang dari dalam menghentikan langkahnya.

"Tuan Charles, kamu mau menggugurkan bayi di rahim Nyonya Shira lagi? Ini sudah yang ketiga kalinya!"

"Sudah kubilang sebelumnya, asalkan Shira hamil, aku mau dia gugurkan kandungannya, nggak peduli berapa kali pun itu."

Suara dingin pria itu menusuk gendang telinganya. Wajah Shira langsung berubah pucat pasi, seakan tidak percaya dengan pendengarannya.

"Kenapa? Nyonya Shira selalu ingin punya anakmu." Asistennya, Revan Utama, agak emosional.

Suara Charles begitu dingin dan menyeramkan.

"Karena sewaktu operasi tiga tahun yang lalu, aku mendonorkan salah satu ginjal Shira pada Cindy." "Jadi, dia ditakdirkan nggak bisa punya anak lagi. Kalau nggak, dia dan bayi dalam kandungannya akan mati."

Shira seakan mendengar suara ledakan dalam kepalanya. Yang tersisa di telinganya hanyalah dengingan tajam.

...

Shira terhuyung mundur dan tidak sengaja menabrak vas di dekat pintu hingga menimbulkan suara yang keras.

Tatapan tajam Charles seakan menusuk. "Siapa di luar?"

Revan keluar untuk memeriksa, tetapi tidak menemukan siapa pun. "Tuan Charles, nggak ada orang di luar. Mungkin hanya kucing liar saja."

Shira tidak tahu bagaimana dia bisa keluar dari rumah sakit Grup Liandra. Dia terhuyung-huyung di sepanjang jalan. Dia juga merasa pusing dan mual.

"Charles, rupanya kamu benaran mencintai Cindy…"

Shira berlutut dan merasa tidak berdaya. Dia teringat akan pertemuan pertamanya dengan Charles.

Empat tahun lalu, orang tua Shira meninggal dalam kecelakaan mobil. Dia yang mulanya seorang putri kaya yang dimanja berubah menjadi anak yatim piatu yang tidak diinginkan. Dia pun saling bergantung hidup dengan adik perempuannya, Tiara Noradi.

Shira mulai menghabiskan banyak minuman beralkohol sepanjang hari dan harus pergi ke rumah sakit setiap beberapa hari.

Di saat ketiga kalinya dia pergi ke rumah sakit, dokter yang sedingin es itu baru melepaskan maskernya, lalu menatapnya, dan mengerutkan kening sambil berkata, "Shira, ada banyak cara untuk menghilangkan rasa sedih. Nggak perlu menyiksa tubuhmu seperti ini."

Itu pertama kalinya dia melihat wajah Charles yang begitu tampan.

Charles mengajaknya terjun lenting, bermain ski, balap mobil, panjat tebing, dan segala jenis olahraga ekstrem yang tidak berani dia bayangkan sebelumnya.

Akhirnya, melalui jeritan dan pelepasan berulang kali, dia baru merasakan hatinya yang layu kembali hidup.

Shira jatuh cinta pada Charles. Begitu tergila-gila sampai tidak mampu melepaskan diri.

Shira mulai mengejarnya secara terang-terangan dan penuh antusias.

Namun Shira yang sejak kecil sangat populer di kalangan lawan jenis dan dikenal sebagai pacar idaman para pria di Kota Howini, justru berulang kali menemui rintangan di depan Charles.

Shira bersandar pada Maybach dalam balutan gaun merah, sambil mengibaskan rambutnya dengan anggun. Namun, Charles berjalan melewatinya tanpa melirik sedikit pun.

Shira berpura-pura sakit maag dan menunggu Charles di depan pintu rumahnya. Namun, pria itu malah menelepon sopirnya untuk mengantarnya ke rumah sakit.

Shira membawa makanan yang telah disiapkannya dengan susah payah ke rumah sakit, tetapi Charles hanya melirik luka bakar di tangan Shira dan berkata, "Ada salep di laci. Aku sibuk, jangan datang lagi."

Shira benar-benar putus asa. Kemudian, di sebuah acara, dia bertemu dengan Charles yang berada di bawah pengaruh obat kuat.

Wajah pria yang biasanya acuh tak acuh itu memerah saat ini. Dia mencium Shira dengan liar.

Malam itu, Shira menyerahkan dirinya dan berinisiatif menjadi obat penawar pria itu.

Shira pernah berpikir bahwa Charles mencintainya.

Namun keesokan harinya, Cindy Gayatri masuk ke kamar mereka dengan panik dan melihat pemandangan berantakan itu.

Dia berlari keluar dengan berlinangkan air mata. Namun, dia malah diculik oleh sekelompok bandit, yang kemudian merusak tubuhnya dan membuatnya menderita penyakit ginjal.

Setelah kejadian itu, Charles merokok sepanjang hari dan menghabiskan banyak botol alkohol dengan mata memerah.

Shira panik. Dia tidak memahami emosi di mata pria itu. Dia juga tidak mengerti mengapa reaksi Cindy bisa sebesar itu.

Pada akhirnya, Charles tidak mengatakan apa pun dan membawanya ke Kantor Catatan Sipil untuk membuat akta nikah mereka.

Di pesta pernikahan, Shira mengenakan gaun pernikahan dan berlari ke arah pria yang dia cintai, tetapi dia terluka oleh lampu gantung yang longgar dan berakhir di rumah sakit.

Sebelum operasi, Charles berjanji padanya dengan suara dalam, "Shira, percayalah padaku. Kamu pasti akan baik-baik saja."

Charles yang melakukan operasi itu sendiri dan sangat berhasil.

Sejak saat itu, Charles makin baik padanya. Pria itu merawatnya dengan teliti dan memperhatikan setiap detail secara pribadi.

Namun, kesehatan Shira menurun drastis. Pilek, batuk, dan gatal-gatal muncul silih berganti.

Shira yang dulunya pernah menjadi gadis yang paling memukau di Howini, justru harus terbaring di tempat tidur selama bertahun-tahun. Dia bahkan mengalami keguguran berulang kali. "Maaf, Charles. Maafkan aku." Dia berulang kali menyesal di dalam pelukan Charles. Pria itu juga menghiburnya dengan mata memerah.

Shira mengira tubuhnya bisa begitu lemah karena efek dari kecelakaan itu.

Siapa sangka, rupanya karena suaminya telah mengambil salah satu ginjalnya dan memberikannya kepada Cindy.

Mata pria itu bisa memerah mungkin karena sebagian dipenuhi rasa bersalah dan ada seberapa besar karena cinta?

Shira tidak ingin tahu lagi.

Dia hanya tahu…

Jika bukan Shira yang menempati posisi paling penting di hati Charles, maka dia lebih baik mati daripada menerima pria itu!

Dia menghubungi pengacara dan menyusun perjanjian perceraian.

Tatapan Shira berhenti sejenak pada kalimat terakhir. [Hubungan retak menjadi penyebab perceraian.]

Kemudian, dengan hati-hati menandatangani namanya. Setiap huruf ditulis dengan tegas.

"Charles," katanya dengan lembut. "Surat ini adalah perpisahan terakhir."
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terbaru

  • Rahasia di Balik Pernikahan Dokter   Bab 14

    Setelah dikurung lama, akhirnya Charles dibebaskan.Dia mengerutkan kening saat menatap pria jangkung dan gagah di depannya.Ternyata dialah yang membawa Shira pergi.Dia berkata kepada Sean dengan suara serak, "Kenapa kamu lepaskan aku? Apa kamu nggak takut Shira tahu kamu itu orang yang begitu kejam dan keji?"Sean tertawa terbahak-bahak, seolah mendengar lelucon paling konyol. Dia menatap Charles. Tatapan matanya sedingin es."Kamu kira aku sembunyikan semua ini dari Shira? Bagaimana kalau Shira tahu semua yang kulakukan ini?"Wajah Charles memucat. Pria itu langsung menyangkal. "Nggak mungkin, mana mungkin Shira membiarkanmu memperlakukanku seperti ini?"Wajah Sean langsung muram. Dia mendengus dingin. "Nggak mungkin? Kenapa nggak mungkin? Apa kamu lupa bagaimana kamu memperlakukannya dulu? Fakta kalau dia nggak memintaku untuk mengakhiri nyawamu saja sudah termasuk sangat baik!"Sean tidak berniat mengatakan apa pun lagi dan berbalik untuk pergi.Charles berteriak, "Berhenti! Berh

  • Rahasia di Balik Pernikahan Dokter   Bab 13

    Kota Gatham.Setelah melihat pesan dari informan di ponselnya, bibir Sean melengkung membentuk senyum dingin.Dia berkata dengan lembut, "Dia telah masuk perangkap."Shira tengah bermain-main dengan Lumi. Saat mendengar perkataan itu, dia pun berdiri dan berjalan ke arah Sean."Dia mau datang?"Orang yang dimaksudnya jelas adalah Charles.Sean mengangguk. "Benar. Kita sudah memasang jebakan di Gatham. Kita akan menangkap Charles begitu dia masuk ke Gatham."Dia memegang tangan Shira yang dingin dan gemetar, lalu menghiburnya."Shira, jangan khawatir. Aku akan balas seribu kali lipat rasa sakit yang dia berikan padamu."Shira menggigit bibirnya erat-erat. Suaranya sangat lembut. "Aku hanya ingin cari keadilan untuk Tiara dan anak dalam kandunganku. Mereka nggak bersalah."Sembari berbicara, air matanya mengalir di wajahnya seperti manik-manik yang pecah.Ternyata, Shira masih belum bisa melepaskan masalah Tiara dan ketiga anaknya.Jika kematian orang tuanya adalah duka seumur hidup, mak

  • Rahasia di Balik Pernikahan Dokter   Bab 12

    Di sisi lain, Cindy berpesta sepanjang malam dengan sekelompok sosialita di sebuah kelab malam.Ada beberapa pria penghibur yang berdiri di hadapan mereka. Semuanya berpakaian minim dan hampir menempelkan tubuh mereka ke tubuh Cindy.Sebaliknya, Cindy, yang dikenal sebagai wanita polos dan berbudi luhur di komunitas Howini, tidak menunjukkan rasa terkejut dan sepertinya sudah terbiasa dengan pemandangan ini.Jari-jarinya dengan lembut menelusuri perut seorang pria penghibur, sambil mengeluarkan suara tawa kecil.Melihat hal itu, seorang wanita menggodanya. "Cindy, kamu nggak takut adik iparmu datang menangkapmu karena bermain seperti ini?"Cindy melengkungkan bibirnya membentuk senyum sinis. "Mana mungkin si bego itu bisa berpikir begitu banyak? Waktu dia nggak sengaja mendengar pembicaraan kita sebelumnya itu, aku juga bisa dengan mudah menyakinkannya."Saat Charles mendengarkan percakapan mereka dari luar pintu, wajahnya makin muram, seolah-olah ditampar oleh realita.Detik berikutny

  • Rahasia di Balik Pernikahan Dokter   Bab 11

    Kota Howini.Begitu melihat tulisan 'Gatham' di helikopter, Charles mengabaikan nasihat semua orang dan bersikeras menuju ke utara.Bahkan Kakek Adi yang usianya hampir 80 tahun pun terkejut. Pria tua berjanggut putih itu bersandar pada tongkatnya dan tampak sangat geram."Charles! Coba saja kalau kamu berani pergi ke Gatham.""Kakek, aku harus menemukan Shira. Dia istriku. Mana mungkin aku menelantarkannya begitu saja?"Kakek Adi membanting tongkatnya ke tanah. "Tahukah kamu seperti apa Gatham itu? Begitu kamu meninggalkan Howini, meski aku punya kemampuan luar biasa, aku juga nggak bisa melindungimu!""Aku nggak butuh dilindungi lagi. Aku harus pergi cari Shira. Aku nggak peduli Kakek setuju atau nggak."Kakek Adi menarik napas berat beberapa kali, lalu melambaikan tangannya, dan memberi isyarat kepada kepala pelayan untuk membawakan beberapa dokumen."Charles, sebaiknya kamu lihat semua ini dulu. Siapa tahu barang ini bisa membantumu."Charles mengambil dokumen itu. Saat melihat tul

  • Rahasia di Balik Pernikahan Dokter   Bab 10

    Kota Gatham.Sean Fanjaya sedang mengoleskan obat ke luka di tangan Shira.Kesepuluh jari Shira yang putih dan ramping telah lecet karena kerikil kasar. Hasil dari ukiran batu di dinding setelah menyaksikan pemandangan di dalam vila.Bahkan, rasa sakit di jari-jari yang lecet tidak bisa dibandingkan dengan rasa sakit yang menyayat hati Shira.Dia masih pingsan. Alisnya berkerut, seolah-olah sedang bermimpi buruk.Tiba-tiba dia terbangun kaget, sambil menggenggam tangan Sean erat-erat. "Jangan!"Sean mengerutkan kening dengan kasihan. Dia segera berkata, "Jangan takut, jangan takut. Shira, sudah nggak apa-apa lagi."Shira baru tersadar kembali. Dia mendongak dan mendapati lingkungan yang agak asing baginya. "Di mana... ini?""Kota Gatham, rumahku. Tempat yang benar-benar aman."Sean menutupi tubuhnya dengan selimut sambil berkata, "Aku jamin nggak ada seorang pun yang bisa menyakitimu di sini, Shira."Mendengar kata-kata itu, wajah Shira akhirnya kembali tenang. Dia mengerutkan bibirnya

  • Rahasia di Balik Pernikahan Dokter   Bab 9

    Charles menyeret Cindy kembali ke vila Keluarga Liandra. Dia sama sekali mengabaikan tangisan dan permohonan wanita itu."Charles, lepaskan aku. Kamu sudah bikin aku kesakitan!"Riasan di wajah Cindy agak luntur. Charles juga meninggalkan bekas merah besar di lengannya.Melihat itu, Charles menarik napas dalam-dalam beberapa kali, lalu menenangkan emosinya."Kakak Ipar, apa maksud perkataanmu itu?"Menghadapi pertanyaan dingin dari pria itu, mata Cindy langsung memerah. Dia kembali memasang tampang yang rapuh dan rentan."Maksud apa lagi? Aku cuma nggak mau kehilangan harga diri di depan teman-temanku!"Ekspresi wajah Charles masih tidak senang. "Meski begitu, kamu juga nggak boleh bilang Shira seperti itu! Dia itu istriku."Mendengar ini, air mata Cindy mengalir di pipinya seperti manik-manik yang pecah. "Ya, kalian semua berpasangan, tapi aku nggak! Kakakmu ninggal di usia muda. Dia memercayakan diriku kepada kalian sebelum dia meninggal. Seandainya aku tahu kalian semua nggak menyuk

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status