مشاركة

173. Rasa

مؤلف: HaniHadi_LTF
last update تاريخ النشر: 2026-04-12 19:19:31

"Anaya… mana Anaya…?”

Suara itu masih lemah, tapi ada kekuatan yang memaksa keluar. Nilna bahkan mulai beranjak.

Reyhan menahan bahu Nilna yang berusaha bangkit. “Tenang dulu, Nilna. Kamu baru sadar. Jangan dipaksakan. Anaya baik-baik saja.”

“Aku harus lihat dia…” napas Nilna tersengal. “Dia pasti cari aku… Aku bisa mendengar dia sekarang menangis. Tolong... tolong, Mas. Bawa aku menemui anakku.”

Rea mendekat cepat. Jemarinya menyentuh lengan Nilna dengan hati-hati. “Nilna, dengar. Lukamu masih
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • SAHKAN ATAU CERAIKAN AKU, MAS   208. Ketika.....

    Reyhan tidak menjawab, tapi tatapannya tidak lepas.Nilna terdiam sesaat. Dadanya terasa sesak, tapi bukan karena sakit. Karena penuh. Sesuatu dalam dirinya bergerak. Pelan, tapi pasti. Namun sebelum ia sempat memahami, Reyhan menariknya dalam pelukan. Gerakannya tidak tiba-tiba. Masih sama seperti sebelumnya. Hati-hati. Seolah masih memberi ruang.Kali ini, Nilna tidak membeku. Tangannya perlahan naik. Ragu. Lalu akhirnya bertumpu di dada Reyhan.Jarak mereka hilang. Tubuh mereka saling bersentuhan.Nilna memejamkan mata. Ia tidak merasa harus menjaga jarak. Tidak merasa harus menahan diri. Ia hanya… berada di sana. Dalam pelukan itu.Reyhan menghela napas panjang, seolah beban yang ia tahan selama ini sedikit terlepas. Tangannya menahan punggung Nilna dengan lembut. Tidak erat. Hanya cukup untuk memastikan… ia tidak pergi.Waktu kembali berjalan. Perlahan. Detik demi detik. Dan tanpa mereka sadari, jarak yang dulu terasa harus dijaga…sudah hilang. Bibir mereka salin bertaut. Nafas

  • SAHKAN ATAU CERAIKAN AKU, MAS   207.Ketila kata tak terucap

    Kalimat Reyhan menggantung.Nilna tidak langsung menoleh.“Aku khilaf,” lanjut Reyhan, suara lebih pelan. “Aku tidak akan ulangi.”Hening. Pisau di tangan Nilna berhenti memotong. Beberapa detik. Lalu ia meletakkannya.Pelan. Ia menoleh. Tatapan mereka bertemu lagi. Kali ini tidak dihindari.Ingatan tentang semalam menghantui Nilna lagi. Nilna mengalihkan pandangan, lalu kembali melanjutkan pekerjaannya.Reyhan menelan ludah.“Kalau kamu tidak nyaman ...”“Aku tidak bilang tidak nyaman,” potong Nilna tanpa sadar. Reyhan reflek menatapnya. Kali ini lebih lama.Anaya mengeluarkan suara kecil, memecah ketegangan. Tangan mungilnya bergerak, meminta perhatian.Reyhan segera menggendongnya. Anaya menguap kecil. Rupanya tidak tidur malam hari membuat dia mengantuk. Reyhan mengayunnya pelan. Tak lama, Anaya sudah tertidur. “Tidurkan saja Anaya di kamar, Mas. Ayo makan,” ucap Nilna. Reyhan mengangguk pelan, lalu beranjak ke kamar. Dengan pelan, bayi montok itu diletakkan. Namun, jeritan

  • SAHKAN ATAU CERAIKAN AKU, MAS   206. Saat canggung menguasai

    Akhirnya, tanpa banyak bicara, mereka duduk di atas tempat tidur yang sama. Jarak masih ada, tapi tidak sejauh sebelumnya. Anaya berada di tengah. Waktu berjalan. Suara kota dari kejauhan terdengar samar. Lampu kamar redup. Anaya akhirnya mulai mengantuk. Gerakannya melambat. Matanya setengah terpejam. Nilna tanpa sadar ikut merebahkan tubuh dengan serba salah. Dia yang tidak mengira Reyhan ikut tidur bersama mereka, mengenakan baju tidur. Beberapa menit kemudian, napas Nilna berubah teratur. Ia tertidur. Reyhan masih terjaga. Pandangan lelaki itu kembali jatuh ke wajah Nilna. Sama seperti di mobil, tapi kali ini lebih dekat. Jauh lebih dekat. Seoalh tidak ada lagi batas Anaya. Hanya jarak tipis yang bisa dihilangkan kapan saja. Reyhan menahan napas. Tangannya terangkat sedikit, seolah ingin menyentuh, tapi berhenti di atas kepala Nilna. Ia menatap lama. Lalu... perlahan, ia mendekat dengan sangat pelan. Hingga akhirnya, tanpa benar-benar berpikir, bibirnya menyentuh bibi

  • SAHKAN ATAU CERAIKAN AKU, MAS   205. Saat dekat

    Reyhan mengangguk paham, namun Nilna mrnatap Arjun heran."Dad, sebenarnya ada apa di kamar itu?"Seketika Arjun menegang."Sebenarnya, aku mau ngajak Nilna tinggal di resort, tapi kayaknya perlu persiapan.""Apa? Resort? Di desa itu? Kamu yakin, Rey?" tanya Rea.Reyhan menatap Nilna sejenak. "Entah kenapa saat itu aku sudah membangun sebuah rumah di sana yang aku desain khusus. Cuma, kebali ke Nilna, dia mau di mana."Suara Reyhan terdengar pelan, nyaris tenggelam dalam sisa riuh yang belum benar-benar hilang.Nilna menatapnya sebentar. Lalu mengangguk kecil.“Aku ikut kamu saja.”"Kalau gitu, sementara kalian di penthouse. Soal pindah, urusan nanti."Tidak ada perdebatan lagi.Reyhan hanya mengangguk, lalu mengalihkan perhatian ke Anaya yang masih terlelap di pelukan pengasuh. Dengan hati-hati, ia mengambil bayi itu, memastikan kepala kecilnya tersangga dengan baik.“Ayo.”Langkah mereka menjauh dari tempat itu tanpa menoleh lagi.Mobil melaju meninggalkan area acara. Lampu-lampu ko

  • SAHKAN ATAU CERAIKAN AKU, MAS   304. Syarat

    Nilna tidak langsung menjawab. Ia menatap Renji lama, seolah memastikan setiap kata yang akan keluar tidak akan bisa ditarik kembali.Di belakangnya, Reyhan mulai gelisah.“Nilna…” panggilnya pelan.Namun Nilna tidak menoleh. “Dia menipumu,” ucapnya akhirnya, seolah mencibir Renji.Hening. Benar-benar hening. Bahkan suara kamera pun seolah berhenti sesaat.Renji menatapnya tajam.“Apa?”“Keysha menipumu.” Kali ini lebih jelas. Lebih tegas.Renji menggeleng kecil.“Itu tidak masuk akal.”“Benarkah?” balas Nilna cepat.Tatapan mereka bertemu. Sama-sama tajam. Sama-sama tidak mau mundur.“Jangan mainkan hal seperti ini,” kata Renji, suaranya mulai berubah.Nilna mengangkat sedikit dagunya.“Kamu pikir aku seseorang yang pandai berbohong?”Renji terdiam. Wajahnya mulai kehilangan ketenangan yang sejak tadi ia pertahankan.“Apa yang kamu tahu?” tanyanya akhirnya.Nada suaranya tidak lagi santai. Lebih berat dan lebih menuntut.Nilna menatapnya tanpa berkedip.“Kamu benar-benar tidak sadar?

  • SAHKAN ATAU CERAIKAN AKU, MAS   203. Menyesal

    "Rey...aku senang,” ujar Renji akhirnya. Nada suaranya berubah. Lebih pelan dan lebih dalam. “Karena akhirnya… kecuriganku dulu, sekarang, semuanya jelas.”Reyhan menatap bingung.Rea mengerutkan kening. “Maksudmu apa?”Renji tersenyum. Kali ini bukan senyum santai. Ada sesuatu di baliknya. Sesuatu yang terasa… seperti kepastian.Ia menatap Reyhan. Lalu beralih ke Nilna. Bergantian. Seolah menghubungkan dua titik yang sejak lama ia amati.“Kalian,” katanya perlahan, “sudah membuktikan sesuatu."Reyhan menegang. Nilna membeku.Para wartawan refleks mengangkat kamera lebih tinggi.Klik. Klik. Klik.Renji sedikit memiringkan kepala. Tatapannya tajam. Lurus.“Kalau kalian…” ia berhenti sebentar, lalu melanjutkan dengan nada yang sama tenangnya, “memang sudah saling menyukai sejak dulu. Kamu, Nilna, telah selingkuh."Seketika, tidak ada yang bergerak. Tidak ada yang bernapas dengan normal. Genggaman Reyhan pada tangan Nilna semakin kuat.Namun kali ini… Nilna tidak membalas. Tangannya ding

  • SAHKAN ATAU CERAIKAN AKU, MAS   130. Kalau tidak .....

    Matanya dingin. Tatapannya menusuk lurus ke arah Nilna. Ia mengangkat telepon di meja kaca. Nilna ragu beberapa detik. Namun, akhirnya ia mengangkat gagang telepon di sisinya. Pria itu tersenyum tipis. “Jadi… kamu Nilna?” Suara pria itu berat dan dingin. Nilna menelan ludah. “Anda siapa?

  • SAHKAN ATAU CERAIKAN AKU, MAS   128. Air mata yang kering

    “Ayaka melangkah cepat. Namun, langkahnya berhenti. Pisau itu tertancap di perut Keysha. Gagangnya masih berada dalam genggaman Nilna yang gemetar.Darah mulai merembes perlahan, menetes ke lantai.Nilna menatap tangannya. Wajahnya pucat.“Aku… tidak…”Keysha mengerang pelan. Tangannya mencengkeram

  • SAHKAN ATAU CERAIKAN AKU, MAS   `124. Kebenaran

    Keysha menegang. Wajahnya memucat. Ayaka terlihat gusar.Reyhan tidak berhenti.“Renji menikahi Nilna jauh sebelum pesta pernikahan mewah itu.”Reyhan menatap Nilna yang pelipisnya berkeringat dingin, lalu berdiri di dekatnya.“Dia ini hanya gadis miskin hingga Renji menikahinya secara siri. Bahkan

  • SAHKAN ATAU CERAIKAN AKU, MAS   123. Dia ....

    "Masih berani berdiri di sini?" Bisikan itu begitu pelan. Namun suaranya seperti pisau.Nilna menegang.Ayaka tersenyum tipis. "Kamu pikir bisa lari dari aku? Nasib kamu memng bagus bisa memiliki anak Renji, tapi, kamu pikir anak itu akan bisa membawamu kembali ke rumahku bersama anakku? Jangan mimi

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status