แชร์

272. Didalam penjara...

ผู้เขียน: Al_Fazza
last update วันที่เผยแพร่: 2026-07-19 03:51:44

Mendengar perintah itu, belasan pengawal elit berbaju zirah berat segera merangsek maju. Mereka mencengkeram lengan Fang Zhe dan membawanya keluar dari Aula Pertemuan Agung yang megah. Sepanjang jalan menuju kedalaman tanah istana, Fang Zhe sama sekali tidak memberikan perlawanan. Langkah kakinya tetap santai, dan sorot mata emas di balik cadar hitamnya masih setenang air di telaga mati.

***

KLANG! KLANG! KLANG!

Gema logam yang beradu memenuhi ruangan sel isolasi terdengar begitu memekakkan tel
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   353.

    "Dan aku... Ingin menawarkan sembilan puluh batu spritual kelas Dewa untuk tiga puluh butir Pill yang ditawarkan anda..." Penawaran yang dilontarkan Gu Nan seketika membuat keheningan kembali melingkupi ruangan pribadi tersebut. Su Yin dan Ling Yin, yang tadinya sedang mengusap bibir usai tersedak teh, mendadak membeku di tempat dengan mata terbelalak lebar. "Se-sembilan puluh Batu Spiritual Kelas Dewa?!" batin Su Yin berteriak histeris dalam hatinya. Bahkan untuk sekte besar seperti Sekte Lembah Perawan, Batu Spiritual Kelas Langit saja sudah terbilang langka, apalagi Batu Spiritual Kelas Dewa... jenis batu energi paling murni yang mengandung esensi hukum alam semesta dan sangat sulit ditemukan di seluruh Benua Timur! Satu butir saja sudah cukup untuk memicu perang antarklan atau membiayai seluruh kebutuhan sekte selama bertahun-tahun. Tetua Gu Nan mengamati perubahan raut wajah mereka dengan cermat. Ia berdeham pelan, lalu menangkupkan kedua tangannya seraya berkata dengan nada

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   352. Pengurus Paviliun Obat Agung.

    Teguran santai Fang Zhe memecah keheningan yang mencekam di lantai satu. Pelayan bergaun hijau lumut itu menyentak kesadarannya, buru-buru membungkuk dalam-dalam hingga tubuhnya hampir melipat dua, bibirnya bergetar hebat saat mencoba bersuara. "M-mohon maafkan hamba yang bermata buta ini, Tuan Muda Yang Mulia! Hamba... hamba segera..." Belum sempat pelayan itu menyelesaikan kata-katanya, sebuah getaran lembut bergelombang merambati dinding kayu cendana bangunan. Aura spiritual yang tenang namun teramat dalam seketika melingkupi seluruh ruangan. KLAK... Sebuah pintu ukiran kayu giok di lantai atas mendadak terbuka secara spontan. Dari balik kegelapan ruangan pribadi tersebut, sesosok pria paruh baya bertubuh tegap dengan jubah bertuliskan pola alkimia emas melangkah keluar ke balkon interior. Raut wajahnya dipenuhi kekaguman mendalam dan keterkejutan yang tak mampu disembunyikan. Dia adalah Tetua Gu Nan, Pengurus Utama Paviliun Obat Agung cabang kota ini. Seorang Alkemis Tingkat

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   351. Paviliun Obat tercengang!

    Tanpa sedikit pun keraguan, Su Yin melangkah maju memotong jalan di depan Fang Zhe. Kekesalannya yang memuncak akibat provokasi Long She serta tatapan meremehkan dari orang-orang di sekitarnya akhirnya meledak. Reaksi impulsif yang tak disangka-sangka ini bahkan membuat Ling Yin terbelalak kaget. "Kau ingin melihatnya, Long She?!" sengit Su Yin dengan nada dingin yang menyengat. "Kau ingin melihat bukti dari Sekte Lembah Perawan?! Bahwa kami murid murid sekte Lembah Perawan tidak membual kan?!" Dengan satu sentakan tangan, Su Yin menepuk kantong penyimpanan mistik di pinggangnya. WUSH—! Sebuah botol batu giok putih murni berukiran rumit melayang keluar dan mendarat mulus di telapak tangannya. Tanpa memberikan kesempatan bagi Long She atau sang pelayan untuk merespons, Su Yin muka penutup botol giok itu dengan kasar. Seketika itu juga, gelombang aura spiritual yang begitu pekat dan murni memancar keluar secara masif! Aroma herba segar yang menenangkan jiwa melingkupi seluruh lant

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   350. Provokasi Long She!

    Begitu langkah Fang Zhe, Su Yin, dan Ling Yin melintasi ambang pintu Paviliun Obat Agung, kehangatan ruangan yang dipenuhi aroma herba spiritual ratusan tahun menyambut mereka. Bangunan interiornya begitu megah, dilapisi kayu cendana berkualitas tinggi dan diterangi lampion-lampion batu minyak mistik. Su Yin, yang pinggangnya masih dirangkul santai oleh Fang Zhe, seketika mencubit pinggang pemuda itu dengan cukup keras hingga Fang Zhe meringis pelan tanpa bersuara. Su Yin buru-buru melepaskan pelukannya, pipinya memerah samar antara kesal dan malu akibat akting melampaui batas yang baru saja mereka lakukan di luar. "Ka-kau..." Namun sebelum Su Yin sempat memprotes godaan Fang Zhe, bisikan santai pemuda itu di udara mendadak tertangkap oleh telinga seseorang. "Pfft—hahahaha!" Sebuah gelak tawa yang agak ditahan namun terdengar cukup jelas memecah ketenangan lantai satu paviliun. Seorang pelayan muda bergaun hijau lumut yang bertugas menyambut tamu melangkah mendekati mereka sambil

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   349.

    Mendengar panggilan "sayangku" yang dilontarkan Fang Zhe dengan nada santai tanpa beban, ekspresi Long She seketika membeku. Matanya melotot lebar, menatap Fang Zhe dan Su Yin secara bergantian seolah-olah baru saja melihat seekor naga terbang di atas kepala mereka. "S-Sayang?! A-Apa yang kau katakan, Bocah?!" seru Long She dengan suara meninggi, nada bicaranya mendadak tergagap karena terkejut setengah mati. Urat-urat di dahinya menegang menahan emosi yang tiba-tiba meletup. Long She adalah salah satu jenius dari Sekte Sayap Api yang sudah sejak lama mengejar Su Yin. Berulang kali ia mengirimkan hadiah mahal dan surat puitis ke Lembah Perawan, namun Su Yin selalu menolaknya dengan dingin. Selama ini Long She bersabar karena tahu aturan ketat Sekte Lembah Perawan yang melarang muridnya menjalin hubungan, apalagi menerima anggota laki-laki. Namun kini, di hadapannya, seorang pemuda berpakaian biasa dengan santai memanggil Su Yin dengan sebutan sesrahan itu! Melihat wajah tengil Fan

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   348. Long She, jenius dari sekte Sayap Api'.

    Pedagang tua itu serta-merta bergidik. Menyaksikan bagaimana Fang Zhe dengan mudahnya mematahkan lengan Tuan Muda Gu Cheng... Apalagi mengintimidasi tuan muda dari klan Gu hingga merangkak kabur, nyali pedagang itu sudah ciut ke dasar bumi. Ditambah lagi, satu batu spiritual tingkat Langit yang kini berada di tangannya sudah lebih dari cukup untuk membungkal mulut dan melunasi harga pedang tua tersebut—bahkan berkali-kali lipat dari harga aslinya. Dengan tubuh gemetar dan peluh dingin membasahi dahi, sang pedagang tua mengangguk-angguk cepat bagai ayam mematuk beras. "I-ya, Tuan Perkasa! Benar sekali!" sahut pedagang tua itu dengan suara bergetar gagap. "Batu spiritual tingkat Langit ini sudah sangat cukup! Pedang ini... pedang berkarat ini sepenuhnya sudah menjadi milik Tuan!" Fang Zhe tersenyum puas, lalu berpaling menatap Ling Yin yang berdiri anggun namun tampak kebingungan di sisinya. Dengan santai, Fang Zhe mengambil pedang tua berbalut sarung kayu kusam itu dari atas meja

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   6.

    Erina masih memperhatikannya beberapa detik lebih lama.Tatapannya tajam. Seolah mencoba membaca sesuatu di balik wajah tenang Fang Zhe. Lalu ia meletakkan cangkir tehnya secara perlahan.“Hari ini ada pertemuan penting.”Nada suaranya kembali profesional.“Pertemuan perdagangan bahan obat dengan k

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   5. Sistem yang mulai gila!

    KLIIIIK!Suara notifikasi itu seperti petir yang menyambar jantung Fang Zhe.Ia membeku. Lalu perlahan menunduk menatap panel sistem.*Status Host: Fang ZhePekerjaan: Pengawal Pribadi CEOPoin Sistem: 0Kharisma: Tingkat 1 — Aura Ketampanan Tuan Muda Kota Shange.*“Apa?”Wajahnya seketika kaku.

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   2.Misi pertama dari system.

    Fang Zhe terdiam sesaat.Tatapan warga desa itu hanya singgah sebentar sebelum berlalu, meninggalkannya berdiri sendiri di pinggir jalan aspal yang sunyi. Angin pagi bertiup dingin, menyapu pakaian compang-campingnya yang masih berbau darah kering dan tanah lembap.Desa Mati. Nama itu terasa tidak

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   1. Lahirnya dendam Fang Zhe.

    “Ayolah, bibi cantik. Jangan berpura-pura suci. Bukankah kau juga ingin hidup lebih baik?”Suara laki-laki muda terdengar sombong dan sedikit mabuk. Yang langsung membuat jantung Fang Zhe bergetar cepat.Ia mengenali suara itu. Zhao Ming Yao, tuan muda ketiga keluarga Zhao, pemuda itu terkenal arog

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status