로그인Belinda Alexandra dijual oleh ayahnya pada seorang pria asing saat ia berusia tujuh belas tahun. Dia dikurung dalam kamar gelap, kaki serta tangannya dirantai dan matanya ditutup kain hitam. Hampir setiap malam dia disiksa. Setelah dilepaskan dari tempat terkutuk itu, Bella dijual kembali ke kelab malam sebagai pembayar hutang ayahnya. Empat tahun kemudian dia bertemu kembali dengan pria yang merenggut kesuciannya. Pria itu bernama Dante Sebastian, seorang pria beristri dan sudah memiliki seorang anak. “Sejak kapan kau bekerja disini?” Dante melontarkan pertanyaan sambil tangannya menyentuh tubuh gadis itu. Tangannya mengusap kulit lembut dan mulus Bella. “Ehmm…..sejak tiga setengah tahun lalu!” jawab Bella dengan jujur. “Kenapa kau bekerja disini? Apa kau kekurangan uang?” Trauma, dendam dan keinginan untuk membalas orang-orang yg menghancurkannya. Tapi takdir membuatnya menjadi orang ketiga untuk membalaskan dendam dan merebut kembali miliknya.
더 보기Bella sama sekali tidak melawan, dia hanya bicara lirih dengan mata yang masih tertutup rapat seakan dia sedang berada diantara batas kesadaran dan mimpi.“Apa yang sudah kulakukan padannya? Kata-kata itu?” Dante merasakan dadanya sesak dan seketika kemarahannya hilang menguap begitu saja. Dia tidak lagi berpura-pura menjauhi Bella, dia menggendong Bella dengan kedua tangannya. Wanita itu tanpa sadar meringkuk dalam dekapan Dante.“Aku mohon aku takut gelap biarkan aku pergi dari sini.” Bella kembali bergumam kalimat yang sama dengan histeris dan menangis terisak walaupun matanya masih tertutup rapat.“Aku sudah menggendongnya dengan kedua tanganku.Tapi kenapa dia masih histeris dan menggumamkan kata-kata yang sama? Sial! Kenapa aku bisa lupa kalau dia takut gelap dan menaruhnya didalam bagasi!” Dante mendengus.“Aku ingat kala itu dia memegang ponsel dan menyalakan lampunya didalam bagasi. Tapi kali ini dia tidak membawa ponselnya dan tidak ada penerangan sama sekali didalam bagasi.
“Kau benar sekali. Lebih baik kita fokus mencari Wendy dan membawany pada Dante.” ujar Eddie. “Dimana kita bisa menemukan wanita itu?”“Bukankah kau sedang menyetir menuju kesana? Tempat tinggalnya sekitar tiga kilometer lagi dari sini.” ucap Nick yang melihat GPS dan juga memasang GPS didepan.“Apa kau yakin itu tempatnya?” tanya Eddie ketika mereka sudah sampai dan melihat tempat yang ingin mereka datangi.“Anak buahku yang bilang disana tempatnya. Siapa yang mau turun denganku?” tanya Nick.“Aku saja.” Hans menimpali.“Kalau begitu aku akan menunggu kalian dimobil.” ujar Eddie. Kedua pria itupun turun dan mencari Wendy.“Apa menurutmu nasib wanita ini akan sama seperti suaminya?” tanya Hans berbisik ditelinga Nick.“Aku tidak tahu tapi kita harus menemukannya dulu. Soal itu biarlah jadi urusan Dante nanti.”“Jadi ini pintu apartemennya?” tanya Hans menatap sebuah pintu.“Ya aku ras memang ini.” Nick melirik Hans. “Biar aku saja yang ketuk pintunya.”Tok Tok Tok TokAgak lama mereka
“Kau berinisiatif sendiri?” Eddie mencecarnya dengan pertanyaan.“Hmmm…..apa kalian lupa kalau Dante tidak pernah menghukum seseorang secara langsung? Jadi aku hanya berjaga-jaga saja jika seandainya dibutuhkan. Ternyata benar firasatku.” Nick tersenyum lalu melirik kedua sahabatnya. “Siapa yang akan menyupir?” ujarnya sambil mengangkat kunci ditangan.“Aku!’ Eddie bicara sambil mengangkat tangan. “Nick! Ceritakan apa penilaianmu tentang semua ini?”“Apa kalian mengingat kejadian empat tahun lalu?” Nick mulai bicara.“Kejadian apa?” tanya Eddie kemudian. Dia tidak terlalu mengingat kejadian empat tahun lalu dan mulai mencoba untuk mengingat.“Saat Dante meminta kita untuk tidak mengganggunya selama satu tahun! Apa kau lupa soal itu? Masa itu kita semua kewalahan menangani semua pekerjaan dilapangan karena dia tidak ada.” Nick kembali mencoba mengingatkan kedua sahabatnya sambil menghempaskan tubuh di jok mobil.“Ah itu!” Eddie mengingat lalu mengangguk-anggukkan kepala.“Memang kenapa
Dante terus menarik Bella keluar dari penthousenya menuju mobil. “Salah satu dari kalian kendarai mobilnya.” perintahnya pada pengawal yang berjaga didepan lift. Dia tidak peduli teriakan kesakitan gadis itu. Tangannya bahkan semakin kuat menjambak rambut Bella“Baik Tuan!”“Kita ketempat ini! Perhatikan baik-baik alamatnya, baca! Kita kesana sekarang!” Dante bicara pada salah satu anak buahnya yang dijadikan supir lalu memberikan kunci mobilnya dan menarik Bella menuju mobilnya masih dengan menjambak rambutnya.BRAAKKKK! Dante membuka bagasi mobil dengan kasar.“Masuk!” perintah Dante pada Bella.“Tuan saya takut, didalam gelap.” ucap Bella bergidik ngeri membayangkan bagasi yang gelap.BRUKKKK…..seakan tak peduli pada ucapan Bella, pria itu langsung membanting tubuh Bella masuk kedalam bagasi mobil dan langsung menutupnya.“Berangkat sekarang!”ucap Dante saat dia sudah berada didalam mobil. ‘Bisa-bisanya dia menelepon laki-laki lain saat aku tidak ada! Apa dia sudah melakukannya ber
Sementara itu didalam ruang eksekutif hanya ada Bella dan Dante Sebastian. Bella membuka botol minuman dan menuangkannya ke gelas dante. Sejujurnya hati Bella merasa lega karena dia tidakharus melayani lima pria sekaligus malam ini. ‘Puffff syukurlah hanya satu orang saja! Memang sih mereka semua t
“Jangan sampai ada kesalahan! Aku tidak mau ada jejak yang meninggalkan dampak buruk pada kita. Apa kalian paham?” Mereka semua menggangguk patuh seakan Dante adalah seorang pemimpin rapat dan semuanya harus patuh pada perintahnya.“Lantas bagaimana dengan negara ini? Apa kau ingin menjadikannya se
“Sudah cukup sempurna sayangku! Tubuhnya sangat halus dan mulus, lekukan tubuhmu tampak sempurna. Pasti Tuan Dante akan menyukaimu!” Madam Wendy etrsenyum puas lalu membuka pintu.“Tunggu! Apa aku harus berjalan keluar dengan pakaian seperti ini?” tanya Bella memicingkan mata dengan tatapan tak ber
“Bellaku sayangku, apa kau ingin merampokku?” tanya Madam Wendy terkejut mendengar permintaan Bella.“Tidak Madam, tentu saja tidak! Mana mungkin aku melakukan hal buruk padamu? Madam sudah sangat baik padaku tapi tubuhku sangat lelah hari ini jadi aku merasa itulah bayaran yang setimpal untuk hari
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.