Home / Rumah Tangga / SORAYA : Istri Pengganti / 8. Kami Tidak Bercerai

Share

8. Kami Tidak Bercerai

Author: Jayashree
last update Last Updated: 2025-11-23 18:34:13

Resepsionis tersenyum ramah.

“Pak Andre tidak pernah tidak lembur sebelumnya, Bu. Tapi sekarang… keliatannya Pak Andre lebih santai. Sudah mulai ambil libur. Wajahnya juga berseri, beberapa waktu ini.”

Lalu menambahkan:

“Pantas saja… ternyata ibu sudah kembali.”

Larissa menyipitkan mata dan tersenyum kecut.

“Apa dia terlihat sangat bahagia?”

“Iya, Bu.” jawab wanita itu tersenyum.

“Kalian tau soal Soraya?” pertanyaan itu lebih terdengar seperti intimidasi.

Langsung beberapa staf saling menatap.

“Oh… istrinya baru pak Andrea ya, Bu? Pak Andre gak pernah bawa ke kantor sih Bu… bahkan acara gathering pun selalu sendirian.”

Lalu dengan suara lirih, yang bikin dada Larissa panas:

“Sepertinya… tetap Ibu masih jadi ratu di hati Pak Andrea.”

Larissa hanya tersenyum kecut.

Pupil matanya mengecil — marah.

'Sialan… Andrea bener-bener udah membuka hati untuk wanita jelek itu. Dan aku gak akan diam aja.' batinnya

Larissa memasuki kantor Andrea. Aroma wan
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • SORAYA : Istri Pengganti   8. Kami Tidak Bercerai

    Resepsionis tersenyum ramah. “Pak Andre tidak pernah tidak lembur sebelumnya, Bu. Tapi sekarang… keliatannya Pak Andre lebih santai. Sudah mulai ambil libur. Wajahnya juga berseri, beberapa waktu ini.” Lalu menambahkan: “Pantas saja… ternyata ibu sudah kembali.” Larissa menyipitkan mata dan tersenyum kecut. “Apa dia terlihat sangat bahagia?” “Iya, Bu.” jawab wanita itu tersenyum. “Kalian tau soal Soraya?” pertanyaan itu lebih terdengar seperti intimidasi. Langsung beberapa staf saling menatap. “Oh… istrinya baru pak Andrea ya, Bu? Pak Andre gak pernah bawa ke kantor sih Bu… bahkan acara gathering pun selalu sendirian.” Lalu dengan suara lirih, yang bikin dada Larissa panas: “Sepertinya… tetap Ibu masih jadi ratu di hati Pak Andrea.” Larissa hanya tersenyum kecut. Pupil matanya mengecil — marah. 'Sialan… Andrea bener-bener udah membuka hati untuk wanita jelek itu. Dan aku gak akan diam aja.' batinnya Larissa memasuki kantor Andrea. Aroma wan

  • SORAYA : Istri Pengganti   7. Nyonya Kembali

    Bi Inah menatap Soraya dengan iba. “Yang sabar ya, Bu.” Hati Soraya terasa seperti ditekan benda berat yang menyesakkan. “Aku baik-baik aja, Bi.” Namun dalam hati, ia menyala panas, ‘Aku tidak ingin menyerah. Aku ingin mengejar apa yang jadi milikku. Tidak seharusnya dia datang dan menginjakku seenaknya seperti ini.’ Bi Inah melanjutkan pelan, “Saya tuh kasihan sama Den Andrea. Dari dulu kelakuan Bu Larissa begitu… tapi tetap aja selalu dimaafin. Saya udah seneng banget sekarang Den Andre dapet istri kaya Bu Raya.” Soraya tersenyum hambar. “Tapi Larissa tetap lebih cantik dari saya kan, Bi…” “Yah… dia kan perawatannya selangit, Bu. Coba ibu juga perawatan kayak dia. Temen-temen sosialitanya itu loh Bu… wih, cetar membahana semua, dia gak mau kalah. Beda sama ibu yang sederhana.” Soraya mengangguk pelan. “Bibi udah lama ya ikut Mas Andre?” “Saya ikut Nyonya Lisa udah lama, Bu. Den Andrea dulu masih kuliah di Amerika.” Soraya mengangguk, mulai paham. "Mungkin i

  • SORAYA : Istri Pengganti   6. Haruskah Berbagi?

    Andre menariknya turun ke lantai bawah, langkahnya dingin dan tegas. “Ini kamarmu sekarang,” katanya sambil membuka pintu kamar tamu. “Enggak! Aku gak sudi! Mending aku pulang ke rumah Ayah!” Andre menatapnya tanpa ekspresi. “Oke kalau begitu, silakan.” Ia membuka pintu lebar-lebar. Larissa terpaku. Tenggorokannya terasa kering, lidahnya kelu. Sepulang dari Italia, ia pulang ke rumah ayahnya — seorang konglomerat ternama — tapi ia tidak lagi dianggap keluarga. Ia sudah diusir oleh keluarga Jihan. Maka ia kembali. Kembali untuk satu-satunya tempat yang pasti masih menerimanya. Andre. Tapi lagi lagi ia kesal karena Andre malah memiliki orang lain sebagai penggantinya.Larissa memelas, suaranya lirih tapi penuh desakan."Tapi aku mau balik sama kamu, Ndre... apa kamu udah gak cinta sama aku?"Dia berlari ke arah Andre, ingin memeluknya—tapi segera ditahan.Andre menatapnya tajam, rahangnya mengeras. Ada amarah besar dalam dirinya yang hampir pecah."Aku nunggu kamu, sampe aku ga

  • SORAYA : Istri Pengganti   5. Kembali

    “Kenapa? Kenapa kamu balik disaat aku udah mulai melupakanmu?” suara Andre parau, nyaris pecah. “Apa maksud semuanya? Kenapa kamu harus kembali?”Larissa menatapnya lama. Ada sesal di matanya, tapi juga keyakinan yang berbahaya.“Karena aku tau aku salah, aku tau cuma kamu yang mencintai aku dengan tulus, Ndre. Gak pernah ada lelaki sebaik kamu. Dan aku tau, kamu pasti akan selalu terima aku lagi.”Andre menggeleng pelan, menahan amarah yang hampir meledak.“Aku sudah memutuskan untuk bahagia tanpa kamu. Gimana bisa aku mencintai seorang wanita yang tega meninggalkan putra kecilnya? Apa kamu gak peduli sama Alex?”Larissa melangkah satu langkah lebih dekat, matanya berkilat.“Justru karena itu aku balik, Ndre. Plis, sekarang kamu udah gak butuh wanita jelek itu. Sekarang kamu udah punya aku.”Andre menarik napas dalam-dalam, suaranya berat.“Aku gak akan memilih. Kalian berdua istriku… dan aku akan berusaha adil.”“GAK!! Aku gak terima!!” teriak Larissa, suaranya pecah.Andre menatapn

  • SORAYA : Istri Pengganti   4. Geram

    Andrea menatap lekat mantan istrinya yang sudah setahun ini pergi tanpa kabar, menghilang bersama seorang pria tanpa pernah memikirkan perasaannya. "Apa yang membuatmu kembali?" "Aku ingin kembali pada anak dan suamiku, apa aku salah?" "Kau bertanya apa kau salah?" Andrea mencibir. "Ya tentu kau salah!! Apa aku ini tempat sampah dimana kau bisa pergi dan kembali sesukamu?" Andrea menatapnya dengan marah Larissa menengguk saliva menatap suaminya yang kini benar-benar marah, Andrea yang selalu menerimanya sudah berubah. "Aku tidak percaya wanita itu yang membuatmu bisa berkata begini padaku." "Jangan selalu salahkan orang lain. Salahkan dirimu!" Andrea membuang wajahnya tak tahan melihat wajahnya yang terus memelas dan melelehkan hatinya. Berusaha keras ia melupakan wanita itu, disaat ia mulai bisa tidak memikirkannya dia muncul seenaknya. Larissa tertawa kecewa, "Kita belum bercerai Andrea, aku ingin kembali." Di balik pintu, Soraya mendengar semuanya. Mimpi yang mulai terbangu

  • SORAYA : Istri Pengganti   3. Dia Kembali

    Andrea berhenti sejenak, menatap wanita yang kini ada di hadapannya, wajahnya merona dan butir air mata membasahi pipinya. "Kau menangis?" Andrea terkejut, "Apa aku menyakitimu?" Ia segera menyeka air mata itu dari wajah Raya. Raya tersenyum dengan sedikit tawa, ia menggeleng. "Aku bahagia." Ia menatap suaminya. "Aku bahagia akhirnya kau datang." Kini Raya meraihnya dan mengecup bibir Andrea manja. Kecupan itu seperti menyalakan sesuatu, desiran dalam darahnya menjadi lebih cepat, Andrea menginginkan wanita di hadapannya, sangat menginginkannya. Andrea menciumi tangannya terus naik hingga ke bahu, dan mendarat pada bibir lembut Soraya, ia menekankan ciuman dengan kuat dan mendorong Soraya di tempat tidur dan kini ia dengan mantap naik ke atas tubuhnya. Soraya pasrah, ia menikmati setiap sentuhan yang setiap malam menjadi khayalannya. Kini, setelah setahun, malam ini tiba, setelah malam ini dia adalah istri Andrea yang sebenarnya. Tengah malam, Soraya terbangun, percaya tak perca

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status