Beranda / Mafia / Ranjau Cinta di Ranjang Mafia / Bab 36 Distraksi Renzo

Share

Bab 36 Distraksi Renzo

Penulis: Alia Zach
last update Tanggal publikasi: 2025-10-01 13:06:21

"Halo?"

Suara Renzo sengaja diperkeras karena Viona sudah kelelahan bekerja membuat sepuluh layout.

Dia sudah terantuk di depan layar komputer.

"Iya? Halo?" Lagi-lagi ia mengulang suara itu untuk membangunkan istrinya yang terantuk.

Seketika ia terbangun dan berdiri karena terkejut!

"Halo, iya... aku bisa mengeceknya besok. Hari ini aku masih sibuk bersama istriku!"

Viona menoleh melirik ke arah sang suami. Apanya? Kenapa dia dibawa-bawa sebagai alasa

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Ranjau Cinta di Ranjang Mafia   Bab 99 Menuju Babak Baru

    "Renzo..." Viona luluh dengan kata-kata yang diucapkan suaminya.Walau bagaimanapun ini adalah sebuah hal yang membuat dirinya ada dan beban pikirannya sedikit terangkat."Kenapa, Little Snake?" Tanya Renzo merasa janggal saat Viona tersenyum sendiri.Kekhawatirannya terangkat sudah dari pundaknya."Tidak apa-apa. Aku pikir, jika nanti anak-anak ini sudah lahir, mungkin saja mereka bisa bebas dan tidak ikut-ikutan bergabung di dunia mafia..." ia pura-pura berbohong."Jadi di matamu, kehidupan mafia ini sangat kotor? Sehingga nanti mereka tidak boleh tahu kalau Papanya seorang mafia? Begitu?" Renzo berubah seketika menjadi singa yang siap menerkam mangsa.Duh, kenapa disalah artikan begini?"Ma-maksud... maksudku, aku tidak yakin... aku sendiri merasa kehidupan mafia ini cukup menegangkan dan aku tidak yakin apakah anak-anak ini kelak akan sanggup!" rintih Viona.Ibu jari Renzo seketika menempel di bibir istrinya,"Sshh... jangan bilang begitu! Di dalam darah mereka mengalir darahku. Me

  • Ranjau Cinta di Ranjang Mafia   Bab 98 Hormon Hamil

    "Nona? Apa ada masalah? Tampaknya Nona tadi berteriak?" Tanya salah satu penjaga dari luar kamar tidur. "Oh, tidak!" Celaka! Saat Viona memanggil Fez tadi, ia rupanya sedikit kencang dalam bersuara! "Apa kau yakin?" Penjaga itu masih ragu apakah sang Nona yang dijaganya benar-benar dalam kondisi baik-baik saja. "Tapi, saya mendengar Nona seperti berteriak! Saya perlu memastikan kalau Nona tidak ada masalah di dalam. Maaf saya harus masuk!" Tanpa aba-aba, pria tegap berseragam serba hitam itu masuk. Untunglah Viona sudah memasukkan handphone-nya ke dalam laci sebelum penjaganya ada di ruangan yang sama. "Nona?" Ia memastikan lagi. Mereka begitu over protektif pada istri Don-nya, bahkan seekor semut dan nyamuk pun tak boleh melukai wanita yang digadang-gadang membawa garis keturunan baru sang mafia. "Aku baik-baik saja, kalian tak perlu berlebihan." Satu orang penjaga berada di depan pintu dan satu lagi masuk mendekati Viona. "Nona, mohon mengertilah bahwa kami men

  • Ranjau Cinta di Ranjang Mafia   Bab 97 Jauh dari Rumah

    Sendirian. Itu yang lebih dirasakan Viona sekarang."Nona, mau dimasakkan apa hari ini?"Itu saja pertanyaan yang setiap hari dia dengar. Renzo akhir-akhir ini jarang ada di rumah selain malam hari.Suaminya sibuk mengurusi keamanan dirinya 24/7. Sedangkan sebenarnya dia lebih membutuhkan teman untuk diajak bicara daripada puluhan pengawal yang menjadi garda terdepan keamanan."Nona?" Chef itu menanyainya lagi."Oh, maaf..." ia terbangun dari lamunannya. "Apa yang kamu tanyakan tadi?"Chef itu tersenyum, "Apa yang ingin Anda makan hari ini, Nona? Tadi Tuan Rossi mengatakan pada saya kalau sebaiknya saya bertanya lansgung tentang apa yang ingin Anda makan...""Aku... sepertinya hanya ingin daging dimasak dengan kentang seperti kemarin..." Jawab Viona malu-malu."Ohh... maksud Nona semacam beef stew?" ia mengkonfirmasi lagi.Nona muda yang kelelahan karena usia kehamilan di trimester ketiga itu mengangguk."Baik, ada request lagi, Nona?" Ia mencatat baik-baik makanan apa yang Viona dan

  • Ranjau Cinta di Ranjang Mafia   Bab 96 Ragu-ragu

    Kejadian tembakan yang memecahkan kaca jendela kamar mandi bukanlah kejadian biasa.Bagi keluarga mafia, itu adalah sebuah kode keras. Renzo memutar otak bagaimana caranya ia melindungi istrinya kalau sewaktu-waktu dia sedang tak berada di mansion.Ini adalah sebuah ancaman."Viona, mulai detik ini, kamu tidak boleh jauh dariku..." ultimatum suaminya terdengar menegangkan dan serius.Ini bukan waktunya main-main. Terlebih kandungan Viona sudah terlihat makin membesar.Kira-kira siapa pelakunya?Keduanya sepakat untuk pindah sementara dari mansion dan mencari tempat yang aman. Pergi ke luar negeri adalah salah satu caranya. "Kita ke Rusia!" Suaminya sudah bulat mengambil keputusan. Viona dan Renzo akan menetap di sana sampai menjelang lahiran. Kalau perlu sampai bayi itu beranjak besar...Viona tak punya pilihan selain menurut apa kata sang suami. Kali ini memang keselamatan mereka di atas segalanya."Berkemaslah dan kita akan berangkat dengan private jet malam ini juga. Kita pastika

  • Ranjau Cinta di Ranjang Mafia   Bab 95 Peluru Salah Sasaran

    Perdebatan antara tetua tak membuahkan hasil.Paman Renzo ingin hal ini harus segera ia cari solusinya."Renzo, kau sudah sadar?" sore harinya ia datang ke mansion tempat tinggal keponakannya itu."Paman, aku tidak mabuk tadi..." ia masih saja memasang tampang dingin karena tak mau terlihat lemah di hadapan orang lain."Hah, bedebah! Semua orang yang di sana itu tahu kalau kamu mabuk dan kamu tak sekuat itu, Renzo!" timpalnya melemparkan sebuah amplop dari klinik terpercaya para mafia."Apa ini?" tanya Renzo bingung."Hasil tes DNA mu dengan Silvano, cocok!" Pamannya menekankan kata cocok agar Renzo menaruh perhatian pada yang akan mereka bicarakan.Kedua alisnya bertaut. Ia tahu kalau anak itu memang sangat mirip dengannya."Siapa yang sudah tahu ini?""Semua orang kecuali dirimu!" Jawab pamannya enteng. Terdengar menyepelekan. Lantas Renzo mulai tertarik setelah ia disepelekan oleh pamannya."Bagaimana bisa aku adalah orang terakhir yang tahu hal sepenting ini?" Dia melempar amplop

  • Ranjau Cinta di Ranjang Mafia   Bab 94 Pengalihan Isu

    Viona tak bisa lama-lama berada di ruangan itu.Tangisnya sudah pecah dan tumpah. Baru saat ini ia merasakan hal yang baru, menangisi lelaki yang sejatinya ia tak pernah cintai, saat tahu bahwa laki-laki itu punya masa lalu.Terpampang jelas sudah bahwa cinta itu masih ada dan menyala di tatapan Vikoriya pada suaminya."Sial..." Viona mengumpat untuk pertama kali. Kakinya tersandung meja credenza yang ada di hadapannya. "Apa yang terjadi, Little Snake?" Renzo bertanya dengan penuh kekhawatiran.Semenjak perutnya sudah terlihat membesar, perhatiannya mendadak meningkat.Kau hanya mengkhawatirkan sesuatu terjadi pada bayiku daripada apa yang terjadi padaku, Renzo. Aku sudah tahu sekarang kedokmu!"Aku tidak apa-apa, Renzo. Lepaskan tanganmu!"Ia menolak bantuan Renzo untuk berjalan ke kamarnya.Ini adalah hal yang menyebalkan untuk pria maskulin seperti dirinya. Viona sejak dulu hingga sekarang nampaknya memang masih sekeras batu."Sayang," ucapan Renzo yang terdengar di telinga sudah

  • Ranjau Cinta di Ranjang Mafia   Bab 02 Lorenzo?

    "Jangan banyak melawan!" Sosok yang kini duduk di samping Viona, terpaksa harus memegangi kedua tangannya agar tidak bergerak."Sialan! Gadis ini memang tak bisa diatur!" Rutuknya lagi."Bagianmu saja ini... paling Tuan Muda Russo tidak akan mau menyentuh wanita begini. Modelnya bukan dari tipe yan

  • Ranjau Cinta di Ranjang Mafia   Bab 01 Jaminan

    "Ayah, kenapa tiba-tiba menyuruhku pulang? Aku sudah kehilangan tiket pesawatku untuk datang ke tempat kerjaku di Singapore!" Viona mendengus kesal karena mimpinya untuk bekerja di firma besar Singapore harus kandas karena panggilan mendadak.Dia sudah memegang tiket dan paspor untuk segera boardin

  • Ranjau Cinta di Ranjang Mafia   Bab 71 Masa Percobaan

    "Sepicik itukah dirimu, Viona?"Pria yang sudah mendekati kepala empat itu mengomentari apa yang dikatakan istrinya."Terserah bagaimana penilaianmu. Yang jelas.. aku ingin uang itu kembali pada ayahku.""Bagaimana bisa uang yang dibayarkan untuk membayar hutang d

  • Ranjau Cinta di Ranjang Mafia   Bab 62 Bertaruh Nyawa

    Renzo terdiam dan tak bisa menjawab pertanyaan adiknya.Ia sendiri juga baru mengetahui soal kehamilan Viona yang disembunyikan."Apa semua orang sudah tahu kecuali aku?" tanya Alfonso sembari merasa kecewa karena ia merasa tak tahu apa-apa.Dalam benaknya seharusnya sang kak

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status