Home / Fantasi / SURA, PANGERAN TERBUANG / 42. RENCANA PARA IMMORTAL

Share

42. RENCANA PARA IMMORTAL

Author: Lampard46
last update publish date: 2025-11-01 09:00:24

“Hah—syukurlah mereka masih hidup dan baik-baik saja! Aku tak menyangka kertas usang yang aku coret-coret itu ternyata berguna untuk mereka!” ujar Sura, tertawa bahagia setelah mengetahui keberhasilan yang lain lagi dari rencananya.

“Ayah! Apakah penanda suar itu juga berasal dari Masterku tercinta?” tanya

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • SURA, PANGERAN TERBUANG   339. PEMULIHAN BUMI DAN LEGENDA YANG HILANG

    Waktu adalah penyembuh yang paling kejam.Ia tidak menghapus luka—ia menumbuhkan kehidupan di atasnya,hingga luka itu tidak lagi dikenali sebagai luka.Begitulah yang terjadi pada Planet Bumi.Pemulihan Tanpa KesadaranJutaan tahun berlalu.Bumi berputar dalam keheningan kosmik, jauh dari hiruk-pikuk Domain Dewa, jauh dari tatapan para penguasa langit.Gunung-gunung baru lahir dari lipatan kerak.Samudra bergeser, memakan daratan lama.Hutan tumbuh di atas bekas kawah kehancuran kosmik.Tidak ada satu pun makhluk hidup yang tahu bahwa tanah yang mereka pijak—pernah dilapisi darah dewa.Manusia dan Peradaban BaruManusia berkembang pesat.Tanpa tekanan hukum surga, tanpa campur tangan dewa, mereka tumbuh liar dan bebas.Bahasa berubah.Bangsa muncul dan runtuh.Perang terjadi buk

  • SURA, PANGERAN TERBUANG   338. TIDUR VEGETATIF YE XIAOLIN & DUNIA TANPA DEWA/IMMORTAL

    Ia tidak mati.Namun juga tidak hidup.Di kedalaman dunia tersembunyi yang terpisah dari alur sejarah Planet Bumi, sebuah ruang hening terbentang—tanpa cahaya, tanpa gelap, tanpa waktu yang mengalir sebagaimana mestinya.Di sanalah Ye Xiaolin berada.Ruang Tanpa JamRuang itu bukan gua.Bukan dimensi.Melainkan kantung eksistensi yang tercipta dari sisa benturan dua entitas dewa super—Ye Xiaolin dan Great Zenar—pada hari terakhir perang dua minggu itu.Hukum di sana tidak lengkap.Waktu berjalan… lalu berhenti… lalu berjalan lagi.Kadang satu detik berlalu selama seribu tahun.Kadang sejuta tahun lenyap dalam satu kedipan.Di tengah ruang itu—Ye Xiaolin terbaring.Tubuhnya utuh.Tidak terluka.Tidak rusak.Namun kosong.

  • SURA, PANGERAN TERBUANG   337. RESET DUNIA & KEMATIAN GREAT ZENAR

    Tidak ada yang menang.Tidak ada yang kalah.Ketika peperangan dua entitas dewa super mencapai titik jenuh—dunia itu sendiri yang menyerah lebih dulu.Retakan yang Tidak Bisa DijahitPada hari keempat belas—langit berhenti retak.Bukan karena pulih.Melainkan karena tidak ada lagi yang tersisa untuk dipecahkan.Hukum ruang terurai menjadi fragmen tak bermakna.Aliran waktu berputar tak beraturan.Arah, atas dan bawah, sebab dan akibat—semuanya kehilangan definisi.Domain Immortal yang dahulu dibangun He Sura untuk melindungi Dunia Bumi—mulai runtuh dari dalam.Bukan karena lemahnya fondasi.Melainkan karena beban yang ditahan telah melampaui maksud penciptaannya.Keputusan yang Tidak DiucapkanDi tengah kehampaan yang berdenyut—

  • SURA, PANGERAN TERBUANG   336. DUA MINGGU TANPA SIANG DAN MALAM

    Ia tidak turun sebagai tubuh.Ia tidak hadir sebagai dewa.Ia bahkan tidak muncul sebagai cahaya.Yang turun ke Planet Bumi—dan sekaligus ke seluruh Domain Kosmik yang terhubung dengannya—adalah Wujud Dao.Sebuah kehendak murni.Getaran PertamaAwalnya, tidak ada yang menyadari apa pun.Langit tetap biru.Angin tetap berembus.Manusia tetap menjalani hidup fana mereka—bertan

  • SURA, PANGERAN TERBUANG   335. TIGA WANITA HE SURA & PARA PENGUASA DUNIA

    Tidak ada ledakan.Tidak ada cahaya kosmik.Tidak ada kehancuran baru.Setelah Domain Immortal Dunia Bumi runtuh dan perang dua minggu itu berakhir, yang tersisa hanyalah keheningan panjang—hening yang menekan lebih berat daripada kehampaan itu sendiri.Dan di tengah keheningan itulah—tiga wanita masih berdiri.Bukan sebagai dewi.Bukan sebagai penguasa.Bukan pula sebagai istri dari seorang eksistensi kosmik.Mereka berdiri sebagai perempuan yang ditinggalkan oleh takdir.

  • SURA, PANGERAN TERBUANG   334. PARA PENGIKUT SETIA

    Langit akhirnya runtuh.Bukan secara harfiah—belum.Namun hukum dunia telah pecah.Retakan-retakan hukum ilahi menjalar seperti urat hitam di angkasa, membelah awan, mematahkan aliran spiritual, dan membuat Domain Immortal Dunia Bumi kehilangan pusat keseimbangannya.Serangan Great Zenar kini tidak lagi brutal.Ia menjadi tepat.Terlalu tepat.Setiap hantamannya selalu jatuh di titik di mana formasi pelindung He Sura paling rapuh—titik-titik yang hanya bisa diketahui oleh seseorang yang pernah mempelajari struktur dunia ini secara mendalam.Dan Ye Xiaolin menyadarinya.“Dia ingin dunia ini mati… perlahan,” gumamnya.Namun ia terlambat.Lima MuridDi jantung Domain Immortal, lima sosok berdiri membentuk lingkaran.Si Yelong.Sen But

  • SURA, PANGERAN TERBUANG   174. Retakan Segel dan Kebusukan Tersembunyi

    Sang Dewi Chan Si menutup mulutnya rapat-rapat, berusaha menahan suara erangan yang hampir pecah keluar akibat sentuhan terakhir He Sura pada titik akupuntur di telapak kakinya. Tubuhnya tersentak, refleks berdiri dan memalingkan tubuh sambil membelakangi He Sur

  • SURA, PANGERAN TERBUANG   173. Mandi Musim Semi Bersama Sang Dewi

    He Sura terkesiap saat mendengar ajakan sang Dewi. Kata “mandi” yang begitu sederhana itu langsung berputar-putar dalam kepalanya dan memicu bayangan-bayangan liar yang membuat ekspresinya berubah menjadi jelek, konyol, dan mesum sekaligus.

  • SURA, PANGERAN TERBUANG   172. Kamar Para Pelamar dan Kedatangan Tanpa Diundang

    “Aku… Pft—!”Pemuda itu, yang sejak awal melangkah masuk dengan dada terangkat dan keyakinan tak tergoyahkan, pada akhirnya hanya mampu memuntahkan segum­pal darah dari mulutnya. Syok yang menghantam dirinya seperti palu besi. Kaki

  • SURA, PANGERAN TERBUANG   171. Tiga Hari yang Menentukan Takdir

    Sang Dewi Chan Si berdiri dengan wajah yang dipenuhi kekhawatiran. Suaranya yang biasanya lembut kini bergetar karena kesungguhan. Ia baru saja merasakan langsung kedahsyatan kekuatan Raja Iblis Tu Shi—serangan yang begitu dahsyat hingga sempat merenggut nyawanya d

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status