Share

159.

Author: Al_Fazza
last update publish date: 2026-05-26 14:25:19

Di tengah badai kepanikan yang melanda lapangan, Fang Zhe tetap berdiri dengan tenang di pusat segalanya. Uap dingin tipis berembus dari sela-sela bibirnya saat ia mengembuskan napas panjang.

Ekspresi santainya sama sekali tidak berubah, seolah-olah membekukan tiga puluh lima kultivator kejam dalam satu hentakan kaki adalah hal yang biasa ia lakukan sebelum sarapan.

Tap... Tap... Tap...

Kini ia berjalan melewati barisan patung es manusia tersebut, sesekali berhenti untuk menepuk pundak membeku
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   274. acara penobatan Putra mahkota yang baru.

    Kaisar Bintang Langit tertegun, menatap Fang Zhe dengan tatapan yang campur aduk antara keraguan yang mendalam dan secercah harapan terakhir. Nama "Penjara Naga Hitam" itu benar-benar asing di telinganya, membuktikan betapa busuk dan rapinya pergerakan Pangeran Kedua di bawah hidungnya selama ini.Namun, mendengar instruksi Fang Zhe yang begitu terstruktur dan penuh keyakinan, sang penguasa tua itu akhirnya mengembuskan napas panjang. Bahunya yang tegap kini tampak sedikit merosot, melepaskan beban berat yang mengimpit dadanya."Baiklah... jika ini adalah satu-satunya jalan untuk menyelamatkan dinasti ini, aku akan mengikuti skenariomu," ucap Kaisar Bintang Langit dengan nada berat namun tegas. "Besok pagi, aku akan mengumumkan dekret kekaisaran bahwa tiga hari lagi akan diadakan upacara penobatan Pangeran Kedua secara mendadak. Seluruh pejabat dan jaringan militer akan difokuskan untuk acara tersebut."Mendengar persetujuan itu, sepasang mata emas Fang Zhe berkilat puas di balik cad

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   273. Berdiskusi dengan Kaisar Negara' Bintang Langit.

    Fang Zhe mengangguk singkat, dengan santai menyandarkan punggungnya ke dinding sel yang kini dilapisi lapisan es tipis. Sepasang mata emasnya berkilat tenang, menatap sang penguasa tertinggi yang berdiri di ambang pintu selnya dengan tubuh yang sedikit menegang. "Tentu saja," jawab Fang Zhe dengan nada suara yang teramat santai. "Jika aku tidak membersihkan anjing-anjing penjaga milik Pangeran Kedua ini, bagaimana bisa Yang Mulia berjalan masuk ke blok terdalam penjara dengan begitu mulus tanpa memicu kecurigaan? Aku hanya mempercepat waktu pertemuan kita." Kaisar Bintang Langit menarik napas dalam-dalam, mencoba meredakan debaran jantungnya yang berpacu cepat akibat syok. Pemandangan lima kultivator elit Ranah Pengumpul Roh bintang tiga yang membeku menjadi patung es tanpa sempat mengeluarkan suara sedikit pun adalah bukti nyata bahwa pemuda di hadapannya ini memiliki kekuatan yang berada di luar nalar kekaisaran. Namun, sang Kaisar tidak ingin terus tenggelam dalam keterkejutan

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   272. Didalam penjara...

    Mendengar perintah itu, belasan pengawal elit berbaju zirah berat segera merangsek maju. Mereka mencengkeram lengan Fang Zhe dan membawanya keluar dari Aula Pertemuan Agung yang megah. Sepanjang jalan menuju kedalaman tanah istana, Fang Zhe sama sekali tidak memberikan perlawanan. Langkah kakinya tetap santai, dan sorot mata emas di balik cadar hitamnya masih setenang air di telaga mati.***KLANG! KLANG! KLANG!Gema logam yang beradu memenuhi ruangan sel isolasi terdengar begitu memekakkan telinga. Sesuai dengan titah murka sang Kaisar di depan publik, Fang Zhe kini berada di blok terdalam Penjara Bawah Tanah Kekaisaran. Tempat itu sangat gelap, dingin, dan dilapisi oleh formasi penekan Qi kuno yang sangat pekat.Tidak tanggung-tanggung, tubuh Fang Zhe kini dililit oleh ribuan rantai besi meteorit hitam yang terkenal akan kekerasannya. Rantai-rantai itu menjulur dari dinding, langit-langit, hingga dasar lantai batu giok hitam, mengunci setiap persendian, pergelangan tangan, kaki, hin

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   271. Rencana yang mulus.

    Mendengar interupsi dari sang Kaisar, Pangeran Kedua seketika menegang. Jantungnya berdegup kencang, dan setitik keringat dingin mulai membasahi bagian dalam jubah keemasannya. Ia melirik tajam ke arah Fang Zhe, bersiap untuk memotong pembicaraan jika buronan itu berani membuka mulut dan membongkar skenario busuk yang telah ia susun rapi selama ini. Jika Fang Zhe membeberkan bahwa dirinya hanyalah kambing hitam, maka seluruh rencana kudeta terselubung ini akan hancur berantakan di depan para menteri.Namun, di tengah atmosfer aula yang mencekam dan kepanikan batin Pangeran Kedua yang hampir meledak, Fang Zhe justru tetap berdiri dengan tegak. Sepasang mata emasnya berkilat penuh misteri di balik cadarnya.Ia menatap sang Kaisar, lalu terkekeh rendah yang menggema santai di seluruh sudut aula agung."Alasan? Hahaha... Yang Mulia Kaisar, pertanyaan Anda sungguh menarik," ucap Fang Zhe dengan nada suara yang teramat tenang, tanpa ada riak ketakutan sedikit pun."Putra Mahkota menghalangi

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   270. Disidang dadakan.

    Langkah kaki Fang Zhe terhenti seketika. Di bawah temaram cahaya bulan yang menembus lorong gang kecil, sosok Tuan Hong perlahan keluar dari kepekatan bayang-bayang. Senyum sinis di wajah pria tua itu memancarkan kepuasan yang mendalam, seolah-olah dia telah berhasil menjebak buruan paling berharga di kekaisaran ini.Aura di sekitar tempat itu mendadak mendingin, namun riak energi spiritual Fang Zhe tetap tenang, tidak menunjukkan kepanikan sedikit pun."Kau ingin kemana? Panglima?" ungkap Tuan Hong menyeringai dingin yang muncul dari kegelapan. Tatapan matanya mengunci sosok Fang Zhe, bersiap menghadapi respons meledak-ledak yang biasanya ditunjukkan oleh para kultivator sombong saat dikepung.Namun, alih-alih menarik senjata atau memicu formasi pertempuran, Fang Zhe justru melipat kedua tangannya di dalam lengan jubah hitamnya. Ia berdiri dengan santai, membiarkan jubahnya berkibar pelan ditiup angin malam. Kekehan rendah kembali terdengar dari balik cadarnya."Tuan Hong... jadi kau

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   269. Dikepung

    Mendengar kekehan rendah Fang Zhe, kelima istrinya saling berpandangan. Ketegangan yang baru saja dibangun oleh laporan Paman Lu seolah menguap begitu saja, digantikan oleh rasa penasaran yang mendalam. Mereka tahu betul, jika suami mereka sudah menunjukkan tatapan emas yang mengerikan itu, artinya sebuah badai besar akan segera melanda musuh-musuhnya.Dokter Irma yang berdiri paling dekat segera melangkah maju, jarum peraknya tersimpan kembali ke dalam lengan bajunya. "Suamiku, kau sudah menduga hal ini sejak awal? Lalu, apa rencana kita selanjutnya? Apakah kita akan menyambut pasukan pemburu itu di depan gerbang, atau...""Atau membiarkan mereka masuk ke dalam perangkap formasi yang sudah kusiapkan?" potong Mei Lu dengan senyum dinginnya yang mematikan, jemarinya kembali memainkan belati perak dengan kecepatan yang hampir tak kasat mata.Liana, Liora, dan Erina turut mendekat, aura ditubuh mereka perlahan meredup namun tetap berada dalam kondisi siaga penuh. Mereka semua menantikan

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   78. Datang menemui bibinya Mei.

    Fang Zhe baru saja akan memberikan instruksi tambahan kepada Paman Lu. Namun tiba-tiba penglihatannya terdistorsi oleh rentetan notifikasi merah yang berkedip gila-gilaan di panel sistemnya.DIIING! DIIING! DIIING![Deteksi Misi Wilayah: Kota Shange sedang mengalami pergolakan!][Misi 1: Sabotase L

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   70.

    Tiga hari setelah konfrontasi berdarah dingin di aula Grand Celestial, Kota Shange tidak lagi sama. Atmosfer bisnis di kota itu terasa seperti kabel yang ditarik kencang, siap putus kapan saja. Namun, di tengah ketegangan itu, Fang Zhe berdiri di depan tokonya yang kini hampir sempurna terbangun s

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   68. Penolakan dari Fang Zhe.

    Keheningan yang mencekam menyusul setelah perintah Julian Gerva bergema. Para petugas keamanan keluarga Gerva, yang mengenakan seragam taktis dengan lambang naga perak, bergerak secepat kilat. Mereka tidak memberikan ruang untuk negosiasi. Tuan Muda Zhao yang masih memohon dengan wajah berlumuran

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   67.

    Julian Gerva menghentikan gerakan gelas anggurnya. Matanya yang tajam menyipit, mencoba menembus topeng perak pria itu. Sebagai pewaris keluarga raksasa, Julian memiliki insting yang kuat terhadap bahaya, dan pria di depannya ini memancarkan aura "nol"—sebuah kekosongan yang hanya dimiliki oleh me

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status