Share

45.

Author: Al_Fazza
last update publish date: 2026-04-03 19:17:37

Tuan Besar Zhao tertawa terbahak-bahak, namun tawa itu terdengar serak dan dipaksakan. Ia mencengkeram kepala tongkat peraknya dengan erat, seolah mencari perlindungan dari tatapan tajam Fang Zhe.

"Menelan pil dari tangan seorang mantan pelayan rendahan yang telah keluarga Zhao buang?" Tuan Besar Zhao meludah ke samping.

Tciiih!

"Kau pikir aku bodoh? Semua orang di sini tahu kau menyimpan dendam pada keluarga Zhao. Siapa yang bisa menjamin itu bukan racun yang akan menghentikan jantungku dalam
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   64.

    Tuan Bramasta menerima sebuah botol kecil berisi Pil Revitalitas Darah, dan dua botol berisi pembersih Sumsum, dan sembilan langit yang disodorkan Fang Zhe dengan tangan gemetar. Meskipun ia adalah seorang wali kota yang terbiasa memegang kendali atas ribuan orang, di hadapan pemuda ini, ia merasa seperti seorang murid yang sedang menerima anugerah dari gurunya."Terima kasih, Fang Zhe. Aku akan memastikan keamanan pengiriman ini setara dengan pengawalan aset negara," ucap Bramasta dengan nada khidmat.Hanya dalam waktu satu jam, puluhan pengawal berseragam hitam dengan senjata lengkap telah mengepung paviliun tamu. Mereka memindahkan wadah-wadah kristal itu ke dalam koper-koper logam anti-peluru. Siska, dengan tablet di tangannya, mencatat setiap butir pil dengan mata yang berbinar penuh ambisi. Ia tahu, hari ini sejarah ekonomi kota Shange akan ditulis ulang."Ayo, kita lihat bagaimana rupa 'rumah' baru kita," ajak Fang Zhe sembari melangkah keluar.Rombongan kecil itu Fang Zhe, Lia

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   63.

    Cahaya fajar mulai mengintip dari balik cakrawala kota Shange, menembus tirai tipis di balkon kamar kediaman Bramasta. Di dalam ruangan itu, suhu udara terasa jauh lebih hangat dibandingkan udara pagi yang dingin di luar.Aroma harum obat-obatan yang sangat pekat campuran antara kesegaran salju, keharuman bunga purba, dan aroma tanah yang dalam memenuhi setiap sudut kamar hingga ke lorong-lorong bangunan paviliun.Di tengah ruangan, Fang Zhe masih duduk bersila. Wajahnya yang pucat karena kelelahan mental kini diterangi oleh pendar cahaya keemasan dari Tungku Naga Abadi yang masih berdengung rendah. Di sekelilingnya, ratusan wadah kristal yang awalnya kosong kini telah terisi penuh oleh butiran-butiran pil yang berkilauan seperti permata."Sistem... hentikan prosesnya," bisik Fang Zhe dengan suara serak.*DIIIIIING![Mode Produksi Massal dinonaktifkan. Seluruh bahan baku herbal telah diproses sepenuhnya.] [Laporan Hasil Pemurnian:]500 Butir Pil Revitalitas Darah (Grade Tinggi)1000

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   62. Sisa point 3.840.

    Malam itu, kediaman Bramasta terasa lebih hidup dari biasanya. Meskipun kegelapan baru saja menyelimuti kota Shange.Dari dalam bangunan paviliun tamu yang disediakan khusus untuk Fang Zhe memancarkan energi yang tenang namun padat. Tuan Bramasta tidak tanggung-tanggung; ia memberikan kamar terbaik dengan balkon yang menghadap langsung ke arah pusat kota, tempat di mana cahaya neon Paviliun Keberuntungan Langit dan yang lain mulai meredup setelah tragedi membeku tadi malam.Fang Zhe berdiri di tengah kamar yang luas itu. Ia menanggalkan jubahnya yang sedikit hangus, menampakkan tubuh yang atletis dengan meridian yang berdenyut samar dengan warna perak. Di dalam pikirannya, antarmuka Sistem terus berkedip, memberikan ringkasan status dan jumlah poin yang ia dapatkan setelah mengalahkan Kuro."Aku butuh persiapan yang lebih matang," gumam Fang Zhe."Jika 'Tuan Besar' itu benar-benar memiliki koneksi dengan Penguasa Provinsi, maka mereka tidak akan menyerang dengan preman jalanan lagi. M

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   61.

    Tuan Bramasta menghela napas panjang, gurat kecemasan di wajahnya tidak bisa disembunyikan meski ia adalah salah satu pria paling berpengaruh di kota Shange. Ia melangkah mendekat, menatap Fang Zhe dengan tatapan yang sangat serius, seolah sedang mencoba menilai seberapa besar nyawa yang sedang dipertaruhkan oleh pemuda di depannya ini."Fang Zhe, dengarkan aku baik-baik," ucap Tuan Bramasta dengan nada rendah namun penuh penekanan."Menghancurkan pasukan elit Paviliun Keberuntungan Langit dan membuat Kuro bertekuk lutut adalah pencapaian yang mustahil bagi manusia biasa. Namun, kau harus tahu bahwa Luna bukan sekadar pemilik kasino mewah. Dia adalah wajah dari jaringan yang jauh lebih gelap. Orang di balik Luna... sosok yang sering ia sebut sebagai 'Tuan Besar' itu adalah misteri yang bahkan membuat pihak kepolisian dan militer provinsi enggan berurusan."Tuan Bramasta menjeda sejenak, matanya melirik ke arah Paman Lu dan Bimo yang terbaring lemah."Aku tidak tahu siapa dia sebenarny

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   60.

    Pintu rahasia telah tertutup rapat, menandakan Luna telah melarikan diri menuju tempat yang dianggapnya aman. Kuro tidak lagi mempedulikan pelarian majikannya. Fokusnya kini hanya satu: sosok pemuda di hadapannya yang memancarkan aura cukup dingin dan mematikan."Kultivator..." Kuro berbisik, suaranya parau."Aku menghabiskan tiga puluh tahun di garis depan pertempuran, membunuh ribuan orang hanya untuk mencapai puncak batas manusia. Dan kau... kau menghancurkan semua logikaku hanya dengan satu langkah."Tanpa peringatan, Kuro bergerak.WUUUUUSH!Kecepatannya sebagai pembunuh setara kelas SSS bukanlah isapan jempol. Karena tubuhnya seperti menghilang dari pandangan mata telanjang, yang meninggalkan jejak retakan pada lantai es yang dipijaknya.Kraaackc!Ia langsung melompat tepat di atas kepala Fang Zhe, kedua belati hitamnya menebas membentuk silang X yang mengincar leher pemuda itu.TING!Bunyi benturan logam yang sangat nyaring bergema. Fang Zhe hanya mengangkat dua jari tangan ka

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   59. Luna melarikan diri.

    Luna menyesap sisa cairan merah di gelas kristalnya, lalu meletakkannya dengan dentingan halus di atas pagar balkon mezanin.Matanya yang indah namun berbisa mulai menatap Fang Zhe seolah-olah sedang melihat seekor serangga yang sedang menggeliat di bawah mikroskop."Fang Zhe, lihatlah sekelilingmu," ucap Luna dengan suara yang merdu namun sarat dengan ancaman."Paviliun Keberuntungan Langit bukanlah toko obat kecilmu yang bisa kau pertahankan dengan beberapa jarum akupunktur. Di sini, uang adalah hukum, dan kekuatan adalah Tuhan. Sepuluh algojo di depanmu ini adalah mereka yang telah melampaui batas manusia biasa melalui modifikasi teknologi dan teknik bela diri terlarang. Belum lagi Kuro... dia adalah maut yang berjalan tengah menantimu."Luna mencondongkan tubuhnya ke depan, membiarkan rambut hitamnya tergerai."Saran terakhirku, tunduklah. Berlutut di hadapanku, serahkan formula obat dengan nama Alkemistmu itu, dan jadilah anjing penjaga pribadiku. Dengan begitu, aku mungkin akan

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   37. Misi membangun Perusahaan.

    Langkah kaki Fang Zhe terasa ringan saat mereka meninggalkan gang gelap yang kini berbau anyir darah dan logam hangus. Di belakang mereka, erangan kesakitan para penjaga perlahan menjauh, tertelan oleh sunyinya malam kota Shange. Kini Erina berjalan di sampingnya dengan tubuh yang masih sedikit le

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   36.

    "Fa-Fang Zhe ini... Dia bukan manusia biasa..." gumam lagi Erina, suaranya nyaris tak terdengar. Ketakutan yang tadi ia rasakan terhadap para penjaga kini bermutasi menjadi ketakutan yang berbeda, ketakutan akan kekuatan dahsyat yang baru saja diperlihatkan pemuda di depannya.Bahkan kini hawa din

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   35.

    Pemimpin penjaga dengan bekas luka di alis itu tertawa terbahak-bahak, sebuah suara parau yang memecah kesunyian malam. Anak buahnya ikut menyeringai, tatapan mereka yang semula waspada kini berubah menjadi penuh nafsu saat memandangi Erina."Paviliun Obat?" sang pemimpin meludah ke aspal. "Nona k

  • SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA   34. Tidak semulus itu.

    Luna melambaikan tangannya, dan seorang pelayan dengan nampan perak segera mendekat. Di atasnya terletak sebuah kartu kristal hitam legam dengan aksen emas yang memancarkan pendaran cahaya redup, itu simbol kekayaan absolut di kota Shange. "Tiga puluh enam juta dolar, Tuan Fang Zhe. Sudah ditran

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status